Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Evergreen” as Want to Read:
Evergreen
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Evergreen

by
4.01  ·  Rating details ·  855 ratings  ·  168 reviews
Konichiwa! Selamat datang di Evergreen, kafe es krim penuh pelayan baik hati, lagu The Beatles akan melengkapi hari-harimu. Tempat yang menghangatkan, bahkan bagi seorang gadis pengeluh dan egois sepertimu, Rachel!

Di kafe itu, kau menemukan sebuah dunia baru, juga pelarian setelah dipecat dari pekerjaanmu. Menurutku itu bagus! Apa enaknya sih kerja jadi editor?

Namun, seben
...more
Paperback, 203 pages
Published July 2013 by Grasindo (first published January 1st 2013)
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Evergreen, please sign up.

Be the first to ask a question about Evergreen

Community Reviews

Showing 1-30
4.01  · 
Rating details
 ·  855 ratings  ·  168 reviews


More filters
 | 
Sort order
Yuni
Kebiasaan bacaku, kalau aku nggak suka sama satu buku, I will drop it faster than a hot potato.

Being said that, Evergreen is, in a way, very special because I dropped the book at Chapter 17, just three more chapters before the end. Imagine.

So I'm writing this review without finishing the book, or even a slight intention to later pick up where I left off, and that's why this book for me will be Ever-unfinished.

Let me tell you why....

Gaya Bercerita: a major major major turn-off
Well, actually, it's
...more
Akaigita
Nov 30, 2018 rated it really liked it
Shelves: fiction
why I always love Prisca's works :'

Buku ini manis sekaligus kelam, innocent sekaligus misterius, konyol sekaligus bikin hati dedek kretek-kretek lalu pecah berhamburan, ngikutin gelas-gelas yang dilemparin Rashieru waktu stres.

Aku bisa menyelesaikannya hanya dalam waktu dua jam; a record, I guess. Thanks to serangan insomnia! Tapi kurasa itu juga berkat narasi yang mengalir deras kayak air terjun serta pernak-pernik dalam cerita yang unyu-unyu dan referensi yang relatable banget. Kubelum bosan-b
...more
Lelita P.
Jul 03, 2013 rated it really liked it
Evergreen adalah nama sebuah kafe. Novel ini bercerita tentang Rachel, seorang gadis yang baru dipecat dari pekerjaannya sebagai editor penerbitan ternama dan pada akhirnya bekerja menjadi pelayan di kafe ini. Di sana dia mendapatkan berbagai pelajaran hidup yang membuatnya menjadi orang yang lebih baik.


Setelah menunjukkan sisi humornya dalam Paris: Aline, Mbak Prisca Primasari kembali kepada gaya naturalnya yang melankolis, penuh drama, but heartwarming. Evergreen ini ... bisa saya katakan, bet
...more
Rezza Dwi
4,5 bintang! Aku jatuh cinta pada tulisan Mbak Prisca :")

[cuplikan]
Rachel baru saja mendapat musibah menyedihkan sekaligus memalukan. Rasanya enggan untuk keluar rumah, hanya ingin memecahkan gelas-gelas dan mengeluh. Sampai kemudian, ia tak sengaja berkunjung ke kafe bernama Evergreen. Di sanalah Rachel menemukan Yuya, Fumio, Toshi, Kari, Gamma, dan Toichiro. Ada sesuatu yang membuat Rachel begitu penasaran. Bagaimana pelayan Evergreen bisa punya aura sehangat itu?
.
[no spoiler]
203 halaman yaaan
...more
Nisa Rahmah
Jul 14, 2016 rated it really liked it
Kalian ingin selalu mengingat kenangan manis, sedangkan aku malah ingin melupakan. Bahkan aku berharap kenangan itu tidak pernah ada. Dengan begitu, tidak ada yang perlu kutangisi. --- Halaman 40

***

Rachel Yumiko River dipecat dari pekerjaannya sebagai editor di sebuah penerbitan yang terkenal di Jepang. Dia frustrasi, bukan hanya karena dia tidak memiliki pekerjaan lagi dan tidak tahu harus melakukan apa setelah ini, melainkan juga karena tidak ada seorang pun yang memedulikan dirinya. Teman-tem
...more
Andi Lintang
Oct 13, 2017 rated it it was amazing
Shelves: 2017, ebook, indonesia
Full review: https://wp.me/p5wqUC-ei

Aku iseng-iseng search nama kak Prisca di Ijak, dan muncullah buku ini. Dari covernya, wah lucu😻 apa ini cerita cinta yg romantis, ya?!

Dan, aku salah😅
Ini kisah tentang Rachel, seorang editor yang dipecat dari penerbit tempatnya bekerja karena 'hal sepele', pikirnya. Hidupnya setelah itu awut-awutan. Gelas kaca abis dilemparin ama dia😂 tapi keadaannya berangsur pulih saat menemukan cafe Evergreen.

Menggunakan 3rd POV, dan berlatar negara Jepang😻 tapi kelemahanku
...more
Jessica Ravenski
Jul 04, 2013 rated it it was amazing
Ini review yang pertama bukan ya? Kalo iya, horeeee! *\o/*

Terlalu banyak nilai kehidupan dan pelajaran yang bisa diambil dari buku ini. Rasanya kepengen kerja di Kafe Evergreen itu.

Tentang Rachel, yang baru saja dipecat dari pekerjaannya menjadi editor di Sekai Publishing. Dia jadi galau kronis begitu. Pas baca bagian ini, berasa aneh sendiri. Helooow, Rachel, kamu kan cuma dipecat, enggak usah gila begitu juga sik. Kerjaan lain banyak kok di luar sana.

Belum lagi teman-teman Rachel yang mulai me
...more
Nova  Putri
Jun 07, 2016 rated it it was amazing
Satu kata 'KEREN'. Buku ini bagus banget menurut saya. Banyak banget pelajaran yang bisa diambil didalamnya terutama soal kehidupan. Dan cara mbak Prisca mengeksekusi cerita itu beneran deh, bagus banget. Porsi ceritannya selalu pas. Mulai dari romantisnya, lucunya, sedihnya, terharunya, semua pas. Ah, rasanya masih belum mau pisah dari Evergreen dan semua orang yang ada didalamnya... :')

Review lengkap menyusul... :D
Maya Yudhianto
Jul 18, 2018 rated it really liked it
Rachel Yumiko River dipecat dari pekerjaannya sebagai editor di Sekai Publishing gara-gara menolak naskah seorang penulis dengan alasan yang tidak profesional. Dan yang dilakukannya adalah menangis dan memecahkan gelas-gelas yang dia punya. Frustrasi, karena kehilangan pekerjaan dan ditinggalkan teman-teman. Sepulang mendatangi kantornya, dia menemukan sebuah kedai es krim yang direkomendasikan seorang rekan. Evergreen. Kesan hangat tempat itu membuat Rachel singgah dan terkesan dengan sorbet st ...more
Ryaa Tenriawaru
Jul 02, 2013 rated it it was amazing
"...saat kau memikirkan kebahagiaan orang lain, kau juga berbuat baik untuk dirimu sendiri."

Aaah...menutup novel ini dengan puas. Banyak pesan berharga yang bisa dipetik tentang menghargai arti hidup, ketulusan cinta, pengorbanan, memaafkan :""")

As always karya kak Prisca tuh hangat. Menghangatkan. <333

Sekarang jadi pengen berkunjung ke Evergreen, melepas stress dengan makan es krim sepuasnya + mau ngecengin Yuya-senpai juga~ lol ;pp
Ummi
Jul 03, 2013 rated it it was amazing
hhohoho karya Prisca Primasari ga pernah mengecewakan buatku, termasuk yang satu ini, okee banget. gaya penulisannya ga perlu dipertanyakan lagi ya, narasi n dialognya pas. Kisahnya sangat menyentuh dan terdapat pelajaran yg bisa di ambil di dalamnya. Romancenya sih ga terlalu menonjol, tapi tetep manis, semanis es krim buatan Fumio, hadeehh *ingat puasa!*
Ikatan persahabatan di kafe evergreen itu loh, bikin irii >.<
Ayu Prameswary
Jul 09, 2013 rated it really liked it
Shelves: fiction, indonesian
Sejak saya baca eclair-novel pertama prisca (yg saya baca), saya yakin saya bakal suka dengan novel-novelnya yang lain^^. Buku ini efeknya sama seperti saat baca chokoreto: pengen ke kafe ybs dan jadi pengen punya kafe sendiri ;D.
Magdalena Rina
Evergreen...
begitu baca judulnya yg lgsg ada dikepalaku adalah lagu westlife "Evergreen"
(ga nyambung yah 😂)
Bayangin, saya punya Evergreen ini 2 loh...kover yg lama dan kover baru...
utk kover lama bahkan sampe lecek aku ga bs menuntaskan bacanya hingga selesai...uda lgsg ngejudge si Rachel... tpi pas liat kover baru di tumpukan buku sale...akhirnya comot juga walaupun sbnrnya uda pny...
suka sama layout nya...
.
.
.yang aku rasakan setelah baca novel.ini adalah heartwarming
Suka sama Yuya...semua tok
...more
Shanya Putri Siahaan
This book taught me not to be selfish. Help people. Be there for them. Be happy for them-and you will feel their happiness.
Laras
Feb 18, 2017 rated it it was ok
Saya maunya bisa suka sama buku ini, tapi akhirnya biasa saja karena ekspektasi tak terpenuhi. Entah apa yang kurang tapi atmosfer yang ingin dibangun di buku ini tak terbentuk, tidak Jepangnya, tidak musim dinginnya, tidak suasana hati Rachel, juga suasana kafe yang katanya hangat dan ceria. Saya rasa naratif yang terlalu datar gagal menjabarkan detil yang diperlukan untuk menyampaikan suasana.

Selain itu, penokohan juga kurang berhasil mendapatkan bentuk yang bulat utuh. Tokoh-tokohnya terasa s
...more
Kitty Wibisono
Feb 09, 2017 rated it really liked it
Shelves: i-jak, irrc-2017
Ini adalah buku pertama Kak Prisca yang kubaca dan aku sangat menyukainya! *acung 2 jempol*

Awalnya kisahnya berjalan cukup lambat dan aku dibuat sebel sama sikap dan pikiran2 Rachel, tokoh utama dalam buku ini. Namun ternyata itu belum apa-apa. Makin kesini, kisahnya makin membuatku gak pengen berhenti membaca!

Evergreen adalah sebuah cafe ice cream yang mempertemukan tokoh-tokohnya: Rachel, Yuya, Fumio, Gamma, Kari, Toshi. Meskipun nampak normal dan baik-baik saja, nyatanya masing-masing tokoh
...more
Rizky
Jul 02, 2013 rated it it was amazing
Shelves: koleksiku
I love this book...
Banyak banget hal yang bisa kupetik dari kisah Rachel dan pertemuannya dengan Yuya, Gamma, Fumio, Toshi dan Kari. Dengan setting kafe "Evergreen" yang begitu hangat seperti rumah, aku bisa merasakan perasaan yang berkecamuk diantara mereka. Ya Rachel telah belajar banyak, mengubah pribadinya menjadi lebih baik lagi.

Sejak pertama kali mengenal tulisan penulis "Eclair, Pagi Terakhir di Rusia", aku sudah jatuh cinta dengan gaya menulisnya yang khas dan klasik. Bisa membawa imajin
...more
Ruly Marifanti
Sep 06, 2013 rated it it was amazing
Shelves: own
Lagi-lagi terpesona sama karya Kak Prisca.

Entah gimana caranya Kak Prisca membuat novel ini jadi begitu indah. Ceria, melankolis, sendu, semuanya ada di dalam sini.
Rasa kebersamaan dan juga persahabatan antara Rachel, Fumio, Toshi, Kari, Gamma, dan Yuya sangat terasa. Menyelipkan perasaan hangat ketika membaca novel ini.

Semua karakter di dalam novel ini memiliki kisah masing-masing, bahkan Toichiro-san yang awalnya aku anggap hanya karakter sampingan juga memiliki kisahnya sendiri.

Kisah Fumio da
...more
Adelia Ayu
Jul 22, 2013 rated it really liked it
Aaaaaa love this book!

Banyak pelajaran yang bisa diraih dalam novel ini. Intinya, jangan egois, coba fikirkan kebahagiaan orang lain, maka kita juga akan berbuat baik terhadap diri sendiri.

Sampulnya apalagi, aduh manissssss, ceria gitu kesannya, tapi tampak seperti "sepi". Ya sesuai banget sama isi ceritanya lah :)

Ada 2 kekurangan pengetikan dalam novel ini, yaitu;
-hal 190 baris ke 4 dari atas, ada dialog Toichiro San, "Seperti Fifi dalam ceritamu." Nah tapi di novel ini, sebelum kata "Seperti",
...more
Masitho
Jul 02, 2013 rated it really liked it
Udah semingguan beli novel ini, tp br sempet baca hari ini dan langsung selesai beberapa jam kemudian.
Rasanya ga mau pisah sama novel ini, ga mau pisah sama Yuya, Fumio, Rachel, dan semua bagian dari Evergreen.
Ceritanya manis.^^ bikin senyum2 dihalaman ini, dan bikin nangis dihalaman berikutnya.
Ceritanya tentang Rachel yg baru dipecat dr pekerjaannya di Sekai Publishing. Berawal dr situ dia bertemu dg kafe Evergreen dan org2 didalamnya.
Keren deh~ tp konflik Rachel sama 'sahabat2' nya yg bikin s
...more
Lia Agustin
Aug 25, 2016 rated it really liked it
Light novel yg menghibur banget.
kayaknya emang gasalah ya kalo semua karya mbak Prisca kepingin aku favoritkan.
Walaupun di sini aku rada protes sih kenapa karakter Toshi lembek banget. Tapi pokoknya bagus. Manis. Nyenengin. Rada suka ngiler juga sih liat menunya.

Aku juga mau daftar di Yuya Fans Club ah HAHAHA! xD
Dhani
Apr 21, 2014 rated it really liked it
akhirnya selesai juga membaca Evergreen untuk yang kedua kalinya. Tetap suka dan melting karenanya. Suka dengan karakter tokoh tokohnya, jalinan rasa yang terjalin di antara mereka, juga quote quote yang keren. Ini buku Prisca Primasari terbaik sampai hari ini.
Air
Jan 16, 2017 rated it really liked it
Pesannya sampai. Perkembangan karakternya terasa. Nggak fokus ke romance. Suka.

Cuma, saya nggak suka fontnya. Agak ganggu gimana gitu... Terus, ada beberapa typo dan kesalahan tanda baca. Tapi ya udah lah, ya.

Empat bintang :-).
Just_denok
Apr 27, 2015 rated it really liked it
Heartwarming story. Aku selalu nyaman saat membaca novel2nya Kak Prisca. Tanpa emosi yang berlebihan tapi maknanya selalu sampai di hati :). Ditunggu novel barunya ya Kak :))
Mikochin
Sep 24, 2015 rated it it was ok
(udah nulis review panjang trus entah kenapa ga disimpen sama Goodreads. ngambek gamau nulis ulang lagi.)

Intinya, it's not the book, it's me.
Lila Cyclist
Jun 09, 2018 rated it it was amazing
Shelves: scoop-ebook
Eeehhhhh... Ngga ngira this novel turns out like this 😍

Jadi gini, saya tertarik membaca novel ini karena berbau bau Jepang. Tapi saya sudah skeptis jika novel ini bakal bercerita tentang roman dengan latar belakang Jepang dan sedikit sedikit kalimat bahasa Jepang demi untuk memunculkan setting Jepang.

Tapi ternyata saya salah... Bisa dibilang novel ini sangat Jmovie yang tidak melulu membahas roman, bahkan sesungguhnya novel ini cukup kering dari nuansa romans tapi menghangatkan bahkan di beberap
...more
Khuliqat Aqna
Jul 04, 2013 rated it it was amazing
Rachel Yumeko River dipecat dari pekerjaannya sebagai editor novel misteri di Sekai Publishing. Kejadian ini bagaikan ganjaran bagi sikapnya yang egois, lalai, dan meremehkan orang lain yang memang telah menjadi bagian dari kepribadiannya. Rachel pun ditinggalkan teman-temannya yang sudah bosan dengan karakternya yang tidak menyenangkan. Sungguh pukulan berat bagi Rachel mengingat reputasinya telah runtuh di semua penerbitan di Tokyo. Ia tidak bisa menekuni pekerjaan di dunia perbukuan kendati e ...more
Eva
Mar 13, 2018 rated it really liked it
Saat menyelesaikan novel 'Evergreen' mata saya sembap, sebab dari sejak setengah buku, mata saya terus-menerus dibuat basah oleh kisahnya.

📚 Sesungguhnya saya memilih buku ini untuk memenuhi tantangan baca mingguan karena bukunya tips. Saya tak menyangka akan menjadi pengalaman baca yang menghangatkan hati.

📚 Novel ini menceritakan tentang orang-orang yang terlibat dalam Kafe Evergreen milik Yuya. Ada Rachel yang baru dipecat, Kari yang kehilangan sahabat, Fumio dan Toshi yang mencari ayah mereka
...more
Rido Arbain
Jun 07, 2017 rated it liked it
Aku kurang paham apa pasal penerbit menggunakan font style meliuk-liuk di novel ini. Karena ceritanya berlatar Jepang? Sekalian aja penerbit pakai huruf Kanji, biar pembacanya kena katarak dini.

Jadi, sepanjang baca, aku selalu menyugesti diri "MATAKU, BERTAHANLAH!" lalu wuuush akhirnya sampai ke halaman epilog. Mungkin sebab emosiku sudah habis duluan untuk menahan diri biar nggak mengumpat, emosiku yang lain seolah mati rasa. Aku nggak bisa merasakan senang, sedih, atau perasaan kecewa yang dia
...more
Indah Nurkomala
Jan 19, 2018 rated it really liked it  ·  review of another edition
Rachel, si egois yang suka menggerutu, baru saja dipecat dari pekerjaannya sebagai editor novel misteri di Sekai Publishing. Frustasi dalam mencari pekerjaan baru, Rachel terdampar di sebuah kafe es krim bertajuk Evergreen. Apa kafe itu bisa mengubah kehidupan Rachel?

Duh ini gaya bahasanya mengalir banget. Settingnya di Jepang, musim semi, kafe es krim. Kurang so sweet apa lagi coba? 😍

Meskipun latarnya udah pas banget untuk cerita cinta, nyatanya novel ini lebih mengangkat isu pertemanan dan kel
...more
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 next »
topics  posts  views  last activity   
Windry Ramadhina ...: Evergreen by Prisca Primasari 1 2 Dec 16, 2015 09:12PM  

Readers also enjoyed

  • Bangkok: The Journal
  • Paper Romance
  • Beauty Sleep
  • Angel in the Rain
  • Notasi
  • The Chronicles of Audy: 4R
  • Pintu Harmonika
  • Mahogany Hills
  • Restart
  • Camar Biru: Cinta Tak Selalu Tepat Waktu
  • Barcelona, Te Amo: Masih Ada Sketsa Rindu Untukmu
  • Tokyo: Falling
  • Draf 1: Taktik Menulis Fiksi Pertamamu
  • Teka-Teki Terakhir
  • Rhapsody
  • Last Minute in Manhattan: Beri Cinta Waktu
  • Unfriend You: Masihkah Kau Temanku?
See similar books…
526 followers
English Literature graduate. A sleeping witch who loves pastel goth, sugar, spice, and everything nice. Her latest novels are Purple Eyes, Love Theft, and Lovely Heist.

Her hobbies are writing, traveling, reading all kinda literary works, watching movies and anime, and listening to music.
No trivia or quizzes yet. Add some now »
“Memaafkan. Kata yang lucu sekali, bukan?... Sesuatu yang sulit sekali diberikan. Padahal dengan melakukan itu berarti kita menyelamatkan hati kita sendiri. Pernahkah kau mendengar, bahwa ketika kau memaafkan seseorang, kau membuka lagi pintu rumah yang sebelumnya kau tutup rapat-rapat, yang telah membuat dirimu terperangkap dan kehabisan napas. Ketika kau memaafkan, kau pun bisa bernapas lagi. Dan hidup.” 12 likes
“Aku tak pernah percaya kebetulan, Nona. Aku hanya percaya bahwa apa pun bisa terjadi jika keinginan kita terlampau kuat. Terutama setelah kita menerima perlakukan tidak adil.” 10 likes
More quotes…