Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Hujan Daun-Daun” as Want to Read:
Hujan Daun-Daun
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Hujan Daun-Daun

(Gramedia Writing Project)

by
3.29  ·  Rating details ·  82 ratings  ·  31 reviews
Akhir-akhir ini, tidur Tania nyaris tak pernah nyenyak. Malam-malamnya diisi mimpi yang sama, tentang gadis kecil berbaju biru, pohon besar yang kokoh, dan dedaunan yang berguguran. Dan seiring ulang tahunnya yang semakin dekat, mimpi itu semakin sering mengganggu.

Di satu sisi, ia bersemangat menyambut ulang tahun yang hanya bisa dirayakannya empat tahun sekali, tepat pada
...more
Mass Market Paperback, 248 pages
Published April 3rd 2014 by Gramedia Pustaka Utama (first published April 1st 2014)

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Hujan Daun-Daun, please sign up.

Be the first to ask a question about Hujan Daun-Daun

This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

Showing 1-30
3.29  · 
Rating details
 ·  82 ratings  ·  31 reviews


More filters
 | 
Sort order
Natha
Mar 23, 2014 rated it liked it
Shelves: drama
Jarang-jarang neh nemu buku yang dari sinopsisnya saja sudah bikin mupeng. X)



-------------------------------------



Secara teknis, aku baru membaca buku ini jam 5 pagi tadi dan selesai jam 7 pagi. Cukup cepat, tetapi tetap mendapatkan sesuatu dari proses membaca itu. Aku tidak ingin membandingkan buku ini dengan buku-buku hasil karya anak GWP yang lainnya, karena semuanya punya ciri khas masing-masing, tetapi dengan selesainya buku ini, satu hal yang sangat aku apresiasi, yaitu... sang pemilik ide
...more
Titi Iskandar
May 10, 2015 rated it really liked it
Menjelang ulang tahunnya di penghujung Februari, yang hanya bisa ia rayakan empat tahun sekali itu, Tania sering memimpikan mimpi yang sama. Tentang daun-daun yang berguguran dari sebuah rain tree dan seorang anak perempuan mengenakan gaun biru muda yang selalu hadir dalam mimpinya. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Tania meyakini bahwa di hari ulang tahunnya kali ini pun akan terjadi sebuah peristiwa besar, yang menurut Stella, sahabatnya hanyalah sebuah kebetulan. Tapi Tania sangat yakin, bahwa ...more
Ifa Inziati
May 08, 2014 rated it liked it
PERINGATAN: Spoiler, personal review, dan hal-hal remeh yang rasanya ingin saja diketik

N.B.: Saya mengetik ini sambil menonton Persib vs Persija (ini maksudnya hal-hal remeh)

Sebelumnya, halo, Entendu! Akhirnya saya selesai baca anak yang sudah kamu lahirkan ini (setidaknya menerbitkan buku jadi satu-satunya kesempatan laki-laki melahirkan). Cantik, pula. Memang mirip dengan sampul Montase tapi saya lebih suka yang ini, lebih alus. Terima kasih sudah mengirimkan buku ini langsung. Saya bersyukur
...more
Putri Kurnia Nurmala
Mar 22, 2014 rated it liked it
Shelves: owned
Pertamanya, sih, nggak kebayang satu novel bisa ditulis oleh banyak penulis. Satu kepala aja idenya tumpah kemana-mana kalau nggak dibatasi outline. Gimana kalau ide hasil dari tiga kepala sekaligus?

Yaaa untungnya ide awal hanya digagas oleh satu orang, Mbak Clara Ng. Tapi masih bener-bener nggak kepikiran, lah, gimana tiga penulis ini menyatukan pandangannya terhadap idel awal yang dikasih sampai akhirnya novel ini benar-benar terlahir. Salut!

Sampulnya memikat. Dari segi layout, GPU memang ngga
...more
Idawati Zhang
Mar 31, 2014 rated it liked it
Shelves: owned
Sama. Nggak bisa nggak bias juga sama yg ini karena kenal yg nulis hihihi. Satu hal, salut juga. Yg nulis 2 cowok 1 cewek. Tapi bisa bikin karakter cewek sebagai tokoh utamanya dengan pas. Cewek banget maksudnya.

Protesnya satu. Kenapa nama anak kembar musti mirip-mirip sih. Ketuker melulu X). Ada beberapa pertanyaan lain tapi japri aja ah.

Looking forward for their solo novel :)
Wardah
May 09, 2017 rated it it was ok
eTania sejak kecil diasuh kakek dan neneknya. Dari mereka, Tania tahu bahwa kedua orang tuanya telah lama meninggal sejak Tania kecil.

Namun, belakangan Tania selalu bermimpi tentang dirinya di masa kecil. Mimpi itu tidak aneh, jika saja dalam mimpi Tania tidak bermain bersama seorang gadis seusianya yang persis sepertinya.

Apakah mimpi itu hanya bunga tidur? Atau ada sesuatu di balik mimpi itu?

Catatan tentang Hujan Daun-Daun:

1. Saya pikir novel ini rada-rada horor klenik gegara mimpi-mimpi Tania,
...more
echyrosalia
Mar 18, 2018 rated it liked it
Akhirnya kelar juga. Membaca buku ini diselingi beberapa buku yang lain membuat buku ini sempat tersisih.
---
Kisah dalam buku ini sangat² FTV dan sinetron banget. Khas teen lit atau metropop yang kebanyakan berakhir bahagia, buku ini meski jenis bukan kduanya, buku ini juga berakhir bahagia. Jadi tenang aja buat penggemar kpop yang suka akhir cerita bahagia. hihihi.
Tania adalah tokoh utama yang meskipun terlihat menyedihkan, tapi doski sangat² beruntung saya bilang.
Cewek cantik, jago gambar, te
...more
Akaigita
Jan 07, 2018 rated it liked it
Shelves: fiction
Aku suka ide dasar buku ini. Tidak sedangkal persangkaanku di awal (sejujurnya kukira Adrian ada hubungannya dengan Meilia, ternyata enggak. Good job). Tentang perjuangan seorang gadis menguak rahasia keluarganya hingga pergi ke ujung dunia.

Tapi itu enggak lantas membuatku merasa nyaman dengan buku ini sih. Dialognya, terutama. Banyak perulangan dan hal-hal yang mestinya dijabarkan lewat narasi tapi malah dijelasin lewat dialog yang terasa kurang pas menurutku.

Meskipun demikian, untuk sebuah nov
...more
Apsari Dicky
Nov 29, 2017 rated it liked it
ceritanya sangat menarik
Yunita Ramadayantie saragi
REVIEW NOVEL HUJAN DAUN-DAUN
Penulis: Lidya Renny Chrisnawaty, Tsaki Daruchi, Putra Zaman
Desain Cover: Marcel AW
Editor: Nina Andiana
Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama, April 2014
ISBN: 978 – 602 – 03 – 0376 – 5
248 halaman; 20 cm

Novel remaja karya tiga penulis jebolan ajang pencarian bakat Penulis Indonesia dalam Gramedia Writing Project ini cukup bisa menjadi bacaan remaja yang menarik. Novel ini mengisahkan tentang pencarian jati diri seorang gadis dua puluh tahun bernama Tania. Mimpi tentang d
...more
Yuuki Rin
Dec 06, 2016 rated it really liked it
4* untuk novel ini
Novel yang ditulis oleh tiga penulis ini, bikin aku pensaran untuk membacanya. Aku berharap tidak ada perbedaan yang menonjol untuk penggunaan bahasanya karena aku percaya setiap orang punya karakter tulisan yang berbeda. Dan judulnya pun menarik perhatianku. Ya, aku ini suka banget sama novel yang judulnya ada hujan atau daun. Karena kehadiran hujan selalu dinantikan saat hati merana. *tsahhh* Serta daun yang berubah warna selalu mengingatkan tentang hidup bahwa sejatinya sepe
...more
Dedul Faithful
Jul 10, 2016 rated it liked it
Judul: Hujan Daun-Daun
Penulis: Lidya Renny Ch., Tsaki Daruchi, & Putra Zaman
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Terbit: Cetakan Pertama, April 2014
Tebal: 224 Halaman

HUJAN DAUN-DAUNadalah novel yang mengisahkan Tania yang selalu mendapatkan kejutan mengagetkan di setiap ulang tahunnya yang dirayakan empat tahun sekali. Tania lahir tanggal 29 Februari sehingga ia hanya merayakan ulang tahun setiap empat tahun. Tania akan menginjak umur ke dua puluh tahun. Entah kenapa jelang ulang tahunnya itu, ia
...more
*eKa*
Feb 25, 2015 rated it it was ok
Pertama beli novel ini karena judul dan covernya yang menarik perhatian. Hijau muda, gitu loooh. Dan baca blurbnya jadi tambah tertarik karena waktu itu aku lagi pengen baca buku bernuansa misteri. Dan dari buku inilah aku mengenal komunitas menulis online bernama Gramedia Writing Project hehe.

Well, jujur aku baru menikmati cerita ini pas mau dekat-dekat akhir cerita, yaitu waktu Tania mulai mencari keberadaan Tiana ke sebuah panti asuhan. Tapi di bagian awal aku juga suka bagian di mana waktu b
...more
Je
Sep 11, 2016 rated it it was ok
Entahlah. Menurut saya ide ceritanya terlalu sinetron banget.

Di beberapa bagian penulis kerap mengulang-ulang informasi yang sudah diketahui pembaca. Semisal di saat Tania bertemu ibu tirinya dan Ibu tirinya itu menceritakan sesuatu pada Tania. Di kemudian harinya, Tania menceritakan ulang apa yang telah ia dengar pada sahabatnya, Stella. Memang Stella belum tahu tentang pertemuan Tania dan ibu tirinya, tapi kan pembaca sudah tahu.

Penuturannya tidak konsisten, kadang ada obrolan ke si B dengan
...more
Rido Arbain
Mar 21, 2014 rated it liked it
Tiga orang penulis menulis estafet sebuah buku, itu susah. Terbukti di novel Hujan Daun-Daun ini. Tiga ide, tiga teknik/gaya menulis, dan tiga cara eksekusi. Beruntungnya, ide cerita novel ini sudah digagas lebih dulu oleh penulis sekelas Clara Ng. Jadi, tiga penulisnya tinggal mengeksekusi plot cerita.

Awalnya sempat skeptis dengan novel ini. Pas baca halaman bab awal, udah nemuin beberapa teks yang mengganjal. Seperti pemilihan kata yang inkonsisten antara kata "tidak" dan "nggak" di sepanjang
...more
Cindy Pricilla
Akhirnya saya baca buku ini juga, udah penasaran dari dulu tapi baru kesampean baca sekarang.

Oke, mulai riviu/kesan saya terhadap buku ini.

Saya suka alur ceritanya. Rahasia mulai dibuka selapis demi selapis. Tulisan tiga penulis juga bisa melebur, nggak begitu kelihatan kalau sebenarnya Hujan Daun-Daun ditulis oleh tiga orang.
Saya jadi mengerti kenapa buku ini nggak masuk label teenlit, tapi label remaja. Kalau dulu label YA belum ada di GPU. Memang, konflik buku ini lebih berat dari buku-buku t
...more
Abdul Azis
Mar 22, 2014 rated it did not like it
langsung aja deuh ya.

1. covernya mirip montase.
2. gaya bahasa yang masih kaku, selain kata yang dipake kadang suka kurang pas. semacam si tania ke adrian dari 'gue' trus pas bagian adrian sms pake 'aku' (79), stella pake 'kami' trus dihal berikutnya 'kita' (239/240).
3. paling fatal itu kaya hal yang gak penting trus dijelasin jadi kaya menjelaskan trus ditambahin lagi penjelasan lainnya, gue sempet ketawa dihal 120 :))). atau pas cerita ke adrian soal ulang tahunnya gue kaya mikir trus 'what's
...more
Dyaz Afryanto
Mar 22, 2014 rated it liked it
congratulation buat para ketiga penulis..
cover dan blurb yang menarik..

Apa ya yang mau dikomentarin. G banyak sih. Menurutku cerita yang disampaikan sangat santai, banyak ide-ide yang baru dan enggak disangka.

kadang kebingungan ketika suatu cerita masuk ke dalam alur masa lalu. tidak adanya keterangan alur masa lalunya.

Meski terkesan seperti sinetron eh bukan kayak FTV mungkin, tapi masih bisa nikmatin ceritanya. Penuturan narasi masih ada yang janggal (kurang enak dibaca)
kekurangan seperti kata
...more
Lidya Renny Ch

Akhir-akhir ini, tidur Tania nyaris tak pernah nyenyak. Malam-malamnya diisi mimpi yang sama, tentang gadis kecil berbaju biru, pohon besar yang kokoh, dan dedaunan yang berguguran. Dan seiring ulang tahunnya yang semakin dekat, mimpi itu semakin sering mengganggu.

Di satu sisi, ia bersemangat menyambut ulang tahun yang hanya bisa dirayakannya empat tahun sekali, tepat pada tanggal 29 Februari. Tapi di sisi lain, mimpi itu juga membuat Tania waswas karena peristiwa besar yang mengejutkan terjadi
...more
Marina Lee
Apr 12, 2015 rated it liked it
Shelves: young-adult
Proyek YA pertama dari GPU kayaknya, ya?

Gue suka idenya, fresh dan kayaknya beda dari novel-novel lainnya. Tapi sayang eksekusinya rada mbleber. Kadang gak fokus. Tapi di beberapa bagian rasanya kayak dicepet-cepetin. Mungkin karena yang nulis bertiga (eh, bener kan, bertiga?) jadinya rasanya ada yang patah di beberapa bagian.

Sayang aja rasanya tuh, si Tania sama Tiana kurang digali. Udah gitu aja. Banyak hal ganjil juga di buku ini. Terus tokoh utama cowoknya –lupa namanya siapa- kok berasa cu
...more
Mackarel
Dec 10, 2014 rated it really liked it
Alih2 novel remaja, mungkin lebih cocok young adult... tema yang diangkat lebih kompleks.
Terasa mendayu di satu bagian, dan kenes di bagian lain, hingga mau tak mau saya bisa merasakan perubahan warna tulisannya.

Beberapa detail yg terlewat, tapi yg saya ingat, kenapa ada quessdilla di restoran khas Belanda? Atau maksudnya arsitekturnya yg Belanda? :)))

Btw saya mau protes, Mac Room itu apaaa??? Tak semua orang ngerti, apalagi saya. Walaupun dulu saya kuliah di Depok, tapi kan Depok, Sleman, mBant
...more
Palinda
Jul 07, 2015 rated it really liked it
Shelves: dəmestɪk
Baca bagian awal saya sudah dibikin penasaran karena saya diajak berimajinasi dan berpikir oleh mimpi Tania. Mimpi-mimpi yang ternyata menyiratkan masa lalu. Ditambah Kakek dan Neneknya yang menutupi masa lalu sehingga membuat Tania penasaran, saya sebagai pembaca pun makin penasaran.

Ide ceritanya menarik. Saya seperti baca buku Sci-Fi karena pada beberapa bagian cerita saya memang harus berkhayal.
Khansa
May 24, 2015 rated it it was ok
Hmm.

Mungkin bukan selera saya aja sih. Entah kenapa bacanya berasa mendayu-dayu. Kurang oomph-factor ya, rasanya. Mungkin buku ini datang di saat saya butuh bacaan yang JEGER, jadi berekspektasi rada tinggi.
So, it was okay for me. Mungkin kalau bacanya lagi kepengen yang santai, boleh dibaca ulang deh.
Mandewi
Mar 23, 2014 rated it liked it
Ide ceritanya bagus, bahkan cukup kompleks. Seandainya disajikan secara lebih halus dan matang, novel ini bakal bagus banget.

Selamat Putra Zaman, dkk atas Hujan Daun-Daun. Ditunggu novel solo masing-masing. :))
Dhani
Apr 09, 2014 rated it it was ok
Terus terang capek baca buku ini. Terlalu banyak ide yang coba digarap, tapi jadinya nanggung semua. Tapi demi tanggung jawab untuk menyelesaikan sampai akhir, akhirnya selesai juga.

Oh ya, review lengkapnya ada di www.penyuntingaksara.blogspot.com
Aya Murning
May 21, 2015 rated it it was ok
hmm, rasanya masih kurang greget. ibarat makanan mah kayak masih ada yang kurang gitu. kurang garam. hehe. review selengkapnya bisa baca di sini https://murniaya.wordpress.com/2015/0...
Fitria Mayrani
Apr 19, 2014 rated it liked it
Shelves: 2014
Ini novel teman saya, Putra Zaman. Selamat ya! Ada yang kurang-kurang, ah itu mah biasa. Menemukan kejanggalan dalam novel ini, misalnya ketidakkonsitensian penggunaan kata 'enggak' dan 'tidak' serta kesalahan tata bahasa Inggris. Selebihnya oke kok!
Michelle
Apr 13, 2015 rated it really liked it
Warm story. Awalnya, gue nyaris mau taro lagi novel ini karena pacenya lamban. Lalu, ketika ibu tiri Tania datang... Well, mulai seru.

3.5 bintang buat tiga penulis debutan ini.
Hobby
Dec 31, 2014 rated it liked it
Actual rate : 3.5 of 5

more about this book, just check my complete review at here :
( http://lemarihobbybuku.blogspot.com/2... )
Oktabri
rated it liked it
Apr 18, 2014
« previous 1 3 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »

Other books in the series

Gramedia Writing Project (1 - 10 of 32 books)
  • Badut Oyen
  • Teater Boneka
  • Kata Kota Kita: Kumpulan Cerpen Gramedia Writing Project
  • Romansick
  • Rembang Jingga
  • Definitely Love
  • Across The Ocean
  • All You Need is Love
  • Cinta Akhir Pekan
  • Replay