Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Tempat Paling Sunyi” as Want to Read:
Tempat Paling Sunyi
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Tempat Paling Sunyi

by
3.56  ·  Rating details ·  81 ratings  ·  23 reviews
"Sebisa mungkin aku menyembunyikan kesedihanku darinya, agar tidak membuatnya tambah hancur... Aku mengintipnya lewat jendela, dan ketika melihatnya kembali dalam kekecewaan, aku pun menangis...”

Mustafa rela mengorbankan dirinya hidup menderita dalam kungkungan Salma, di tengah situasi kacau wilayah yang sedang dilanda perang saudara. Bertahun-tahun dia terus berjuang
...more
Paperback, 328 pages
Published June 11th 2015 by Gramedia Pustaka Utama
More Details... Edit Details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Tempat Paling Sunyi, please sign up.

Be the first to ask a question about Tempat Paling Sunyi

This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

Showing 1-30
Average rating 3.56  · 
Rating details
 ·  81 ratings  ·  23 reviews


More filters
 | 
Sort order
Start your review of Tempat Paling Sunyi
*eKa*
3,7 Stars

Awalnya nggak menyangka akan bisa menyelesaikan cerita ini karena awal cerita yang begitu membosankan. Nyaris 120-an halamannya berisi percekcokan rumah tangga antara Mustafa dan Salma. Ditambah lagi narasi yang begitu padat, yang nggak memberi ruang untuk menikmati dialog yang santai, yang bukan cuma berisi perselisihan yang menyakitkan kepala. Sebagai pembaca, aku jadi ikutan lelah, gimana Mustafa dan Salma yang mengalami itu semua? Seandainya memang ini tujuan Arafat Nur, itu berarti
...more
Khairul Muhammad
Aug 07, 2017 rated it it was amazing
Aku beli di 4th Asean Literary Festival. Dan ia menguji benar rasa seronok membaca naskhah ini. Arafat tidak mengecewakan. Kisah Mustafa dan novel ini pastinya buat kau rasa yang cinta itu sebuah medan perjuangan. Yang kadangkala elok menyerah, kadangkala elok berperang. 5 bintang.
Nicky Walewangko
Dec 23, 2015 rated it liked it
Seburuk-buruknya nasib seorang Mustafa, jauh lebih buruk nasib seorang pria yang hidup dalam penyesalan. Dan terus-menerus mengacungkan kepalannya kepada Tuhan seraya meminta untuk kembali memutar waktu. Semurah-murahnya racun tikus, jauh lebih murahan seorang manusia yang takut untuk menghadapi hidup.
Truly
Jan 20, 2020 rated it really liked it
Fiksi, atau kisah hidup?
Membaca buku ini membutuhkan energi besar. Selain rasa sedih dan putus asa yang berulang kali dimunculkan melalui sosok Mustafa, serta rasa kesal karena ada saja orang bebal seperti Salma. Saya seakan mendengarkan seorang Arafat sedang bercerita mengenai kepahitan perjalanan hidupnya, bukan sedang membaca sebuah buku. Memilukan. Dan perpaduan antara konflik dan Tsunami menjadi tambahan kisah yang memberikan jiwa tersendiri bagi kisah ini.

dari sekian banyak kata-kata
...more
Teguh Affandi
Jun 05, 2015 rated it liked it
Terima kasih kepada GPU, yang sudah mengirimkan buku ini bahkan saat buku ini belum terpajang di toko buku. Novel ketiga dari Arafat Nur yang diam-diam menjeratku dengan gaya bahasa sederhana, namun menyimpan teka-teki seru. Sebenarnya novel ini berkisah persoalan keluarga. Meski ada sisipan tentang kondisi Aceh saat Perang dan Tsunami, namun itu hanya tipis belaka.

Dikisahkan Mustafa memiliki istri Salma, yang benar-benar istri yang aneh terhadap suami. Lebih percaya omongan Syarifah, ibunya
...more
owleeya
Feb 29, 2016 rated it liked it
On-hold, atau DNF?

Capek bacanya.

--

Ternyata, saya bisa menyelesaikannya.
R-Qie R-Qie
Sep 14, 2019 rated it liked it
Di tengah situasi perang saudara, Mustafa menjalani hidupnya dalam penderitaan bersama Salma. Ia bekerja keras menyelesaikan sebuah novel yang memakan waktu bertahun-tahun lamanya. Hidupnya yang nyaris hancur, tertata kembali setelah perjumpaannya dengan Riana, wanita yang diyakini sebagai cinta sejatinya.

***

Diceritakan dengan terlampau tenang, tanpa ada gejolak yang berarti. Awalnya menarik menyimak kisah penuh derita Mustafa diselingi kondisi dan situasi politik Aceh pada masa itu. Akan
...more
Watin Sofiyah
Mar 15, 2017 rated it it was amazing
Kenapa lima bintang? Karena buku ini yang membuat saya harus baca kalimat demi kalimat dengan pelan-pelan agar memahami maksudnya dan buku ini pula yang membuat saya harus membaca dari paragraf awal (lagi) demi menangkap maksud kalimatnya.
Saran saya, jangan membaca buku ini setengah-setengah karena kamu akan kehilangan sensasinya. (seperti saya yang akhirnya menyesal dan memutuskan membacanya dari awal (lagi) haha)
Ini buku keren, serius haha.
Nina Savitri
Dec 24, 2019 rated it really liked it
sebab kesunyian adalah buah pikir kita sendiri bukan karena orang lain. ia bisa saja hidup di sudut hati setiap manusia dan bergantung manusia itu pulalah apakah kesunyian itu akan bertahan atau menghilang.
Arif Ramadha
Jan 19, 2020 rated it it was amazing
Ceritanya bagus
Risna
Oct 18, 2019 rated it really liked it
Seperti buku Bang Arafat yang lain, bahasanya tidak pernah mengecewakan.
Hen Henry
Mar 11, 2019 rated it liked it
bukunya asik, tidak menyangka akan ada 2 kisah yang epik dalam pengabungannya.
Wahid
Jan 22, 2020 rated it liked it
Ini novel yang cukup menarik. Sila, review singkatku di sini: https://wahidun-satu.blogspot.com/202...
Muhammad Rasyid Ridho
Mar 05, 2017 rated it liked it
Shelves: bukuku
3,5 bintang ya.

Ngalir gitu gaya ceritanya Arafat Nur, kutipan-kutipannya juga nyentil banget :)
Yusrizal Yusuf
Oct 29, 2015 rated it really liked it
Membaca bab-bab pertama novel terbarunya Arafat Nur, penulis hebat dari Aceh ini, aku dapat memahami benar betapa hebatnya pergumulan batin Mustafa (tokoh dalamnovelTempat Paling Sunyi) dalam upayanya melahirkan sebuah novel. Untuknya menulis novel adalah hal yang penting—dia sengaja mengikat diri pada pekerjaan ini, sebuah upaya melampiaskan hasrat kemarahan yang sejenak dapat membawanya dalam ruangkebahagiaan semu dan selanjutnya berakhir dengan ketersiksaan yang lebit hebat (hal. 13).
...more
Novia Elvita arlis
Jul 10, 2015 rated it liked it
tempat paling sunyi,,apakah maksut dr novel satu ini,,ketika pertama kali melihatnya mungkin kita bertanya2 ,dmanakah tempat paling sunyi itu berada,,bercerita ttg persoalan keluarga,,dimana pelaku utamanya bernama mustafa yg menikahi seorang perempuan yg bernama salma,yg ternyata dlm perjalanan berumahtangga dgn salma sring terjadi percekcokan ,,dan bnyknya krn hal2 sepele,,saya sndiri agak emosi dgn tokoh salma ini,krn dia senang sekali memancing2 mustafa untuk berdebat hal2 kecil dgnnya ...more
Awal Hidayat
Jun 26, 2015 rated it liked it
Shelves: novel, own-book, romance
Saya percaya, tiap orang perlu tempat paling sunyi dalam hidup. Perbedaannya, ada yang menghabiskan sebagian besar waktunya dengan kesunyian, ada pula yang hanya menyempatkan di sela-sela saja. Terkadang kita perlu hidup dalam keheningan yang mendamaikan, sejenak lupa dengan dunia sekitar, dan membahagiakan diri.

Buku ini, sebenarnya, saya tidak begitu suka dengan penggambaran beberapa karakter. Tak ada yang bisa dipercaya dari tokoh-tokohnya, saya tidak suka dengan pemeran utama. Banyak hal
...more
Nurul Islami
Jul 24, 2015 rated it liked it
Dari novel ini jadi kebayang gimana gambaran apa akibatnya kalo misalnya kita (wanita) jadi seorang istri yg tdk pengertian. haha *salah fokus* *bukan itu intinya,tapi bisa jadi pembelajaran*

penulis menceritakan ttg penulis lain dan penulis menuliskan novel yang dituliskan oleh novel penulis lain itu. *kalo pusing baca ajah yah novelnya langsung*

Terlepas dari endingnya yg greget, pemilihan kata di novel ini bagus, alur ceritanya bisa dihayati dan bisa bikin kita ngerasain apa yg dialamin sama
...more
Halida Hanun
3,5 bintang

tahu buku ini karena Ci Hetih bilang ini naskah terbaik yang ia baca tahun lalu. jadilah, berbekal rekomendasi itu, saya membelinya.

memang ceritanya menarik, narasinya pun mudah dinikmati. membaca buku ini, saya dibuat emosi oleh perangai buruk Salma, sebel sama sikap Mustafa yang tidak bisa memilih satu dari dua pilihan yang ada, dan terpesona dengan anggunnya sosok Riana. tokoh 'aku' yang muncul di akhir cerita pun membuat cerita semakin tak terduga.

rasanya setiap dari kita perlu
...more
RUANG
Jan 25, 2017 rated it it was amazing
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here.
Hauril Nisfari
Sep 07, 2015 rated it really liked it
Buku yang lain dari yang lain. Unik, menarik dan aneh. Penulis dengan kemarahannya dan tokoh yang sulit di deskripsikan. Satu satunya yang saya benci adalah saya tidak pernah terfikirkan ada orang yang menulis cerita seperti ini. Very good author !!!
Fhia
Feb 08, 2016 rated it liked it
Kebetulan menjadi teman perjalanan kemarin. Well,... unik!
Review: http://fhiaft.blogspot.co.id/2016/02/...
Adhe
rated it liked it
Jun 06, 2015
Yohan Rush
rated it did not like it
Aug 28, 2016
Lolli Adriani
rated it really liked it
Oct 04, 2017
Ulfasekar
rated it liked it
Jun 16, 2018
Andrayani Maya
rated it it was amazing
Feb 10, 2016
Hafni Iva Nuryana
rated it liked it
Jul 29, 2016
« previous 1 3 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »

Readers also enjoyed

  • Mata di Tanah Melus
  • Di Tanah Lada
  • Beauty Is a Wound
  • The Hollow Boy (Lockwood & Co., #3)
  • Theodosia and the Staff of Osiris (Theodosia Throckmorton, #2)
  • The Screaming Staircase (Lockwood & Co., #1)
  • The Curse of the Wendigo (The Monstrumologist, #2)
  • Pergi
  • Milea: Suara Dari Dilan
  • Snow Country
  • Mata dan Rahasia Pulau Gapi
  • Rindu
  • Un monstruo de mil cabezas
  • First Love
  • Anak Gembala Yang Tertidur Panjang di Akhir Zaman
  • Amba: Sebuah Novel
  • The Whispering Skull (Lockwood & Co., #2)
  • Jawa, Betari Sri & Ilmu Bahagia: Kumpulan Percik Pemikiran
See similar books…
53 followers
ARAFAT NUR adalah penulis penting Indonesia yang riwayat kehidupannya sendiri mirip kisah fiksi. Dia tumbuh dan besar di tengah gejolak politik, perang (konflik) panjang yang melanda Aceh yang menyebabkannya beberapa kali hampir terbunuh. Tahun 1999, saat kecamuk perang meningkat, Arafat yang masih remaja diculik sebuah kelompok yang mencurigainya sebagai mata-mata karena menulis puisi dan cerpen. ...more