Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Syair Lautan Jilbab” as Want to Read:
Syair Lautan Jilbab
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Syair Lautan Jilbab

4.26  ·  Rating details ·  97 ratings  ·  6 reviews
'Lautan Jilbab' adalah sebuah puisi mendadak yang ditulis Emha Ainun ketika harus merespon dan tampil di acara Pentas Seni Ramadhan Jamaah Shalahuddin UGM, Yogya, 1986. Puisi ini sendiri telah mengalami berbagai revisi dan modifikasi.

Kumpulan ini terdiri dari 33 puisi dan beberapa kali pernah dipentaskan di kota-kota besar di Indonesia.
Paperback, 1st ed., 59 pages
Published August 1989 by Yayasan Al-Muhammady
More Details... Edit Details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Syair Lautan Jilbab, please sign up.

Be the first to ask a question about Syair Lautan Jilbab

This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

Showing 1-30
Average rating 4.26  · 
Rating details
 ·  97 ratings  ·  6 reviews


More filters
 | 
Sort order
Start your review of Syair Lautan Jilbab
Rahmadiyanti
Apr 25, 2008 rated it really liked it
Shelves: poetry, indonesian
Bila membaca kembali puisi-puisi dalam buku ini, mengingatkan perjuangan para muslimah (juga muslim) "hanya" untuk mengenakan jilbab di awal 80-an. Mereka rela dikeluarkan dari sekolah, dikucilkan oleh masyarakat, diusir oleh orangtua, dituduh macam-macam. Kalau sudah begini, betapa saya "begitu mudah" mengenakan jilbab. Semoga makna jilbab tak berhenti pada sehelai kain di atas kepala, tapi lebih dalam lagi, bahwa jilbab adalah bentuk syajaah kita untuk berkata bahwa: I'm a Muslim.
Andri
Oct 11, 2008 rated it really liked it
Buku ini pernah menjadi fenomena, terutama karena adanya drama yang dibuat melengkapi buku ini. Ini jaman jilbab masih jadi kontroversi di negeri ini, keberadaan dan penyebarannya masih di fase-fase awal. Sekitar thn 90-91-92 gitu lah.. kalo gak salah. Kumpulan puisi.
Ekonug
Apr 12, 2010 added it
mencoba memahami
nanto
Apr 03, 2008 rated it liked it
Shelves: poezie
Membaca buku ini, ingatnya kepada Malioboro dan Soping dan sekitarnya. Mulai dari siang sampai sore saya sempatkan kurilingan sebelum kemudian pergi ke kontrakan teman di Banguntapan. Seharian di jantungnya Yogya, beberapa buku didapat, salah satunya buku ini.

Pernah ketika masih senang membandingkan pasar buku Bandung dan Yogya. Hanya ada beberapa buku yang gampang dicari di Yogya dan juga sebaliknya. Seperti tiap cabang Gramedia berbeda koleksinya, mungkin koleksi kota lain juga berbeda.
Awaluddin
Jan 06, 2016 is currently reading it
Cara memesan bukunya ini bagaimana kk'?
Fajar Qolbu
rated it it was amazing
Feb 03, 2015
Gege
rated it it was amazing
Jun 20, 2019
Rurry Fujayanti
rated it liked it
Sep 18, 2011
Robith Abdillah
rated it it was amazing
Nov 21, 2016
Runtut Setyanto
rated it it was amazing
Oct 14, 2019
Zummi
rated it liked it
Jun 28, 2009
Alvin Malana
rated it it was amazing
Dec 10, 2018
Lusiana Hevita
rated it really liked it
Jul 13, 2010
Abdillah Sbc
rated it really liked it
Nov 03, 2012
Pitoyo
rated it really liked it
Mar 29, 2017
Ia
rated it it was amazing
May 26, 2008
Wisnu
rated it it was amazing
Jul 14, 2009
Faishal Himawan
rated it really liked it
Apr 18, 2013
Ar
rated it did not like it
Sep 06, 2012
Aswin
rated it liked it
Jun 01, 2008
Zaky
rated it it was amazing
May 11, 2013
Chanan Ahmad
rated it really liked it
Oct 14, 2014
Juned
rated it it was amazing
Nov 22, 2010
Agust Andy
rated it it was amazing
May 10, 2011
Muhammad Iqbal
rated it liked it
Jan 15, 2011
Ahmad Syuhada
rated it really liked it
Jul 05, 2013
Abdul Rahmad
rated it liked it
Nov 24, 2019
Luxiao Feng
rated it it was amazing
Jul 19, 2015
Asep Sambodja
rated it it was amazing
Apr 07, 2008
Dianrachmasafitri
rated it it was amazing
Aug 23, 2010
« previous 1 3 4 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »

Readers also enjoyed

  • Madilog
  • Kubah
  • Tuhan Tidak Perlu Dibela
  • Di Bawah Lentera Merah: Riwayat Sarekat Islam Semarang Sampai Tahun 1920
  • Nyanyi Sunyi Seorang Bisu 2
  • Ketika Jurnalisme Dibungkam Sastra Harus Bicara
  • Saya Terbakar Amarah Sendirian!
  • Aksi Massa
  • Aku Ingin Jadi Peluru (Kumpulan Puisi)
  • Pemikiran Karl Marx: Dari Sosialisme Utopis ke Perselisihan Revisionisme
  • Aku Ini Binatang Jalang
See similar books…
448 followers
Budayawan Emha Ainun Nadjib, kelahiran Jombang, Jawa Timur, 27 Mei 1953, ini seorang pelayan. Suami Novia Kolopaking dan pimpinan Grup Musik KiaiKanjeng, yang dipanggil akrab Cak Nun, itu memang dalam berbagai kegiatannya, lebih bersifat melayani yang merangkum dan memadukan dinamika kesenian, agama, pendidikan politik dan sinergi ekonomi. Semua kegiatan pelayannya ingin menumbuhkan potensialitas ...more

News & Interviews

Need another excuse to treat yourself to a new book this week? We've got you covered with the buzziest new releases of the day. To create our lis...
24 likes · 1 comments