Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “C'est La Vie” as Want to Read:
C'est La Vie
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

C'est La Vie

3.4  ·  Rating details ·  422 Ratings  ·  60 Reviews
Seperti apa sih hidup itu?

Bagi seorang Amara, hidup ini piece of cake.
Dengan modal kecantikan dan kecerdasannya, dia bisa memiliki segalanya.
Semudah menjentikkan jari tangan...

Untuk Ayu, hidup itu harus dijalani dengan sabar dan ndak neko-neko.
Gadis ndeso asal desa kecil di Yogyakarta ini terbiasa hidup susah.
Sampai suatu hari nasibnya berbalik 180 derajat.

Tapi apakah kebe
...more
Paperback, 320 pages
Published 2007 by Gramedia Pustaka Utama
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about C'est La Vie, please sign up.

Be the first to ask a question about C'est La Vie

This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

(showing 1-30)
Rating details
Sort: Default
|
Filter
Karika
Jun 13, 2008 rated it really liked it
i cried while i read this book... :'(. Why??

Betapa sedihnya bila kita 'diharuskan' berpisah dengan seseorang yang kita sayang. Jangan kan begitu, kita berpisah sehari aja, rasanya kayak seminggu. Apa lagi selama-lamanya. Gak bisa menyentuhnya, mendengar suaranya, memeluknya disaat kita butuh seseorang untuk bersandar, ato mencium aroma tubuhnya... Tapi dia bertahan dan berusaha untuk survive menjalani hidupnya..

Gue belajar untuk berusaha pasrah and ikhlas dalam menjalani hidup ini. Menikmati dan
...more
Sitty Asiah
Jun 28, 2009 rated it liked it
Gue nemuin buku ini di kamar adek gue, he..he.. sebagai kakak yang tidak baik, gue tilep buku ini dan belom gue balikin lagi sampe sekarang. Ho..ho..ho.. Pas gue baca review di belakang buku itu, gue mulai tertarik untuk baca isinya.

Ceritanya tentang tiga orang perempuan bernama Ayu, Amara, dan Karina yang sama-sama punya pasangan orang Belanda dan tinggal di Belanda. Di bab-bab awal Fanny menggambarkan proses pertemuan mereka dengan pasangannya masing-masing, bener-bener unik dan realistis bang
...more
Meita Supardi
Sep 15, 2017 rated it really liked it
Aih keren bukunya.. saya sangat senang dengan gaya penulisnya yang segar dan ringan, tapi sarat pelajaran juga. Bisa ngakak sendirian bacanya, tapi begitu sampai bagian mengenai Ayu yang kehilangan suaminya, sempat juga mewek sendirian.

Bnyk juga yang kena di hati saya sendiri, seperti Karina yang kurang percaya diri, Ayu yang sangat tergantung pada suaminya, atau Amara yang cenderung mendapatkan segalanya dengan mudah. Biarpun ngga mirip banget dengan salah satu dari mereka, I'm a little bit of
...more
Mohammad
Adalah 3 sahabat yang sama-sama tinggal di Negeri Belanda. Amara: dengan segala kelebihannya, kecantikan, kecerdasan, suami dan keluarga yang menyayanginya, merasa ada yang kurang dalam hidupnya. Keinginannya untuk menjadi koki terkenal terpaksa dia tinggalkan karena ayahnya menganggap itu bukan pekerjaan yang mempunyai masa depan cerah. Menikah dengan atasannya sewaktu masih bekerja di Jakarta, Wim, dan kemudian mereka tinggal di Belanda. Setelah beberapa bulan tinggal di sana, ia mulai merasa ...more
Niky Wahyuni
Jan 06, 2014 rated it really liked it
ngreview buku niii *buntu karena MPP :D ceritanya bikin mewek dan melek. iya "pasti ada yang tidak dia miliki walau nampaknya dia punya apa yang kita ingini". novel ini tentang Karina, Amara, Ayu WNI yang tinggal di Belanda negeri kincir. Karina yang jenius tapi pada usia 32 tahun belum menikah *pacar sudah ada. tapi menurut pacarnya yang bule itu bahwa pernikahan cuma perjanjian di atas kertas. Amara yang cantik jelita yang sepertinya mendapatkan segalanya karena kecantikannya. juga Ayu si gadi ...more
Abigail
Waktu itu sebenernya nggak ada niatan untuk beli novel ini. Tapi begitu tiba-tiba nemu, akhirnya saya beli juga karena penasaran.

Ngomong-ngomong, sebelum saya baca ini, saya sempatin dulu untuk search di goodreads dan liat rating serta reviews-nya. Ternyata cukup beragam. Ada yang hanya memberi 2 bintang, karena menganggap ceritanya kurang mengena, tapi tak sedikit juga yang sampai memberi 4 bintang atau lebih.

Lalu bagaimana dengan saya?

Pengalaman saya sewaktu membaca novel ini, awal-awalnya cuk
...more
Pia Devina
Jan 10, 2013 rated it liked it
Pas mau nge-review di sini, baru ngeh kalau saya lupa arti C'est La Vie itu apaan *BRB buka online translator dulu* hahaha...

*Oh, ternyata artinya: That's Life*
*sungkem ama translator*
*etapiii kok bahasa Perancis, ya? novel ini kan ber-setting Belanda?*
*anyone knows? ini masalah saya yang gak bisa bahasa Belanda ataupun Perancis aja, siiiy*

Udah ah, masuk ke review cerita:

To be honest, saya udah mulai baca novel ini dari berbulan-bulan yang lalu, tapi karena satu dan lain hal, sempet berhenti d
...more
Stebby Julionatan
Jan 16, 2013 rated it it was ok
setidaknya gw nggak merasa menyesal lah membeli buku ini. (soalnya genre Metropop or Chicklit, meski tak menampik, memang tak pernah masuk dalam daftar belanja saya)

ceritanya cool. mengalir sebegitu saja. sesuai, sebagaimana yang ditulis Fanny pada halaman sampul belakang bukunya, bahwa buku ini bukan bercerita soal CINTA, tapi tentang PERSAHABATAN. kisah persahabatan 3 orang perempuan: Amara, Ayu dan Karina yang merasa senasib karena hidup di negeri orang. Belanda.

sejauh yang saya baca, ada dua
...more
Almira Nuringtyas
Dec 10, 2012 rated it it was amazing
Shelves: pinjeman
SUKA!
Suka bgt sama ni buku :)

Mulai dari desain covernya yg simpel&sederhana, tapi menurut gue udh pas ngegambarin isi buku, tentang 3 sahabat yg berbeda karakter&lifenya masing2, tp disatuin krn merasa senasib tinggal di Belanda& punya pasangan orang Belanda.

Ide ceritanya sendiri gak terlalu istimewa kalo menurut gue, tapi Kak Fanny berhasil nyulapnya jadi sebuah bacaan yang seru dan nyandu. Gue suka saat2 bertualang ke pikirannya Amara, Karina maupun Ayu. Pun sangat menikmati life m
...more
Rahel
Apr 03, 2008 rated it it was amazing
Buku ini bercerita tentang tiga perempuan Indonesia dengan tiga status yang berbeda yang harus tinggal di Belanda. Yang pertama seorang istri yang baru menikah dengan orang Belanda dan harus rela ninggalin Indonesia dan pekerjaannya di sana. Awalnya ngerasa bosen dan 'menyesal' tapi ga mau berusaha untuk mencari pekerjaan. Orang kedua seorang istri dan ibu dari seorang anak laki-laki yang berasal dari sebuah desa di Yogyakarta dengan budaya 'nurutnya' yang kental. Sangat mencintai keluarganya da ...more
aisyah baisa
Jan 10, 2013 rated it really liked it
buku ini amazing. digambarkan berdasarkan sudut pandang tiga tokoh. yang semuannya ambil peran penuh dalam novel ini. aku kagum sama fanny hartanti yang pnya ide so brilliant. tapi d tuangkan dalam novel yg juga nggak bikin pembaca pusing buat bacanya. alur ceritannya ngalir begitu aja. nggak berkesan overmelted jga.

i give 4 ranks for this novel. 1 yang kurang. novel ini kurang tebel. hahahahahaha. ayoooo mbak fanny bikin serial ke duannya.pastii aku bacaa .. (apa sbenernya ada tapi aku g tau? :
...more
Fadilah
Nov 10, 2010 rated it it was ok
Shelves: fiction
The main interesting part is the setting. The story located on Netherlands and focused on it's daily life. Maybe tese daily life stories just made me bored when there was no big surprise. The conflict was good when it related to all the character, but seriously, they're not affected enough. Yeah, I know life must go on. Maybe it just me. I'm not so into this genre.

With three different main characters who are got their own 'bule' partner, they met and became friends. And also all their problems.

Halida Hanun
ide ceritanya sih menarik, latar tempatnya juga bagus, tapi buat saya buku ini bukan termasuk buku yang ceritanya bisa melekat dalam kepala saya. jadi saya cuma bisa kasih 2 bintang untuk buku ini. bagian yang saya tidak suka dari buku ini adalah pada saat pendeskripsian dari sudut pandang Ayu. rasanya aneh pendeskripsian tidak dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baku. mungkin maksudnya itu merupakan ciri khas Ayu yang sangat njawani. Tapi ya setidaknya diperhatikan penulisan istilah kedaer ...more
Hema Saira
Feb 07, 2013 rated it liked it
Shelves: metropop
Ceritanya tentang 3 wanita yg menikah dengan pria bule dan diboyong ke Belanda,yang dipertemukan di negeri orang dan akhirnya mereka bersahabat.
Cerita tokoh Ayu mengingatkan kita bahwa hidup itu tak selamanya mulus dan roda kehidupan akan selalu berputar.Tapi agak terganggu dengan begitu banyaknya istilah bahasa jawa yg berulang2 sehingga agak capek bacanya (mungkin karena saya bukan orang jawa kali yah).
Tapi over all novel ini oke untuk dibaca.
Amelia
Mar 13, 2008 rated it liked it
well if i'm not mistaken, i borrowed this book from my friend. this book is about different life and destiny that 3 different women in German(is it right? i forgot) face with their own problems and they met together. they happy together but also have conflict with each other. then the story goes by make them slowly but sure can solve the problem and become better and better. their friendship still unbroken and happy ending story. haaha...after all it's a nice story.
Dharwiyanti
Aug 10, 2008 rated it really liked it
Ihh baguuus!!! Lebih bagus daripada buku pertama Fanny, Four Seasons in Belgium. Temanya masih mirip2, tentang pasangan2 berbeda bangsa, dengan masalahnya sendiri2. Mungkin ini tema yang sangat dikuasai penulis yang juga menikah dgn orang asing.

Dibanding buku pertamanya, karakter2 dalam buku ini lebih natural. Percakapannya juga lebih "dalem". Covernya gw suka, eyecatching tapi nggak "berisik" alias keramean..
Sitha
Apr 06, 2008 rated it really liked it
Recommends it for: everyone
The main theme of this book is about friendship between 3 Indonesian women who live in Netherland. They have been through many life experiences together and then support each other. Even though they realize about their character and back ground differences, they can make their world complete and full of love.

Note. Mix marriage is as a part of the story.

Really love this book! Inspiring and giving many sights.
Fitri Gita Cinta
Jun 17, 2008 rated it really liked it
Recommends it for: wanita ... eh, pria boleh juga kok ... ^__^


life is unpredictable ...


sedihnya ... bahagianya ... bolak balik bikin kita terus berjuang untuk melanjutkan sisa napas.

inilah kisah persahabatan 3 orang wanita yang hidup di negeri seberang karena menikah dengan pria lain bangsa.

memperlihatkan kekuatan wanita dalam menghadapi apapun yang terjadi dalam hidupnya. bener2 jempol deh ... asik!
dian amriani
Nov 13, 2008 rated it liked it
Shelves: chicklit
cerita tiga cewe yang merantau di negri orang dengan jalan yang berbeda-beda. Ngebangun karakternya kena banget, apalagi ayu sama logat jawanya.
Tapi yang aku pelajari dari buku ini, gimana mereka nggak membeda-bedakan orang dari jenis pekerjaannya. Lakukan-aja-yang-kamu-suka.
salah satu yang 'must read' deh!
Clarissa Candrian
Dec 06, 2012 rated it it was amazing
Fanny, you have done well!
Keren banget. Fanny bener-bener menulis sesuatu yang nggak biasa.
It's amazing to see how the women look like they have their own characters. Padahal penulisnya kan same :)
Good job.
Dan Fanny, kamu berhasil bikin aku mau ngejalanin hidup kayak Ayu, Karina, sama Amara. You know, punya cowo bule.
HIHIHI :)

Cheers!
Icha
Oct 29, 2008 rated it liked it
Shelves: metropop
Ceritanya so.. so.. aja. Kurang greget menurut gw. Sayang aja author nya kurang explore negri Belanda nya sendiri. Padahal 3 tokoh cewe ini hidup di belanda, tapi kesannya Belandanya cuma tempelan aja. Overall, mayan juga buat dibaca in your spare time.
Farah
Dec 14, 2008 rated it liked it
hidup itu ibarat roda, kadang di atas, kadang di bawah.. ga mungkin seneng terus..tergantung gimana kita menghadapinya.. terutama saat berada di posisi paling bawahhhhhh sekalipun, namun bangga lah kita yg sudah pernah merasakannya daripada yang belum sama sekali..huhuhuhu
Fradita
Sep 03, 2015 rated it liked it
Shelves: indonesian, metropop
Tidak sebagus buku Fanny yang pertama, Four Seasons in Belgium. Tapi cukup bagus dan dinamis lah penceritaannya, cuma menurutku kurang relatable aja (buat aku). Anyway, Fanny masih memegang teguh nilai feminisnya yang disisipkan dengan smooth di buku ini. Love the ending too.
Kubukulupherz
Mar 18, 2008 rated it really liked it
Shelves: four-stars
Menarik...
Enag dibaca dan nggak ngebosenin .
Bahasanya mudah dipahami tapi ga cenderung maksa .
Ide ceritanya sederhana, tapi ga ngebuat novel ini sama kayak yang laen .
Intinya, novel ini bagus banged !
Ayu
Sep 07, 2008 rated it really liked it
ceritany tentang kehidupan pshabatan org ind yg tinggal di belanda,,ada suka ada duka,,tapi syangnya tokoh yg plg gue suka mengalami nasib yg sgt paling menyedihkan dbndingkan temen2nya yg lain...hiks..hiks..
Murni
Nov 13, 2008 rated it it was amazing
Tentang kehidupan ibu rumah tangga yang tinggal di luar negeri yang semuanya serba berubah dari kehidupan sewaktu single. Ceritanya ringan dan enak di baca namun menyajikan dan membuka mata pembaca tentang 'kehidupan'. Bravo Fanny!
Nadia
Apr 01, 2008 rated it really liked it
Just finished read this book by today. It was amazing... you can laugh, think, and cry at the same time when you read this book.
Tell and teach us about friendship, life, and love. And also aboout girl power...
Read this one is a must.
Asrina Maharani
Nov 06, 2011 rated it liked it
Recommended to Asrina by: Ndari
Shelves: romance, indonesia
3 bintang buat kumpeni Wim seorang *smitten*

ceritanya sih biasa, tentang cewek lokal yang nikah interlokal (sama bule maksudnya; londo kalo di buku ini). suka dukanya nikah sama bule, tinggal di negri orang, terutama masalah harga diri dan prasangka (Pride n Prejudice anyone?) ;p
Charyza
Mar 08, 2008 rated it liked it
Shelves: chicklit, comedy
witty, laughable.
keliatan banget gimana ketiga tokohnya berkembang 'to be a better person'
agak klise, krena settingnya toh di negeri orang. nggak papalah, asal pesannya nyampe, dan memang girl-power.
Dewayanie prasetio
Feb 08, 2010 rated it liked it
Shelves: borrow-from-zoe
lumayan... nice story, dengan gaya bahasa yg khas metropop deh...:)
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
  • XX
  • Rona Hidup Rona
  • L
  • Cinta Paket Hemat
  • Quarter Life Dilemma
  • Bellamore: A Beautiful Love To Remember
  • Test Pack
  • Perang Bintang (Trilogi Zona, #2)
  • To Tokyo To Love
  • Selebriti
  • Tarothalia
  • Psycho-love
  • Bidadari Santa Monica
  • Orange
  • Seluas Langit Biru (Hanafiah, #4)
  • Kastil Es dan Air Mancur yang Berdansa
Penulis tidak pernah bermimpi untuk menulis buku, apalagi sampai diterbitkan...Terinpirasi untu menulis pertama kali saat menyadari tidak ada teman curhat di Belgia. Daripada dipendam jadi -you-know-what... Merasa bersyukur menjadi perempuan karena dianugerahi kemampuan ber-multitasking, dia menulis di sela-sela kesibukan mengurus bayi dan rumah. Atau kalau memimjam istilah dia, jadi istri, ibu me ...more
More about Fanny Hartanti...

No trivia or quizzes yet. Add some now »