Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Jalan Lain ke Tulehu” as Want to Read:
Jalan Lain ke Tulehu
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Jalan Lain ke Tulehu

by
3.76  ·  Rating details ·  107 ratings  ·  16 reviews
Datang ke tengah konflik Maluku sebagai seorang jurnalis, Gentur kemudian terperangkap dalam berbagai situasi pelik. Gentur tak hanya menyaksikan korban-korban berjatuhan, tapi dia juga beberapa kali terjebak dalam situasi konflik yang membahayakan jiwanya.

Melalui cara yang penuh ketegangan, Gentur akhirnya tiba di Desa Tulehu, sebuah desa muslim yang terkenal sebagai kamp
...more
Paperback, 312 pages
Published May 2014 by Bentang Pustaka
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.
This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

Showing 1-30
Rating details
Sort: Default
|
Filter
Steven S
Sep 30, 2014 rated it liked it
Jalan Lain ke Tulehu merupakan buku yang cukup lama untuk saya selesaikan. Sekitar sebulan lebih dibutuhkan hingga menulis review ini. Membaca cerita ini sejak awal membuat ingatan-ingatan saya tentang kerusuhan Ambon kembali di benak saya. Di awal buku ini cukup berat saya menghabiskan lembaran-lembaran awal. Nostalgia pergi mengungsi keluar Ambon menggunakan kapal laut dan banyak hal yang dialami sejak duduk di kelas 3 SD itu masih segar di benak saya. Buku Jalan Lain ke Tulehu merupakan pele ...more
Arif Abdurahman
Jun 10, 2015 rated it liked it
Novel yang berasa esai. Karena memang sang penulis seorang esais yang cukup cakap. Penjelasan soal Maluku saat masa konfliknya sangat ciamik, namun dari segi keseruan novelnya berasa kurang, rada hambar, tegangnya ga dapet.

Tokoh Gentur sebagai pemain utama ini adalah cerminan, sebuah alter ego dari Zen RS sendiri.
Virna
Hampir memberikan 4*... (Tulisan 3*, Isi 5*)

Inti bukunya: semua orang punya hak untuk memilih apa yang dia yakini, dan tidak ada seorangpun yang dapat mengubahnya.

Sekali seseorang meyakini sesuatu dan membuat itu menjadi jati dirinya, dan tiba-tiba ada orang yang menyuruhnya meyakini hal yang lain, hasilnya adalah sebuah konflik. Apakah itu konflik rasial, agama, dan unsur-unsur lain, semua berasal dari seseorang yang ingin mengubah pendirian yang lain. Kalau dilakukan baik-baik dan orang terse
...more
Andi Ardianzah
Dec 02, 2014 rated it liked it
saya berhenti membaca buku ini di entah halaman berapa...

sebelumnya, saya belum penah membaca cerpen atau novel yang dibuat oleh Zen RS, namun setidaknya saya adalah salah satu penggemar tulisan-tulisan sepakbola beliau. dia adalah salah satu dari dua football writers favorit saya di Indonesia. setelah mendengar dia akan membuat novel, saya lumayan penasaran dan tanpa pikir panjang langsung mengambil buku ini dari rak di toko buku gramedia. apalagi tema yang diangkat Zen RS dalam buku ini berkai
...more
Sri
Aug 06, 2014 rated it really liked it
4 stars untuk bukunya seorang Bapak yang twitternya sudah saya follow ketika dia jadi salah satu bintang tamu di acara Provocactive di salah satu stasiun tv swasta ini.

Awal membaca novel ini, saya agak mengernyitkan dahi, karena jujur saja saya tidak terlalu tertarik dengan dunia persepakbolaan. Satu-satunya alasan saya membeli novel ini, karena penulisnya Zen RS. Dan pada akhirnya saya tak pernah menyesal menamatkan novel ini dalam waktu satu minggu.

Prolog di awal cerita yang membicarakan dara
...more
Reza Nufa
Nov 11, 2014 rated it liked it
Buku ini enak dibaca. Saya jadi semakin menyadari bahwa sepakbola adalah agama baru, bahkan menendang-nendang bola di tanah lapang, terbukti sama manjurnya dengan ibadah formal agama untuk meringankan beban pikiran seseorang.

Saya senang membaca deskripsi penulis tentang kenangan dan ingatan. Terasa filosofis sekaligus teknis. Sampai titik ini saya masih terpukau. Hingga akhirnya penulis menambahi lagi satu konsep, yaitu nostalgia. Konsep nostalgia (halaman 140) dijelaskan sedemikian rupa, yang
...more
Joditya Ruben
Aug 04, 2014 rated it it was amazing
Jangan menilai buku dari sampulnya, pepatah tua itu cocok untuk buku ini, meski bergambar anak2 bermain bola, tema dari novel ini bukanlah sepak bola. Novel ini menceritakan Gentur, seorang stringer yang dikirim ke Ambon yang tengah dilanda konflik. Gentur kemudian dibawa ke negri Tulehu, disana Ia menemukan bahwa sepak bola sudah mengakar pada rakyat Tulehu.
zen menuliskan novel ini dengan lugas, tanpa kata-kata mutiara yang berlebihan, tetapi sarat makna. Bila definisi novel menarik adalah tid
...more
Vanda Kemala
Jul 24, 2014 rated it liked it
Jujur yang pertama, buku ini cukup membosankan, tapi penjelasan soal Maluku yang bertikai karena agama (Islam - Nasrani), dijabarkan dengan amat baik.

Jujur yang kedua, beberapa kali melompat beberapa halaman kalau sudah menulis soal cara pandang si penulis. Soal bola di Tulehu, kehidupan, perbedaan agama, apapun. Bahasanya (buatku) kayak lagi nulis buku ilmiah, dan itu bikin males.

Jujur yang ketiga, walaupun pembuka nggak terlalu menarik bahkan sempat bikin mau berhenti baca, endingnya ditulis
...more
Jusmalia Oktaviani
Dec 23, 2014 rated it really liked it
Buku yang bagus untuk mengerti betapa konflik bisa membutakan hati nurani. Ditulis dengan baik dan dengan jalan cerita yang menarik. Saya yang tidak menyukai sepakbola pun bisa menikmatinya. Banyak filosofi yang bisa diambil. Recommended!
Syarif Hidayat
Dec 09, 2014 rated it really liked it
Shelves: koleksi
Menarik
Ali
Sep 24, 2014 rated it really liked it
Shelves: fiksi, indonesia
Kutipan paling nendang, "Setiap orang menuliskan kisanya sendiri-sendiri. Namun pada saat yang sama, kisah masing-masing tidak betul-betul dituliskan sendirian." (hal.50)
Rajif Duchlun
Aug 09, 2014 rated it really liked it
Novel ini memiliki banyak pesan. Tidak hanya soal konflik, cinta, atau sepak bola. Ini tentang tanggungjawab. :)
Pringadi Abdi
Aug 08, 2014 rated it really liked it
Isinya sungguh menggugah. Siapa kamu?
Nunik Kartikarini
Jan 30, 2016 rated it really liked it
a story about memory, and conflict
Lalu
Jul 09, 2016 rated it really liked it
Buku keren. Tapi kesannya menggantung. Saya pengen tau bagaimana kelanjutan dari kisah Gentur. Dan saya bertanya-tanya, ini fiksi atau tidak?
Farida
Dec 23, 2015 rated it liked it
Kurang kental unsur sepakbolanya :|
Hani
rated it really liked it
Jun 21, 2018
Fadilah3941
rated it did not like it
Jun 26, 2018
Apip Rizal
rated it it was amazing
Mar 07, 2015
Pra
rated it really liked it
Jan 24, 2016
Gilang Galiartha
rated it really liked it
Oct 03, 2014
Randy
rated it really liked it
Jan 22, 2015
Priananda Sanditya
rated it really liked it
Mar 12, 2015
potrehkoneng
rated it really liked it
Apr 10, 2017
Giant
rated it really liked it
Apr 20, 2016
Yudhistira
rated it really liked it
Dec 09, 2014
Aditya Agni
rated it really liked it
Feb 02, 2017
Zoel Al
rated it it was amazing
Aug 12, 2017
Wendi Faiz Nabil
rated it really liked it
May 13, 2017
Naufal, Fakhri
rated it liked it
Sep 11, 2018
« previous 1 3 4 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
29 followers
Beberapa tulisannya diterbitkan dalam berbagai bunga rampai dan tayang di media cetak dan situs-situs online. Selain menulis esai dan cerita pendek, mendirikan dan mengampu sebagai chief editor di Pandit Football Indonesia, sebuah lembaga riset dan analisis sepak bola yang berbasis di Bandung.