Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Murjangkung: Cinta yang Dungu dan Hantu-hantu” as Want to Read:
Murjangkung: Cinta yang Dungu dan Hantu-hantu
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Murjangkung: Cinta yang Dungu dan Hantu-hantu

3.82  ·  Rating details ·  538 ratings  ·  103 reviews
"Murjangkung kembali memeragakan kepiawaian Laksana sebagai pendongeng yang mahir meramu humor dan tragedi."—Majalah Tempo

"Jawaban untuk setiap pertanyaannya berloncatan
seperti katak-katak dalam film Magnolia."—Majalah Dewi

"Murjangkung ingin mengatakan bahwa: teks fiksi sebaiknya membuka keran imajinasi para pembaca untuk memiliki dunia
dan atmosfer cerita yang khas...."—
...more
Paperback, 214 pages
Published June 3rd 2013 by GagasMedia (first published January 2013)
More Details... Edit Details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Murjangkung, please sign up.

Be the first to ask a question about Murjangkung

Community Reviews

Showing 1-30
Average rating 3.82  · 
Rating details
 ·  538 ratings  ·  103 reviews


More filters
 | 
Sort order
Start your review of Murjangkung: Cinta yang Dungu dan Hantu-hantu
mahatmanto
Jan 08, 2014 rated it liked it
saya jarang baca fiksi.
dan saya ambil buku ini karena covernya bagus. demikian juga cara disainer menandai tiap bab juga bagus: dengan ornamen vignet, sehingga memudahkan kita mengira-kita sudah selesai atau belumnya tiap cerpen.
ini memang buku kumpulan cerpen, dan saya adalah pemalas dalam membaca cerpen yang panjang-panjang.

cerpen adalah cerita pendek, dan cerpen pertama yang judulnya juga dipakai untuk judul buku ini pun pendek. didominasi oleh si "aku" pencerita, kita diberi sajian bagaimana
...more
Imas
Selalu ingin membaca buku-buku yang berhasil masuk sebagai nominee KLA atau shortlist setelah pengumuman. Khusus buku ini baru punya setelah pengumuman, namun untuk pemenangnya kebetulan sudah dibaca sebelum list calon pemenangnya diumumkan. Bukan karena ribut-ribut setelah pengumuman pemenangnya tapi memang di kota ku belum tersedia. Nah karena ribut-ribut itu jadi tambah penasaran ingin membaca.

Tapi ternyata teteup jadwal membacanya tertunda-tunda..hmm.

AS Laksana bercerita dengan guyon bahkan
...more
Yuu Sasih
3,5 bintang

Tadinya ingin memberi 5 bintang, tapi akhirnya dikorting 1,5 bintang karena makin lama penggambaran tokoh perempuan dalam cerpen-cerpennya nyaris selalu sama dan.... saya nggak suka. Kalau bukan ibu rumah tangga yang baik, ya, dalam cerpennya rata-rata tokoh perempuan digambarkan sebagai makhluk yang cerewet dan sepertinya tidak bisa berlogika sebaik tokoh laki-lakinya, percaya takhyul, dll. Mungkin ini memang penggambaran masyarakat kita yang sebenarnya. Memang dalam cerpen-cerpen A.
...more
Yuska Vonita
Jun 03, 2013 rated it really liked it
Shelves: indonesian-lit
Saya dapat buku ini dari Gagasmedia dalam rangka event #unforgotTEN #kadountukblogger
Dari 9 buku yang dikirim, saya mencomot kumpulan cerpen ini karena direkomendasikan oleh proofreader-nya ^^
Saya biasanya menghindari genre sastra karena langsung kebayang njelimetnya bahasa yang digunakan. Tapi, ternyata membaca buku sastra itu mengasyikkan.

Ada cerpen yang bikin saya terbahak, ada yang bikin saya bergidik, ada juga yang bikin saya berkerut dan hampir meneteskan airmata.

Kumpulan cerpen ini adala
...more
Rose Gold Unicorn
Jul 02, 2013 rated it really liked it
Shelves: punya, indonesia
hal yang ga terlalu aku suka adalah judul setiap babnya yang terlalu rumit. bikin aku susah mengingat cerita apa, judul yang mana...

tapi, above all, semuanya oke. BANGET! buat kalian pencinta sastra dan dongeng, wajib baca ini!
Launa Rissadia
"Kau tahu, hanya para pendengki yang suka bergunjing dan aku tidak akan mengalami cedera parah karena digunjingkan oleh para pendengki." (Hlm. 180)

Ada sebelas cerita yang saya suka dari dua puluh cerpen, yaitu Bagaimana Murjangkung Mendirikan Kota dan Mati Sakit Perut; Otobiografi Gloria; Dongeng Cinta yang Dungu; Teknik Mendapatkan Cinta Sejati; Dua Perempuan di Satu Rumah; Kisah Batu Menangis; Seorang Utusan Memotong Telinga Raja Jawa; Ibu Tiri Bergigi Emas; Malam Saweran; Cerita untuk Anak-An
...more
Panca
Aug 30, 2019 rated it really liked it
Dituturkan dengan narasi yang padat, liar, dan segar. Tapi, kalau soal cerita, Bidadari yang Mengembara memang juara. Hal itu yang membedakan.
Nufira S.
Jun 13, 2016 rated it really liked it
Ini perkenalan kedua saya dengan buku A.S. Laksana, tetapi ini kumcer pertama yang saya baca, sebab sebelumnya saya membaca buku nonfiksi beliau yang mengupas tentang menulis. Saya juga membaca beberapa cerpen A.S. Laksana yang bertebaran di media. Setelah membaca cerpen-cerpennya, saya mafhum kenapa banyak cerpenis muda yang menjadikan beliau kiblat dalam menulis.

Saat membaca "Murjangkung", saya banyak berpikir tentang apa faedah sebuah cerita, baik itu cerita yang panjang ataupun yang pendek.
...more
Abdul Hair
Jul 20, 2013 rated it liked it
4,5. Sempat bingung mau kasih nilai berapa, karena ada beberapa cerpen di buku ini yang menurut saya biasa saja. "Cerita Untuk Anak-anakmu" misalnya, ceritanya klise. A.S. Laksana selaku penulis pun bilang kalau cerita di cerpen itu klise. Yang menarik, dia mengatakan cerpen itu klise justru di dalam cerpen itu sendiri. A.S. Laksana memang ingin bermain-main dalam bentuk. Seolah dia ingin bilang, cerita klise sekalipun jika digarap dengan teknik, gaya, dan bentuk yang baik, maka cerita itu akan ...more
Ririn
May 11, 2014 rated it really liked it
Buku ini berisi kumpulan cerita pendek karya AS Laksana yang pernah ditampilkan di beberapa surat kabar. Di antaranya ada cerita pendek "Tuhan, Pawang Hujan, dan Pertarungan yang Remis" yang sumpah kayanya pernah saya baca sebelumnya; mungkin pada masa kantor saya masih berlangganan Koran Tempo.

Cerita pendek karya AS Laksana bernapaskan surealis dengan ciri kisah sehari-hari yang agak aneh dan nyeleneh. Saya kurang suka cerita pertama tentang Murjangkung, yang justru diangkat sebagai judul kump
...more
Stefanie Sugia
Murjangkung adalah kumpulan cerita yang berisi 20 kisah pendek yang ditulis oleh A.S. Laksana. Kumpulan cerita sastra yang ada di dalam buku ini tidak mengusung tema tertentu, bahkan mungkin beberapa kisah mampu membuat pembaca berpikir keras saat membacanya. Seperti yang tertulis pada bagian sampul depan, buku ini berisi cerita-cerita tentang cinta - bahkan juga hal-hal yang berbau supernatural seperti hantu. Untuk mempermudahku menulis ringkasan untuk buku ini, aku akan menceritakan beberapa c ...more
Willy Akhdes
Oct 29, 2019 rated it really liked it
Shelves: in-my-library
Tak diragukan lagi, A.S. Laksana adalah salah satu maestro cerpen Indonesia saat ini, setidaknya bagi saya. Di tangannya, cerita dengan premis paling sederhana pun, mampu disajikan dengan narasi yang berlapis, indah dengan beberapa kejutan di tengah atau akhir kisah. Beberapa cerpen yang paling saya suka adalah Otobiografi Gloria dan Dua Perempuan di Satu Rumah.
Adien Gunarta
Jan 29, 2014 rated it it was amazing
Shelves: sastra
Ketika membaca buku ini saya sedang sakit. Semacam demam dan meriang. Tidak enak badan dan jiwa. Dan kamu harus hati-hati! Membaca buku ini dapat menggandakan apa pun yang kita rasakan, kurasa. Karena saya dalam keadaan sakit, maka saya merasa bertambah sakit membaca buku ini. Haha.

Tetapi dari sekian buku cerita yang kubaca selama ini, buku ini yang paling lekat di pikiran. Pikiran saya sering lancar mengaitkan hal-hal sehari-hari dengan kata-kata yang kubaca di buku ini. Ini buku yang entah ba
...more
Syahroni Prabowo
Sep 04, 2013 rated it it was amazing
Murjangkung, pembuka yang kurang meyakinkan dan terasa lambat. Tak ada yang spesial di bagian awal. Itu berubah drastis ketika harus menyelesaikan cerita kedua, ketiga, dst.

Membaca kata perkata hingga halaman perhalaman sampai usai memang seperti kita sedang mendengarkan dongeng. Tapi ini dongeng yang harus disimak ketika sore hari dengan secangkir teh hangat dan udara cerah.

Tak usah berpanjang lebar. Mas Sulak sukses membuatku harus ternganga dengan twist di akhir cerita. Bule mengatakannya den
...more
Mandewi
Jan 01, 2015 rated it it was amazing
Salah satu indikator yang bikin saya kesengsem sama sebuah novel/kumcer adalah ketika saya sangat kepingin bisa menulis sebaik penulis novel/kumcer tersebut. Dan Murjangkung adalah salah satunya! Aakkk! <3

Baca Murjangkung, benar-benar seperti sedang mendengar A.S. Laksana mendongeng langsung kepada saya. Tapi, sebaiknya jangan dongengkan cerita-cerita dalam kumcer ini kepada anak-anak, atau mereka akan mimpi buruk. x))))

Keren!

Beberapa cerpen favorit saya: Dongeng Cinta yang Dungu, Kisah Batu Men
...more
Annisa Anggiana
Cerita2 pendeknya bikin penasaran gimana kisah selanjutnya..
Teguh
Oct 01, 2013 rated it really liked it  ·  review of another edition
Shelves: favorites
Jangan sampai menjadi dungu baca buku ini! Keren abis!
Arman Dhani
Oct 12, 2020 rated it it was amazing
Murjangkung melampaui apa yang telah ada dalam kebanyakan koran kita hari ini. Cerpen-cerpen yang berusaha menyesuaikan selera dari masing-masing redaktur koran minggu alih alih mencari gaya bertutur dan berkaya sebagusnya, sebaiknya, dan sebebas bebasnya. Menyadari bahwa sastra seharusnya mencari bentuk baru dan hanya menghamba pada kreatifitas bukan kepada pasar.

Saya jarang membaca pengantar buku, selain itu tindakan sia-sia, seringkali isinya hanya “glorifikasi diri lewat ucapan terima kasih
...more
Yuniar Ardhist
Apr 23, 2019 rated it really liked it
Shelves: cerpen-sastra


Kumcer kedua setelah "Bidadari yang Mengembara" (2004). Berisi 20 cerita pendek yang telah terbit di media koran Tempo, Jawa Pos, Kompas, Suara Merdeka, Horison, dan Metro Bandung.

AS Laksana ini semacam bapak yang suka mendongengi anak-anaknya menjelang tidur. Judul-judulnya memantik penasaran. "Bagaimana Murjangkung Mendirikan Kota dan Mati Sakit Perut", "Dongeng Cinta yang Dungu", "Seto Menulis Peri, Pelangi, dan Para Putri", "Seorang Utusan Memotong Telinga Raja Jawa", "Lelaki Beristri Batu",
...more
Dina Layinah Putri
Jul 02, 2018 rated it really liked it
Ini buku kedua A.S Laksana yang saya baca. Dan saya pikir buku ini lebih baik dibandingkan dengan buku terdahulunya "Bidadari Yang Mengembara."

Beberapa cerpennya secara repetitif menyajikan tokoh bernama Seto yang meskipun berbeda cerita namun masih terdapat benang merahnya. A.S Laksana juga masih menggunakan tokoh bernama Alit yang bisa kalian temui di buku sebelumnya "Bidadari Yang Mengembara."

Buku kumpulan cerpen yang mesti kamu baca.
...more
Hilda Fauzia
Oct 20, 2020 rated it really liked it
Kumcer ini sedikit lebih menyenangkan dibanding kumcer A. S. Laksana sebelumnya (Bidadari yang Mengembara). Beberapa cerpen memang memiliki gaya penceritaan serupa meski (tentu saja) isinya berbeda. Isi cerita mereka melampaui dan mengecoh perkiraan yang saya buat selama membacanya. Hanya saja, beberapa gagasan cerpen lainnya serasa tidak bulat. Setelah melanjutkan ke cerpen berikutnya, misalnya, saya masih menanyakan “apa yang saya lewatkan dari cerpen sebelumnya?”.
Irfan Sholeh
Jun 10, 2017 rated it really liked it
Buku yang mengenalkanku pada AS Laksana. Hampir tidak ada kejutan yang begitu menggebu-gebu di setiap judulnya, seingatku. Tapi entah mengapa, lembar demi lembar mengalir habis begitu saja. Mungkin gaya bertuturnya, atau entah lain. Menarik!
Sadam Faisal
Oct 02, 2017 rated it liked it
Cerita-ceritanya asik dan menyenangkan waktu dibaca.
far
Jul 12, 2017 rated it really liked it
Gila!
Mumtaz Ritonga
Jan 26, 2020 rated it really liked it
Shelves: literature
Mas Sulak berhasil meyakinkanku bahwa gaya mendongeng nusantara bisa dijadikan keren dan tetap mengikuti zaman
Ananda Sevma
Jun 19, 2019 rated it it was amazing
Shelves: kumpulan-cerpen
Dongeng-dongeng Sulak memang mengasyikkan.
Lucky Arditama
Dec 24, 2019 rated it really liked it
Gaya berceritanya sangat memikat hati.
R.G. Widagdo
Jan 24, 2019 rated it really liked it
Shelves: favorites
Judul : 5/5
Sampul : 4/5
Pembuka : 5/5
Cerita (-cerita) : 5/5
Penceritaan : 5/5
Bahasa : 5/5
Penutup : 4/5
Layout : 3/5
Blurb : 4/5

TOTAL : 4.4/5

*Rekomendasi : 5/5
ABO
4.5/5

“Makanannya dimakan sendiri tahinya dibagi-bagi.”

Buku ini berisikan 20 cerita-cerita pendek. Bisa dibilang hampir semua cerpennya bergenre komedi satir. Dan seperti review kumpulan cerpen seperti biasanya, izinkan saya untuk mengomentari cerpen-cerpennya satu per satu.

Bagaimana Murjangkung Mendirikan Kota dan Mati Sakit Perut
Cerpen pembuka ini bercerita tentang Murjangkung—raksasa berkulit bayi—dan pasukannya yang datang ke sebuah negeri dan mulai mendirikan “kerajaannya” sendiri. Dan akhi
...more
Hadissa Primanda
Jul 25, 2019 rated it really liked it
kumpulan cerpen yang sangat memuaskan dari segi ide cerita juga cara penuturan.
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »

Readers also enjoyed

  • Rumah Kopi Singa Tertawa
  • Orang-Orang Bloomington
  • Orang-Orang Oetimu
  • Raden Mandasia si Pencuri Daging Sapi
  • Melihat Api Bekerja: Kumpulan Puisi
  • Surat Panjang Tentang Jarak Kita yang Jutaan Tahun Cahaya
  • Muslihat Musang Emas
  • Kekerasan Budaya Pasca 1965: Bagaimana Orde Baru Melegitimasi Anti-Komunisme Melalui Sastra dan Film
  • Canting
  • Rahasia Selma: Kumpulan Cerita
  • Bumi Manusia
  • Kambing dan Hujan: Sebuah Roman
  • Heart of a Dog
  • Titik Nol: Makna Sebuah Perjalanan
  • Ideologi Kaum Intelektual: Suatu Wawasan Islam
  • Seratus Buku Sastra Indonesia yang Patut Dibaca Sebelum Dikuburkan
  • Ramadan di Jawa: Pandangan dari Luar
  • This is Not the End of the Book
See similar books…
52 followers
AS Laksana (lahir di Semarang, Jawa Tengah, 25 Desember 1968) adalah seorang sastrawan, pengarang, kritikus sastra, dan wartawan Indonesia yang dikenal aktif menulis cerita pendek di berbagai media cetak nasional di Indonesia. Ia belajar Bahasa Indonesia di Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Semarang (kini Universitas Negeri Semarang) dan Ilmu Komunikasi di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Univ ...more

News & Interviews

These twelve books are so consistently adored, they have become regulars month after month in our data of most popular and most read books on...
126 likes · 46 comments