Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Rantau 1 Muara” as Want to Read:
Rantau 1 Muara
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Rantau 1 Muara

(Negeri 5 Menara #3)

by
4.22  ·  Rating details ·  3,258 ratings  ·  347 reviews
Alif merasa berdiri di pucuk dunia. Bagaimana tidak? Dia telah mengelilingi separuh dunia, tulisannya tersebar di banyak media, dan diwisuda dengan nilai terbaik. Dia yakin perusahaan-perusahaan akan berlomba-lomba merekrutnya.

Namun Alif lulus di saat yang salah. Akhir 90-an, krisis ekonomi mencekik Indonesia dan negara bergolak di masa reformasi. Satu per satu, surat peno
...more
Paperback, 400 pages
Published May 30th 2013 by Gramedia Pustaka Utama
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Rantau 1 Muara, please sign up.

Be the first to ask a question about Rantau 1 Muara

Community Reviews

Showing 1-30
4.22  · 
Rating details
 ·  3,258 ratings  ·  347 reviews


Filter
 | 
Sort order
Mita Wijayanti
Tahukah kalian apa itu polymath? Orang cerdas yang mampu menguasai berbagai macam ilmu sekaligus.
Ibnu rusyd ini menguasai ilmu filsafat aristoteles, ilmu fiqih dan tauhid,ilmu hukm, logika, psikologi,politik, teori musik, ilmu kedokteran, astronomi, geografi, matematika, fisika, mekanik, dan lainnya. Tidak heran jika namanya harum di kalangan orang terdidik eropa, sehingga aliran filsafatnya dikenal dengan aveorrisme. Di cordoba ada patung seseorang yang memegang buku. Patung itu menjadi objek f
...more
Monaria Yulius
Mar 05, 2013 rated it really liked it
Shelves: novel-motivasi, mine
kisah alif yang mencari kerja dan ilmu jurnalistik yg dibagikan penulis kepada kita. sekarang ini banyak media cetak atau televisi yg jauh dari kebenaran. yg penting asap ngepul di rumah. apalagi kasus yg lagi hangat2 dgn memutar balikkan fakta. wartawan dan penulis ingat lagi deh tujuan awal buat membagi ilmu dan kebenaran kepada pembaca. lucu membaca kisah wartawan yg mentraktir narasumber dgn mahal karna ingin mempertahankan idealisme tidak mau disogok. walaupun sekedar ditraktir, tidak terim ...more
Naim AlKalantani
Oct 21, 2014 rated it it was amazing
Rasa heaven dapat baca novel asal bahasa (Indonesia), bukan terjemahan kepada Malaysia. Betul cakap orang “novel BI lebih best dibaca berbanding novel terjemahannya”. Its same as novel Indonesia.

Maka tamatlah trilogi Negeri 5 Menara.

Dalam trilogi ini, novel paling memberi inspirasi kepada aku ialah Negeri 5 Menara.

Novel tu aku pinjam di perpustakaan awam, terbitan PTS.
Lepas tu aku menunggu novel kedua. Aku beli di kedai buku.
Lepas tu aku tunggu novel ketiga, PTS Litera tak terjemah pun. Padalah
...more
Fasta'iza
Jun 02, 2013 rated it it was amazing
inti cerita ini ada 3 menurut saya:
1. temukan passion,jalani sepenuh hati, insyallah "jadi"
2. ngomporin buat nikah bagi jomblo dengan ngasih tips-tips yang baik dan "benar" (tidak menyimpang dari cara islam)
3. muara segala kehidupan kita ini adalah ridho Allah.

recommended bangetlah ini...!!!
Haryadi Yansyah
May 17, 2013 rated it really liked it
Jika kau bukan anak raja dan juga bukan anak ulama besar, maka menuliskah” Imam Al-Ghazali, Hal.9

Setahun sudah Alif merengkuh sejuta pengalaman di kota Saint-Raymond, Kanada dalam rangka pertukaran pelajar. Kini ia kembali ke Bandung, kembali ke kota dimana mimpi-mimpinya menapaki benua Amerika bermula. Dengan berhasil memperlihatkan bahwa dengan kerja keras dan keyakinan Man Shabara Zhafirasiapa yang bersabar akan beruntung, Alif telah membuktikan bahwa tidak ada yang tidak mungkin diraih di
...more
Iman Danial Hakim
Jan 29, 2018 rated it it was amazing
Naskhah terakhir daripada trilogi Negeri 5 Menara. Fasa terakhir yang menceritakan perjuangan Alif menghadapi krisis monetar (krismon) selepas graduasi. Takdir membuka jalan kepadanya untuk menjadi wartawan di Derap, sebuah akhbar berprinsip yang berpihak pada kebenaran.

Naskhah ini juga menunjukkan sikap scholarship hunter Alif yang jelas. Beliau berjaya menerima biasiswa Fullbright untuk melanjutkan S2 di Amerika. Kisah perjuangan Alif untuk memenangi suri di hati juga ada diselitkan.
dwianugrah
Jul 07, 2013 rated it really liked it
"Hidup itu seni menjadi. Menjadi hamba Tuhan, sekaligus menjadi penguasa alam. Kita awal mulanya makhluk rohani, yang kemudian diberi jasad fisik oleh Tuhan dengan tugas menghamba kepada Dia dan menjadi Khalifah untuk kebaikan alam semesta. Kalau kedua peran ni bisa kita jalankan, aku yakin manusia dalam puncak bahagia. Berbakti dan bermanfaat. Hamba tapi Khilafah"

Hadir lagi satu buku yang untuk menamatkan membacanya hanya butuh waktu 6 jam, 6 kali ganti posisi membaca dan 6 batang rokok (bener
...more
Lanina Lathifa
May 22, 2013 rated it liked it
"Jangan gampang terbuai keamanan dan kemapanan. Hidup itu kadang perlu beradu, bergejolak, bergesekan. Dari gesekan dan kesulitanlah, sebuah pribadi akan terbentuk matang. Banyak profesi diluar sana, usahakanlah untuk memilih yang paling mendewasakan dan yang paling bermanfaat buat sesama. Lalu kalau kalian nanti sudah bekerja, jangan puas jadi pegawai selamanya, tapi punyailah pegawai." (reblogged from Tumblr)

Buku ini, salah satu target di tahun 2013. Yoy ! :)
Dani Noviandi
Jun 12, 2013 rated it it was amazing
Shelves: it-s-mine
Man saara ala darbi washala...
Siapa yang berjalan di jalannya, akan sampai di tujuan...


Muara, sebuah tempat terakhir, tempat berlabuh untuk selama-lamanya, tempat berhenti, istirahat yang abadi. Judul yang tepat untuk buku ketiga dari trilogi Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi. Rantau 1 Muara. Ya, buku ini seakan menjadi muara bagi trilogi buku ini, juga muara bagi si penulis dalam perjalanan hidupnya mengelilingi dunia dan hidup di negeri orang.

Gabungan Tiga ‘Mantra’
Masih ingat dengan mantra di
...more
PåñÇå Ädjhà
May 02, 2013 rated it it was amazing
aku suka pesan amak ke alif soal wanita , sangat dapet fillnya aku rasanya pas mbaca itu aku kayak dinasehatin ibuku sendiri
tapi aku suka sekali bab yg judulnya garuda hinggap dimana ?????? dibab itu aq tersentuh banget inget ceritanya waktu alif ditinggal bapaknya dinovel ranah 3 warna yg jdul babnya andai durian ada disurga sangat inspiratif bgaimana cara kita mengatasi kehilangan ya kehilangan orang yg sangat berarti buatku atau buat kalian yg mbaca novel ini
Maulida Balgis Arbinesya
Pada buku terakhir dari trilogi negeri 5 menara ini, diceritakan alif yang menemui berbagai aspek kenyataann kehidupan yang harus di hadapi. Mulai dari kenyataan setelah alif lulus bekerja kemudian alif yang merasakan dirinya diatas angin akan mudah mendapatkan pekerjaan dengan background prestasi yang telah dia tempa selama kuliah tetapi dia malah kesulitan mendapatkan pekerjaan. Alif dengan background ilmu yang ditekuninya hubungan internasional, akhirnya berubah haluan saat mencari kerja. Dia ...more
Fadhilatul
Jul 01, 2013 rated it it was ok
Ini adalah novel pamungkas dari 2 novel A. Fuadi sebelumnya; Negeri 5 Menara dan Ranah 3 Warna. Ceritanya masih seputar Alif dan perjuangan hidupnya. Dan apakah kali ini Alif kembali berhasil dalam mencapai impiannya? Tentu saja, hanya dengan melihat sampul buku dan sinopsis yang ada pada sampul belakang buku, kita sudah bisa menebak dengan jitu bagaimana akhirnya. Namun yang ditawarkan disini adalah proses bagaimana Alif menjalani semua itu sehingga berhasil menggapai apa yang ia capai.

Untuk ga
...more
Hani Ramadhan
Oct 10, 2014 rated it really liked it
NICE! I hope it can be realized in everyone's life. At least everyone can get nice lessons from this book.
Edy
Dec 17, 2013 rated it really liked it
Buku ini merupakan seri ketiga dari Trilogi Negeri 5 Menara. Dalam buku ini diceritakan Alif Fikri setelah menempuh pertukaran pelajar di Kanada, terus melanjutkan kuliah di Unpad dan berhasil menyelesaikan studinya dengan baik.

Krisis moneter tahun 1998, membuat Alif agak kesulitan ekonomi karena Koran-koran turun oplahnya dan tulisan Alif jarang dimuat. Beruntunglah dia kemudian diterima masuk di majalah ternama yakni majalah Derap. Alif belajar banyak tentang dunia kewartawanan di majalah Der
...more
Stefanie Julianto
Jun 20, 2013 rated it really liked it
Akhirnya... berhasil menamatkan trilogi ini :)
Baca novel ini disela-sela KP, nyumput supaya gak keliatan sama kepala divisi :p tapi akhirnya tamat sih dalam waktu 6 jam (dri jam 10-jam 3, kepotong sama jam makan siang)

Hm... petualangan Alif di penghujung novel kayanya masih ada sesuatu. A. Fuadi seperti tidak menceritakan akhir dari si Alif. (dimana 2 novel yang aku baca pada hari yang sama ini 2-2 nya memiliki ending yang agak terpotong, seperti akan ada sekuel lagi)

Gereget banget sama kisah Al
...more
Bayu Sadewo
Apr 09, 2013 rated it really liked it
Amazing! Ini baru penutup serial cerita yang 'WAH'. Di buku pertama saya kurang begitu menikmati cerita, namun makin lama semakin mantap Bang Fuadi menyajikan tulisannya.

Buku ini menyajikan hal luar biasa, yaitu tentang sebuah visi dan menjadi seorang visioner. Saya suka buku ini walaupun banyak teman saya (muslim) yang begitu antipati terhadap buku ini karena masalah 'prinsip'. Jadi, kita buang saja masalah 'prinsip' dalam hal ini karena harus harus obyektif dalam memberikan penilaian.

Dalam buk
...more
Hanif Nurcintia
Feb 22, 2016 rated it it was amazing
Tak terkatakan. Speechless. Sama seperti yang lalu-lalu tetap terpesona dengan kalimat kalimat 'Achmad Fuadi' ,bahasanya mendongkrak semangat. Di buku ketiga ini, tetaplah beralurkan perjuangan dan lebih memusatkan pada pepatah arab 'Man sara ‘ala ad-darbi washala
(Siapa berjalan pada jalan-NYA, dia akan sampai)'. Di buku ke-3 ini juga terdapat kisah asmara Alif Fikri yang mungkin bikin iri para jomblo hahaha...... Kisah pertemuannya dengan Dinara Larasati. Dan kehidupan mereka di Amerika.

Bakala
...more
Fatini Zulkifli
Jan 21, 2017 rated it it was amazing
Shelves: indonesian-novel
MashaAllah...

An amazing literary work by an amazing author. Pengarang mem-fiksi-kan kata-kata Arab 'man jadda wajada wa man zara'a hasoda' dengan baik. Di bangku sekolah menengah rendah (PMR), saya hanya memandang kata-kata tersebut secara sebelah mata tetapi setelah membaca karya beliau, sungguh besar impaknya sekiranya saya betul-betul menjadikan kata-kata tersebut sebagai 'life anthem'.

Beberapa kata-kata dari novel ini berkaitan penulisan dan tujuan hidup:

...Imam Al-Ghazali, "Jika kamu bukan
...more
Sharulnizam Mohamed Yusof
Buku ketiga dari trilogi negeri 5 menara. Satu-satunya buku yang berbahasa Indonesia, buku-buku yang terdahulu sudah "diterjemahkan" kepada bahasa Malaysia.

Ngetop! Tidak ada masalah untuk memahami ayat-ayat indonesia. Malah lebis seronok.

Mengikuti kisah Alif membesar dari sekolah, universiti kemudian melanjutkan pelajaran ke US sangat menginspirasi. Kecekalan Alif dalam mengharungi susah senang untuk mencapai kejayaan hari ini. Kata-kata mantera keramat walaupun kelihatan mudah, tetapi sangat me
...more
Arum Silviani
Jun 05, 2013 rated it really liked it
Lagi-lagi, buku ini ditulis dengan niat. Nggak asal-asalan, dan nggak terburu-buru. Tidak ada kalimat janggal disini. Jadi berasa worthed banget belinya. Nggak sia-sia nunggu hampir 2 tahun untuk buku terakhir ini. Namun sayang, endingnya seperti terpaksa. Agak kurang smooth gimanaa...gitu. Mungkin dari ketiga buku, ending Rantau 1 Muara agak kurang nonjok. Anyway..terlepas dari itu, emang patut diacungi dua jempol nih penulis dan editornya. Kalimat per kalimatnya itu lho...nggak ada yang membos ...more
Anna Rakhmawati
Apr 03, 2013 rated it it was amazing
bagus buku ini. saya jadi semakin termotivasi untuk mencari pekerjaan dan berburu beasiswa :)
apalagi buku ini saya baca ketika baru saja selesai skripsi.
Semoga bacaan ini juga dapat menginspirasi para pemuda indonesia lainnya untuk melanjutkan masa depan dan berkontribusi bagi masa depan bangsa :)
Rudy Syahnaya
Jan 20, 2015 rated it it was amazing
Shelves: amazing-novel
Keren, inspiring dan udah dari seri awalnya trilogi ini mengajarkan bahwa usaha, doa dan kegigihan serta kesabaran akan membuahkan hasil pada waktunya. Dibalut dalam cerita yang selalu membuat penasaran jadi gak bosen bacanya.

Jenny Indarto
May 17, 2013 rated it really liked it
Man jadda wajada
Siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil

Man shabara zhafira
Siapa yang bersabar akan beruntung

Man saara ala darbi washala
Siapa yang berjalan di jalannya akan sampai di tujuan
Indah Threez Lestari
Jun 07, 2013 rated it liked it
Shelves: indonesian, punya
423 - 2013
Tria
Jun 26, 2013 rated it it was amazing
Penantian selama 1 tahun ini akhirnya terbayarkan juga... Man Saraa 'ala dzarbi washola... Sunggu menjadi penyempurna penyerahan sebuah usaha...
Aina Dayana Hilmi
Nov 13, 2016 rated it it was amazing
Mengesankan.
Emha siti
i want to buy this book, coming soon...
Ade Faulina
Jan 27, 2015 rated it really liked it
Bukunya cukup bagus. Rantau 1 Muara merupakan bagian terakhir dari perjalanan Alif. Buku ini cukup berkesan. ^_^
Ambar Eka
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here.
Mei Hidaningrum
Jul 19, 2015 rated it really liked it
yakinlah pada mimpi-mimpi
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
  • Bulan Terbelah di Langit Amerika
  • Muhammad: Para Pengeja Hujan
  • Athirah
  • Ibuk,
  • Negeri Di Ujung Tanduk
  • Garis Batas: Perjalanan di Negeri-Negeri Asia Tengah
  • Sepatu Dahlan
  • 2
  • Teka-Teki Terakhir
  • Pulang
  • Padang Bulan
  • Mahogany Hills
  • Notes from Qatar 2
1,185 followers
Fuadi lahir di nagari Bayur, sebuah kampung kecil di pinggir Danau Maninjau , tidak jauh dari kampung Buya Hamka. Ibunya guru SD, ayahnya guru madrasah.

Lalu Fuadi merantau ke Jawa, mematuhi permintaan ibunya untuk masuk sekolah agama. Di Pondok Modern Gontor dia bertemu dengan kiai dan ustad yang diberkahi keikhlasan mengajarkan ilmu hidup dan ilmu akhirat.

Gontor pula yang membukakan hatinya kepad
...more

Other books in the series

Negeri 5 Menara (3 books)
  • Negeri 5 Menara
  • Ranah 3 Warna
No trivia or quizzes yet. Add some now »
“Merantaulah, kau akan mendapat pengganti kerabat dan teman. Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang. (Imam Syafii)” 49 likes
“Jangan gampang terbuai keamanan dan kemapanan. Hidup itu kadang perlu beradu, bergejolak, bergesekan. Dari gesekan dan kesulitanlah, sebuah pribadi akan terbentuk matang. Banyak profesi di luar sana, usahakanlah untuk memilih yang paling mendewasakan dan yang paling bermanfaat buat sesama. (Kiai Rais)” 26 likes
More quotes…