Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Interlude” as Want to Read:
Interlude
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Interlude

by
3.91  ·  Rating details ·  1,054 ratings  ·  220 reviews
Hanna,
listen.
Don’t cry, don’t cry.
The world is envy.
You’re too perfect
and she hates it.

Aku tahu kau menyembunyikan luka di senyummu yang retak. Kemarilah, aku akan menjagamu, asalkan kau mau mengulurkan tanganmu.

“Waktu tidak berputar ulang. Apa yang sudah hilang, tidak akan kembali. Dan, aku sudah hilang.” Aku ingat kata-katamu itu, masih terpatri di benakku.

Aku tidak sela
...more
Paperback, 380 pages
Published May 2014 by Gagasmedia
More Details... Edit Details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Interlude, please sign up.

Be the first to ask a question about Interlude

Community Reviews

Showing 1-30
Average rating 3.91  · 
Rating details
 ·  1,054 ratings  ·  220 reviews


More filters
 | 
Sort order
Start your review of Interlude
Yuni
Hanna, listen...
Stop stuttering once every few sentences, it's getting on my nerve.
You're too meek and I hate it.
You don't make any sense and I hate it.
You are being irrelevant and I hate it.
You are too submissive and I ABSOLUTELY hate it.
Hanna, listen...
What didn't kill you should make you stronger.


Lega banget bisa namatin novel ini karena beberapa kali sudah pingin aku taruh demi novel lain, tapi karena males banget kalau harus baca ulang dari awal lagi nanti-nanti, akhirnya aku tamatin langsu
...more
Yuli Pritania
Guess what, I'm writing this review at 05:19 AM in Sunday morning. That's how exciting I am >.<
Udah dua hari buku ini tergeletak di meja dan saya lagi males2nya baca walaupun sempat teriak2 jg pas buku ini nyampe rumah dan ngeliat ada tanda tangan Mbak Windry Ramadhina, penulis Indonesia nomor satu favorit saya.
Jadi ceritanya, pukul 2 pagi saya planga-plongo depan TV stlh seri Batman terakhir yg diputer HBO abis. Males tidur, maka berakhirlah dengan melirik novel bertema laut ini. Dan seperti no
...more
Christian
May 14, 2014 rated it really liked it
membaca novel ini saat masih berstatus naskah mentah. it's a page turner dan gue berani bilang, pembaca nggak akan kecewa membaca novel terbaru windry ini. ...more
Karst
Jun 16, 2014 rated it liked it
Jujur, kalau ketagihan novel Windry adalah perbuatan ilegal, I've committed a very serious crime :)

Saya (sangat) suka London: Angel. Saya jatuh cinta dengan Memori. Saya kagum dengan Montase dan Metropolis. Tapi jujur, untuk yang satu ini, saya merasa sedikit lain.

Berbeda dengan novel lainnya, Interlude tidak meninggalkan kesan yang mendalam. Maaf, tapi saya baca Montase setelah Interlude dan berhasil jatuh cinta. Saya tidak bisa jatuh cinta dengan Interlude. Padahal, ini buku pertama Windry yan
...more
Jessica Ravenski
May 13, 2014 rated it it was amazing
Suka banget sama buku ini. Bakal masuk ke daftar buku terfavorit tahun 2014 nih. Bacanya udah lama, tapi masih kebayang-bayang sampe sekarang. Mari ulas satu-satu alesanku kenapa suka sama buku ini:

Pertama, suka covernya (warna birunya ngingetin sama The Way We Were-nya Sky Nakayama).

Kedua, suka semua karakternya (kecuali Ian loh). Mereka semua lovable banget. Ada Kai, si bad-boy insyaf begitu ketemu Hanna, memang sih ga sekali ketemu langsung insyaf tapi mulai muncul perubahan. Terus ada Gitta
...more
Kanarina Rumiri
Nov 09, 2016 rated it liked it
Shelves: young-adult
Bosan dengan cerita Wattpad, teman saya menyodorkan ini sebagai gantinya. Saya yang baru saja berumur 14 tahun waktu itu juga tidak lepas dari daya tarik seorang Kai Risjad. Sama seperti cerita-cerita Wattpad yang klise, beliau juga menyuguhkan cerita seorang bad boy yang tobat karena perempuan.

Interlude merupakan karya yang mengantarkan saya kepada buku-buku beliau yang lain. Pertama kali baca tahun 2016, jujur saja saya klepek-klepek dengan Kai (mungkin karena faktor pubertas atau mainnya kura
...more
Afifah Widya
May 28, 2014 rated it liked it
Memori is warm, Montase is wistful yet hopeful, London: Angel is gloomy but beautiful, while this Interlude is sweet.

I just love the relationship between Hanna/Kai, Gitta & Hanna, Gitta/Jun, Gitta-Kai-Jun. The characters win, in this novel
. Review lengkap menyusul, karena ada beberapa bagian yang baru sempat diskimming sebab terkejar waktu tapi maunya baca sampai habis, haha.

ETA:

One star is taken. Jadi, 2 stars and more. Hal-hal yang membuat saya ngefans berat dengan karya Windry Ramadhina adala
...more
Yulistiani
Jun 03, 2014 rated it it was amazing
Ini adalah tentang dua ketidaksempurnaan yang saling bertemu. Kesamaan itulah yang membuat mereka dekat, dan saling mengobati luka masing-masing.

Kai, tipe orang yang tidak ingin kaudekati. Pemabuk, senang bermain wanita, tidak punya tujuan hidup.

Hanna, seorang gadis yang sangat rapuh, mempunyai sebuah trauma yang membuatnya menjaga jarak dengan dunia.

Ini adalah tentang memercayai seseorang. Bukan seseorang yang akan mencegahmu terjatuh, namun seseorang yang siap menangkapmu di bawah.

Sepertinya s
...more
Seffi Soffi
Apr 01, 2021 rated it really liked it
3.5🌟

Pertemuan dengan Kai itu emang nggak sengaja. Di mana ketakutan Hanna masih selalu ada. Bertemu dengan lelaki tampan menjadi lebih waspada. Apalagi dia pun udah diwanti2 buat hati-hati klo bertemu dengan Kai.

Ya Kai adalah seorang playboy, perempuan hanya selewat2 aja. Nggak pernah serius. Tapi ketemu Hanna, membuat Kai langsung melancarkan aksi. Sayangnya Hanna nggak mudah didapatkan. Apalagi setelah masa lalu yang menimpanya, Hanna sulit untuk percaya kepada laki2. Kayaknya Kai mesti berju
...more
Ira Booklover
Feb 26, 2016 rated it really liked it
Shelves: bacabukuperpus
Hanna,

listen.

Don't cry, don't cry.

The world is envy.

You're to perfect

and she hates it.

(Interlude, hlm. 367)


Bagus banget kisahnya.

Dari ucapan terima kasih penulis, saya baru tahu kalau novel ini bergenre New Adult, walaupun saya masih belum sepenuhnya paham apa itu genre New Adult (#^.^#). Biasanya novel-novel seperti ini saya pukul rata ke dalam genre romance.

Tadi, saya sudah bilang ya kalau novel ini bagus banget. Oke, saya katakan sekali lagi kalau novel ini memang bagus banget. Setidaknya ba
...more
Biondy
Judul: Interlude
Penulis: Windry Ramadhina
Penerbit: Gagas Media
Halaman: 380 halaman
Terbitan: Mei 2014

Interlude bercerita tentang Kai, seorang musisi jenius dan mahasiswa hukum ber-IPK sempurna. Sayangnya Kai tidak merasakan dorongan apa-apa dalam hidupnya. Dia tidak memiliki ambisi di bidang musik. Dia juga tidak berminat untuk melanjutkan kuliahnya dan akhirnya mengambil cuti. Hidup Kai penuh dengan musik jaz, alkohol, dan wanita.

Hanna, seorang mahasiswi Jurnalisme. Hidupnya hancur berantakan s
...more
Dion Sagirang
May 13, 2014 rated it liked it
Barangkali, ini novel Penulis yang saya rating 3 Bintang saja. Pas. Tidak kurang, tidak lebih. Saya merasa kurang puas ketika membaca buku ke-6 Windry Ramadhina ini.
Ada beberapa hal yang saya sukai, dan sebaliknya.
Saya suka saat Penulis membuat karakter Kay yang cerdas. Itu, dapet banget. Tapi cuma emosional dia aja yang tidak cerdas.
Lalu Hanna, untuk karakter, dia kuat. Begitu juga Gitta dan juga Jun. Tapi, sebagai sesama mahasiswa Jurnalistik (Di kampus saya menyebutnya demikian, bukan Jurnali
...more
Kurnia
May 20, 2014 rated it it was amazing
Interlude merupakan novel keempat Mbak Windry Ramadhina yang saya baca setelah montase, london, dan memori. Novel ini bener-bener berbeda dari karya Mbak Windry sebelumnya. ekspektasi saya memang sudah tinggi sebelum baca novel ini, dan setelah membacanya, saya tahu saya tidak kecewa. Hehehe.

Mengenai kisah Hanna dan Kai. Hanna, gadis yang memiliki trauma psikis karena hal buruk yang dialaminya, dan Kai, pemuda yang suka bersenang-senang dan tidak mau memikirkan masa depan akibat konflik dalam ke
...more
Stefanie Sugia
"Hanna tertarik pada The Little Mermaid karena itu.
Dia ingin terjun ke laut dan berubah menjadi buih seperti Putri Duyung Kecil.
Dengan begitu, lukanya akan luruh bersama air dan dia bisa menghilang. Dia bisa lari dari dunia, dari masa lalunya, dari tatapan dan gunjingan yang menghakiminya, dari pertanyaan-pertanyaan Lorraine yang tidak habis-habis, dari kekhawatiran mamanya yang membuatnya letih, dari segalanya....
Dan, dia tidak perlu lagi menjadi Hanna - gadis malang yang kehilangan kehidupan."
...more
Pia Devina
Jun 09, 2016 rated it liked it
Ada dua--eh, sebentar saya itung ulang.
1. Hanna dan trauma masa lalunya.
2. Kai yang mengejar Hanna.
3. Kai yang terancam broken home.
4. Gitta yang mau-mau saja dikasari Ian.
5. Jun dan Gitta yang saling menolak untuk bersama padahal mereka tahu apa yang mereka inginkan.
Dan konflik-konflik pendukung lainnya. Kompleks, ya?

Tapi saya suka eksekusi di novel ini, ada konflik dan solusi di akhir. Oh, tapi ada satu yang bikin saya nggak jadi menggenapkan bintangnya menjadi empat. Laki-laki dari masa lalu
...more
Tiara Orlanda
May 30, 2016 rated it really liked it
Shelves: gagasmedia, ebook
Review selengkapnya : https://bookishstory.wordpress.com/20...

Buku ini menyentuh dan manis. Berisi drama keluarga, persahabatan dan juga romansa. Buku yang lengkap.
...more
Dinur A.
May 29, 2014 rated it really liked it
Shelves: physically-owned
This is that kind of book that will leave some kind of warmth within you once you finish its last page.

Esa Khairina
Saya jatuh cinta pada London. Itu bisa dimengerti; ceritanya sempurna dan tidak terlalu manis, tapi mendalam maknanya. Walking After You pun oke. Ceritanya masuk akal. Tapi Interlude... sigh.

Kisah tentang korban pemerkosaan memang tidak mudah dibaca, dan saya yakin lebih sulit lagi untuk ditulis. Saya merasa depresi membacanya, sebagian karena perasaan Hanna, sebagian karena tingkah lakunya.

Hanna is your typical Disney princess before it evolved: a girl who needs a guy to rescue her and makes he
...more
mei
Apr 26, 2017 rated it liked it
setelah selesai membaca ini, saya akhirnya jadi bisa membuat daftar perbedaan kalau ditanya ''apa perbedaan mbak windry, winna dan windhy'' wqwq

ceritanya menarik, cuma udah ketebak bagaimana alur dan endingnya dari 50 halaman pertama.

kurang begitu dapet banget feel bukunya karena ya itu tadi,udah ketebak gimana ceritanya.

saya kurang suka cara Kai manggil Hanna dengan sebutan gadis dari ipenama(?) atau ya itulah. sedikit mengingatkan saya sama seseorang soalnya wqwq

dan oh, saya kayaknya punya tem
...more
Dian Putu
May 21, 2014 rated it it was amazing
Dalam hidup ini, banyak cara untuk menemukan kebahagiaan. Mungkin, salah satunya dengan merasakan kepahitan hidup yang paling pahit lebih dulu. Dan itulah yang harus Kai dan Hanna lalui sebelum waktu membawa mereka pada satu masa yang mempertemukannya.
Kai dan Hanna adalah orang yang berbeda. Bagi Kai, tak ada tempat di dunia ini untuknya. Sedangkan bagi Hanna, dunia ini terlalu menakutkan. Kai laki-laki berengsek dan senang mempermainkan perempuan, sedangkan Hanna terlalu takut pada laki-laki.
...more
Pauline Destinugrainy
Hanna tidak bisa melupakan kejadian yang menimpanya setahun yang lalu. Kejadian yang membuatnya jatuh terpuruk dalam ketakutan, rasa rendah diri, dan putus asa. Setahun yang lalu, seorang pria yang dia percayai telah merenggut kegadisannya dengan paksa, dan menyisakan luka yang sangat dalam. Kini, Hanna mencoba kembali ke kehidupannya seperti sebelum kejadian itu, tapi dia tahu semua tidak lagi sama. Dalam ketakutannya, Hanna ingin sekali menghilang seperti buih di laut.

Hanna suka pada laut, buk
...more
Sofi Meloni
Jan 05, 2017 rated it really liked it
"A-aku" >>> ini yang diingat soal Hanna :D
Sweet, bitter, painful, semuanya campur aduk jadi satu.
Akan selalu menantikan karya-karya Mba Windry dengan setia :D
...more
Just_denok
Jun 16, 2014 rated it it was amazing
"Tidak selamanya kau...berengsek. Itu katamu, kan?"
"Aku inggin mempercayai itu, maka aku menemuimu."(Hanna pada Kai, pg. 147)

"Kalau begitu biarkan aku jadi lautmu"
"Aku akan membantumu meluruhkan semua celah itu."(Kai pada Hanna, pg. 198)

"Aku tidak akan melukaimu. Dan, demi Tuhan, aku sanggup membahagiakanmu melebihi dia."(Jun pada Gitta, pg. 345)


Manis. Niat awal, aku ingin membacanya dalam dua hari. Tapi siapa sangka, sejak membaca prolognya, aku bahkan tidak bisa berpaling. Dan semakin kuikuti,
...more
Dhyn Hanarun
May 19, 2014 rated it really liked it
Setelah setahun mengambil cuti, Hanna kembali masuk kuliah. Dengan canggung, dia menghindari tatapan dan bisikan tidak enak tentang apa yang menimpanya dirinya. Setahun yang lalu dia diperkosa dan mengalami trauma hebat. Lalu ada Kai, gitaris pandai band beraliran jazz, Second Day Charm, yang hobi berganti-ganti perempuan, tidak mempedulikan kuliahnya dan mempunyai keluarga yang diambang kehancuran. Keduanya bertemu di atap apartemen tempat Hanna indekos. Hanna sedang menyendiri, berharap bisa m ...more
Raya
Jun 01, 2014 rated it really liked it
Setalah bolak-balik ke toko buku dekat kosan selama seminggu terakhir, akhirnya hari ini saya mendapatkan novel ini. Dengan penuh ekspektasi saya pun mulai membaca Interlude.

Kita dikenalkan pada karakter-karakter yang terasa nyata dan utuh. Pada Hanna, gadis pemalu yang menyimpan luka. Dia terbenam dalam ketakutan terlalu lama, menutup diri rapat-rapat karena takut terluka lagi. Pada Kai, cowok berengsek yang suka membuat gadis-gadis menangis tapi sebenarnya merasa hidupnya sudah terlalu ruwet u
...more
Eugenia
Mar 25, 2015 rated it really liked it
Shelves: metropop-romance
Hanna,
Listen.
Don’t cry, don’t cry.
The world is envy.
You’re too perfect
And she hates it.

Hanna, kau dengarkah suara itu?
Hatiku baru saja patah ...

Dan hati saya sukses patah, meski baru halaman-halaman awal novel ini.
Beneran, nggak berlebihan. Apa efek udah tiga bulan nggak baca romance yah? (berkutat dengan novel anak dan dongeng).

Karakter Hanna yang selalu takut, resah, dengan kulit pucat terbata dan tangan gemetar sukses menarik perhatian saya. Sama halnya kaya karakter Kai yang cuek dan masa b
...more
Ayu Salsabila
Mar 30, 2015 rated it really liked it
Hehehe finally, sempet juga menyelesaikan novel ini,yang memang buat saya penasaran.

Gara-gara sibuk jadi baru selesai menyelesaikan novel ini >.<

Saya suka chemistry antar karakter,Hanna,Kai,Jun,Gitta,dan beberapa karakter lain juga memperkuat alur ceritanya.

Hanna dan Kai sama-sama rapuh,tetapi mereka bersama untuk memperbaiki kerapuhan dalan diri masing-masing.

Smooth and Sweet ,saya suka alur cerita dan karakter dalam novel ini.

Hanya saja memang tidak di ceritakan apa yg terjadi pada si pelaku k
...more
VeenAuthor
Jun 03, 2014 rated it it was amazing
Sebelum mereview, saya mau buat pengakuan dulu nih. Ini adalah buku pertama dari kak Windry yang saya baca loh. Nama penulis sebenarnya tidak asing sih, tapi saya belum berkesempatan untuk membeli karya-karya lainnya. Sebelum terbit, saya sudah membaca beberapa teaser yang diberikan penulis di blognya, dan saya suka. Akhirnya, penasaran saya tak terbendung dan saya menyelesaikan buku ini hanya dalam waktu satu hari. Sebuah rekor baru dari penulis yang karyanya baru saya baca. Kisah Hanna dan Kai ...more
Nay
May 13, 2014 rated it really liked it
Aku menyukai segala hal dalam buku ini tapi... aku tidak jatuh cinta dengan Kai ataupun Hanna. Agak bingung menjelaskannya. Aku tetap mengagumi gaya bertutur Mbak Windry di setiap karyanya. Namun, aku merasa kehilangan sesuatu dalam novel ini. Entahlah, mungkin aku kehilangan sosok Simon atau sosok Rayyi. Atau mungkin aku kehilangan keasyikanku dalam membaca novel saat mendapati banyaknya "kissing scene" yang sebetulnya menurutku tidak akan berpengaruh jika adegan tersebut dihilangkan (sok tau b ...more
Siti Robiah A'dawiyah
May 17, 2014 rated it really liked it
"Aku memang putus asa. Aku...lelah. Lelah bermimpi buruk. Lelah menangis. Lelah merasa takut. Lelah dianggap kotor."
-Hanna-

"Jangan pernah pergi dari sisiku, oke? Selamanya. Aku juga tidak akan berhenti jadi lautmu. Selamanya."
-Kai-


Hanna Sjahrir memiliki masa lalu yang takkan mungkin dilupakannya seumur hidup. Masa lalu berubah menjadi mimpi buruk yang menghantui setiap hari dan bertransformasi menjadi trauma. Ya, saat itu Hanna mendapatkan perlakuan yang "sangat jahat" dari pacar yang dia angga
...more
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 next »

Readers also enjoyed

  • Sunshine Becomes You
  • Winter in Tokyo
  • Resign!
  • Enjoy The Little Things
  • Second Chance
  • Spring in London
  • Welcome Home, Rain
  • Notasi
  • Filosofi Kopi: Kumpulan Cerita dan Prosa Satu Dekade
  • Autumn in Paris
  • Two-Faced
  • The Architecture of Love
  • Love, Hate & Hocus-Pocus
  • Still Intact
  • Summer in Seoul
  • As Always, I Love....
  • Intersection
  • Take Me for Granted
See similar books…
See top shelves…
800 followers
young woman with lots of interests, ambitions and dreams, which shattered into pieces, each surfaced as different face and waiting for itself to become whole once more time. her world came to architecture, illustration, photography, literature, business, and japan. used to known as miss worm in cyber world. shattering her pieces at kemudian.com and deviantart.com

Related Articles

These twelve books are so consistently adored, they have become regulars month after month in our data of most popular and most read books on...
143 likes · 56 comments
No trivia or quizzes yet. Add some now »