Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Tiga Sandera Terakhir” as Want to Read:
Tiga Sandera Terakhir
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Tiga Sandera Terakhir

3.86  ·  Rating details ·  65 Ratings  ·  27 Reviews
Penyanderaan brutal terjadi di sebuah desa di Papua. Korbannya lima orang—warga negara Indonesia, Australia, dan Perancis. Semua telunjuk segera mengarah ke OPM, Organisasi Papua Merdeka. Namun, OPM sendiri menyangkalnya. Mereka menegaskan bahwa pihaknya sudah lama tidak menggunakan cara-cara ekstrem seperti itu, demi perjuangan kemerdekaan Papua Barat.

Lantas, siapa dalang
...more
Paperback, 316 pages
Published May 2015 by Noura Books
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Tiga Sandera Terakhir, please sign up.

Be the first to ask a question about Tiga Sandera Terakhir

This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

Showing 1-30
Rating details
Sort: Default
|
Filter
Sulis Peri Hutan
Aug 29, 2015 rated it really liked it
Shelves: buntelan, koleksiku
Tiga Sandera Terakhir by Brahmanto Anindito | Blog Tour, Book Review, Giveaway, Ask Author dlvr.it/C4CmFP


Impian terbesar Organisasi Papua Merdeka (OPM) adalah lepas dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), ingin mendirikan negara sendiri bernama Republik Papua Barat. Selama ini rakyak Papua merasa tertindas, bebas dari jajahan Belanda masuk cengkraman Indonesia. Ada dua alasan kenapa mereka ingin merdeka, pertama, tidak ada keadilan. Papua terkenal dengan penghasil emas, tembaga, minyak
...more
Yovano N.
Aug 31, 2015 rated it really liked it
Review Kandang Baca: http://www.kandangbaca.com/2015/09/bl...

Berlatar Bumi Cenderawasih, novel ini berkisah tentang penyanderaan terhadap 5 orang (2 WNI dan 3 WNA) yang kabarnya dilakukan oleh OMP (Organisasi Papua Merdeka). OPM yang sudah lama ingin lepas dari NKRI memang terkenal haus darah dan menghalalkan segala cara agar keinginannya terpenuhi, yaitu lepas dari Indonesia. Pihak TNI pun menugaskan Kononel Larung Nusa, pimpinan Satuan Antiteror Kopassus, untuk mengatasi masalah tersebut.

Bagi
...more
FINN R
Sep 11, 2015 rated it really liked it
Thrill form start to finish.
buku genre thriller militer yang sangat jarang di indonesia, membuat negeri ini menjadi bervariasi, sehingga tidak monoto terhadap buku2 jenis metro pop saja yang selalu menghiasi toko buku, ketertarikan saya terhadap buku ini utamanya karena mengangkat tema tentang Kopassus, pasukan khusus yang diterjunkan di daerah konflik Papua untuk melawan separatis yang melakukan penculikan terhadap 3 WNA, dan 2 WNI.

Melihat penggambaran sosok Kol. Larung Nusa, sebagai pimpinan K
...more
Abduraafi Andrian
Sep 09, 2015 rated it really liked it
Jantungku masih berdebar-debar ketika mengetik ini, serius. Emosiku masih terbawa jauh oleh cerita, sialan.

[EDIT]

Apa ya nama suatu keadaan ketika kau membaca buku dan menganggapnya seperti sedang menonton film? Dalam konteks ini: film laga. Dan apa sebutan untuk buku yang membuatmu berpikir bahwa sebaiknya tidak dijadikan sebuah buku tetapi sebuah skrip karena setiap detail cerita lebih menonjolkan unsur visual? Selengkapnya: http://bibliough.blogspot.co.id/2015/...
Anastasia Cynthia
“Semua ini sudah dimulai dari masa penjajahan Belanda. Dan penyelesaian status Papua ternyata masih berlarut-larut setelah Indonesia merdeka. Tidak selesai-selesai sampai 1961, sampai Indonesia-Belanda terlibat perang terbuka.” –Tiga Sandera Terakhir, hlm. 36


Penyanderaan lima korban yang dilakukan Akilas dan Mikael bukan semata-mata aksi kriminalitas biasa. Semuanya persoalan ideologi. Paham yang berbeda dan membuat harga diri warga Papua terinjak-injak. Pulau yang seharusnya memiliki kekayaan a
...more
Win
Jun 25, 2015 rated it it was amazing
dari semua novel brahmanto anindito, sepertinya ini yang saya butuh waktu paling lama dalam membacanya. mungkin karena agak tersendat di bagian awal. mungkin karena pernak-pernik militernya. tetapi semakin ke tengah, semakin lancar membacanya. separuh terakhir buku malah saya habiskan sekaligus di saat ngabuburit. pertengahan hingga akhir, alurnya semakin intens dan seru.

saya beri bintang lima, karena (1) kovernya unik; (2) kerja keras penulis untuk riset papua dan ketentaraan; (3) seperti biasa
...more
Nana
Aug 25, 2015 rated it really liked it
Ah kerenlah nih. Cuma baca buku, bukan nonton, tapi kerasa action-nya. Trus banyak banget celetukan-celetukan ngasal khas cowok dan orang Indonesia timur gitu. Sandi Tim Hantu bikin ketawa.

Blog Tour Stop dan Giveaway berhadiah 1 buku Sandera Terakhir http://readinginthemorning.blogspot.c...
Muhammad Rasyid Ridho
Sep 02, 2015 rated it really liked it
Buku yang seru! Sumpah keren! kalo kamu suka thriller dan serba-serbi militer, cocok deh novel ini. Baca ya!

Ohya, mau dapet kesempatan dapetin buku ini secara gratis?
Ikutan giveawaynya aja di https://ridhodanbukunya.wordpress.com... ya :)
Dion Yulianto
Nov 17, 2015 rated it really liked it
Seperti yang lain yang lainnya, empat bintang istimewa sungguh sangat layak disematkan kepada buku ini. Ulasan di http://dionyulianto.blogspot.co.id/20...
Sylvia
Nov 20, 2015 rated it really liked it
Novel ini termasuk dalam genre historical fiction, yang artinya berdasarkan kisah dalam sejarah, yang dibuat fiksi. Sebagai orang yang tidak suka baca koran (kecuali saat ada berita tentang diskonan) saya memang termasuk kudet (kurang update) dan cenderung nggak peduli sama kejadian di luar rumah. Apalagi yang nun-jauh di Papua. Namun berkat novel ini, saya jadi tahu kalau pernah ada kejadian penyanderaan yang dilakukan para sempalan OPM di sana.

Bab awal menceritakan tentang bagaimana penyandera
...more
Alva Altera
Nov 11, 2015 rated it it was amazing
Shelves: thriller, action
Kelar baca! Langsung saja, ya...

- Catatan Positif
Asyik. Daging semua, rasanya maknyus bin empuk. Tanpa menye-menye, tanpa bicara ngalor-ngidul. Dialog-dialognya juga realistis, enak dilisankan, jadi kalau difilmkan Udah bisa langsung kayaknya. Struktur dan prosedur militer yang digambarkan pun akurat. Saya tau, soalnya papa saya pensiunan Marinir. Dan beliau baca juga novel ini sampai habis.

- Catatan Negatif
Saya lebih suka setengah bagian awalnya. Kesannya lebih realistis. Apa ya, Papuanya lebih
...more
Wardah
Sep 05, 2015 rated it liked it
Shelves: pinjam
Bagus. Banyak kritik soal kondisi Papua. Banyak informasi soal militer, yang saya cukup yakin orang sipil nggak banyak yang tahu. Sayang menurut saya kebanyakan informasinya jadi saya sedikit bosan pas baca.

Lalu, sayangnya lagi aksinya telat banget. Nyaris separuh baru ada aksi. Tegangnya juga sempat hilang ketika penyanderaan itu. Terus nggak ada eksplorasi setelah penyaderaan itu lho. Kan saya penasaran padahal. Separuh cerita ketemu Komang, Roman, dkk terus nggak ada kabarnya lagi. Untungnya
...more
Steven S
Oct 08, 2015 rated it liked it
TGS memiliki keberanian dalam menyinggung masalah pelik yang terjadi di bagian Indonesia Timur. Dibalut dengan aksi yang tegas dan penuh darah.
Meski ada beberapa bagian yang terasa janggal. Novel ini patut dibaca dan turut menjadi highlight novel thriller tahun 2015.
dilalogy
Oct 05, 2017 rated it really liked it
Sebuah tragedi penyanderaan yang diceritakan kembali dalam bentuk sejarah dan fiksi.

#tigasanderaterakhir terinspirasi dari konflik berdarah di timur Indonesia by #brahmantoanindito

OPM, ada dua alasan kenapa mereka ingin merdeka. Pertama, tidak ada keadilan. kedua mereka ingin mandiri. OPM dibangun lewat karakter yang sarat akan bumbu sejarah dan juga perang politik. Berjalannya waktu.. perjuangan mereka bukan lagi dengan cara cara kasar dan brutal, mereka beralih berjuang di forum forum internas
...more
Gita
Oct 07, 2017 rated it liked it
Sebenernya saya ga terlalu tertarik dunia militer, banyak bgt satuannya sampe bingung sendiri tiap2 satuan fungsinya apa :(
Tapi membaca novel ini bikin saya tahu beberapa istilah kemiliteran dan sedikit banyak ngasi info soal penyanderaan yg saya ga tau sebelumnya. saya masi umur 5 tahun waktu itu. saya pikir ada twist ending tapi ternyata ngga hehe tapi ceritanya bagus kok :)
Aprianto Nugraha
Jul 16, 2018 rated it it was amazing
Keren banget, asli. Alur yang bener - bener rapi, dan ketegangan yang padet banget. Kalo di bikin film nya, keren juga nih pasti, asli.
Nurina Widiani
Aug 14, 2016 rated it really liked it
Tiga Sandera Terakhir merupakan novel thriller militer yang menghadirkan tema ketegangan tiada usai antara Indonesia dan Papua. Kita tahu bahwa OPM merupakan organisasi yang nyata yang mempunyai tuntutan untuk merdeka dan melepaskan diri dari Indonesia. Sebagai kisah usang namun juga selalu hangat, tema ini memang sangat menarik jika disajikan dalam sebuah kisah fiksi.
Dan meski tokoh utama serta kisahnya hanya fiksi, Tiga Sandera Terakhir terasa nyata senyata-nyatanya. Konstruksi ceritanya diban
...more
Desty
Jun 08, 2015 rated it really liked it
Saya sudah menjadikan Brahmanto Anindito penulis favorit sejak membaca Satin Merah. Begitu mengetahui ada novel terbaru karya beliau ini, saya langsung membelinya. Apalagi judul dan covernya sudah menarik.

Ternyata novel ini bukan novel misteri thriller seperti dua novel beliau sebelumnya Rahasia Sunyi dan Satin Merah. Kali ini lebih banyak action-nya. Di halaman judulnya saja sudah tertulis terinspirasi dari konflik berdarah di Papua (kisah penculikan peneliti Lorentz) yang melibatkan TNI dan OP
...more
Fuada Kh.nisaa
Nov 11, 2017 rated it it was amazing
4 bintang untuk keseluruhan isi ceritanya, dan tambahan 1 bintang untuk risetnya yang saya yakin tidaklah mudah.

Sepertiga pertama, lumanyan bosan. Sepertiga kedua, mulai memikat. Sepertiga terakhir, benar-benar seru.

Review lengkap di http://ulasannisaa.blogspot.com/2017/...
Ruwi Meita
Oct 01, 2015 rated it liked it
Saya tidak akan ngomongin sinopsis karena pasti sudah dibahas semua di sini. Saya hanya ingin membicarakan hal lain di novel ini. Salut. Sungguh salut saya sama Mas Brahmanto yang pasti sudah melakukan riset mati-matian. Novel ini menjadi bernas karenanya.
Pada bagian awal saya pikir novel ini hanya akan bercerita soal para sandera yang ditawan oleh Akilas. Namun dugaan saya salah. Novel ini justru berkembang pada hal yang lebih rumit. Antara obsesi dan kegilaan. Saya akui saya baru menikmati no
...more
Idar
Oct 21, 2016 rated it really liked it
Membaca novel Tiga Sandera-nya Brahmanto Anindito, kita akan disuguhkan sebuah karya yang sangat-sangat berbeda dari novel-novel yang tengah marak terbit di negeri ini. Saya pikir, hanya sedikit penulis yang berani dan sanggup mengangkat sebuah tema seperti ini. Saya sungguh menikmati jalan cerita dalam novel yang berlatar belakang konflik di Indonesia Timur ini. Keberanian dan penguasaan tema yang diangkat Brahmanto sungguh patut di acungi jempol.

Kita akan diajak mengembara memasuki hutan-huta
...more
Hendrik Kusuma
Oct 15, 2015 rated it liked it
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here.
Dedi Setiadi
Sep 09, 2015 rated it liked it
First half nya bertele-tele dan (maaf) lumayan konyol. Second half sampai klimaksnya baru seru! Yaa walaupun karakter dan motif bad guy nya agak tipikal, tapi tetap menarik membaca action thriller dengan sedikit sentuhan politik lokal di buku ini ~
Ossy Firstan
Aug 13, 2016 rated it really liked it
Suatu kebahagiaan menemukan buku ini di perpustakaan i-Jak. Saya suka bagaimana penulis membuat kisah ini mengalir, termasuk acungan jempol untuk riset soal militer yang mendalam. Singkatnya, saya menikmati dan menyukai buku ini.
Fitriana Nugra
Jan 06, 2016 rated it really liked it
Baca buku yang bersetting di Papua ini malam-malam bikin saya memimpikan bubur sagu :)))

Gila!!! Berasa nonton film action, ngos-ngosan, bikin merinding, dan meringis ketika adegan sayat-menyayat dengan pisau.
Dinur Aisha
Sep 22, 2015 rated it really liked it
Shelves: i-own-a-copy
4,5
Maher
rated it it was amazing
Sep 28, 2015
Shinta
rated it really liked it
Aug 10, 2017
Retha Aryudhanti
rated it really liked it
Sep 01, 2015
Finesta Biyantika
rated it really liked it
Jan 08, 2018
« previous 1 3 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
I’m just an ordinary Communication Studies scholar of Unair. Some media have published my thoughts and imaginations, e.g. Intisari, Hai, Cinemags, Mossaik, Clea, Surya, Bangka Pos, Padang Ekspress, Surya, Jawa Pos, and few more. In 2002, I won the First Place of The Scientific Writing Competition for University Students held by Unika Atma Jaya, Jakarta. The subsequently year, Korean Embassy and In ...more