Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Sejenak Hening” as Want to Read:
Sejenak Hening
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Sejenak Hening

3.72  ·  Rating details ·  211 ratings  ·  31 reviews
Menjalani Setiap Hari dalm Hidup, dengan Sadar, Sederhana, dan Bahagia.
Paperback, first edition, 310 pages
Published August 2013 by Metagraf
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Sejenak Hening, please sign up.

Be the first to ask a question about Sejenak Hening

This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

Showing 1-30
3.72  · 
Rating details
 ·  211 ratings  ·  31 reviews


More filters
 | 
Sort order
Neti Triwinanti
Feb 09, 2014 rated it liked it
Shelves: owned
A simple book that guide us to find happiness in every little things.

Buku Sejenak Hening mengajak pembacanya untuk sejenak berhenti dari segala ketergesa-gesaan dalam hidup. Menikmati momen ke-kini-an dan ke-disini-an. mengajak kita untuk lebih sadar akan apa yang tengah kita lakukan, kemudian menikmatinya.
Dengan bahasa yang ringan tapi sarat makna, buku ini tidak terkesan menggurui. Membaca Sejenak Hening seolah sedikit menekan (kalau belum bisa dikatakan mematikan) tombol ambisi dalam hidup sa
...more
Devi R. Ayu
Nov 17, 2013 rated it really liked it
Shelves: self_development
Banyak hal yang bisa didapat dari buku ini, ehmm.. tercerahkan lebih tepatnya tentang konsep meditasi sendiri, bahwa meditasi adalah cara bagi kita untuk mendengarkan Tuhan dan segala pertandaNYA. Sedangkan berdoa adalah cara kita sebagai manusia untuk meminta segala kemudahan padaNYA.

Bahwa dalam hidup kita yang serba cepat ini, semua orang kelelahan. Dan salah satu cara untuk lebih menikmati hidup ya dengan memelankan ritmenya melalui hening. Menikmati dengan sadar apa yang sedang kita lakukan
...more
Arianidewi Megami
May 04, 2015 rated it really liked it
recommended buat kamu yang sering menghabiskan waktu dalam sibukmu, gelisah dalam masa lalu dan masa depanmu.. kamu adalah kamu yang sekarang.. take out some time for yourself.. enjoy, don't be panic..
Bernadeth Ridha
Feb 27, 2014 rated it it was amazing
Amazing book... Menyadarkan kita kalau bahagia itu sederhana :)
Hestia Istiviani
Dec 11, 2016 rated it liked it
Hasil bookswap di Festival Pembaca Indonesia 2016
Fhadillah Laksamana
Feb 13, 2019 rated it it was amazing
so inspiring,so motivating
Febi Annora
Jun 07, 2018 rated it it was amazing
Kerja kuliah keluarga, ya saya butuh sejenak hening
Zulkifli Afrian
Apr 23, 2019 rated it really liked it
buku yang membuat perasaan menjadi hangat..
Elyza
Jun 01, 2018 rated it really liked it
"We must quiet the mind to truly hear"
Gloria Fransisca Katharina
Nov 02, 2018 rated it it was amazing
Kembali sadar, ajaran penting menjalani hidup yang lepas bebas.
Galuh Nindya
Apr 06, 2015 rated it really liked it
Membaca Sejenak Hening cukup membuat saya sejenak berhenti, senyum-senyum sendiri, terkadang menahan nafas, lalu berikutnya menarik dan menghembuskan nafas panjang dengan penuh kesadaran. Adjie cukup mampu mengingatkan saya kembali, bahwa kita sudah seringkali jauh luput, melewatkan hal-hal sederhana di sekitar kita, dalam keseharian, yang sebenarnya merupakan suatu keajaiban luar biasa bila kita mampu merenungi dengan lebih jeli dan mensyukurinya.

Ternyata, kebahagiaan ada di mana-mana, dan kapa
...more
Haniva Az Zahra
Apr 01, 2014 rated it it was amazing
Nah, buku ini adalah buku yang cocok untuk saya yang senang bergerak kesana-kemari. Kadang-kadang saya membutuhkan ini, butuh untuk sejenak hening. Dari buku ini saya belajar untuk lebih tenang, menikmati hidup, dan bersyukur.

Melatih senyum, bahwa tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan (setidaknya awalnya) dengan senyuman. Saya suka tipe buku seperti ini. Buku yang membuat saya tenang dan penuh insight. Oleh karena itu, lima dari lima. Terima kasih mas Adjie. Saya tidak akan memberikan
...more
Muhammad Ardi
Jun 07, 2014 rated it really liked it
Bukan self motivating book, tapi self healing. Seperti instruktur yoga dalam bentuk buku. Buku ini berusaha keluar dari mainstream buku self help tentang cara menjadi kaya. Tapi sangat mungkin buku semacam ini menjadi tema mainstream selanjutnya di industri buku. Yang jelas buku ini tidak cocok untuk anak muda. Lebih cocok dibaca mereka yang berusia 30-an, lelah bekerja 8 jam sehari, jenuh dengan dunia yang serba cepat, dan terus menerus bertanya, hidup itu untuk apa sih?
Emjimj
Jun 09, 2015 rated it liked it
Buku yang menurut saya ringan karena hanya dalam 2 kali baca langsung selesai. Sangat cocok bagi yang selama ini terlalu sibuk dengan pekerjaan. Inti dari buku ini adalah kita sebaiknya menikmati hidup pada masa ini bukan menyesali masa lalu atau mencemaskan masa depan. Yang agak mengganggu adalah adanya testimoni yang diselipkan di tengah buku. Saya bahkan tidak sempat membaca testimoni testimoni tersebut. Tapi secara keseluruhan buku ini bagus.
Agoes
Mar 09, 2015 rated it liked it
Shelves: psikologi
Kumpulan tulisan yang banyak dikaitkan dengan konsep mindfulness. Ada beberapa artikel yang menyenangkan untuk dibaca, ada juga yang tidak jelas arahnya ke mana. Testimoni dari orang-orang diselipkan di tengah-tengah buku, muncul setiap beberapa bab sekali. Buat saya, penempatan testimoni seperti itu malah jadi mengganggu. Begitu juga dengan "wawancara" yang diselipkan di belakang, kayaknya nggak semua yang diwawancara punya konsep yang sejalan dengan konsep buku ini ("Sejenak Hening").
Aditya Siregar
Jan 30, 2016 rated it liked it
Shelves: owned-books, scanned
Bukan buku yang bisa dibaca dengan cepat, bukan juga perlahan. Bisa dicerna dengan cepat, bisa juga lambat. Yang penting pas.

Buku ini berisikan tentang pemikiran Adjie tentang konsep ketenangan dan kedamaian. Beberapa benar, tapi yang lainnya terlihat klise.

Bahasa yang digunakan pun mudah, dan akibatnya tidak terstruktur dengan baik.


iffa septiyani
Feb 22, 2016 rated it really liked it
bahasanya sederhana dan sangat mudah dipahami.mungkin perlu dibaca oleh orang-orang yang merasa dirinya disibukkan mengejar pemenuhan kebutuhan hidup sehingga melupakan waktu untuk menikmati hidup itu sendiri.buku ini mengingatkan bahwa kita ini human being not human doing.jadi buat apa mati-matian mengejar sesuatu yang tidak dibawa mati
Rizka Trian Palupy
Aug 09, 2014 rated it really liked it
Adjie Silarus menulis dengan bahasa yang tidak berat namun benar-benar mudah dimengerti.
Buku ini mampu menunjukan bahwa bahagia itu sederhana, bahwa hidup tidak perlu dijalani tergesa-gesa.
Dalam hening, kita mampu menemukan sebuah arti dari peristiwa yang sudah terjadi.
Dalam hening, saya merasa bahagia.
Etty
Nov 18, 2014 rated it liked it
Buku yang mengajarkan pada kita untuk menikmati saat ini, bukan masa depan atau masa lalu. Dengan cara perbanyak senyum, tertawa dengan hal2 sederhana, menikmati perlahan peristiwa sekitar kita, lebih banyak berinteraksi sosial dengan teman2 kita, lebih sering bersama keluarga.
Diza Permatasari
Oct 31, 2014 rated it liked it
Sejenak hening. Kita memang butuh hening sejenak, berhenti sejenak dalam menjalani hidup. Inspiratif dan menyadarkan kembali tentang banyak hal dalam hidup ini yg harus disyukuri dan dinikmati. Yuk kita hening sejenak
Adhyaksa Desta
May 11, 2015 rated it really liked it
Melepaskan ke-aku an, dengan bahasa yang ringan dan menyenangkan. Buku ini diperuntukan untuk orang-orang yang ingin membebaskan diri, sebentar dari beberapa rutinitas keseharian dan merasakan momen sekarang dengan kesadaran penuh, maka kita akan menemukan keajaiban kecil di momen itu.
Muhammad Rasyid Ridho
Dec 19, 2014 rated it really liked it
perenungan yang keren. Resensinya ada di http://ridhodanbukunya.wordpress.com/...
Apriastiana Dian
Apr 05, 2014 rated it really liked it
Shelves: inspiratif
Buku yang ringan untuk dibaca tetapi susah untuk dilakukan. Semoga saya bisa berhening sejenak tanpa melakukan dan memikirkan apapun. Benar-benar diam.
Yufan
Jul 06, 2015 added it
bahasanya bagus
Septian Danar
Nov 01, 2016 rated it liked it
I am open my mind
Mamen Karim
Jun 04, 2015 rated it liked it
ringan, cukup membantu dalam menemukan sejenak keheningan di hecticnya kehidupan
Faiz Mirro
Sep 07, 2014 rated it really liked it
sejenak hening, mengajak kita untuk berhenti dari kesibukan dan nikmati hidup dengan sederhana
Vicky Pratama
Jun 30, 2015 rated it it was amazing
good
Fazlur J. Rahman
mari hening sejenak :)
Ira Ariska
Sep 07, 2016 rated it really liked it
"Kita menjadi jauh dari ketenangan karena terlalu gelisah akan impian."
« previous 1 3 4 5 6 7 8 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »

Readers also enjoyed

  • 23 Episentrum
  • Yang Galau Yang Meracau: Curhat (Tuan) Setan
  • Habibie: Tak Boleh Lelah dan Kalah!
  • The Little Book of Contentment: A Guide to Becoming Happy with Life and Who You Are, While Getting Things Done
  • The Science & Miracle of Zona Ikhlas
  • The Mint Heart
  • Imperium III
  • Beats Apart
  • Food Combining Itu Gampang
  • Open Your Heart, Follow Your Prophet
  • Sarapan Pagi Penuh Dusta: Kumpulan Cerpen
  • Kisah-Kisah Kebijaksanaan China Klasik: Refleksi Bagi Para Pemimpin
  • Wajah Bandoeng Tempo Doeloe
  • Gerpolek: Gerilya-Politik-Ekonomi
  • Do Good Design: How Designers Can Change the World
  • Meragu: Ketika Cinta Tak Cukup Dengan Setia
  • Senja dan Cinta yang Berdarah
  • Bacakilat: Kiat Membaca 1 Halaman/Detik dengan Pemahaman Tinggi
See similar books…
No trivia or quizzes yet. Add some now »