Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Ayah” as Want to Read:
Ayah
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Ayah

4.28  ·  Rating details ·  3,152 ratings  ·  586 reviews
Betapa Sabari menyayangi Zorro. Ingin dia memeluknya sepanjang waktu. Dia terpesona melihat makhluk kecil yang sangat indah dan seluruh kebaikan yang terpancar
darinya. Diciuminya anak itu dari kepala sampai ke jari-jemari kakinya yang mungil. Kalau malam Sabari susah susah tidur lantaran membayangkan bermacam rencana
yang akan dia lalui dengan anaknya jika besar nanti. Dia
...more
Paperback, 412 pages
Published May 2015 by Bentang
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Community Reviews

Showing 1-30
4.28  · 
Rating details
 ·  3,152 ratings  ·  586 reviews


Filter
 | 
Sort order
Arief Bakhtiar D.
Jun 05, 2015 rated it it was amazing
MENGGERAKKAN

“How many roads must a man walk down, before you call him ‘a man’?”
—Bob Dylan


SETIAP kali kita selesai membaca sebuah buku, setiap kali halaman terakhir ditutup dan kita terkesan, ada pertanyaan penting yang mengganggu kesadaran: apakah kita masih orang yang sama seperti sebelum membaca buku itu?

Apakah setelahnya kita berupaya untuk menjadi manusia yang lebih baik?

Bagaimana kalau yang kita baca adalah cerita semacam ini: seorang laki-laki bernama Sabari mencintai seorang perempuan be
...more
Pringadi Abdi
Jun 03, 2015 rated it liked it
http://catatanpringadi.com/ayahandrea...

Barangkali aku tak salah jika berpikir karya puncak Andrea Hirata ada pada Edensor. Setelah itu, Andrea mengalami masalah yang cukup serius. Napas menulis Andrea menjadi sangat pendek. Itu juga berakibat pada kecenderungannya untuk bertindak hanya sebagai penutur.

Menulis adalah seni yang soliter. Seorang penulis bertindak sendirian. Ia sebagai komposer sekaligus pemain musiknya. Ia sebagai penata panggung dan performernya. Ia sebagai penulis cerita dan pen
...more
Syaihan Syafiq
Aug 28, 2015 rated it really liked it
Ini nukilan pertama Andrea Hirata yang aku habis baca. Yang terdahulu, Laskar Pelangi tak sempat nak dihabiskan kerana buru-buru perlu pulangkan naskah itu kembali ke perpustakaan.

Apa yang boleh aku katakan adalah sekarang baru aku sedar/faham kenapa Andrea Hirata sangat dikagumi. Pertama; aku kira beliau seirang pemerhati yang bagus. Kedua; beliau punya deria penceritaan yang cemerlang. Setiap baris ayatnya walau minimalis, amat tersusun dan penuh keindahan.

Tidak dinafikan, sepertiga awal naska
...more
Mobyskine
Jun 19, 2015 rated it really liked it
Shelves: favorites
Beberapa chapter pertama amat berat untuk saya habiskan. Agak membosankan dan buat saya mengantuk-- barangkali kerana ia berkisar tentang hal-hal perkenalan watak, kisah-kisah harian mereka, tiada hubungkait terperinci dan saya jadi sedikit lost. Namun saya sedikit terkesan dengan penerangan di helaian awal yang ditulis Andrea; "seperti dikisahkan Amiru kepadaku" jadi nilai pembacaan yang sedikit menjunam itu saya gagahkan juga.

Andrea sebagai penutur dibuku ini berkisah tentang kehidupan Sabari
...more
Shaharuddin
Apr 15, 2016 rated it it was amazing
Shelves: 5-bintang
Saya menasihatkan supaya baca sebanyak dua kali. Kali pertama kita akan rasa bosan dan rasa macam banyak watak-watak yang tak penting, tetapi selepas kali kedua baru dapat raya Ayah karya yang hebat. Bukan main Boi!
Faizah Aulia R
*selesai sesenggukan* *mari review beneran* *mikir lama banget, saking deep nya*

Buku ini tergolong 'page turner' buat Faizah, tapi dengan cara yang berbeda. Biasanya buku2 page turner punya konflik yang harus diselesaikan antara tokoh utama dan tokoh antagonis, tapi buku ini jelas jauuh dari itu semua. Konflik yang dimunculkan lebih ke konflik batin tokoh utama, tanpa tokoh antagonis, meskipun tokoh antagonis itu ada (?). Iya, jadi Andrea Hirata sepertinya pengen fokus pada bentuk cinta seorang
...more
Kamalia Ramlan
3.5 bintang.

Permulaan cerita yang menghiburkan dan buat aku tersengih sorang-sorang. Namun, di pertengahan cerita, aku sudah mula rasa sedikit bosan tapi masih mampu mengikuti jalan ceritanya. Mungkin kerana Andrea Hirata terlalu banyak bermain dengan hiperbola dan metafora, jadi nampak terlebih-lebih. Watak-wataknya sering melakukan sesuatu yang luar biasa yang akhirnya 'keluarbiasaannya' itu mampu membuat pembaca terharu, termasuk aku. Pengakhiran jalan cerita yang manis, hampir-hampir saja ak
...more
Jusmalia Oktaviani
May 29, 2015 rated it really liked it
Akhirnya selesai sudah membaca buku Andrea Hirata ini. Buku yang saya tunggu cukup lama setelah Tetralogi Laskar Pelangi dan Dwilogi Padang Bulan dan Cinta di Dalam Gelas. Seperti biasa, sebagai pembaca, apalagi untuk karya yang ditunggu-tunggu, kita punya ekspektasi atau harapan tersendiri.
Salah satu harapan saya adalah, buku ini menceritakan tentang Ayah sang tokoh 'Ikal', tapi ternyata tidak ada kaitan antara tokoh Laskar Pelangi sebelumnya dengan novel ini. Novel ini menggunakan tokoh-tokoh
...more
Ginan Aulia Rahman
Jun 01, 2015 rated it it was amazing
Shelves: novel, punya, favorit

Novel ini berkisah tentang seorang lelaki pengenggam pensil, ia bernama Sabari. Dia sangat mencintai Marlena, pujaan hatinya semenjak SMP. Dia yang matanya jernih seperti bulan purnama dua belas. Senyum dengan lesung pipit yang manis. Cinta Sabari pada Marlena adalah cinta yang sunyi dan sepi, karena Sabari bertepuk sebelah tangan. Bertahun-tahun.

Sabari dibesarkan oleh puisi-puisi ayahnya. Ketika senja tiba, ia mendorng kursi roda ayahnya ke dermaga, melihat matahari tenggelam bersama sambil be
...more
Teguh Affandi
Jun 05, 2015 rated it liked it
Saya bukan penggemar Andrea Hirata, namun saat booming novel Ayah mewabah di dunia maya, penasaran saya jelas terungkit. Saya sudah kadung kecewa dengan dwiloginya yang tidak semanis judulnya dulu. Maka kehadiran novel AYAH yang begitu bombastis (bahkan konon naik cetakan kedua 9 jam usai diluncurkan) patut diwishlist-kan dan dibaca.
Novel ini lucu, beda dengan sebelum-sebelumnya, kata seorang kawan yang bekerja di penerbitan yang kebetulan menerbitkan buku ini. Buku ini sangat menarik untuk dir
...more
Ditta
May 12, 2015 rated it really liked it
Baru ngecek goodreads lagi dan dapet notif postingan ijul soal coming soon novel Ayah 4 tahun lalu. HAHAHA
Akhirnya penantian 4 tahun akan menjadi nyata dalam waktu 15 hari lagi.
Sejujurnya novel Ayah ini adalah versi keempat dari draft novel Ayah 4 tahun lalu itu. Yah mungkin ada pertimbangan sendiri kenapa Andrea maju mundur menyelesaikan novel ini walaupun sebenarnya saya lebih suka versi draft pertama yang ditulis andrea ketika baru saja selesai mengikuti International Writers Program di Iowa
...more
Haniva Az Zahra
May 31, 2015 rated it it was amazing
Buku terbaru dari Andrea Hirata. Tema utama dari buku ini adalah hubungan ayah dan anak. Sabari, seorang laki-laki yang hanya mencintai dan sangat mencintai satu perempuan, Marlena. Bahkan bersedia menjadi ayah dari anak yang jelas bukan kandung. Menyayangi Zorro sepenuh hati, membesarkannya dengan cerita dan puisi, mengajarkan kebaikan hati dan ketulusan. Sayang, Lena diceritakan sebagai perempuan yang hanya menolak dan sangat membenci Sabari. Mungkin karena rupa Sabari yang tidak enak dipandan ...more
Lelita P.
Sep 25, 2017 rated it it was amazing
Saya terakhir membaca karya Andrea Hirata saat SMA: Edensor. Saya tidak menamatkan Maryamah Karpov, entah bagaimana tidak bisa menyukai ceritanya. Dan ketika buku-buku Andrea yang lain terbit--Dwilogi Padang Bulan, Sebelas Patriot, lalu Ayah ini--saya tetap tidak tertarik. Kemudian terbitlah Sirkus Pohon, teman saya membelinya, barulah tali antara saya dan karya Andrea Hirata tersambung kembali. Di Indonesia International Book Fair kemarin saya membeli Ayah dan Sirkus Pohon.

Begitu mencecap halam
...more
Siti Ruqaiyah
Sep 08, 2015 rated it liked it
Buku yang diakhiri dengan pengakhiran bahagia. Saya kagum akan sikap watak utama, Sabari yang begitu setia pada cintanya, Marlena walaupun Marlena sedikitpun tidak sudi membuka hati buatnya. Sejak dari sekolah rendah hingga ke akhir hayatnya, Sabari setia pada Marlena. Bayangkanlah berapa puluhan tahunkah itu? Saya terfikir, wujudkah orang yang mencintai insan lain sedalam ini dalam dunia realiti?

Keindahan cinta Sabari lagi, adalah kepada anaknya, Zorro. Betapa sengsaranya hidup Sabari hingga se
...more
Shah Abdullah
Jun 03, 2015 rated it it was amazing
Sememangnya Andrea Hirata seorang penulis yang fenomenal. Seperti biasa, terasa kepuasan yang sungguh bermakna apabila sampai ke halaman terakhir.

"Segala hal dalam hidup ini terjadi tiga kali, Boi. Pertama lahir, kedua hidup. ketiga mati. Pertama, lapar. Kedua, kenyang. Ketiga mati. Pertama jahat, kedua baik, ketiga mati. Pertama benci, kedua cinta, ketiga mati. Jangan lupa mati, Boi"
An Nasaie
Jun 02, 2015 rated it it was amazing
Bagaimana harus aku memulakan kupasan pandanganku ini? Sebelum memulakan bacaan aku sudah mengagak Andrea Hirata pasti membawa aku menyelusuri aksara-aksaranya yang rumit, terperinci tapi indah. Nyata itu yang aku lalui setelah membaca karyanya sejak lasykar pelangi hinggalah kini, Ayah (kecuali endorser). Teknikal penulisan AH tidak banyak berubah cuma plot penceritaan yang secara personalku segar yang membawa kepada pengahiran yang tidak disangka-sangka ( walau aku sedikit dapat menebak).


Dari
...more
Nawfal Ahmad
Aug 19, 2015 rated it liked it
Shelves: badai, malaysia
1. Jangan bandingkan buku ini dengar buku hirata yang sebelum. Nanti anda kecewa. Mulakan dengan yang baru nanti kurang kecewanya.

2. Sebenarnya buku ini sangat menarik, ia ada jalan cerita yang mampu memberikan inspirasi yang kuat. Kisah cinta sabri dengan lena dan konflik ayah-anak dengan zorro adalah sebuah cerita yang menarik dan diserikan dengan tema persahabatan ukun dan tamat.

3. Namun banyak perkara lemah yang ada dalam karya ini. Pada lawak tak jadi, pada banyak benda yang tak perlu, pa
...more
Roslee Saad
May 06, 2016 rated it really liked it
"Ingat, Boi, dalam hidup ini semuanya terjadi tiga kali. Pertama aku mencintai ibumu, kedua aku mencintai ibumu, ketiga aku mencintai ibumu."

Kisah Sabari yang puitis mengejar cinta Marlena dari bangku sekolah hingga akhir hayat. Berkahwin secara percuma dengan Marlena dan ditinggalkan. Terpaksalah Sabari menyara dan membesarkan anak tirinya. Marlena yang kerap mencari cinta baru kembali merebut anaknya. Tinggallah Sabari setengah gila rindukan anaknya.

Marlena yang tegas dan berpendirian, berkela
...more
Wan Faizuddin
Sep 29, 2015 rated it it was amazing
I've been mesmerised by reading Andrea's Laskar Pelangi 8 years ago. Since then, never missed to read any of his books.

I may now declare that Andrea is my favourite fiction author, and this book of his, Ayah did not fail to deliver his literary magic with words.

Andrea is the few author to make any common life of a town folk in a deserted island to be heroic in the most entertaining way possible.
Haira
May 03, 2017 rated it really liked it
Shelves: 2017
Akhirnya selesai naskhah ini. Lama dan mencabar masa yang diambil, kerana cerita latar pada awal dan pertengahannya agak panjang. Ditambah pula bahasa Indonesia. Ada juga perkataan/ayat yang sukar difahami.

Apapun, terus membaca. Usaha nyata tidak sia-sia. Rasa mahu menangis seusai mata menyentuh perkataan terakhir. Mahu menitik air mata di tengah-tengah restoran, selepas makan malam dengan buku. Heh.

Sedih. Sedih yang gembira. Logik atau tidak paradoks ini?
Haris Firmansyah
Jul 15, 2015 rated it it was amazing
Di saat Raditya Dika mulai serius dengan Koala Kumal, Andrea Hirata mengajak bercanda di novel Ayah ini.

Beberapa kali saya dibikin tertawa berderai-derai. Apalagi bagian repetisi juru antar dengan motor tuanya yang mesti diengkol berkali-kali. Lucu.

Oh ya, Andrea Hirata pakai teknik foreshadow. Apa itu foreshadow? Saya juga taunya dari review di Goodreads ini.
Ardy Damar
Jul 10, 2017 rated it really liked it
Bagus bgt, dan emang selalu suka karya2 andrea hirata..
Karakter2nya walau tingkah lakunya absurd abis n keknya sakit jiwa (gara2 cinta) Bener2 bikin ngakak dan saat tertentu bikin hati teriris-iris..
Buku yg bagus..
Suka puisi2nya, dongeng awannya jg bagus..

Ga salah gw beliin buku ini buat hadiah nikahan temen..
Nor
Apr 17, 2016 rated it it was amazing
Kisah tentang kesabaran seorang ayah bernama Sabari. Menjadi 'pak sanggup' kepada anak majikannya yang memang dicintainya sepenuh hati sampai ke mati. Menyayangi anak yang bukan zuriatnya sepenuh jiwa hingga dirinya terseksa bila anaknya dibawa lari tanpa kata.
Febrillian Ricko
Jan 10, 2019 rated it it was amazing
Baca buku ini tu susah berhentinya. Karna babnya itu pendek2 dan ceritanya ngalirrr walaupun ada alur maju mundur yg sedikit bikin keder hahaha😄 tapi itu semua akan terbayarkan kalo udah nyelesain buku ini.

Andrea hirata kau luar biasa!! 😭😭😭😭
Jiwa Rasa
Apr 10, 2018 rated it it was amazing
terimbau keseronokan membaca Laskar Pelangi tatkala membaca buku ini.
Annisa Natassya
Mar 13, 2016 rated it it was amazing
"Tuhan selalu meghitung, dan suatu ketika, Tuhan akan berhenti menghitung." -hal. 48

Buku Andrea Hirata pertama yang saya baca dan saya jatuh cinta sama ceritanya.
Buku ini bercerita tentang lelaki buruk rupa bernama Sabari yang jatuh cinta pada si cantik Marlena. Dan bisa ditebak, si cantik Marlena tidak menyukai Sabari, malah mengangap lelaki itu menganggu. Walaupun begitu, Sabari tetap sabar dan terus menyukai Marlena. Mulai dari mendekati Marlena dengan segala cara, sampai rela menikahi Marlen
...more
Rifda
Jul 25, 2016 rated it really liked it
Mungkin karena baru saja membaca Sabtu Bersama Bapak, awalnya aku underestimate buku ini:
- "Ah, tidak se-seru 3 buku pertama dalam Tetralogi Laskar Pelangi.."
- "Diksinya seperti Maryamah Karpov: Mimpi-mimpi Lintang, Cinta di Dalam Gelas, Padang Bulan, dan Sebelas Patriot. Sangat belitong!"

Tapi semakin ke belakang, semakin mengejutkan. Ini karya yang brilian. Awalnya banyak kisah per bab tentang kehidupan yang berbeda, orang yang berbeda, tempat yang berbeda, bahkan dalam linimasa yang berbeda. L
...more
Go Gillian
Oct 24, 2015 rated it it was amazing
Tokoh utama di novel ini bernama Sabari. Laki-laki yang saya kenal gagal move on dari Marlena. Cintanya abadi sampai ajal meski ditolak mentah-mentah sama si Lena.

Salut saya sama Sabari! dia ayah yang sungguh-sungguh mencintai anaknya, Zorro. Dia rela sinting gara-gara Lena! Dia rela lebih sinting lagi gara-gara Zoro diambil Lena!

Gaya bahasanya bang Andrea tetep bikin saya terkagum-kagum, bikin terpingkal-pingkal abis itu disengkal sendu nan pilu, duh rada kampret juga bagian ini.

Adegan yang bi
...more
Nanik Nur'aini
Oct 22, 2016 rated it really liked it
Terlalu banyak tokoh terlalu banyak kisah, yang pada akhirnya saling berkaitan dan saling bertautan. Semuanya bermuara pada kisah Sabari, Marlena dan Zorro.

Pada awal cerita, saya berpikir ada 2 cerita paralel yang disuguhkan, yang membuat saya agak bingung juga karena harus bolak-balik memahami antara cerita bapak anak Amiru-Amirza dengan kisah cinta bertepuk sebelah tangannya Sabari-Marlena. Karena judulnya saja Ayah, saya berpikir bahwa ceritanya akan lebih ke arah Amiru-Amirza, karena bagaima
...more
Fikri Kacak
May 17, 2015 rated it really liked it
Shelves: novel, buku-indonesia
SPOILER ALERT

First time aku baca buku Andrea Hirata direct dalam Bahasa Indonesia. Feel dia memang lain dengan bukunya yang dah translate ke Bahasa Malaysia.

Perjalanan cerita dalam buku ni macam roda. Mula-mula kau baca dan kau akan mula tertanya-tanya. Eh, siapa Amiru, anak yang genius ini? Siapa Amirza? Eh, siapa pula Sabari? Eh, siapa pula Manikam?

Tak lama lepas tu cerita akan berkisah tentang Sabari, Ukun, Tamat dan Toharun. Tentang kesungguhan Sabari untuk memenangi hati Lena dan bagaimana
...more
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 next »
topics  posts  views  last activity   
review tentang Novel Ayah 1 10 Nov 17, 2017 12:52AM  
  • Laut Bercerita
  • Garis Batas: Perjalanan di Negeri-Negeri Asia Tengah
  • Ketupat Cinta [Musim Pertama]
  • Aroma Karsa
  • Bulan Terbelah di Langit Amerika
  • Ranah 3 Warna
  • Athirah
  • Entrok
  • Lelaki Terakhir yang Menangis di Bumi
  • Mata yang Enak Dipandang
  • Amelia
  • O
  • Sabtu Bersama Bapak
  • Hatta: Jejak yang Melampaui Zaman
  • Muhammad: Para Pengeja Hujan
  • Pada Suatu Hari Nanti & Malam Wabah
1,852 followers
Under a bright sunny sky, the three-day Byron Bay Writers’ Festival welcomed Andrea Hirata who charmed audiences with his modesty and gracious behavior during two sessions.

Andrea also attended a special event where he and Tim Baker, an Australian surfing writer, spoke to a gathering of several hundred school children. During one session, Andrea was on a panel with Pulitzer Prize winning journalis
...more
No trivia or quizzes yet. Add some now »
“Hidup ini memang dipenuhi orang-orang yang kita inginkan, tetapi tak menginginkan kita, dan sebaliknya.” 31 likes
“Segala hal dalam hidup ini terjadi tiga kali, boi. Pertama lahir, kedua hidup, ketiga mati. Pertama lapar, kedua kenyang, ketiga mati. Pertama jahat, kedua baik, ketiga mati. Pertama benci, kedua cinta, ketiga mati. Jangan lupa mati, boi.” 28 likes
More quotes…