Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “The Dusty Sneakers: Kisah Kawan di Ujung Sana” as Want to Read:
The Dusty Sneakers: Kisah Kawan di Ujung Sana
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

The Dusty Sneakers: Kisah Kawan di Ujung Sana

by
3.95  ·  Rating details ·  123 ratings  ·  34 reviews
Sore itu, saat Jakarta baru saja hujan, koper-koper besar telah terisi penuh. Sahabat saya itu benar-benar telah siap berangkat. Perasaan kami menjadi sedikit melankolis. Tentu kami bergembira akan keberangkatannya ke Eropa, tetapi perpisahan untuk waktu yang lama membuat kami bersedih juga.

“Surel dariku akan menghujanimu!”
“Kita akan berkontak lewat Skype!”
“Aku akan menyus
...more
Paperback
Published August 2014 by Noura Books
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about The Dusty Sneakers, please sign up.

Be the first to ask a question about The Dusty Sneakers

This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

Showing 1-30
Rating details
Sort: Default
|
Filter
Arif Abdurahman
Mar 18, 2018 rated it really liked it
Catatan perjalan dari para pembelajar dan pembaca selalu menyenangkan saya - travelogue favorit saya masih Motorcycle Diaries-nya Che Guevara. Banyak yang bisa menikmati perjalanan, tapi cuma sedikit yang bisa memaknainya, dan bukan sekadar renungan sok bijak. Beruntung bukan pengikut blog Dusty Sneakers, sehingga kisah-kisahnya terasa baru bagi saya. Shakespeare & co, kisah Golem, gunung Ceremai, Arip Syaman, orang Baduy, Bangalore, dan beragam kisah yang saling berjauhan, sekaligus saling ...more
Ibnu Najib
Oct 24, 2014 rated it it was amazing


Like all good things in life, this book is liberating.


"The Dusty Sneakers: Kisah Kawan di Ujung Sana" do not pretend to know the formula to a perfect trip which will generically work for everyone. Hence, while other books on travelling usually dwell too much on the features of various destinations, talking mostly in an advertisement-like pitches to consumers of beautiful places, Kisah Kawan di Ujung Sana takes an honest approach by sharing primarily about memorable and genuine connections they
...more
Rulfhi Alimudin Pratama
Apr 06, 2018 rated it really liked it
Tak hanya sekedar membaca catatan perjalanan, dalam buku ini saya dibawa untuk menyelami sendi-sendi kehidupan. Bagaimana seorang manusia yang pergi ke Eropa untuk menyelesaikan pendidikannya, bertemu dan menjelajahi tempat baru. Benar saja bahwa suatu perjalanan adalah cara terbaik untuk mengenal diri sendiri. Tak banyak yang dapat memaknai setiap perjalanannya Twosocks dan Gypsytoes tahu betul arti sebuah perjalanan.
Sadam Faisal
Mar 12, 2018 rated it really liked it
Manis, lucu, romantis & ada beberapa bab yang bikin mikir.
Wahyu Novian
May 31, 2017 rated it really liked it
Genrenya memang memoar. Jadi isinya memang sebuah catatan perjalanan.

Gypsytoes dan Twosocks. Nama karakter yang dipilih untuk menuliskan kisah perjalanan mereka dari Belanda dan Indonesia. Dan sangat terasa perbedaan cara bercerita mereka. Gypsytoes lebih ke arah kisah tempatnya, sedangkan Twosocks lebih cenderung sisi manusianya. Gypsytoes yang terstuktur menjelaskan sejarah setiap tempatnya dan Twosocks yang menyentil hati dengan obrolan orang asli. Teknis dan emosi. Apalagi di awal-awal lang
...more
Opat
Feb 28, 2016 rated it really liked it
Cerita dua sahabat tentang dua perjalanan. Kebanyakan mengharukan, menemukan major minor details dari setiap langkahnya.

Enaknya dibaca santai, dilamat-lamatkan, tapi berhubung saya gemas ingin banyak membaca, jadi terlalu cepat bacanya, deh.

Selalu ditunggu ceritanya, the cute couple, Bli Teddy dan Ci Maesy :)
Aiko
3.5 stars, I suppose, to be exact. I was ready to give this book somewhere between 2-3 stars, in fact I was ready to just DNF it for once because I really couldn't get into it. I hated the slow melancholic tone of the writing, and I was completely irritated by the many "pseudo-Indonesian" sentences, aka Indonesian sentences that make more sense when translated to English than they do in Indonesia. I'm glad I didn't stop though, as the second half of this book redeemed itself. I liked how the ess ...more
Agata
Ketika memasuki ‘Langkah Ketiga’, kebetulan saya membaca buku ini di Salatiga, kota kecil tempat saya menghabiskan masa kecil. Saya juga sehabis makan semangkok mi ayam lezat yang kerap saya kunjungi saat tinggal di sini. Saya jadi langsung mengerti maksud Gypsytoes saat dia melahap mi di Taipei. Seperti Twosocks, saya juga merindukan masa kecil saya di kota kecil ini.

Gypsytoes dan Twosocks menggarap buku ini dengan sangat apik. Saya terhayut dengan cerita-ceritanya yang dalam dan bermakna. Tak
...more
Rayya Tasanee
Mar 24, 2015 rated it liked it
Shelves: travelling


Kenapa saya membeli dan membaca buku ini? Awalnya karena tertarik dengan judulnya: The Dusty Sneakers. Sebagai penyuka sneakers, judul buku ini sangat mudah diingat. Kalimat yang terucap dalam hati ketika membaca sinopsisnya, “Sepertinya bagus!” Dan satu hal selain karena judul dan sinopsisnya, cover-nya simpel dengan perpaduan dua jenis warna biru pastel yang enak dilihat.


Bagaimana dengan isinya?
Ini tentang perjalanan …
… dan persahabatan.


Saya sangat suka bagian prolognya. Dari sesuatu hal yang
...more
Nina Sukarsono
Nov 25, 2018 rated it really liked it
Suka :). Memoir yang tidak bertele-tele, bacanya ringan tapi berisi. Banyak dapat masukan tentang mengembara di negeri sendiri dan negeri orang.
Hilda
Feb 08, 2015 rated it really liked it
Shelves: owned
Pertama kali saya mendengar tentang The Dusty Sneakers, saya sedang menguntit Twitter Noura Books. Ada pemberitahuan tentang event yang diadakan di POST, toko mungil milik pasangan penulis buku ini. Saya pun memutuskan harus ke POST dan melihat sudut kreatif yang mereka buat di Pasar Santa. Mungkin membeli The Dusty Sneakers selagi berkunjung. Tapi ketika bertemu mereka, jujur saya kehilangan setengah otak saya. Apa yang harus saya katakan? HAI-AKU-NGEFANS-BLOG-KALIAN-BOLEH-BELI-BUKUNYA-ENGGAK. ...more
Sukrisno Santoso
Jun 20, 2017 rated it it was amazing
Seperti inilah buku traveling yang ingin saya baca --dan atau saya tulis jika punya kesempatan. Ini bukan buku traveling biasa. Bukan tulisan berisi gambaran keindahan suatu objek wisata --meskipun di dalamnya memang ada-- atau tips-tips dalam melakukan perjalanan ke suatu tempat.

Buku lebih seperti diary, memoar, atau kisah reflektif. Traveling tak melulu soal keasyikan berpesiar. Kedua penulisnya mengisahkan sebuah perjalanan dengan sudut pandang yang berbeda. Tentang orang-orang, budaya, panda
...more
Erna Yuli
Apr 26, 2015 rated it it was amazing
Dipastikan ini adalah salah satu buku paporit saya...
Menemukan buku biru ini nyempil di rak buku di toko buku yang baru saya datangi...
Hampir gak minat ngambil karena tipis...
Eh tapi begitu liat bagian belakang, hati langsung berdebar, mata melebar dan senyum langsung merekah...
I’m in love with this book, ya karena perkenalan di halaman belakangnya itu...

Hal di bagian itu yang membuat tertarik adalah:
1. "Tuliskanlah untukku kisak-kisah perjalananmu di sana. Ceritakanlah tentang bunga tulip, tent
...more
Rina
Sep 20, 2014 rated it it was amazing
Sama sekali nggak kaget kalau ternyata buku ini bagus. Enak dibaca, menarik sepanjang halaman, romantisss dan mengharukan. Melebihi ekspektasi saya sewaktu memutuskan membeli buku ini --padahal saya bukan orang yang mampu beli semua buku yang saya inginkan--.

Terasa sekali ketulusan kedua penulisnya sewaktu menulis tentang satu sama lain, tulus menulis untuk pembaca, atau juga tulus menulis untuk... menulis itu sendiri.

(Di blognya, Gypsytoes bilang bahwa ketika menulis dia membayangkan satu ora
...more
Sin Sin
Jan 06, 2017 rated it it was amazing
Semacam kehabisan kata-kata untuk mengomentari sebuah buku perjalanan yang ditulis dengan begitu apik. Perjalanan tak melulu soal ke mana dan bagaimana melainkan pula mengenai manusia-manusia yang ditemui pun mereka yang menjadi teman seperjalanan; memperdalam kontemplasi soal kemanusiaan maupun hidup itu sendiri. Romantis, sendu, manis, getir, dan terkadang kocak adalah kesan yang saya dapatkan selama menyelami tiap lembar dalam buku ini.

Rasa-rasanya seperti menemukan teman baru yang begitu be
...more
Akarui Cha
Jan 17, 2015 rated it really liked it
Ketertarikan saya pada buku ini dimulai pada sebuah workshop yang diadakan di Museum Nasional, di IRF 2014. Saat itu, kedua penulisnya menjadi narasumber yang seketika menyadarkan saya kalau tulisan dalam Travel Diary -- di blog -- saya selama ini lebih banyak kosong, kekurangan arti.

Setelah akhirnya habis membaca buku ini, saya tersadar akan beberapa post it yang saya tempel sebagai bagian yang saya sukai.

Saya menyukai gaya bertutur Twosocks (Teddy W. Kusuma) yang romantis, melankolis, dan lucu
...more
Indri Juwono
Sep 09, 2014 rated it really liked it
Shelves: urbana, places
Aku mengenal kedua penulisnya. Bukan mengenal dengan baik, hanya satu kali bertemu dalam satu acara temu traveler. Tapi saat itu, Twosocks meminjam buku favoritku, dan Gypsytoes tersenyum manis sekali. Ketika aku tahu ia menulis buku, it would be a good book. Beberapa kali aku pernah mampir ke blog mereka, dan menemukan rasa yang manis dan hangat. Dan itu yang membuatku, ah, aku harus punya buku mereka, hehe!

Dan aku langsung suka dengan cara bercerita mereka yang kenes dan lincah. Tulisan Gypsyt
...more
Jairel Polii
Oct 04, 2014 rated it it was amazing
Shelves: recommend
Well Done Gypsytoes & Twosocks! Nice Trip, Nice Story!

Buku ini bercerita tentang dua sahabat yang harus terpisah selama dua tahun lamanya! Mereka berjanji akan menuliskan trip-trip mereka dalam web yang mereka buat. Selama dua tahun itu pun mereka berbagi cerita mengenai trip mereka di The Dusty Sneakers blog. This is Real Story! Gypsytoes dengan fantasinya di Eropa dan Twosocks bersama teman ganjilnya di Nusantara.

Jujur, buku ini berhasil membangkitkan Fantasy dalam diri saya. Entah mengapa
...more
Ni Putu Candra Dewi
Jul 09, 2015 rated it really liked it
"Jika kau ingin mengetahui apakah seseorang mencintai buku, lihatlah sisi tempat tidurnya. Terlepas dari seberapa banyak koleksi buku atau seberapa rapi rak bukunya tertata di ruang tengah,seorang pembaca sejati selalu membawa buku ke kamar."

"Karakter seseorang tidak dilihat dari apakah dia menjadi frustasi atau tidak, tetapi bagaimana dia menangani frustasinya."

"Banyaknya manusia yang membanjiri juga menciptakan masalah sampah. Setiap hari belasan ribu meter kubik sampah dihasilkan dengan hanya
...more
Neimah Baidani
Sep 14, 2015 rated it liked it
nice....,

seorang teman pernah berkata...., menulis atau merancang, pada dasarnya sama, sama sama menghasilkan karya dan sama sama berawal dr pengalaman empiris sang pekarya..,

ini yg kental sekali hadir di buku ini...., sudut pandang yang berbeda dalam memaknai setiap pengalaman....

ada beberapa pandangan twosocks yg cocok dengan saya pribadi ketika menginjakkan kaki d tanah papua, begitu jg mengenai pandangan terhadap suku baduy dalam....,

itulah mengapa saya sebut..., it's a nice book, good book
...more
Yuna Gena
Dec 05, 2014 rated it really liked it
Shelves: owned-books
Buku tentang perjalanan yang menyenangkan untuk dibaca, setiap kata dalam lembar yang tidak membosankan, tidak ada satu bagianpun yang dipercepat atau dilewati membacanya. Bacaan tentang perjalanan yang bermakna karena mampu memaknai setiap perjalanan. Bila semua pejalan begini, maka setiap kenangan akan menjadi manis dan bermakna. One meaningful travel book. <3

*terus menulis karena aku akan mengikuti* :)
Michael
Nov 11, 2014 rated it really liked it
finally menyelesaikan buku ini.

well saya bilang buku ini sangat kaya. berisi tentang perjalanan dua sahabat yang satu keliling eropa yang satu keliling indonesia walaupun setiap bab di ceritakan berbeda penulis namun saya cukup menikmatinya alur yang di gunakan pun sering maju mundur yang well kalo orang gak membaca secara seksama mungkin agak sedikit bingung
overall menurut saya buku ini cukup bagus

di tunggu buku selanjutnyaa
Ayu
Oct 23, 2014 rated it it was amazing
Saya sedang tidak jatuh cinta pada pandangan pertama dengan tulisan-tulisan Twosocks dan Gypsytoes (atau Teddy W. Kusuma dan Maesy Ang – seperti yang tertera pada sampul muka). Di satu masa, saya pernah beberapa kali berkunjung dan menikmati tulisan mereka di blognya. Saya menikmatinya, seperti saya selalu menikmati ... (more on http://wp.me/p53jLn-1V ) :)
Diyah
Sep 20, 2014 rated it it was amazing
Buku yang bagus adalah buku yang mampu membuatmu mengerti, lebih dewasa dan berfikir ulang definisi-definisi yang belum tepat pada hidupmu. Buku yang bagus tidak hanya mampu menghiburmu tetapi juga mengubahmu. Jalan-jalan tak lagi tentang kemana tapi dengan siapa. Selalu ada sahabat serta kejutan-kejutan yang membahagiakan ketika kita membiarkan kaki dan semesta yang mengarahkan perjalanan.
Hendrik Kusuma
Feb 24, 2015 rated it really liked it
Sungguh cerita dan perjalanan antara dua insan yang keren pada waktu itu. Dimana sang cowon di negeri sendiri dan sang cewek di negeri orang kemudian saling berbagi cerita lewat blog yang dibangun oleh mereka sendiri pada awalnya.

Salam http://hendrikk.co/
Jovita
Sungguh menikmati membaca buku ini. Buku ini mendapat satu lagi bintang dari saya dengan cerita Taiwan. Gypsytoes mampu menyampaikan kesan dan perasaan saya juga secara verbal tentang Taiwan dan tentang keturunan Tionghoa di Indonesia. I really treasure this book :)
Wepe wulan
Sep 08, 2014 rated it really liked it
hobi baca? doyan ngetrip?
buku ini cocok lah ^^
Wiwin Utami
Dec 30, 2014 rated it really liked it
We walk, We dance, We write.

Pertama kali "berkenalan" dengan blog mereka, saya jatuh cinta. Begitu dengar kabar buku mereka terbit, saya langsung bergerak. hehe.

Review lengkap menyusul ya.
Arlisa Yuliawati
Dec 21, 2014 rated it really liked it
Paling suka bagian Langkah Kedua. Satu perjalanan yang diceritakan dari dua sudut pandang berbeda.
Fauziyyah Arimi
Aug 26, 2014 rated it really liked it
suka banget sama tulisan-tulisannya gypsytoes ^^b
« previous 1 3 4 5 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
  • Ada Surga di Rumahmu: Mukjizat Orangtua Sempurnakan Suksesmu
  • Priceless Moment
  • Fantasy
  • Selimut Debu
  • The Journeys 3: Yang Melangkah dan Menemukan
  • Meraba Indonesia: Ekspedisi "Gila" Keliling Nusantara
  • Adam Ma'rifat
  • Scappa per Amore
  • Bertanya atau Mati!
  • Lebaran di Karet, di Karet...: Kumpulan Cerpen Umar Kayam
  • 12 Menit
  • Baju Bulan: Seuntai Puisi Pilihan
  • Orang-Orang Bloomington
  • Blues untuk Bonnie
  • Cinta Tak Pernah Tepat Waktu
  • Interlude
  • Hujan Bulan Juni
  • Oh My Goodness: Buku Pintar Seorang Creative Junkies