Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “(Bukan) Salah Waktu” as Want to Read:
(Bukan) Salah Waktu
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

(Bukan) Salah Waktu

by
2.95  ·  Rating details ·  41 ratings  ·  14 reviews
Tahukah Kau, Sayang ….
Aku mencintaimu lebih dari apapun. Aku rela kehilangan segalanya kecuali kamu. Aku sanggup melepas duniaku demi dunia kita bersama.
Namun, ketika waktu bergulir tanpa bisa dibendung, ketika kenyataan memaksa untuk dipahami, ketika kesalahan memohon untuk dimaafkan, kurasa aku tak sanggup Sayang ….
Entahlah, siapa yang harus memahami dan mengalah. Tapi m
...more
Paperback
Published December 2013 by Pustaka Populer (Bentang Pustaka)
More Details... Edit Details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about (Bukan) Salah Waktu, please sign up.

Be the first to ask a question about (Bukan) Salah Waktu

This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

Showing 1-30
Average rating 2.95  · 
Rating details
 ·  41 ratings  ·  14 reviews


More filters
 | 
Sort order
Start your review of (Bukan) Salah Waktu
Stebby Julionatan
Jan 21, 2014 rated it it was ok
JANGAN SALAHKAN WAKTU

(resensi ini dimuat di Tribun Jogja. Minggu, 9 Maret 2014)

Saya langsung teringat kata-kata seorang kawan, “Mulailah pekerjaan yang baik dengan niat yang baik pula. Jika tidak, jangan salahkan waktu jika ia bergulir ke arah yang tak seharusnya.”

Menikah adalah “pekerjaan yang baik” dan ketika pernikahan tersebut dilandasi dengan sedikit niatan yang tidak baik (baca: ketidakjujuran), maka jangan salahkan Tuhan jika selanjutnya, dalam perjalanan pernikahan, ada aral merintang ya
...more
Indah dwi Nurcahyati
"Perempuan tidak sesederhana yang dipikirkan lelaki. Ingin segera punya anak setelah menikah, kemudian berhenti melakukan hal yang disukainya dan mengabdikan diri sepenuhnya untuk keluarga dan keturunannya. Mama tidak menganggap itu buruk, Sekar. Tapi setiap wanita menurut Mama harus mengerti terlebih dahulu apa yang diinginkan dalam hidupnya. Tak ada orang yang ingin hidupnya singkat, bukan? Makin lama ia hidup, akan makin banyak masalah ia hadapi. Selesai satu masalah, datang yang lain. Lebih ...more
Ifa Inziati
Feb 16, 2014 rated it liked it
Sebelum mulai resensinya... Selamat Mbak Nastiti atas kelahiran buku hatinya :D

Buku ini tidak membual dengan cap naskah pilihan di kavernya. Beneran bagus. Oh, sebagai catatan, saya yang masih unyu-unyu (baca: bocah) gini sebetulnya agak risih kalau membaca buku metropop atau kisah rumah tangga. Apalagi kalau ada selingkuhnya. Pengen tak tabokin tuh karakter yang nyeleweng :|

Oke, cukup marah-marahnya.

Tapi, saya menikmati membaca buku ini. Meskipun (mungkin karena apersepsi saya tentang buku nika
...more
Happy Alfi Azizah
Feb 09, 2014 rated it liked it
boleh nangis bentar, nggak?
Rudi Aswan
Jun 15, 2014 rated it liked it
Berhenti dari pekerjaan mapan ternyata menjadi keputusan yang ambivalens bagi Sekar. Di satu sisi, ia menyambutnya dengan penuh semangat karena ia bakal memanjakan Prabu suaminya. Namun di sisi lain, ia justru menuju pintu masa lalu yang menguak misteri Prabu dan dirinya.

Saat ia mulai lihai memasak dan mumpuni mengatur rumah, hidupnya terusik oleh Laras, wanita yang diduga mengisi hati Prabu. Sambil menyimpan rahasia dari Prabu, muncullah Bram—lelaki yang entah membawa embun penyejuk atau obor
...more
Citra Rizcha Maya
Aug 29, 2015 rated it liked it
Sebelumnya saya ingin mengucapkan terima kasih buat mbak Nastiti yang sudah menghadiahkan saya novelnya yang sangat cantik. Dimulai dari cover yang bergambar jam weker berpita mungil yang menunjukkan waktu nyaris pukul 12. Weker mengingatkan saya tentang kapan harus memulai sesuatu, suka tidak suka mau tak mau harus dihadapi seperti itulah yang nantinya akan diceritakan dalam novel ini.
Adalah Sekar, perempuan muda yang baru dua tahun menjalani rumah tangga dengan suaminya, Prabu. Keduanya salin
...more
Yuni
Thank you, Bentang. You officially get my faith back.

Setelah ketipu abis-abisan dari label ‘naskah pilihan’ di novel Fate, aku sudah nyaris trauma aja (hiperbolis kumat), dan hampir berikrar untuk nggak percaya lagi sama label-label sejenis. But, I gave it another shot and well, I’m glad I did it.

Sebenarnya buku ini... rasanya nggak ada yang mau aku ulas, sih. buku ini meninggalkan kesan istimewa enggak, meninggalkan kesan buruk yang bikin aku baca sambil mendesis-desis, juga enggak.

tapi, ada be
...more
Helvira Hasan
May 30, 2014 rated it it was ok
Shelves: novel
Penuturan cerita sangat runut dan rapi, tapi begitu mendekati ending, cerita menjadi terpotong-potong. Pada beberapa bagian, narasi terlalu panjang, deskripsi juga terlalu detail, yang mana ini bukanlah selera saya. Saya selalu geli tiap baca sentimenter atau kilogram yang menggambarkan fisik tokoh.

Konflik utama cerita ini adalah terkuaknya masa lalu sepasang suami istri, Sekar dan Prabu. Tetapi, penyelesaiannya malah lari ke tokoh-tokoh lain. Tidak adanya penyelesaian yang personal antara Seka
...more
Pauline Destinugrainy
Sekar dan Prabu telah berumah tangga selama 2 tahun. Meski kelihatannya rumah tangga mereka aman2 saja, ternyata baik Sekar maupun Prabu menyimpan luka masa lalu.

Sekar berasal dari keluarga broken home. Papa dan mamanya sering bertengkar dan menjadikan Sekar sebagai alasan pertengkaran mereka. Sekar yang ketakutan membawa trauma itu hingga dewasa. Apalagi setelah orangtuanya berpisah. Anehnya, Prabu tidak tahu kalau mertuanya itu sudah lama bercerai. Soalnya Sekar selalu menutupi hal itu dari P
...more
Agustine W.
May 05, 2014 rated it liked it
novel ini kudapat langsung dr penulisnya lho :)
thanks mbak nastiti u/ bingkisan manisnya beserta pelajaran yg bs diambil dr novel ini :)

novel ini novel pertama yg aku baca dg latbel tokohnya sdh menikah. mulanya aku ga ngeh bukan salah waktu cerita ttg apa. pas dapet ya mikir wah kayaknya tanda2 alam aku harus mikirin jodoh & pernikahan jg hehhehe.
BSW -kusingkat gini aja ya- bikin aku inget novel mira w yg cinta sepanjang amazon walau agak beda dikit. yg cinta spnjg amazon dimulai dr pacaran tru
...more
Frida
May 26, 2014 rated it it was ok
Cara berceritanya bagus, tapi sayang sekali, banyak ketidakhati-hatian yang sangat parah. Mungkin akibat terburu-buru atau editornya asal meloloskan saja.
Review selengkapnya: http://kimfricung.blogspot.com/2014/0...
...more
Saptorini
Jun 10, 2014 rated it liked it
Kok lama bacanya? ya soalnya saya ulang-ulang utk kebutuhan review. Gitu lah kalau selesai baca nggak langsung direview, jadi pas nulis review baca ulang tapi skip skip skip aja buat dapat feel-nya lagi dan poin-poin pentingnya.
Atria Dewi Sartika
rated it liked it
Jun 17, 2014
Meylina Elhaq
rated it really liked it
May 30, 2014
Nadia Qorina
rated it it was ok
Mar 11, 2014
Muhammad Nulhakim
rated it liked it
Sep 22, 2014
Hapudin
rated it really liked it
Dec 09, 2014
Reni
rated it really liked it
Jun 17, 2014
idpramudita
rated it liked it
Dec 18, 2014
Dinda Stefani
rated it it was amazing
Dec 05, 2014
Manda Rizki Utami
rated it liked it
Jan 18, 2015
Novi
rated it liked it
Jan 12, 2016
Dian Nafi
rated it liked it
Jun 11, 2014
Yonna Hutagalung
rated it did not like it
May 11, 2016
Napitupulu Rodame
rated it liked it
Aug 25, 2014
Maria Virginia
rated it liked it
Apr 04, 2017
Filia
rated it liked it
Jul 21, 2016
Tylinz
rated it liked it
Feb 10, 2015
« previous 1 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
3 followers
I love reading and daydreaming. That's why I love writing. ...more

News & Interviews

Why not focus on some serious family drama? Not yours, of course, but a fictional family whose story you can follow through the generations of...
120 likes · 42 comments