Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Bangkok: The Journal” as Want to Read:
Bangkok: The Journal
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Bangkok: The Journal

(Setiap Tempat Punya Cerita #3)

by
4.07  ·  Rating details ·  1,407 ratings  ·  224 reviews
Pembaca tersayang,

Siapkan paspormu dan biarkan cerita bergulir. BANGKOK mengantar sepasang kakak dan adik pada teka-teki yang ditebar sang ibu di kota itu. Betapa perjalanan tidak hanya mempertemukan keduanya dengan hal-hal baru, tetapi juga jejak diri di masa lalu.

Di kota ini, Moemoe Rizal (penulis Jump dan Fly to The Sky) membawa Edvan dan adiknya bertemu dengan takdirny
...more
Paperback, 436 pages
Published 2013 by Gagas Media
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Community Reviews

Showing 1-30
Rating details
Sort: Default
|
Filter
Rayna Marchyiane
Jun 29, 2013 rated it it was amazing
Jujur aja, bangkok bukan pilihan utama saya ketike membeli novel gagas ft bukune #STPC. Pilihan pertama saya jatuh pada manhattan, barcelona, lalu melbourne dan paris. Karena menurut saya tidak ada serial #STPC yang tersisa, saya kemudian memilih bangkok.

Kerisauan saya jujur saja adalah saya takut jenuh ketika membaca novel ini. Hal ini dikarenakan bahasa bangkok yang rumit. Akan tetapi ketika membaca beberapa halaman, saya sangat menikmati(bahkan saya merasa sayang untuk menyelesaikan novel ini
...more
Riawani Elyta
Jul 10, 2013 rated it really liked it
Saya benci isu transgender dalam cerita
Saya juga gak sreg sama bbrp kata2 kasar dlm novel ini
Saya juga sempet boring pd bbrp bagian pencarian jurnal yg ngingetin saya dgn acara teve yg sy lupa namanya

Tapi
Saya puas dgn deskripsi settingnya yang kumplit
Saya harus ngaku jarang2 ada penulis cowok yg novelnya bisa bikin saya senyum2 dan juga hampir nangis

Finally
Saya benci krn no doubt, harus ngasih 4 star untuk novel ini, hehe
Yuli Pritania
Buku pertama yg membuat saya harus memberi bintang lima. It's awesome. Novel Indonesia plg indah yg pernah saya baca, bukan dari segi ceritanya (bukan berarti ceritanya jelek ato apa), tapi dari segi pelajaran yg diberikan buku ini pada saya. Dan juga pada pembaca manapun yg meluangkan waktu unutk melahapnya.
Bangkok. Saya bukan penikmat negara Thailand, terutama karena saya g suka denger bahasanya yg aneh. Tp pas liat nama pengarang, yg cowok, saya lgsg jadiin ini buku must-read. Kenapa? Karena
...more
Ifnur Hikmah
Jun 20, 2013 rated it really liked it
Bangkok: The Journal mengajak pembaca bersama-sama Edvan mengelilingi Bangkok mencari lembaran kalender tahun 1980 yang dititipkan oleh ibunya kepada orang-orang yang dia percayai. Bukan sembarang kalender karena di balik lembaran kalender usang itu ada catatan ibunya. Cerita ketika ibunya berada di Bangkok dan jatuh cinta pada ayahnya.
Selama sepuluh tahun Edvan hidup sendiri, bersama keangkuhannya, dan kebenciannya kepada ibu dan adiknya, Edvin. Edvan sukses. Kaya. Ganteng. Arsitek terkenal di
...more
Ramadhania
May 27, 2013 rated it it was amazing
:DDDD *pokoknya nyengir lebar lah*
habis baca novel ini rasanya puas banget.

langsung review-nya aja ya. ini novel kece banget. karakternya kuat, ide tentang perjalanan nyari jurnalnya keren. deskripsinya asik, aku jadi bisa ikut "jalan-jalan" ke Bangkok.

suka sama cara si penulis ngasih pelajaran ke si tokoh utamanya tentang masalah-masalahnya. terutama tentang perasaannya ke ibu dan adiknya. terharu juga pas baca bagian Edvan akhirnya bisa nerima keberadaan adiknya yang... yah, dibaca saja.

suka j
...more
Adara Kirana
Dec 09, 2016 rated it really liked it
4 dari 5 bintang! : )

Saya enggak nyesel baca buku ini. Ada kocaknya, ada sedihnya dan banyaak banget pelajarannya.

Review lengkap: http://expellianmus.blogspot.co.id/20...
Sayfullan
Dec 03, 2017 rated it really liked it
Menyesal saya baru baca bulan kemarin. Semacam, saya hidup di zaman sejarah tapi saya masih saja berburu dan meramu. Telat banget. Tapi, lebih baik telat bukan daripada tidak sama sekali?

Cuma mau bilang, novel ini manis. Detail Bangkoknya mantap. Penasaran dengan isi tiap jurnal yang diburu sang tokoh utama. Kupikir isi jurnal terakhir akan membawa ke sebuah lokasi atau pun semacam rahasia besar masa lalu, tapi yah....

Suka banget pov satunya, karena membuat karakter tokohnya begitu terasa. Akhi
...more
Ruth Munthe
Bangkok: The Journal
By Moemoe Rizal

Spesial. Satu kata yang dapat menggambarkan novel ini. Iya novel ini spesial. Dan saya pun merasa spesial karena telah membaca novel ini.

I love the characters.
Edvan, Charm, even Edvin and Max are special for me. Mereka adalah tokoh-tokoh yang pantas untuk diceritakan. Meskipun hanya fiksi, tp justru itulah. Buat apa membuat cerita yang tokohnya nggak berharga dan nggak pantas untuk diceritakan? Penulis juga benar-benar berhasil mengobok-obok emosi saya. Dari lu
...more
Jee Jee
Sep 29, 2013 rated it really liked it
Bangkok ngajarin saya banyak hal.
Tentang hubungan antar keluarga, persahabatan dan cinta.
Tentang perjuangan. Perjuangan dalam banyak hal yang ngebuat saya tersentuh banget. Tentang Edvan yang berjuang ngalahin egonya untuk nggak bertahan membenci Ibunya. Tentang Edvan yang berjuang untuk meyakinkan Charm bahwa hidup nggak ada di tangan dokter. Tentang Edvan yang berjuang menjaga tempat2 kenangan itu. Tentang Edvan yang pada akhirnya menerima adiknya.
Saya tersentuh banget sama penggambaran Ban
...more
Jessica
Bingung harus mulai darimana. Rp57,000.00 bukan uang yang sedikit dan saya tidak menyesal mengeluarkan itu untuk 'journey' bersama Edvan ke Bangkok, ke hidupnya dan dunianya. Edvan is just a simple human being. Charm is Charming. Edvin(or is it Edvina now?) is inspiring. Max is interesting for me. Its all so great and epic. The Journals. How I wish to know the ending. Apakah Charm survived? Or she died? But more-ever, I love how it ends with Charm's diary entry on the first day of their journey ...more
Manik Sukoco
Dec 28, 2015 rated it really liked it
Well written. Less details but it's not a problem. I love Edvan's sense of humor, Stevan's madness, Edvina, Charm, and Max. Also all of the life lessons in it; about human, compassion, gratitude, and the ability to accept who we are. Salute to Moemoe Rizal for such a beautiful story!
Shinichi
Jun 30, 2013 rated it it was amazing
Shelves: wajib-koleksi
ga bisa nulis review,cuma bisa ngasih komen:habis baca fly to the sky sama ini moemoe rizal jadi penulis gagasmedia bergender laki2 favorit aku selain christian simamora dan robin wijaya.sekian.
Sulis Peri Hutan
May 14, 2013 rated it really liked it
Semua bermula dari wasiat ibunya Edvan Wahyudi, di mana sejak sepuluh tahun yang lalu laki-laki yang sekarang menjadi arsitek di Singapura dan baru saja membangun gedung menawan itu angkat kaki dari rumah, tidak mau mengambil warisan dari ayahnya dan terlebih menentang keputusan ibunya tentang pilihan hidup Edvin, adiknya. Sejak itu dia ingin membuktikan bisa sukses dengan usahanya sendiri, dan berhasil. Tapi sms dari adiknya yang mengabarkan kalau ibu mereka baru saja meninggal dunia mau tidak ...more
Waffa
Jun 03, 2017 rated it really liked it
Yeah, ngga nyesel baca sama sekali.

Awalnya emang pernah pengin beli buku ini, tahun lalu apa kapan gitu. Dah lama, cuma karena pernah baca buku ini itu vulgar dan berhubung saat itu aku masih terlalu remaja, akhirnya aku memutuskan untuk membuang buku ini dari daftar wishlist.

Tau-tau, akhir Desember tertarik baca lagi karena baca review seorang penulis. Itu buat aku tertarik baca lagi. Tapi karena buku ini udah terbita lama, susah nemuinnya.

Akhirnya bisa dibeli juga.

Emang dari awal berekspetasi
...more
Syahra
Jun 14, 2013 rated it it was amazing
Review pertama (yang saya berniat untuk menulisnya, mungkin karena faktor buku ini adalah seri stpc pertama yang saya punya; karena biasanya kalau baca buku gagasmedia saya seringnya pinjam ke teman).

First impression: Dari semua cover stpc, saya paling suka dengan cover Bangkok : The Journal. Lucu saja, saya kalau mendengar kata ‘Bangkok’yang kepikiran selalu gajah yang berwarna putih, tuk-tuk yang berwarna merah, dan patung budha yang berwarna emas.

Sewaktu pertama kali lihat di gramedia (saya
...more
Fanisa
May 27, 2013 rated it liked it
Shelves: 2013
Kalo tiap novel ada jenis kelaminnya, berarti novel Bangkok ini sudah pasti laki-laki. Oh bukan, bukan karena penulisnya laki-laki atau sudut pandang orang pertamanya juga laki-laki. Tapi aku rasa itu karena... yah, you know what I mean, right? You absolutely know what I mean

lols :P

Sebenarnya aku sudah selesai menjelajah Bangkok: The Journal ini kemaren malem. Udah gatel aja tangan pengen ngidupin laptop terus nulis review deh di goodreads. But well, sudah terlalu malam. Bayang-bayang kesibukan
...more
Syifa Adiba
Edvan adalah seorang lelaki ganteng yang mirip dengan salah satu artis Thailand yang namanya gue lupa (soalnya gue cuma inget Mario Maurer doang. wkwk). Selain ganteng, dia adalah seorang arsitek, mapan, dan baru saja meresmikan gedung pertama yang dibuatnya di daratan Singapura. Sounds great, right? Cewek mana yang nggak mau bertekuk lutut sama cowok model begini? Udah ganteng kaya pula. Serbuuuuu~~ #eh

Masalah mulai muncul saat tiba-tiba ada sms datang di hari soft launching gedungnya. Tiba-tib
...more
Lona Yulianni
May 14, 2013 rated it it was amazing
Oh my, I love this book!
Februari kemarin saya baru saja dari Bangkok dan rasanya saya pengen balik lagi ke Bangkok buat napak tilas perjalanannya Edvan dan Charm!
Oh yeah, saya suka nama kedua tokohnya!

Edvan Wahyudi, seorang arsitek muda berbakat yang tengah naik daun di perusahaan tempat ia bekerja di Singapore. Sudah 10 tahun ia tidak bersua dengan Ibunya dan di tengah pesta peluncuran sebuah gedung mewah hasil rancangannya, ia mendapat pesan singkat yang akhirnya cukup membuatnya berpikir untu
...more
Rana
Nov 08, 2013 rated it liked it
Shelves: gagasmedia
Menarik. Banyak tempat di Bangkok yang diekspos sama cerita ini. Nggak mainstream sama sekali dan selalu punya unsur unik di tiap bagiannya.

Walau jujur aja aku kurang suka sama beberapa bagian yang agak "begitu" berhubung aku cewek (ini gara-gara aku gak tahan mau baca semau STPC, jadi mau gak mau aku harus terima kalo ceritanya "begitu"). Aku juga gak suka kata-kata kasar yang bisa dibilang banyaaaaaaaaaaaaaaak banget di dalam novel ini. Dan ceritanya... aduh, aku harus bilang apa, ya?

Aduh, aku
...more
Pattrycia
Jul 29, 2013 rated it it was amazing
Been carrying the book unopened for days and only got to read a few pages on Thursday. Amidst my busy work & training, I managed to finish it last night. And boy it was worth losing a couple hours of sleep.

Gw jarang baca buku yang ditulis oleh penulis cowok. Karena memang kebanyakan novel ditulis oleh kaum wanita. Reading this book is like going through a fascinating journey. Menurut gw pemikiran cowok itu lebih simple daripada cewek yang super ribet. I am glad I got a glimpse of how boys t
...more
Nay
Jun 01, 2013 rated it it was amazing
Shelves: favorites
What an awesome and lovable story :))

Novel ini mengajarkan saya banyak hal. Salah satunya tentang perbedaan signifikan antara cara penulis pria dan wanita dalam mendeskripsikan karakter pria dalam novelnya.

Bedanya? Saya menemukan banyak hal yang natural di sini. Tentang sifat, sepak terjang, topik pembicaraan, pikiran 'nakal' yang sesekali (mungkin seringkali) melitasi benak mereka, yang menurutku penulis wanita tidak bisa mengangkatnya. Mungkin bukan tidak bisa, tapi tidak ingin. Mungkin takut
...more
Adelia Ayu
Nov 23, 2013 rated it really liked it
"Dunia ini keras. Jadilah seseorang yang dibutuhkan dunia."

Baru pertama kali baca karya Moemoe Rizal, dan langsung jatuh cinta sama karya-nya! Bahasanya ringan, ngga terlalu puitis, tapi selalu aja bahasanya mengandung humor yang tinggi. Aku sering senyum sama ketawa sendiri baca buku ini. Apa memang Moemoe Rizal orangnya humoris ya? Hoho.

"Everything has beauty, but not everyone sees it." -Confucius.

Spesial. Satu kata yang dapat menggambarkan novel ini. Iya novel ini spesial. Dan aku pun m
...more
Dian Putu
Jul 07, 2013 rated it it was amazing
Shelves: favorites
Resensi - BANGKOK : THE JOURNAL "Mencari Kunci Pembuka Hati"

Tak ada rasa benci yang mutlak di dunia ini, kecuali bagi mereka yang memang di takdirkan tak punya hati. Benci itu hampir sama dengan debu-debu yang menutupi permukaan buku. Namun, suatu saat selalu ada tangan yang menyingkap debu itu dan memperlihatkan kenyataan apa yang disimpannya.
Sama seperti hati manusia, kebencian menjadi debu yang menutupinya. Namun, dengan tangan Tuhan debu akan disingkap suatu hari nanti. Hati yang membenci i
...more
Stefanie


"Salah. Jawabannya sepuluh tahun.
Sepuluh tahun yang lalu aku meninggalkan ibu dan adikku untuk merantau menjadi orang sukses. See? Aku jadi orang sukses sekarang. Aku berhasil menjadi apa yang aku mau. Aku bisa buktikan aku sanggup mencari uang. Mendapatkan kekayaan melebihi harta warisan Ayah."

Edvan adalah seorang arsitek yang sukses dan sudah berhasil membangun gedung setinggi 88 lantai di Singapura. Selama 10 tahun ia telah pergi dari rumah, meninggalkan keluarganya, untuk meraih impian dan c
...more
Dayuledys
Jun 21, 2013 rated it really liked it
Bangkok ...
Awalnya saya hanya mendengar dan mengetahuinya lewat pacar saya yang memang sering liburan kesana sama papa-nya. Tapi lewat novel ini saya jadi tau lebih banyak.

Saya gak akan tulis sinopsisnya , karena saya pengen kalian beli novelnya langsung untuk mensupport kak Moemoe ^^
Tapi saya akan kasi pendapat saya tentang novel ini.

Novel ini memberi banya pelajaran berharga. Dan saya suka cara kak Moemoe menjadikan edvan karakter yang bisa dibilang antagonis (untuk ukuran peran utama) tapi se
...more
Ryaa Tenriawaru
"Keluarga adalah harta yang paling berharga di dunia ini."

Novel ini bercerita tentang kisah kakak beradik, Edvan & Edvin yang mendapatkan wasiat dari ibu mereka yaitu berupa jurnal-jurnal dari tahun 1980. Edvan, sang kakak, seorang arsitek yang telah 10 tahun keluar dari rumah pun segera memenuhi wasiat ibunya & terbang ke Bangkok. Sesampainya di Bangkok, dalam pencarian jurnalnya Edvan dibantu oleh Charm, mantan pramugari sekaligus pekerja sosial. Ada kejutan apa saja selama pencarian j
...more
Noer Wardhani
May 18, 2013 rated it it was amazing
Nice book (!)
Dari semua buku #STPC proyeknya @GagasMedia sama @Bukune, baru ini nih yang ceritanya paling gue suka (!) Bukan berarti yang lainnya ga bagus, dan ga maksud buat banding-bandingin, cuma entah kenapa buku-buku sebelumnya terkesan dikejar deadline setoran.. Tapi, #Bangkok #TheJournal-nya Kak @moemoerizal ini pada kenyataannya paling bisa bikin gue hanyut dan masuk dalam ceritanya.. Gue serasa lagi ikutan sama Edvan, Charm, dll berpetualang ke Bangkok. Hehe.
As always, gaya nulis Kak @
...more
Puput
Definitely the best of all the series!! <333

Suka semuaaaa, suka banget sama Edvan Wahyudi yg ganteng keren arsitek kaya tapi penyayang banget.... ugh. Ceritanya keren, jangkar ceritanya cinta sih, tapi 'beda' dari biasanya! Suka banget cerita tentang keluarganya, tentang berantemnya Edvan & ibunya, Edvin-Edvina, Edvan yg awalnya benci sama Edvin, dan lain lain. Against all the odds, family always help each others.

Suka juga sama Charm! Cocok banget sama Edvan <3 terus Max... he's the dr
...more
ABO
May 31, 2013 rated it really liked it
Salah satu yang membuat saya tertarik untuk membaca buku ini adalah karena kota yang diambil untuk STPC punya bang Moemoe Rizal ini adalah kota di Asia, Bangkok.

Saya suka gaya penceritaan bang Moemoe yang mengalir. Dan dari awal tokoh Edvin muncul, saya sudah memutuskan untuk menyukai buku ini. Pokoknya saya suka buku ini, dan menurut saya ini adalah seri STPC terbaik dari gagasmedia (yang sudah saya baca) (saya belum baca Melbourne).

Kenapa hanya 4 bintang dan bukan 5? Karena keadaan Charm sudah
...more
Dinur Aisha
singkat aja. ini STPC terbaik menurutku sejauh ini. juga termasuk buku paling keren yang aku baca di 2013. seenggaknya menurut aku, buku ini komplit. lengkap. berkesan banget buatku pokoknya.

walaupun bahasa yang digunakan cenderung kasar, tapi justru itu sisi menghiburnya, hahaha. apalagi tokoh Max itu menurutku kocak banget. yah, walaupun sempat kecewa berat karena dia ternyata itu... tapi langsung tertutupi sama alur yang menurutku begitu wow.

buku ini banyak kocaknya dan ceplas-ceplos, tapi ju
...more
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
  • Melbourne: Rewind
  • London: Angel
  • Kastil Es dan Air Mancur yang Berdansa
  • Restart
  • Barcelona, Te Amo: Masih Ada Sketsa Rindu Untukmu
  • Tokyo: Falling
  • Last Minute in Manhattan: Beri Cinta Waktu
  • The Chronicles of Audy: 4R
  • First Time in Beijing: Nostalgia Kisah Cinta Semusim Lalu
  • ROMA: Con Amore
  • Holland: One Fine Day in Leiden
  • Notasi
  • Mahogany Hills
  • Beauty Sleep
  • Swiss: Little Snow in Zürich
  • All You Can Eat
94 followers
Having too much imaginations on his head, and having trouble to throw it out.

Instead of lying to people about his dreamland, he write it on a paper.

Have ever published these (so far):
1. Kling.. The Spinning Coin
2. Boysitter
3. Bidadari "So What"
4. Oxana: Apartment Syndrome
5. Playboy Kapok
6. Satu Cinta Sejuta Repot
7. Oh, Baby
8. Outrageous (Glam Girls Series)
9. Jump
10. Fly To The Sky

Other books in the series

Setiap Tempat Punya Cerita (1 - 10 of 11 books)
  • Paris: Aline
  • Last Minute in Manhattan: Beri Cinta Waktu
  • ROMA: Con Amore
  • Barcelona, Te Amo: Masih Ada Sketsa Rindu Untukmu
  • First Time in Beijing: Nostalgia Kisah Cinta Semusim Lalu
  • Melbourne: Rewind
  • Swiss: Little Snow in Zürich
  • London: Angel
  • Holland: One Fine Day in Leiden
  • Tokyo: Falling
“Harusnya manusia dinilai dari apa yang dia lakukan pada orang lain, bukan pada dirinya sendiri semata.” 16 likes
“Khun melamun lagi? Jangan terlalu banyak melamun. Di Bangkok banyak hantu. Nanti Khun kerasukan.”
Aku udah kerasukan, kok. Dirimu ada di hatiku. Itu sudah satu kerasukan yang kualami.”
8 likes
More quotes…