Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Purple Eyes” as Want to Read:
Purple Eyes
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Purple Eyes

by
4.15  ·  Rating details ·  442 ratings  ·  155 reviews
"Karena terkadang,
tidak merasakan itu lebih baik daripada menanggung rasa sakit yang bertubi-tubi."

Ivarr Amundsen kehilangan kemampuannya untuk merasa. Orang yang sangat dia sayangi meninggal dengan cara yang keji, dan dia memilih untuk tidak merasakan apa-apa lagi, menjadi seperti sebongkah patung lilin.

Namun, saat Ivarr bertemu Solveig, perlahan dia bisa merasakan lagi
...more
Paperback, 144 pages
Published April 30th 2016 by Penerbit Inari
More Details... Edit Details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Purple Eyes, please sign up.

Be the first to ask a question about Purple Eyes

This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

Showing 1-30
Average rating 4.15  · 
Rating details
 ·  442 ratings  ·  155 reviews


More filters
 | 
Sort order
Start your review of Purple Eyes
Christian
Aug 15, 2016 rated it really liked it
Shelves: fiction
To be honest, fantasi adalah genre yang cenderung Abang hindari saat membeli buku. Bahkan ketika jadi subgenre pun (fantasy romance, fantasy erotica, paranormal romance, etc), masih aja jadi no-no bagi Abang.

But I decided to give this book a chance.
Tulisannya khas Prisca banget; sentimental, dingin (entah ini perasaan Abang atau memang iya, Prisca demen banget milih tempat-tempat dingin sebagai setting lokasi), muram, dan berplot lambat. Kalau buku The Girl Who Played With Fire nggak disebut,
...more
Pattrycia
May 12, 2016 rated it really liked it
As usual, her story is beautiful & poignant, as well as tragic. Her characters are eccentric & enigmatic. I won't go into depth about the story. Just know that this is a beautiful love story that leaves me craving for more. Write a longer book please...
April Silalahi
Apr 09, 2016 rated it really liked it
Shelves: irrc-2016
Review lengkap dapat dibaca di: http://duniakecilprili.blogspot.co.id...

It was a great story!

Cerita dengan topik dongeng sebenarnya lagi hip akhir-akhir ini. Banyak penulis mengangkat kisah dongeng menjadi cerita fiksi yang dapat dibaca oleh semua kalangangan usia. Tapi hanya Prisca yang punya pikiran mengangkat tema dewa kematian sebagai topik tulisannya.

Kisah ini bercerita tentang Hades, dewa kematian yang selalu menanti orang di tempat transitnya. Dia bahkan stress melihat manusia lebih
...more
Dion Yulianto
May 18, 2016 rated it really liked it
Ada sebuah jejak yang tertinggal dalam tulisan ketika sebuah tulisan disusun oleh seorang penulis yang telah berpengalaman. Mbak Prisca Primasari, sebagai seorang penulis, editor, dan penerjemah tentunya sudah tidak asing lagi dengan dunia buku. Keterlibatannya bertahun-tahun dalam dunia aksara terbukti dalam karyanya yang satu ini. Sebuah novel yang tipis, namun meninggalkan kesan yang tebal di benak pembaca. Justru dalam tipisnya buku ini, akan kita temukan sebuah romansa nan manis dan rapi. ...more
Dhyn Hanarun
Apr 08, 2016 rated it really liked it
Shelves: 73
"Apa salahnya mengharapkan yang terbaik, baik ketika hidup maupun setelah mati?"

Sang dewa kematian, Hades, turun ke bumi bersama asistennya untuk sebuah urusan. Mereka menggunakan nama Halstein dan Solveig. Tujuan pertama mereka adalah rumah Ivarr Amundsen, pemilik Amundsen Corp. Ivarr masih dalam kondisi berduka untuk Nikolai, adiknya yang dibunuh secara misterius dan levernya diambil. Tapi dia tidak bisa merasakan apa-apa, menangis pun tidak. Tanpa memberitahu rencananya, Halstein menyuruh
...more
Shanya Putri
Feb 04, 2018 rated it really liked it
14th book of 2018!

Mereka memandangi saya karena saya tampan, kata Hades tenang. Bukan karena saya aneh. halaman 16


SUKAA!!!

Walaupun tipis (padahal baca ebook-nya haha), tapi aku suka banget! Berbau fantasy-romance. Suka deh yang kayak gini😍.

Hades ternyata lucu juga ya hahaha😂😂
...more
Nova  Putri
Apr 25, 2016 rated it it was amazing
Shelves: kolpri
Hanya butuh beberapa jam aja untuk menghabiskan buku ini. Selain karena memang bukunya tipis, yang paling membuat buku ini gak bisa ditinggal gitu aja karena rasa penasaran yang teramat besar dengan jalan ceritanya. Dan bahkan meski buku ini udah selesai dibaca, rasanya masih tetap belum rela berpisah dari mereka. Ceritanya benar-benar membekas dihati... :'). Ah, mbak Prisca, saya selalu susah move on dari cerita yang mbak tulis... :D

Review lengkap menyusul... ^^
Shelly
Dec 11, 2016 rated it it was amazing
Recommended to Shelly by: Dini Afiandri
Shelves: fantasy, romance, pinjam
Mereka memandangi saya karena saya tampan, kata Hades tenang. Bukan karena saya aneh. hlm. 16


Oke. Jadi novel ini menceritakan tentang Dewa Kematian bernama Hades dan asistennya, Lyre, yang turun ke bumi demi menunaikan sebuah tugas terkait peristiwa pembunuhan berantai dengan sebuah ciri khusus yaitu menyisakan korban-korban tanpa organ lever. Dan untuk menyelesaikan tugas mereka, orang yang harus mereka temui lebih dulu adalah Ivarr.

Nah. Quote di atas itu adalah kalimat yang dilontarkan oleh
...more
R.A.Y
Jun 11, 2016 rated it it was amazing
selesai dibaca dalam dua jam. biasanya saya akan mengeluh buku setipis ini kependekan, tapi kali ini tidak. Prisca Primasari menyajikan setiap bagian dengan porsi yang pas, tidak bertele-tele, singkat namun efektif. bagian awal, tengah, lalu klimaks, hingga akhirnya penyelesaian. semuanya tersampaikan dengan panjang dan alur yang tidak terlalu cepat ataupun terlalu lambat, dan juga--tentu saja seperti kebanyakan cerita dalam buku-buku Prisca Primasari--indah. dongeng, mitologi, musik klasik, ...more
Maria
Jul 07, 2017 rated it liked it
Cerita Fantasi dan Supernatural yang ringan dengan gaya bahasa yang enak dibaca.

Walau terasa plotnya agak cepat dan sedikit klise terutama pada bagian hubungan Ivarr dan Lyre, Purple Eyes menyajikan misteri yang membuat orang penasaran. Sampai-sampai aku cepat-cepat baca untuk tahu misterinya. Walau sebenarnya saat diketahui siapa, kurang memuaskan sih... in my opinion. Mungkin bisa sedikit ditambahkan lagi jejak-jejak di belakangnya?

Tapi ah sudahlah, demikian pun bagus. Finally read this 💕
Sulis Peri Hutan
Apr 17, 2016 rated it really liked it
Shelves: buntelan, koleksiku
Bisa juga dibaca di http://www.kubikelromance.com/2016/04...

Hades memiliki banyak nama, seperti Hel, Pluto, Izanami, Izanagi, Reaper, Death. Namun, tugasnya hanya satu, yaitu sebagai Dewa Kematian. Hades memiliki seorang asisten yang akan mengarsip data orang-orang mati, melakukan apapun untuk diperintahkan oleh dewa bersayap tersebut, dia bernama Lyre, seorang gadis Inggris yang meninggal pada tahun 1895, saat berusia 24 tahun. Hades biasa hadir ketika manusia memasuki ruang transit,
...more
Nisa Rahmah
Oct 20, 2016 rated it it was amazing
Shelves: favorite, fantasy, romance
Membenci itu sangat melelahkan, bahkan lebih menguras emosi daripada merasa sedih. ---halaman 117


Sekarang dia dipanggil Lyre, 24 tahun, asisten Hades. Setelah 120 tahun kematiannya, Hades mempunyai tugas baru untuk dirinya, yakni menemani Hades ke dunia manusia untuk menuntaskan misi pembunuhan yang meresahkan di Trondheim, Norwegia. Orang-orang mati dibunuh secara sadis, lalu diambil levernya.

Lyre berubah nama menjadi Solveig, asisten Tuan Halstein yang tak lain adalah Hades sendiri. Halstein
...more
Stefanny Lukman
Apr 24, 2016 rated it it was amazing
rate 4.5

buku ini tipis-tipis cabe rawit yaaah. ampun deh.
ini pertama kali baca karya kak Prisca Primasari. beli buku ini juga grgr diskon (saya paling gak bisa lihat buku diskonan) dan review dari beberapa teman yang sudah baca.
TAPI SUER DEH GAK NYESELLLLLL. aku gak mau spoiler ini ceritanya gimana, tapi yang jelas ngalirrrrrrr aja kayak air walopun alurnya emang cepat. belum lagi misi Hades sama Ivarr tuh apaan bikin penasaran. Solveig aja penasaran parah kan, apalagi saya yang baca.

singkat.
...more
Fitra Aulianty
Apr 09, 2016 rated it really liked it
Suka dengan opini yang ditulis terang-terangan oleh penulis di buku ini. Tentang kehidupan dan kematian, yang kemudian membuat Hades, si dewa kematian turun ke bumi.

Hampir semua manusia punya kecenderungan berkhianat. Tapi kau tidak. Karena itulah saya memilihmu. -- hlm 84

Hades tidak turun sendiri ke bumi, melainkan bersama Lyre--asistennya. Namun jika ditanya mengenai apa misi mereka sebenarnya, Hades memilih untuk tidak menjawab.

Satu lagi untuk novel setipis ini, apa yang dilakukan Ivarr
...more
Afifah
Jul 05, 2019 rated it really liked it
Shelves: owned, 2019
Aura/Atmosfer buku ini sangat kuat buatku. Dingin, agak sedikit menakutkan, tapi juga dipenuhi dengan kesedihan. Ceritanya cukup bisa ditebak tapi tetap mudah dan menyenangkan untuk dibaca. 4.5 dari 5 bintang untuk buku ini.
ijul (yuliyono)
Feb 01, 2018 rated it really liked it
suka sama idenya. dan, karena fantasi, mari liarkan imajinasi. very well-written.
Dini Afiandri
Sep 29, 2016 rated it really liked it
Review menyusul.

==Edited 3 Oktober 2016==

Purple Eyes adalah sebuah novel yang dingin dengan sentuhan tangan dingin mbak Prisca Primasari.

Mengambil latar di Norwegia, Ivarr Amundsen adalah pria yang tidak bisa merasakan emosi. Saya merasa karakter ini adalah karakter yang paling sedih dan dingin yang pernah ditulis mbak Prisca, melebihi tokoh utama wanita di novel sebelumnya, French Pink.

Di novel ini, kita akan menemukan penggambaran Hades sebagai dewa kematian yang agak berbeda, tapi tidak kalah
...more
Aoi Matsuzaki
Feb 12, 2017 rated it it was amazing
Buku ini lambat, penuh penghayatan, memesona, dan tentunya indah. Aduh nyesel saya ngga baca ini dari pas pertama baca. Gila aja masa cuman 144 halaman bacanya dari tanggal 12 sampe 28. Buku ini tuh gimana ya, walaupun sisi karakternya nggak terkuak semua gitu (terutama Hades. Padahal dia kayaknya kalo dikembangin bakal jauh lebih keren), tapi enak banget diikutin. Bahasanya ngalir gitu aja. Dan tentunya, Kak Prisca selalu bikin saya suka sama karakter ceritanya, lebih lebih yang cowok (cuz ...more
Wardah
Apr 09, 2016 rated it really liked it
Shelves: bookhaul, favorites
Lyre sudah 120 tahun melayani Hades, sang dewa kematian. Kegiatannya selama 120 berjalan sangat monoton. Begitu saja. Hidupnya baru berubah ketika di suatu hari Hades mengajaknya turun ke bumi. Ada petualangan kasus langka di dunia manusia yang hidup untuk diselesaikan oleh Hades.

Mereka tiba di Trodheim yang dingin dan bersalju. Namun, Ivarr Amundsen, pemuda yang mereka temui jauh lebih dingin dari suhu maupun tumpukan salju di jalan. Ivarr bahkan jauh lebih mati daripada Lyreatau yang dalam
...more
Erta Lin
Jun 14, 2016 rated it it was amazing
Pembunuhan keji dengan mengambil lever korban terus terjadi. Hal itu membuat Hades, dewa kematian, harus langsung turun ke Bumi dan mencari dan menghukum pelaku kejahatan itu. Ditemani Lyre, asistennya, mereka berangkat ke Trondheim, salah satu kota di Norwegia.
Hades berganti nama menjadi Halstein sedangkan Lyre memilih Solveig sebagai nama barunya. Mereka mengunjungi Ivarr Amundsen, kakak dari salah satu korban pembunuhan keji itu. Saat Solveig bertanya kepada Halstein apa tujuan mereka
...more
Naomi Chen
Pengemasan cerita yang menarik untuk ukuran 'short novel'.

Mba Prisca (yg seinget saya penggemar anime krn wkt itu ga sngaja pernah lihat wallpaper laptopnya) mengemas fantasi dan alur budaya Norwegia - Inggris dengan sangat baik. Terlepas dari endingnya yang realistis dan cukup prediktif menurut saya, membaca novella ini membuat saya tidak bisa berhenti membalik halaman demi halaman.

Kehilangan.

Sesederhana itu tema yang diangkat Mbak Prisca. Dengan tidak bertele" (mungkin karena ini ukuran
...more
Asri Tahir
Apr 16, 2016 rated it it was amazing
Purple Eyes jadi penutup yang paling indah di libur panjangku. Bukunya tipisssss, tapi rasanya gak rela buat nutup buku ini. Ada rasa sedih, haru dan bahagia... semuanya diramu kak Prisca dengan benar-benar matang. Halstein, Solveig dan Ivarr, semuanya favorit buatku.

Terima kasih kak Prisca untuk cerita yang begitu menghanyutkan dan penuh dengan kejutan. Aku tunggu karya-karyamu selanjutnya :))
Nora Apriyani
May 12, 2017 rated it really liked it
Shelves: my-own-books
Hades sang dewa kematian diresahkan oleh perbuatan manusia yang melakukan pembunuhan berantai di Trondheim - salah satu kota di Norwegia. Hades bersama asistennya - seorang gadis yang sudah lama mati - bernama Lyre, turun ke bumi untuk menghentikan pembunuh tersebut dengan 'cara manusia', untuk itu mereka benar-benar menyamar menjadi manusia. Hades menjadi Herr Halstein dan Lyre menjadi Solveig.

Rencana Halstein untuk menghentikan pembunuh itu sudah matang, rencana yang tidak diketahui dengan
...more
Launa Rissadia
Apr 22, 2017 rated it really liked it
Shelves: favorite
Rating: 4.5/5

Purple Eyes menceritakan tentang seorang laki-laki bernama Ivarr Amundsen yang tinggal di Trondheim, Norwegia, yang tidak bisa merasakan lagi emosi-emosi dalam dirinya setelah kematian adiknya, Nikolai. Kematian Nikolai yang mati secara keji dan tidak manusiawi telah membuatnya mati rasa. Hingga sebulan setelah kematian adiknya pun ia sama sekali belum pernah menumpahkan air mata.

Pembunuh adiknya tersebut masih berkeliaran dan korban-korban lainnya pun mati dengan cara yang sama
...more
Afy Zia
Jul 19, 2019 rated it really liked it
4 bintang.

Purple Eyes menceritakan Solveig yang harus turun ke Bumi bersama dewa Kematian (Hades) karena suatu misi. Di Bumi, dia malah jatuh cinta sama manusia bernama Ivarr. Namun masalahnya, Solveig sudah mati sejak ratusan tahun silam sedangkan Ivarr masih hidup.

Dua kata buat buku ini: KURANG PANJANG. :")

Sejujurnya, saya udah tau buku ini dari lama. Dari bertahun-tahun lalu. Tapi saya nggak pernah tertarik baca karena... well, kovernya nggak menarik perhatian saya. Dan judulnya yang agak
...more
Izzatil Ishmah
Jan 23, 2020 rated it it was amazing
**Warning: this text may contain spoilers** "Karena terkadang,
tidak merasakan itu lebih baik daripada menanggung rasa sakit yang bertubi-tubi." -Purple Eyes-

➖ Pemuda itu masih hidup, dan gadis itu sudah mati- begitulah kalimat yang tertulis pada cover buku ini. Seketika saya berpikir apakah ini adalah kisah romansa orang hidup dengan orang mati? Ah ternyata ada unsur fantasi dalam cerita ini, adanya tokoh dewa-dewa yunani seperti Dewa Hades yaitu Dewa Kematian.

➖ Gaya narasi dari buku ini bagus
...more
Nadytia Kusumadjayanti
Jul 28, 2017 rated it it was amazing
AAAAAAAAAAAA!!! :'D

Saya pertama kali tahu Purple Eyes dari Instagram Penerbit Inari yang mengatakan bahwa kisah ini akan dibuat versi webtoon-nya, dan awalnya pun saya baca versi webtoon dulu (di mana tokoh-tokohnya digambarkan secara ciamik oleh Bebekterbang). Karena jatuh cinta dengan penggambaran dan juga tema ceritanya, saya pun beli bukunya.

Saya tidak menyesal sama sekaliiii! :'D

Buku ini terhitung tipis (hanya 142 halaman) tapi benar-benar bikin hati saya hangat. Senyum-senyum kecil terus
...more
Autmn Reader
Dec 05, 2019 rated it really liked it
Aku dalam misi buat masukin ke goodreads cerita-cerita yang udah kubaca zaman dulu (mksdnya kek ngasih rating gitu dan review), dan diawali dengan buku2nya Kak Pris.

Dulu, aku bakalan kasih 5 🌟 buat cerita ini, sekrang kasih 4 🌟 aja.

Hal-hal yang selalu kusuka dari cerita Kak Pris adalah bagaimana ceritanya itu kelam tapi manis, dingin tapi menghangatkan hati, sedih tapi ngebuat senyum-senyum juga.

Buku yanh tergolong tipis ini beneran ngaduk emosiku. Walaupun penokohannya kurang digali dan
...more
Nabila Muthi'ah R.
Dec 10, 2018 rated it really liked it
Shelves: e-book
Baru sekarang aku agak merasa hambar dengan bukunya kak Prisca. Apa jangan-jangan gara-gara terlalu singkat? Tapi tetap saja masih ada sensasi "menghangatkan"nya.

(Sebenernya udah beres dari hari pertama baca. Tapi berhubung langganan GD-ku udah berakhir sebelum bikin review, jadinya review panjangnya menyusul yak.)

Stefani
Feb 25, 2018 rated it liked it
Selesai setelah gabut dikantor ngga bisa ngerjain apa-apa gara-gara sekering listrik kantor rusak 😂😂😂
Cerita nya agak surelis tapi lumayan bagus. Suka Solviage, suka Hades nya, suka ivarr. Kepengen tau lanjutan kisah solviage dan ivarr di kehidupan lain. ❤❤❤❤❤
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »

Readers also enjoyed

  • Girls in the Dark
  • Resign!
  • Holy Mother
  • Giselle
  • The Dead Returns
  • Absolute Justice
  • Sayap-sayap Kecil
  • Playing Victim
  • Crash Into You
  • Laut Bercerita
  • Confessions
  • Momiji
  • The Chronicles of Audy: 4R
  • Persona
  • Fairish
  • Scheduled Suicide Day
  • Silence
  • All is Fair in Love and Game
See similar books…
536 followers
English Literature graduate. A sleeping witch who loves pastel goth, sugar, spice, and everything nice. Her latest novels are Purple Eyes, Love Theft, and Lovely Heist.

Her hobbies are writing, traveling, reading all kinda literary works, watching movies and anime, and listening to music.

Related Articles

Flowers, birds, and sunshine all return in the spring, and so do many of our favorite book series with their next installments. Some of this sea...
55 likes · 24 comments
No trivia or quizzes yet. Add some now »