Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Seruak” as Want to Read:
Seruak
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Seruak

by
3.51  ·  Rating details ·  101 ratings  ·  34 reviews
Mau tidak mau, Bonie harus berurusan dengan teman-teman barunya di Desa Angsawengi. Macam-macam pribadi, dari anak yang sangat menyenangkan sampai yang selalu menyebalkan, berinteraksi di rumah yang sama, karena kelompok mahasiswa ini sedang menjalani program Kuliah Kerja Nyata. Di kelompok anak muda ini hadir Arbil Radeagati—seorang aktor muda yang bermaksud melarikan ...more
Paperback, 440 pages
Published February 24th 2014 by Grasindo Publisher
More Details... Edit Details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Seruak, please sign up.

Be the first to ask a question about Seruak

This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

Showing 1-30
Average rating 3.51  · 
Rating details
 ·  101 ratings  ·  34 reviews


More filters
 | 
Sort order
Start your review of Seruak
om & nivo
Dec 08, 2015 rated it it was ok
Untuk novel thriller rasanya nggak page turner dan "kegendutan". Berbelit, sayap di mana-mana. Biasanya novel dengan balutan kampus selalu appealing buat gue, tapi ini nay.

Belum lagi narasinya yang panjang-panjang. Eh, tadi udah bilang sih ya kalau berbelit...

Sampai di tengah cerita, gue nggak dapet ketegangannya. Melempem. Tapi ya di akhir cukup menyenangkan. Karakter novel ini juga konsisten dan terjaga.

Semoga penulis terus berkarya.

Makasih iJak udah boleh pinjem buku ini. Penasaran dari
...more
Ayu Welirang
Well, akhirnya saya menyelesaikan novel setebal 440 halaman ini dalam jangka waktu satu minggu. Ini bisa dibilang waktu tercepat, dibandingkan dengan Amba yang saya baca dua minggu lebih dan Cantik Itu Luka, yang bahkan sampai sekarang belum sempat saya selesaikan. Lagipula, Seruak ini dipastikan bisa selesai lebih cepat jika saya tidak terlalu mengantuk pada bab awal buku, yang begitu banyak cerita berliku dan narasi njelimet. Saya agak tidak begitu suka pada novel yang terlalu banyak narasi, ...more
Dhyn Hanarun
Mar 01, 2014 rated it really liked it
Shelves: 73
"Baru identik dengan kesan menarik. Tempat baru. Teman baru. Tebakan baru. Menarik untuk dicari tahu, atau menarik untuk dibiarkan begitu saja karena cukup tahu." – halaman 22

Bonie pergi melakukan Kuliah Kerja Nyata ke Desa Angsawengi bersama sepuluh mahasiswa dari berbagai jurusan dan mempunyai macam-macam kepribadian. Ada Jiana Aryon yang juga presenter acara musik dan tak segan mengeluarkan pendapat, Natanina dengan ciri khas bibir merah dan setipe dengan Jiana, Fabryan Sadamelik yang kocak
...more
Dhia Citrahayi
Seharusnya ini bisa menjadi novel thriller yang bagus, tapi entah kenapa, kok ada bagian-bagian tertentu yang nanggung. >.<

Selama membaca buku ini, sejujurnya, saya dibuat bertanya-tanya, 'siapa sih, narator dalam cerita ini?'. Dia menggunakan kata 'saya' untuk menceritakan kisah di dalam novel ini. Namun, yang bikin saya heran, walau pake kata saya, kenapa kisahnya sendiri jadi seperti arahan orang ketiga serba tahu? Cukup sulit saya memahami siapa pencerita di novel ini, bahkan sampe
...more
Darnia
Rumit dan penuh filosofi tentang psikologi manusia, jadinya terasa agak melebar kemana-mana. Di sisi lain, seru juga mencoba menyatukan puzzle yg bertebaran di dalam kisah mencengangkan para mahasiswa Universitas Palagan yg sedang KKN di Desa Sukamekar ini.

Terima kasih iJak atas peminjaman bukunya
Sinta Nisfuanna
"The Butterfly Effect. Hidup kita sekarang ini dipengaruhi sama setiap kejadian yang ada di Bumi, enggak tahu kejadiannya kapan, di mana, atau gara-gara siapa ngelakuin hal sepele apa, tapi efeknya ngaruh banget di hari-hari kita. Tanpa kita sadari." [Seruak ~ h.186]


Sejak awal sampai ke Desa SukaMekar, kesebelas mahasiswa ini telah dihadapkan pada keterbatasan transportasi dan komunikasi, layaknya tempat terpencil yang belum terjamah teknologi. Pertama kali kemisteriusan dan
...more
Dyah Rinni
May 17, 2014 rated it it was ok
kayaknya IQ saya terlalu rendah untuk memahami isi buku ini, bahkan sejak halaman 1.
Frida
Jun 19, 2014 rated it it was amazing
Shelves: favorites
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here.
Racun Buku
Jun 17, 2018 rated it liked it
Well, bosan membaca romance, butuh 'keluar' dari cinta-cintaan yang rumit akhirnya saya menemukan novel ini.

Butuh perjuangan menyelesaikan novel setebal ini, dengan bahasa yang njelimet dan fokus saya yang suka hilang tiba-tiba. Halaman pertama hingga pertengahan saya hampir menyerah. Tapi berusaha tetap fokus dan akhirnya menemukan ketegangan mulai pertengahan novel hingga akhir.

Cukup sulit menerka dari sudut pandang siapa novel ini diceritakan, ada beberapa logika yang menurut saya bolong dan
...more
Edwina Agustin
Membutuhkan waktu seminggu untuk membaca novel ini dengan genre psychological thriller. Sisi psikologisnya dapat tetapi sisi thriller kurang saya dapatkan dibandingkan dengan novel "Nyawa". Jika dibandingkan dengan novel Nyawa-Kilah-Seruak, saya lebih menyukai Seruak.
Indira Iljas
Dec 20, 2017 rated it it was ok
Shelves: ijak, indonesia
mungkin krn sy nya lagi gak konek, jd brasa ni buku ngebingungin.


Yah bginilah target membaca saya di tahun 2017 ini. Sy pribadi merasa kecewa jg krn di thn ini mood membaca sy benar2 menukik kebawah dengan drastis. Semoga thn dpn bisa lebih baik lg... :(
Reffi Dhinar
Apr 14, 2019 rated it it was ok
Mungkin harusnya ratingnya 1.5
di satu sisi aku penasaran sama rahasia desa Angsawengi dan pusing banget sama gaya bahasa dan POV yang dipilih. Oke, mungkin otakku yang nggak nyampe. Padahal aku berekspektasi tinggi setelah baca 'Kilah'.
Lin Ulfah Minnati
Oct 10, 2014 rated it liked it
Kata pertama yang saya ucapin setelah selesai baca novel ini adalah “Wow!” butuh perjuangan yang lumayan melelahkan buat bisa namatin nih novel, jujur aja.

Saya beli novel ini udah dari bulan maret sih, langsung say abaca juga karena ga tahan sama penasarannya, tapi baru saya baca sekitar 4 halaman saya udah nyerah duluan. Waaahhh cape gila bacanya! Udah sih tulisannya kecil-kecil kan, bukunya tebel, udah gitu bahasanya susah dimengerti lagi. Waktu itu ya saya mikir ini sebenernya otak saya yang
...more
Dita Hersiyanti
Dec 27, 2015 rated it really liked it
Benar-benar sebuah buku yang melampaui ekspektasiku.

Kupikir, ini bakal cuma jadi cerita sekelompok remaja biasa yang kengeriannya diciptakan oleh desa yang mereka tempati selama KKN. Namun ternyata... kepribadian dari masing-masing mereka lah yang menjadai bumbu yang menguatkan rasa mencekam dalam novel ini.

Tapiiii, dengan segala kelebihannya (cerita yang bagiku ga mudah ketebak hingga ke bagian tengah buku), karakter masing-masing tokoh yang dipaparkan begitu detail, pendeskripsian latar ciamik
...more
a.z.
Jul 20, 2014 rated it really liked it
Sebenarnya sudah selesai sejak beberapa hari yang lalu, cuma biasa deh, lupa.

Yang membuat saya melirik novel ini saat berada di toko buki adalah embel-embel 'a psychothriller novel'. Saya baca sinopsisnya, terus terlintas pemikiran kayanya-seru-deh, dan akhirnya saya meminangnya di kasir. Untungnya saya tidak tertipu dengan kesan pertama; novel ini emang seru.

Novel ini memiliki latar yang menarik. Berlatar di sebuah desa utopia-ish yang indah namun menghidari segala bentuk pengeksposan dan
...more
Fatoni M
Jul 17, 2015 rated it it was ok
Seruak, sebuah novel yg meledak di akhir. Tapi, pembaca harus sabar menunggu karena sumbunya sangaaaaaaat panjang.

Sekelompok mahasiswa Universitas Palagan melakukan KKN di Desa Angsawengi. Namun, ada sesuatu yg mencurigakan di desa ini. Anak kecil botak yg memimpin anjing liar, nenek golok, dan bapak pemotong rumput yg selalu mengintai.

Premis novel sudah mainstream, sekelompok remaja yg terjebak di desa yg berbahaya. Tapi, Seruak berembel-embel psychothriller. Seruak mempunyai penokohan yg kuat.
...more
Fafa Tejo
Sep 28, 2015 rated it it was ok
-karakter utama bonie malah yg paling boring
-pov nya ganti2 mulu
-suka gak jelas siapa yang ngomong
-dialog2 nya lebay, alay, sok inggris nya kebanyakan
-semua cewek kayaknya sange smua sama si arbil
-ceritanya kgk jelas, itu 11 murid ngapain seh lama bgt di desa terpencil, dibilang terpencil tapi nyari angkot taxi seenak jidat, ini mau thriller, psychopath, horror hantu, survival ato apaan gak jelas, di sinopsis belakangnya malah udah dispoiler duluan emang ternyata sengaja ditakut takutin iseng
...more
Fakhrisina Amalia
Mar 27, 2014 rated it liked it
Idenya bagus banget, sebenarnya. Tapi jujur, saya agak bosan saat membaca monolog-monolog tokoh utama dan alur di depan yang terasa begitu lambat. Komentar-komentar tokoh utama dan perpindahan jiwanya terasa sangat membingungkan dan membuat saya kurang menikmatinya.
Selain itu, saya bingung menemukan fakta bahwa Freya adik Mada hilang 4 tahun yang lalu tapi nyatanya Mada berpamitan pada Freya di samping bus sebelum pergi KKN. Selain itu bagian akhir yang justru tersa sangat cepat karena tahu-tahu
...more
Annisa Syifa
Apr 14, 2015 rated it it was ok
Dear Vinca..
Kalo nggak salah, saya beli novel Seruak ini nggak lama dari tanggal terbitnya. Waktu itu excited banget pas tau bakal ada novel baru dari Vinca, karena sebelumnya saya sempat tertarik sama novel "Semburat Senyum Sore" dan "Dunsa".

Jujur aja, ini novel terlama yang saya baca, selain tebal dan hurufnya kecil-kecil, banyak banget deskripsi yang saya nggak paham.. jadinya saya malas buat bacanya T.T Okelah, ini novel thriller yang mengangkat unsur psikologi, tapi mungkin terlalu berat
...more
Mawari Afifah
Feb 09, 2017 rated it really liked it
Pada awalnya memang sedikit membingungkan dengan tokoh Bonie yang seakan2 begitu saja dari dalam cerita ketika tokoh Natanina muncul. Begitu pula sebaliknya. Tapi kemudian, ya memang ceritanya agak sedikit berbelit dan butuh pemahaman yang mendalam.
Andhika Haidar
Psychothriller-nya dapet pas di pertengahan, waktu misterinya masih misterius dan aura tegangnya masih menegangkan. Bikin penasaran dan rasanya gak mau lepas novel ini sampai tahu bagaimana akhirnya. Tapi bagian awalnya terlalu lama dan dibumbui sama narasi pretensius kepanjangan yang gak relevan sama plot. Sedangkan bagian akhirnya terlalu maksain dan penuh sama kejutan yang 'enggak' banget.

Masih masuk rekomendasi sebenarnya, tapi hati-hati. Mungkin psychothriller di sini gak terlalu sesuai
...more
Ainu Athifah
Yah ini novel indonesia dengan genre psycho-thriller yang pertama kali saya baca.

Buku ini bagus. Dari segi genre, cukup jarang novel Indonesia menawarkan cerita dengan genre begini, tapi sayang, masih ada beberapa kekurangan hehe. Sebenarnya, pada awal-awal saya rada bingung sama ceritanya, karena alur dan latar waktu yang tidak terlalu jelas. Tapi, semakin ke belakang, semakin jelas dan menarik. Nah, pengenalan tokoh secara mendetail (dan juga latar belakang keluarga) diceritakan di bagian
...more
Inra Bismawan
Aug 13, 2016 rated it really liked it
Akhirnya tamat dalam 4 hari (libur dua hari) hahaha
.
Hmm.. Apa ya? Review pertama saya di goodreads. Maklum kalo Banyak2 salah

Untuk buku setebal ini cukup bagus menurut saya. Bikin saya ketagihan utk melanjutkan membaca.
Namun seperti yg kakak-kakak bilang disini ada beberapa poin yang nanggung dan buat saya gak paham. Sama seperti yang lainnya. Yaitu pas freya nganter mada. Dan ternyata freya itu udh meninggal. Saya tidak mengerti pada bagian ini :( atau harus baca ulang ya?
Satu lagi. Banyak
...more
Ulya Khairiah
Feb 10, 2016 rated it liked it
168/433
Tokoh yang muncul sangat banyak -dengan nama yang tak ladzim- cukup membuat pusing untuk mengingat siapa yang mana dan berkepribadian seperti apa (bahkan di awal sulit mengidentifikasi jenis kelamin tokoh).
Pertanyaan besar: Siapasih "Saya"?

433/433
Penulis pasti kesulitan membuat nama (untuk dicocokkan dengan jalan cerita) hingga namanya jadi sulit dan aneh begitu. Banyak bagian yang kurang penting (termasuk tokoh yang jumlahnya banyak hanya untuk memperindah "susunan" dan tidak berfungsi
...more
Sayfullan
Mar 27, 2014 rated it really liked it
suka dengan idenya. Tapi, maaf tiap narasi dari tokoh : saya (yg selalu membahas filosofi dari sesuatu atau psikologi seseorang) selalu saya lewati. Saya pusing membacanya. Terkesan muter2 dan bikin mumet sendiri. Hal itu pula yang membuat lambat jalan cerita. Sudah tegang2 baca eh, malah narasi filosofis bonie yang keluar. So, tiap ada narasi dari bonie ttg sesuatu, akhirnya saya skip, lagian juga nggak ngefek kok ke jalan cerita.

keren deh pokoknya! bikin penasaran sampai akhir.
Rea Reina
Dec 28, 2014 rated it liked it
well, novel ini punya diksi yang panjang, berbelit-belit dan agak menggurui. saya termasuk orang yang bete baca sesuatu yang menggurui dan sepertinya tidakpada tempatnya hehe. alurnya pun lambat dan .. ehmm menurut saya kurang menegangkan yah. entahlah :D di novel ini saya menyukai cara penulis menggambarkan tokoh2nya. mereka memiliki kepribadian yang berbeda2 dan penulis konsisten dengan sifat mereka baik melalui dialog dan deskripsi.
Dini Novita  Sari
Mar 08, 2014 rated it it was ok
I'm really getting lost in this novel. terlalu panjang, terlalu bertele-tele, terlalu ngajarin, terlalu njelimet. seandainya penulis lebih fokus pada alur ceritanya ketimbang penjelasan yang berbelit-belit dan kerap, mungkin saya akan rela menambahkan satu bintang lagi. mungkin otak saya memang kurang pintar untuk mencerna semua teori yang dijejalkan dengan kalimat serbapanjang. :(
Auliana Gusfiani
Mar 03, 2014 rated it it was amazing
Siapa dirimu adalah apa yang temanmu ceritakan pada temannya.
Ingat-ingat sebelum hilang atau hilang lalu teringat-ingat.

bukunya keren, ceritanya bikin mikir tapi sebenarnya gak usah terlalu dipikirkan karena semuanya akan terjawab dengan sendirinya.
Nufach
Mar 18, 2014 rated it liked it
Reviewnya nyusul yaaa. hehe
*kabur*
Tapi, ini high recommend buat yg suka sci-fi. Yahh...bolehlah ;)
Rafika ws
Jun 08, 2016 rated it really liked it
Shelves: kelas-x
Buku yang keren, emang beneran psycho-thriller banget.. kejadian demi kejadian yang menyangkut gangguan psychology terjadi dan ditambahi bahasa filsafat jadinya makin keren..
« previous 1 3 4 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
38 followers
Published Novels:

1. Sang Panglima Laskar Onyx (fantasylit, GagasMedia 2007)

2. Semburat Senyum Sore (teenlit, Grasindo 2011)

3. Lima Mata Manusia (short stories, nulisbuku.com 2011)

4. Dunsa (fantasylit, Atria 2011)

5. SERUAK (psychothriller novel, Grasindo 2014)

6. Nyawa (psychothriller novel, Bentang Pustaka 2015)

7. Kilah (psychothriller novel, Grasindo 2015)

8. Daddy's Little Girl (psychothriller
...more
No trivia or quizzes yet. Add some now »