Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Antologi Lengkap Cerpen A.A. Navis” as Want to Read:
Antologi Lengkap Cerpen A.A. Navis
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Antologi Lengkap Cerpen A.A. Navis

4.21  ·  Rating details ·  94 Ratings  ·  10 Reviews
Buku ini berisi cerpen karya A.A. Navis sejak tahun 1955 hingga tahun 2002 dan 2 cerpen yang tidak diketahui tahun pembuatannya. Antologi ini sengaja diterbitkan sebagai bentuk penghargaan terhadap salah satu tokoh di dunia sastra Indonesia ini.
Paperback, 776 pages
Published 2004 by Buku Kompas
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Antologi Lengkap Cerpen A.A. Navis, please sign up.

Be the first to ask a question about Antologi Lengkap Cerpen A.A. Navis

Community Reviews

(showing 1-30)
Rating details
Sort: Default
|
Filter
miaaa
Aug 05, 2008 rated it it was amazing
Recommends it for: everybody
Recommended to miaaa by: prima rusdi, icha & vashti
Mempertanyakan Keberpihakan Tuhan

Pernahkah terlintas dalam benak anda, jika anda percaya akan keberadaannya, seperti apakah neraka itu? Orang seperti apa yang masuk ke sana? Kenapa orang masuk ke sana? Ibadah dan agama adalah salah satu bagian utama dari kehidupan bangsa kita Indonesia, jadi sejak kecil istilah surga dan neraka bukanlah hal yang asing bagi telinga kita.

Cerpen yang ditulis tahun 1956 ini sedikit banyak memberikan pandangan akan pertanyaan-pertanyaan tadi, bahkan lebih jauh lagi,
...more
Aenearisfine Gmailcom
Jan 25, 2010 rated it it was amazing
Shelves: collected
Ali Akbar Navis dalam alter ego sebagai si Dali. Tentu dengan keegoisan seorang Pengarang yang seenak udele menggambarkan konsep surga dan agama dalam tuntunan bukan TUNTUTAN dengan Dali, alter egonya ataupun tokoh dr pengamatan matanya yg lain.

Sesederhana itu kah ia mengkritik satu dan beberapa pandangan dalam masyarakat? Tidak. Bagi seorang Navis, satu konsep yang dianggap dan diterima sebagai yang layak tak semudah diterima sebagai kelayakan. Namun tidak dengan kritikan yang semata mengkritik
...more
Imam
Jan 14, 2011 rated it it was amazing
Dulu di multiply saya pernah tulisa mengenai buku ini, buka yang berisi elok bahasa dan kedalaman makna. Ini tulisan saya dulu:

sebulan ini gw lagi baca buku antologi cerpen dari A.A. Navis. buku ini gw beli di pameran buku, lumayan diskonnya. dulu waktu gw pengen banget beli kalau gak salah harganya diatas 80 ribu, tapi waktu itu cuma 50 ribuan lah. lumayan lah, worth it, sebab gw tau kalau penulis ini kalau udah nulis isinya nancep banget ke batin dan kasih pengertian baru tentang banyak hal da
...more
Anggi Hafiz Al Hakam
Feb 01, 2009 rated it it was amazing
Keistimewaan buku ini untuk saya bukan terletak pada seberapa banyak cerpen karya A.A Navis telah terkumpul dan juga terdokumentasi dengan baik dalam buku ini. Juga bukan pada cerpen legendarisnya seperti Robohnya Surau Kami. Pada bagian pengantar telah diceritakan soal bagaimana usaha-usaha pengumpulan kembali tulisan-tulisan A.A Navis. Mulai dari pencarian dan penelusuran kembali karya-karya beliau yang tececer pada beberapa publikasi.

Dalam tulisan pembuka itu dapat ditarik sebuah konklusi ba
...more
Reyhan
Mar 19, 2008 rated it it was amazing
Buku ini berisi seluruh cerpen-cerpen AA Navis. Mulai dari yang tidak diterbitkan hingga yang terakhir ia tulis sebelum meninggal.
Yah, beliau adalah salah satu penulis cerpen yang saya kagumi karya-karyanya. Dengan adanya buku ini kita dapat mengetahui perjalanan karya-karyanya dan menelisik apa hal-hal tersirat yang ingin disampaikan oleh beliau sepanjang hidupnya melalui cerpen.
Pastinya tidak ada yang bisa melupakan Robohnya Surau Kami karyanya yang menggemparkan pembaca dan kalangan sastra In
...more
Mutia
Feb 25, 2013 rated it really liked it
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here.
Wirotomo Nofamilyname
Beli pertama tahun 2005 dan kemudian hilang. Akhirnya berhasil dapat lagi di toko buku online JBS (Jualan Buku Sastra) pada awal tahun 2016. :-)
Max
Dec 06, 2007 rated it it was amazing
Shelves: sudah-lamadibaca
baca reviewnya di blog saya
http://maxbooks.wordpress.com/2007/05...
Okta
Dec 20, 2009 rated it liked it
budaya minang tercecer dimana-mana. "man rabbuka" yang misterius itu ternyata cuma biasa2 saja, kalah jauh sama "robohnya surau kami"
Daniel Santoso
rated it it was amazing
Apr 22, 2018
Fathya Zana
rated it it was amazing
Jan 02, 2014
Syafiq Ali
rated it liked it
May 29, 2012
Helvy
rated it really liked it
Feb 09, 2008
Anggun
rated it it was amazing
Mar 25, 2018
Tyas
Aug 21, 2008 rated it really liked it
Shelves: indonesian
One of the best short-story writers in Indonesia.
Andi Sulastri
rated it it was amazing
Sep 27, 2013
Asriana Aisyah
rated it really liked it
Aug 14, 2017
Stefano Tampubolon
rated it really liked it
Jul 24, 2011
Iqbal Adan
rated it really liked it
Apr 05, 2011
Eka Mandala
rated it it was amazing
Oct 07, 2014
Siti Aminah
rated it really liked it
May 07, 2012
Init.d
rated it really liked it
Oct 15, 2011
Neko
rated it liked it
Jul 18, 2015
Fitriyeni Oktavia
rated it it was amazing
Mar 04, 2012
Titien
rated it really liked it
Aug 26, 2008
Catursp
rated it it was amazing
Jul 10, 2017
Maudyfara
rated it it was amazing
Feb 13, 2017
Hairuddin Thaif
rated it liked it
Apr 03, 2008
Sancaka
rated it it was amazing
Nov 10, 2009
Fastakhov Perry
rated it it was amazing
Aug 28, 2014
« previous 1 3 4 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
  • Berhala: Kumpulan Cerita Pendek
  • Kuda Terbang Maria Pinto
  • Malam Terakhir: Kumpulan Cerpen
  • Ayahmu Bulan, Engkau Matahari
  • Senyum Karyamin
  • Penembak Misterius: Kumpulan Cerita Pendek
  • Orang-Orang Bloomington
  • Corat Coret di Toilet
  • Perempuan: Kumpulan Cerita Pendek
  • Rumah Kopi Singa Tertawa
  • Lebaran di Karet, di Karet...: Kumpulan Cerpen Umar Kayam
  • Kemilau Cahaya dan Perempuan Buta
  • Tanah Tabu
  • Bibir dalam Pispot
  • Perjuangan Kita
62 followers
Ali Akbar Navis was a journalist and potential writer. He was a full time writer for Sripo and writes so many stories.

His famous books was “Robohnya Surau Kami” which became a monumental work for Indonesian literature. His last work is "Simarandang" a social-culture journal which been published on April 2003.

A.A. Navis passed away at age 79.
More about A.A. Navis