Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Membuka Pintu Langit” as Want to Read:
Membuka Pintu Langit
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Membuka Pintu Langit

4.14  ·  Rating details ·  257 ratings  ·  18 reviews
Dalam tulisan berjudul "Hanya Bermodal Angin" Gus Mus mengeluh soal NU, "Kenapa NU dari dulu kok hanya berperan seperti satpam saja?" Ketika Gus Dur mendengar keluhan tersebut, lantas menjawab dengan jawaban khas Gus Dur, "Lha, apa kurang mulia menjadi satpam?"
Sebagai Kiai pembelajar, tulisan Gus Mus dalam Buku ini memberikan pembeningan batin. Kalau kita tidak mau dihina,
...more
Paperback, 198 pages
Published 2007 by Kompas
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Membuka Pintu Langit, please sign up.

Be the first to ask a question about Membuka Pintu Langit

This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

Showing 1-30
4.14  · 
Rating details
 ·  257 ratings  ·  18 reviews


Filter
 | 
Sort order
gustie chan
May 02, 2008 rated it really liked it
hmm, NU tulen yang belum terjebak dunia politik
sederhana namun penuh makana, khas dengan sitiran ala gus mus yang begitu mengena...
Jiwa Rasa
May 17, 2014 rated it really liked it
membaca tulisan yang lembut dan menyentuh nurani seperti tulisan Gus Mus sangat memberi kesan. Ketika dunia dipenuhi dengan carut marut dan sumpah seranah.
Phelphel
Sep 09, 2008 rated it really liked it
Gus Mus konsisten. dari dulu hingga sekarang ia setia untuk mengambil jarak dengan politik yang carut marut, dan pastinya ia lebih memilih tabayyun, pasemon, sindiran daripada konflik frontal.
tulisan Gus Mus mendinginkan hati dan kepala...
Nanny SA
Nov 14, 2008 rated it really liked it
Salah satu buku kumpulan tulisan K.H. Mustofa Bisri, buku yang mencerahkan dalam beragama. Saya suka tulisan-tulisan Gus Mus ini, karena tulisan nya renyah, penuh humor dan ber nas.
Ahmad
Jan 20, 2008 rated it liked it
bagus. gus mus selalu mengajari bagaimana bijak beribadah.
Agung
Feb 16, 2019 rated it really liked it
Kumpulan esai dari Gus Mus yang membuat kita merenung dan berpikir.
Galih Satria
Dec 10, 2011 rated it really liked it
Shelves: non-fiction
Wejangan dari seorang kiai yang bijak, open-minded, dan selalu mengingatkan untuk saling mencintai sesama, bahwa ibadah itu bukan melulu dengan Tuhan. Beliau bahkan berkata kalau bergaul dengan Tuhan itu lebih gampang ketimbang bergaul dengan sesama manusia. Meskipun tulisan-tulisan di buku ini kebanyakan sudah lama untuk "mengomentari" kejadian-kejadian yang juga sudah lama berlalu, tetapi inti pesan dan nasihatnya masih sangat relevan. Semoga Tuhan selalu merahmati Gus Mus. Amin.
Nurul Inayah
Dec 05, 2012 rated it liked it
Cerita dari Gus Mus selalu Indonesia banget, Islam banget, sarat makna. kisahnya tidak muluk muluk hanya keseharian saja, tapi begitu mengena. bahasa beliau pun bukan bahasa pujangga yang perlu mengeryitkan dahi ketika membacanya.
Fitrah Halim
Apr 13, 2014 rated it really liked it
Mahakarya yg jujur, apa ada adanya, penuh kehati2an dr seorang Gusmus,
Buku yg mendidik bagaimana seharusnya islam itu berada di masyarakat khususnya Indonesia kita, negara dengan mayoritas muslim yang sarat akan ragam budaya
Jojok Setyawan
Nov 26, 2013 rated it really liked it
bagus
Ali
Jan 29, 2013 rated it really liked it
Shelves: indonesia, non-fiksi
Mereguk buku ini hanya semalaman dan belum terpuaskan..
Mustofa Abi hamid
Sep 25, 2015 rated it really liked it
Saya selalu menikmati tulisan-tulisan Gus Mus yang tersebar di berbagai media cetak, online, media sosial termasuk bunga rampai yang terkumpul dalam buku ini.
Fadjari
Nov 23, 2010 rated it really liked it
my favorit ustadz... Gus Mus
Dihin
Mar 02, 2014 added it
ok
Hoho
Jun 26, 2008 rated it it was amazing
bening, jernih, memuaskan dahaga, takkan memalsu untuk sebuah kepentingan..bahkan politik sekalipun.
Rizqi
Feb 01, 2016 added it
i want read it to get new about information
Muhammad Akbar
rated it really liked it
Jan 20, 2016
Samsir Alam
rated it liked it
Jan 13, 2014
Dede Fajar
rated it liked it
Feb 21, 2017
Kartiko
rated it really liked it
Mar 11, 2009
Mohd Yaakub
rated it it was amazing
Feb 26, 2018
Sawaludin
rated it it was amazing
Sep 19, 2015
Sholikul Solemn
rated it did not like it
Jun 06, 2015
Helvy
rated it liked it
Jan 30, 2008
Js Sutarto
rated it it was amazing
Nov 12, 2010
Lyla Aliniez
rated it it was amazing
Nov 17, 2016
Ahmad Royhan
rated it it was amazing
Oct 10, 2014
Dian
rated it it was amazing
Nov 22, 2017
Gong Patria
rated it it was amazing
Jul 11, 2018
Ruwet Puol
rated it it was amazing
Jun 04, 2017
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
  • And Muhammad Is His Messenger: The Veneration of the Prophet in Islamic Piety
  • Perempuan Yang Dihapus Namanya
  • Sang Pencerah
  • Menikah Untuk Bahagia: Formula Cinta Membangun Surga di Rumah
  • Joker: Ada Lelucon di Setiap Duka
  • Detik-Detik Yang Menentukan: Jalan Panjang Indonesia Menuju Demokrasi
  • Njoto: Peniup Saksofon di Tengah Prahara
  • Wawasan Al-Qur'an
  • Bukavu
  • Oksimoron
  • Pergolakan Pemikiran Islam: Catatan Harian Ahmad Wahib
  • tokoh-tokoh yang melawan kita dalam satu cerita
  • Versus: Selalu Ada Harapan di Antara Perbedaan
  • Accidentally Fabulous (The Fashion-Forward Adventures of Imogene, #3)
  • Creative Writing: Tip dan Strategi Menulis Cerpen dan Novel - Edisi Revisi
  • My Name is Kim Sam Soon
  • Muhammad The Messenger
  • Kemi: Cinta Kebebasan yang Tersesat
116 followers
Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus), adalah pengasuh Pondok Pesantren Raudlatuth Thalibin, Rembang. Mantan Rais PBNU ini dilahirkan di Rembang, 10 Agustus 1944. Di masa mudanya ia pernah nyantri di berbagai pesantren seperti Pesantren Lirboyo Kediri di bawah asuhan KH Marzuqi dan KH Mahrus Ali; Al Munawwar Krapyak Yogyakarta di bawah asuhan KH Ali Ma'shum dan KH Abdul Qadir; dan Universitas Al Azhar Cai ...more