Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Cerita buat Para Kekasih” as Want to Read:
Cerita buat Para Kekasih
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Cerita buat Para Kekasih

3.55  ·  Rating details ·  221 ratings  ·  49 reviews
"Di antara para kekasihku, hanya kamu yang suka bercerita,” katamu.
“Rasanya belum tercatat di Guinness Book of World Records siapa yang paling banyak bercerita dalam satu malam. Ratu Syaharazad, hanya menceritakan satu cerita dalam satu malam...”
“Berapa records-ku?”
“Dua belas cerita dalam satu malam...”
Aku tertawa.
“Kenapa?”
“Itu melampaui jumlah pacar-pacarku...”
“Tapi pasti
...more
Paperback, 276 pages
Published November 2014 by Gramedia Pustaka Utama
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Cerita buat Para Kekasih, please sign up.

Be the first to ask a question about Cerita buat Para Kekasih

Community Reviews

Showing 1-30
3.55  · 
Rating details
 ·  221 ratings  ·  49 reviews


Filter
 | 
Sort order
Pringadi Abdi
Dec 10, 2014 rated it it was ok
Aku nggak tahu kenapa aku kecewa dengan bukunya yang ini padahal sebelumnya aku sangat suka dia.

Ini seperti melihat puisi-puisi om Hasan, ketika semua hal bisa dijadikan puisi, semua hal dapat diceritakan cerita, dengan pola yang sama, tekanan yang sama, itu menjadi tidak semenarik seharusnya.
Pan Erlangga
Jun 10, 2018 rated it it was ok
Cerpen-cerpennya monoton.
Begitulah.
Happy Dwi Wardhana
Dec 19, 2017 rated it really liked it
Aku tak yakin apakah para kekasih mau mendengarkan cerita-cerita ini sambil rebahan di ranjang. Judulnya memang terlihat romantis, tapi cerita-cerita di dalamnya kebanyakan miris dan sadis.

Ini buku Agus Noor yang pertama kali saya baca, dan tentu saja, saya akan membaca karya-karyanya yang lain. Cara bertutur Agus sangat lembut layaknya kekasih yang memanjakanmu dengan diksi-diksi indah. Ketika kau dibuat melayang dengan kisahnya, tanpa sadar kau akan terbelalak dengan endingnya. Ya, banyak twis
...more
Ira Booklover
Jan 03, 2015 rated it liked it
Shelves: buku-jalan-jalan

Cerita Buat Para Kekasih....hmmm....saya tertipu dengan judul dan cover dari buku ini. Saya kira ceritanya bakalan seperti buku-buku romance Indonesia lain yang manis dan kadang bikin galau.


Tapi setelah membaca sinopsis di cover belakangnya, saya senang sekali. Soalnya sinopsisnya menjanjikan sesuatu yang lain *halah*.

Saya jadi tidak sabar ingin membaca cerita-cerita yang dijanjikan oleh sinopsis tersebut. Terus...terus...pas saya membuka halaman pertama buku ini, saya kaget karena disana ad

...more
Awal Hidayat
Feb 24, 2015 rated it really liked it
"Selamat tidur, duhai para kekasih....."

Demikian sepenggal penutup dari buku kumpulan cerita Agus Noor. Pada saat yang sama saat selesai melahap isi buku ini, saya hendak pula melekaskan untuk tidur. Sudah pukul sebelas malam. Namun saya memutuskan untuk menyibukkan diri dengan menonton acara tengah malam di televisi. Ada sesuatu yang membuat saya terasa bergidik untuk menyegerakan tidur. Buku ini "mengenaskan".


Sebagian besar buku ini mengisahkan cerita yang pilu. Seakan-akan, ingin diceritakan
...more
Ryan
Jul 20, 2015 rated it really liked it
Surprisingly, saya cukup terkesan dengan kumcer ini. Kisah-kisah di dalamnya diceritakan dengan bahasa yang, meskipun cukup nyastra tapi tidak membingungkan. Mayoritas kisah juga menyuguhkan ending yang tak terduga. Ibarat kata, menyimpan bom yang menunggu untuk meledak di akhir cerita.

Kisah favorit saya di buku ini adalah Pengintai dan Doa Api Yang Berkobar, di mana pada kedua kisah ini, pembaca dibawa mengikuti kisah yang mengalir begitu saja untuk kemudian menuju bom yang meledakkan pikiran m
...more
Ariel Seraphino
Mar 02, 2015 rated it really liked it
Membaca buku kumcer Agus Noor ini seperti mendengar seorang kekasih yang bercerita pada wanitanya. Dikemas menarik, beberapa cerita dibungkus benar-benar pendek sekaligus menyuguhkan klimaks dgn tepat dan cepat. Tetapi tidak ada yang benar-benar menjadi favorit saya. Pada beberapa bagian, kisah-kisah yang dihadirkan justru berputar pada akhir yang tragis, duka tak berkesudahan dan tentang betapa getirnya cinta dan kekasih dalam dunianya masing-masing. Meski tidak ada yang favorit, buku ini layak ...more
jessie monika
Jan 28, 2015 rated it it was amazing
Beautifully yet fiercely written. Pemilihan kata-katanya ajib banget! Ending-endingnya sering tak terduga. Twist yg mengejutkan di berbagai cerita. Imaji liar yg berjalan seenaknya kesana kemari.

"Aku hanya selalu merasa, di antara spesies penulis, penyair adalah makhluk paling berbahaya, karena menguasai kata-kata."
Dani Noviandi
Mar 05, 2016 rated it liked it
Shelves: it-s-mine
beberapa keren abis...
beberapa sulit dimengerti...
beberapa bikin ketiduran...
beberapa cuma sang penulis dan Tuhan yg tahu maksudnya...
Tenni Purwanti
Jan 14, 2015 rated it liked it
Cerpen favoritku:
1. Kupu-kupu Seribu Peluru
2. Tukang Pijit
3. Kalung
4. L'Abitune
5. Memorabilia Kesedihan

Kelima cerpen ini endingnya twist.
cher m.
Jun 06, 2017 rated it really liked it
Gilak. Buku ini macam permen yang rasanya macem-macem itu. Agus Noor sukses bikin aku merinding, bergidik, mual, sampe ngerasa hangat di dada akan tulisannya.

Cerita buat Para Kekasih adalah kumpulan cerita pendek yang, kebanyakan, cuma satu sampai dua halaman aja. Hebatnya, Noor bisa bawa otak muter dalam satu-dua halaman itu. Kebanyakan bikin kita mikir, serem juga ada orang yang bisa nulis cerita sedemikian bengis kayak gini.

Emang kita nggak boleh buku dari sampulnya. Menilik sampul Cerita bua
...more
Ahmad
Oct 15, 2018 rated it liked it
Shelves: fiksi
Ini buku Agus Noor pertama yang secara utuh aku baca. Sebelumnya, aku hanya membaca beberapa cerpennya yang tersebar di Internet dan di blog pribadinya, Dunia Sukab. Salah satu yang paling memukau adalah "Dilarang Menyanyi di Kamar Mandi." Agus Noor memang seorang penutur cerita yang piawai menangkap peristiwa-peristiwa sosial untuk dia sajikan secara kritis dalam cerita-ceritanya.

Secara keseluruhan, aku akan mengatakan cerita-cerita dalam buku ini bagus. Namun aku tidak menyukai beberapa cerita
...more
Sutresna
Nov 22, 2014 rated it liked it
Judul Buku : Cerita Buat Para Kekasih
Penulis : Agus Noor
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Terbit : November 2014
Harga : Rp49.000,00
Tebal : 276 halaman
Cover : Softcover
Ukuran : 13.5 cm x 20 cm
ISBN : 978-602-03-0898-2

"Di antara para kekasihku, hanya kamu yang suka bercerita,” katamu.
“Rasanya belum tercatat di Guinness Book of World Records siapa yang paling banyak bercerita dalam satu malam. Ratu Syaharazad, hanya menceritakan satu cerita dalam satu malam...”
“Berapa records-ku?”
“Dua belas cerita da
...more
Aya  Canina
buku pertama Agus Noor yang saya baca. cukup banyak cerpen yang dimuat di dalamnya, namun entah mengapa saya suntuk membacanya. ritmisnya, emosinya, dan temanya hampir serupa. memang pada dasarnya isu-isu yang diangkat dalam setiap ceritanya cukup berani, meski sudah sering saya baca pengangkatan isu demikian dalam banyak cerita-cerita lainnya: perselingkuhan, perbedaan agama, pembunuhan atas nama cinta.

3/5. saya mau lagi mencari buku-buku beliau.
Aria Anggana
Jan 04, 2019 rated it liked it
cerpen-cerpen menuju akhir semakin enak kubaca tapi tetap aja dipikiranku, kapan sieh ini selesai?
baru kali ini aku kesal baca buku nggak selesai-selesai. hahaha.
selain cerpen yang terlalu muitis (dan ini bikin aku merasa overdosis), aku juga nggak ngerti apa manfaatnya foto-foto penulis bertebaran di halaman buku ini.
biar tebal? biar harganya mahal?
Doddy Rakhmat
May 31, 2017 rated it really liked it
Kurasa jika kalian punya kekasih, dan menceritakan salah satu cerita dalam buku ini tentu mereka akan mengira kau seorang lelaki imajiner yang punya fantasi gila. Tapi, Agus Noor tidak gila, ia menuliskan setiap kalimatnya penuh dengan kewarasan, bahwa dunia tidak selamanya terlihat baik-baik saja.
moren
Feb 09, 2019 rated it liked it
seorang wanita & jus mangga
buronan
pesan terakhir
teka-teki tiga terdakwa
kupi-kupu seribu peluru
matinya seorang demonstran
penyair yang jatuh cinta pada telepon genggamnya
— bagian yang paling nikmat untuk saya baca.

Silviana Maya
Feb 28, 2015 rated it really liked it
Awalnya, saya lupa mengapa mendadak ingin membeli buku ini, entah tertarik judulnya, desain cover yang tampak misterius dengan didominasi warna putih dan ungu, atau tergoda oleh kebesaran nama penulisnya. Namun, tepat ketika ingin menulis review ini, saya teringat bahwa alasan saya ngotot banget ingin membeli CBPK adalah usai membaca review dari salah seorang kawan. Ulasannya sederhana, hanya saja kutipan yang ia cantumkan cukup membuat saya tergoda. Walau akhirnya, saya tidak benar-benar membel ...more
Tita
May 18, 2017 rated it it was ok
Tergoda judulnya, tapi ternyata bukan tipe buku saya, sampai hari ini belum berhasil membuat saya menyelesaikannya, walau ada beberapa cerita yang cukup menarik.
Mohammad Fahmi Sedin
Walaupun pada mulanya saya menganggap buku ini adalah kumpulan puisi dari Pak Agus Noor, (walaupun cuma beberapa bait yg diselitkan) namun, saya harus mengakui imaginasi pak agus dalam mengembangkan idea dalam penulisan cerita pendek (cerpen) dalam buku ini sangat luarbiasa dan genius!. Sekurang2nya saya masih punya masa menghabiskan cerpen2nya! Dan mengharapkan pula koleksi kumpulan puisi dari pak agus lagi selepas daripada ini.
Lila Cyclist
Dec 31, 2014 rated it liked it
Kesepian selalu membutuhkan telinga

Kau ingin mengenal seorang wanita? Perhatikan saja bagaimana ia mengupas mangga. Bagaimana wanita mengupas kepala pria pujaannya? Lihat saja lebih dekat. Kau akan merasa sesak napas karena tegang dan nafsu.

Hmmmm... Itulah gambaran kumcer bersampul perempuan berbaju ungu duduk posisi terbalik. Hampir seluruh kisah diperuntukan bagi perempuan atau paling tidak tentang perempuan. Campuran antara seksi, sadis, absurd, jijik, dan thrilling menyatu dalam 31 cerpen.

D
...more
Yenita Anggraini
Jan 19, 2016 rated it liked it
Biasanya untuk sebuah antologi, saya membutuhkan waktu yang sangat singkat untuk selesai membacanya. Kadang sehari, maksimal tiga hari. Tapi buku ini, buku yang saya beli karena nama besar Agus Noor ternyata membutuhkan waktu sampai 4 hari menyelesaikannya. Kenapa?

Pertama karena membaca kisah-kisah dalam cerita ini ternyata tidak bisa buru-buru. Setiap kata, setiap kalimat, setiap cerita seperti meminta untuk dibaca perlahan. Sangat puitis

Kedua, karena setiap saya berhenti sejenak dari membaca
...more
Larasestu Hadisumarinda
Feb 25, 2015 rated it it was amazing
Shelves: 2015, hadiah
YAY. YAY. YAY. YAY. YAY. Kelar. Semoga saya gak salah inget kalau buku ini hadiah valentine barengan sama I Am Malala. Karena ceritanya gaji pertama saya yang cuma 100ribu dari ngajar mau saya beliin buku buat monumen, tapi pas di toko buku malah dibayarin (pasang muka gak tahu diri) YHA. Thanks btw. Maunya sih saya gak enak tapi nolak gratisan itu susah. Ini canda lho ya.

Hm.

Hm.

Pas baca "Exit" saya sedih. Karena bukunya udah kelar. Saya menikmati setiap cerpen di dalam buku ini.

Cerita pertama. N
...more
Ria Destriana
Dec 10, 2014 rated it liked it
Shelves: kumpulan-cerpen
Membicarakan sebuah kumpulan cerpen itu agak bingung sebenarnya, apalagi di sini ada banyak sekali cerita. Hehe...

Awalnya aku pikir ini kumpulan cerita cinta, tapi ternyata bukan. Beberapa cerita mempunyai tema yang sama, ada juga yang lepas sendiri. Ada beberapa cerita yang membuat kening berkerut karena aku nggak paham sama maksud ceritanya. Ada juga cerita yang bikin takjub karena twitsnya. Ada cerita yang cukup panjang, ada juga yang hanya beberapa kalimat.

Beberapa cerita yang aku suka di si
...more
Surya Gemilang
Dec 31, 2015 rated it really liked it
Seksi tapi kelam, cantik tapi misterius, romantis tapi sadis; itulah kesan singkat dari buku ini, yang sebetulnya--bagi saya--adalah ciri khas dari si Agus Noor. Ia begitu lihai dalam hal-hal tertentu, semisal: membuat "sadisme" yang sebetulnya sederhana, tak seperti sadisme-sadisme yang berujung kematian, namun membuat ngeri dan nyeri. Atau "kelam" yang membuat saya berpikir, bagaimana kalau orang-orang di sekitar kita ada yang menyerupai tokoh-tokoh dalam buku ini?

Buku ini juga dihiasi beberap
...more
Carolina Ratri
Nov 08, 2014 rated it liked it
Saya tahu, seharusnya saya bisa bintang lebih untuk bukunya. I'm a big fan of Agus Noor. Tapi rasanya saya juga nggak salah kalau saya mengharapkan lebih dari idola saya. Saya memang berharap lebih tadinya. Saya bayangkan, saya akan bisa melahap buku ini sembari corat coret sketsa, seperti saat saya menghabiskan Memorabilia. Saya membayangkan, saya membalikkan halaman pamungkas dengan puas, seperti saat saya menghabiskan Memorabilia.
Tapi nggak bisa.
Saya suka memang beberapa cerpennya, tapi karen
...more
Kartini Mutiara
Feb 02, 2017 rated it really liked it
Konsep bukunya bagus, menggabungkan sastra dan fotografi. Sedikit menjebak, kalimat yang tertera di cover belakang buku "Bukankah semua kisah yang datang dari kekasih akan selalu terdengar indah?".
Ya, indah memang, penulis mahir bermain kata-kata, tapi jangan harap cerita-cerita romance karena banyak cerita bernuansa kelam.

Berisi 31 cerita pendek. Temanya kompleks, dari percintaan, horor, agama, sampai kritik sosial. Ada yang absurd, ada yang bagus sekali sampai masuk cerpen pillihan Kompas, a
...more
Sari Widiarti
Oct 10, 2015 rated it really liked it
Sebenarnya sayang baca buku ini hingga selesai, biar selalu menjadi kekasihku bercerita sebelum tidur. Apa daya, setiap cerita selalu menyuguhkan akhir dan jalan cerita yang membuat ingin "menelan" secepat mungkin. Kumcer ini ibaratnya rujak buah, bermacam - macam isinya tapi tetap dalam satu wadah yaitu bentuk romantisme dari sudut pandang Agus noor, ya terkadang romantisme ranjang yang wow (apa daya belum punya suami).

Susahnya menulis resensi dari buku yang paling didam - idamkan karena semua
...more
Septyo Uji Pratomo
Feb 04, 2015 rated it really liked it
Saya baru pertama kali ini membaca Agus Noor. Cerita Buat Para Kekasih. Tidak seperti judulnya, boleh saya katakan : novel ini psikopat! Bagaimana Anda bisa bercerita pada kekasih Anda tentang penjaga kamar mayat yang menyetubuhi mayat lalu mati bunuh diri dan sore hari ia berada terkantuk-kantuk duduk berjaga di depan pintu?

Novel tentang cinta ini satir, bercerita tentang cerita cinta yang pahit dan getir. Bilang saja seluruh cerita di dalam sini sampah, karena melulu buaian kalimat yang terden
...more
Teguh Affandi
Nov 25, 2014 rated it liked it
Siapa yang meragukan Agus Noor? Tidak ada! Lihat saja semua bisa dijadikan bahan cerita. Ceritanya mengalir enak. Seolah cerota itu kacang goreng yang selalu nagih kalau dimakan.
Tapi, pertanyaannya kemudian, apakah Agus Noor masih betah dengan hal-hal semacam ini? Teror kepada pembaca, kemudian memberi kejutan luar biasa kepada pembaca. Gaya2 seperti ini sudah dipakainya sejak kemunculan pertama Agus Noor.

Saya suka gaya pendek dan mencekamnya pada cerita fiksi mini Agus Noor, tapi kalau kebanyak
...more
« previous 1 3 4 5 6 7 8 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
  • Murjangkung: Cinta yang Dungu dan Hantu-hantu
  • Rumah Kopi Singa Tertawa
  • Mata yang Enak Dipandang
  • Dunia Sukab: Sejumlah Cerita
  • Perkara Mengirim Senja
  • Smokol: Cerpen KOMPAS Pilihan 2008
  • Pada Suatu Hari Nanti & Malam Wabah
  • Laki-laki Pemanggul Goni: Cerpen Pilihan KOMPAS 2012
  • Sihir Perempuan
  • Celana Pacarkecilku di Bawah Kibaran Sarung
  • T(w)ITIT!
  • Panggilan Rasul: Kumpulan Cerpen
  • Rahasia Selma: Kumpulan Cerita
  • Arsitektur Hujan
  • Di Hadapan Rahasia
  • Sarapan Pagi Penuh Dusta: Kumpulan Cerpen
96 followers
Agus Noor, menulis banyak prosa, cerpen, naskah lakon (monolog dan teater) juga skenario sinetron. Beberapa buku yang telah ditulisnya antara lain, Memorabilia, Bapak Presiden yang Terhormat, Selingkuh Itu Indah, Rendezvous (Kisah Cinta yang Tak Setia), Matinya Toekang Kritik, Potongan Cerita di Kartu Pos.

Karya-karya Agus Noor yang berupa cerpen juga banyak terhimpun dalam beberapa buku, antara l
...more