Jump to ratings and reviews
Rate this book

Labirin

Rate this book
Tak ada kawan abadi, yang ada hanyalah kepentingan abadi.

Irfan, seorang agen senior SEABI yagn telah lama pensiun, tersentak mendengar kenyataan ini. SEABI, sebuah biro penegak keadilan dan kebenaran yang beroperasi di Asia Tenggara, di ambang kehancuran akibat ulah salah seorang agennya yang culas.

Dengan kecerdasan dan keculasannya, dia berhasil mengadu domba rekan danpara petinggi SEABI. Agen culas ini, nyaris menggapai apa yang diimpikannya; meraih jabatan tertinggi di biro, termasuk menghabisi Irfan!

Irfan pun meradang, dia kembali berjibaku dengan peluru dan bau mesiu, berusaha menguak siapa dalang di balik keretakan SEABI.

Siapakah dia?! Irfan telah siap emgnarahkan ujung pistol ke arahnya!

194 pages, Paperback

First published April 1, 2005

15 people want to read

About the author

Arul Khan

10 books2 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
6 (18%)
4 stars
3 (9%)
3 stars
14 (42%)
2 stars
8 (24%)
1 star
2 (6%)
Displaying 1 - 9 of 9 reviews
Profile Image for Naya Asri.
26 reviews
March 25, 2022
3,5/5
Membaca ulang salah satu koleksi masa SMP, yang isi ceritanya udah ga ingat sama sekali tentang apa. Ternyata masih cukup menyenangkan untuk dibaca.

Menceritakan tentang seorang agen rahasia (untuk kawasan negara ASEAN) yang terpaksa kembali bertugas demi menguak siapa pengkhianat di dalam Biro tempat ia dulu bertugas.
Profile Image for Manikmaya.
99 reviews40 followers
January 21, 2014
Ehm ... dapat buku ini di pameran buku murah dan karena cukup tipis, cukup dibaca 4 jam saja.

Ide ceritanya menarik, tentang sebuah badan spionase gabungan yang dibentuk negara-negara ASEAN guna menangani kontra spionase intelijen negara barat serta memutus mata rantai transaksi ilegal di ASEAN seperti transaksi narkoba (yang biasanya berpusat di Thailand) dsb.

Plotnya wajar untuk sebuah novel spionase, ada agen-super-duper hebat seperti James Bond yang di sini namanya Irfan serta ada pengkhianat dalam organisasi.

Tapi novel ini punya kelemahan fatal di antaranya :
1. Afifah - saat bertugas di lapangan memakai model jilbab los. Oke ... rasanya nggak lazim lihat agen lapangan yang banyak melakukan aksi-aksi berbahaya pakai jilbab yang menurut saya malah bikin ribet.

2. Irfan, saat pertama kali dikenalkan oleh penulis, seolah menceramahi Dirgo - yang juga agen senior seperti dirinya - bak Dirgo itu anak kecil yang nggak tahu apa-apa. Oke, mungkin supaya pembaca ngerti latar belakangnya Irfan ya? Tapi haruskah dijelaskan dalam dialog seperti itu?

3. Irfan selalu dapat bantuan di saat yang tepat, jadi kerasa kurang tegang saja.

4. Irfan dan Erlangga itu eks-Kopassus? Sayangnya latar belakang mereka yang ini tidak diceritakan lebih lanjut.

5. Wut? Wut? Wut? Lambas - seorang ahli komputer (dan saya yakin juga ahli sandi dan kriptografi) bisa ceroboh mengenali IIB dengan I-IB?

6. Dan yang terakhir, di endingnya saya menangkap kesan seperti ini : BELUM CUKUP BANYAKKAH MASALAH DI ASIA TENGGARA DARI MYANMAR - INDONESIA sampai Irfan harus dikasih tugas ke Palestina? Oke, saya bukannya pro-Israel atau anti-Palestina sih, tapi kayaknya masalah di Asia Tenggara saja sudah cukup pelik untuk diurusi Seabi (dan Andromeda), ngapain pula harus urus Palestina?

Sekian saja review dari saya.
Profile Image for Risalatul Amanah.
17 reviews9 followers
November 3, 2011
saya lupa detail cerita di buku ini, kalo nggak salah saya baca buku ini waktu masih SMP ... tapi saya ingat saya pernah suka pada buku ini, sekarang dimana ya ?
hmm, bikin galau deh kalo inget-inget buku yang petak umpet entah dimana :p
Profile Image for Bening Pertiwi.
Author 2 books2 followers
December 16, 2013
memaksa saya menahan nafas untuk mengikuti setiap alur ketegangan yang ditimbukannya
Displaying 1 - 9 of 9 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.