Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Kota Tanpa Kelamin” as Want to Read:
Kota Tanpa Kelamin
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Kota Tanpa Kelamin

liked it 3.0  ·  Rating details ·  29 Ratings  ·  9 Reviews
Martinus, Jakarta, Juli 2005
Ternyata memiliki Martina bukan sekedar membuat bangga, tetapi juga membuat miris. Ia nyaris sempurna seperti seorang peri di bawah matahari…. Ia berkilau. Aku redup. Ia cemerlang. Aku surup.
Namun, aku terlalu tinggi hati untuk mengaku.
"kamu pergi!" sentakku, sebetulnya untuk menutup malu ketika aku berulang kali gagal dalam pekerjaanku. Sepanja
...more
Paperback, 148 pages
Published 2007 by Mediakita
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Kota Tanpa Kelamin, please sign up.

Be the first to ask a question about Kota Tanpa Kelamin

This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

(showing 1-51)
Rating details
Sort: Default
|
Filter
htanzil
Jan 20, 2010 rated it liked it
Lan Fang, perempuan pemuja mandi yang suka bangun siang ini termasuk pengarang yang produktif. Mungkin mandi dan bangun siang berpengaruh pada derasnya proses kreatif menulisnya yang terus mengalir tanpa henti. Lihat saja, sejak tahun 1986 hingga kini cerpen-cerpennya mengalir dan dimuat di sejumlah koran dan majalah. Pada tahun 2003 lahirlah novel pertamanya Reinkarnasi (Gramedia, 2003). Semenjak kelahiran buku pertamanya, karya-karya berikutnya seolah tak terbendung untuk diterbitkan, Pai Yin ...more
Dodi Prananda
Dec 11, 2013 rated it liked it
Buku ini sudah mendekam di rak saya sekitar enam tahun yang lalu. Tapi, saya baru mulai membacanya di tahun 2013, bukan karena belum siap dengan judulnya yang sangat ekstrem (dan dari awal, saya sudah mengira ini hanya 'politik judul').

Sebelum membaca ini, saya sudah terlebih dahulu membaca 'Lelakon' Lan Fang yang justru terbit setelah buku ini. Terus terang, saya jauh lebih naksir pada cerita-cerita pendeknya.

Banyak hal yang saya pelajari dari cara Lan Fang bercerita, cara tuturnya yang komuni
...more
Rizal Nova Mujahid
May 25, 2010 rated it it was ok
Hm…
Terlalu banyak yang harus dikatakan ketika membaca kumpulan cerpen ini. Tidak memilih satu tema, pun gaya penulisan, membuat kumpulan cerpen ini menjadi sangat kaya. Kaya tema dan gaya, tentu saja.
Sebagian besar merupakan kisah cinta. Beberapa adalah perbincangan kontemplatif yang memerlukan kesabaran untuk mencerap pesannya.
Ah itu saja lah. Seperti yang tadi dikatakan, terlalu banyak yang mesti dikatakan saat membaca kumpulan cerita ini. Maaf, tidak banyak bisa berkisah. :)
Ririn
Apr 29, 2009 rated it liked it
kalimat2 yang digunakan mengalir dengan baik dan tidak terkesan kacangan. lan fang kerap kali menempatkan dirinya sebagai tokoh, dengan menggunakan namanya sendiri tp tidak mary sue-ish. saya bukan penggemar cerita yang menyebutkan bermacam2 alat2 kelamin (ini sih di buku biologi banyak hehe), tapi asalkan ada tujuannya sebagai simbolisme saya rasa sah2 saja.
Emmanuella Elma
Sep 09, 2011 rated it did not like it
mm...yah, silahkan baca sendiri aja
Niratisaya Niratisaya
Sometimes one needs to put their defense off, along with their prejudice, to unveil and comprehend layers after layers of other interpretation of life and being
Max
Dec 06, 2007 rated it really liked it
Shelves: sudah-lamadibaca
baca review-nya di blog saya
http://maxbooks.wordpress.com/2007/06...
Indah Threez Lestari
Feb 16, 2013 rated it liked it
Shelves: indonesian, punya
136 - 2013
Daniel Sibarani
rated it it was amazing
Jan 14, 2016
Stebby Julionatan
rated it it was ok
Apr 04, 2011
Wachidah Yuniari
rated it liked it
Sep 12, 2013
Erri Kartika
rated it liked it
Mar 06, 2012
Truly
rated it liked it
Mar 03, 2009
Sefryana
rated it liked it
Jun 23, 2008
aia
rated it it was ok
Apr 08, 2014
Rihan Rosihan
rated it liked it
Feb 05, 2017
Bania Cahya
rated it it was ok
Jan 06, 2013
Nindy Hardjadinata
rated it it was ok
Feb 07, 2010
Biondy
rated it liked it
Jun 25, 2012
Beng Beng
rated it really liked it
Feb 04, 2014
Gebby
rated it it was amazing
Oct 09, 2014
Sinta Nisfuanna
Apr 09, 2011 rated it it was ok
Shelves: surealis
bacaan yang gak selesai
Yulisa Farma
rated it it was amazing
Apr 12, 2014
Jody Setiawan
rated it it was ok
May 25, 2012
Aldebara
rated it really liked it
Aug 22, 2015
Rizal Firmansyah
rated it liked it
May 05, 2016
Aveline Agrippina
rated it liked it
Aug 15, 2009
Dian
rated it liked it
Feb 14, 2009
Endah
marked it as to-read
Oct 12, 2008
Alvina
marked it as to-read
Jan 31, 2012
JM.
is currently reading it
Oct 12, 2012
Mata Sapi
marked it as to-read
Oct 21, 2012
Hudan
marked it as to-read
Oct 30, 2012
Faila Sufa Marhamah
marked it as to-read
Dec 07, 2012
Dimar Pijarwati ghaniyyu
marked it as to-read
Jan 07, 2013
Patricia Sandjaja
marked it as to-read
Feb 15, 2013
Nyietnyiet
marked it as to-read
Mar 09, 2013
Fauziyah Fuad
marked it as to-read
Mar 26, 2013
Anastasia Ervina
marked it as to-read
May 19, 2013
Chacha Liztya
marked it as to-read
Jun 18, 2013
Aku Kok
marked it as to-read
Jun 29, 2013
Umma Tsanyazhar
is currently reading it
Jul 03, 2013
nana_nans
marked it as to-read
Dec 04, 2013
Dian Nafi
marked it as to-read
Dec 15, 2013
Mamen Deo
marked it as to-read
Mar 05, 2014
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
912949
Lan Fang adalah seorang penulis kelahiran Banjarmasin. Alumni Fakultas Hukum Univ. Surabaya ini menulis sejak 1986. Karya-karyanya menjuarai lomba di tabloid Nyata dan novelette Femina 1998, 1999, 2003 dan 2005.

Lan Fang telah menerbitkan: Reinkarnasi (2003), Pai Yin (2004), Kembang Gunung Purei (2005), Laki-laki yang Salah (2006), Yang Liu (2006), Perempuan Kembang Jepun (2006), Kota Tanpa Kelamin
...more
More about Lan Fang...