Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Midah Simanis Bergigi Emas” as Want to Read:
Midah Simanis Bergigi Emas
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Midah Simanis Bergigi Emas

3.68  ·  Rating details ·  1,095 ratings  ·  150 reviews
Midah, pada awalnya berasal dari keluarga terpandang dan beragama. Karena ketidakadilan dalam rumah, ia memilih kabur dan terhempas di tengah jalanan Jakarta tahun 50-an yang ganas. Ia tampil sebagai orang yang tak mudah menyerah dengan nasib hidup, walaupun ia hanya seorang penyanyi dengan panggilan “si manis bergigi emas” dalam kelompok pengamen keliling dari satu resto ...more
Paperback, 132 pages
Published 2010 by Lentera Dipantara (first published 1954)
More Details... Edit Details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Midah Simanis Bergigi Emas, please sign up.

Be the first to ask a question about Midah Simanis Bergigi Emas

Community Reviews

Showing 1-30
Average rating 3.68  · 
Rating details
 ·  1,095 ratings  ·  150 reviews


More filters
 | 
Sort order
Start your review of Midah Simanis Bergigi Emas
Michiyo 'jia' Fujiwara
Lagi..
Pramoedya menjadikan perempuan sebagai tokoh utama..Midah adalah tokoh yang akan kita bicarakan disini, cantik rupawan dan manis wajahnya, ia adalah kesayangan orangtuanya..itu dulu..jauh sebelum adik-adiknya lahir kedunia..dan Midah menjadi satu-satunya anak kesayangan orangtuanya..Ia mencintai musik..ia mencintai Umi Kalsum..seorang penyanyi Arab yang juga disenangi oleh ayahnya Hadji Abdul..

Midah terpikat lagu keroncong..ketika ia bermain dijalanan..dan seketika itu juga, Umi Kalsum dil
...more
Indri Juwono
Nov 07, 2009 rated it really liked it
#2010-24#

Entah kenapa saya terpaku dengan cerita ini dan membacanya hanya dalam beberapa jam saja. Apakah karena pesona Pram, atau ceritanya yang membuat penasaran?
Sungguh, saya tidak penasaran, karena alurnya mudah ditebak.

Midah manis, membayangkannya seorang perempuan cantik yang hamil, dan harus berjalan ke sana ke mari untuk menghidupi dirinya sendiri. Keputusan sepihak yang diambilnya untuk hidupnya.

Sungguh saya tidak habis pikir, kenapa ia memilih jalan untuk lari, lari dari kemewahan d
...more
Hafizul Osman
Sep 03, 2012 rated it it was amazing
Ini merupakan novel pertama Pram yang saya baca dan saya rasa tidak kecewa membacanya. Pram menonjolkan seorang wanita bernama Midah yang cuba keluar daripada kerangka kesenangan dirinya dan ingin berjuang secara bersendirian dan bebas. Namun, kebebasan yang dicarinya sedikit tragis kerana dia juga seolah-olah cuba keluar daripada kemuliaan Islam dengan mendekati sesuatu yang halal tetapi dibuat secara haram. Pram mengajak saya berfikir secara terbuka tetapi mengajak juga berfikir di luar kotak ...more
Imas
Buku ke sekian karya Pram yang akhirnya kubaca,tepat 2 tahun setelah di beli...hmmm. Menyedihkan.

Buku ini pertama kali diterbitkan tahun 1954 dan bersetting pada tahun 1950-an. Diceritakan dengan sederhana, namun isinya sendiri tidak sederhana. Terbayang, pada masa itu, seorang perempuan muda anak seorang saudagar yang relijius, lari dari suaminya dan mengandung anak yang lahir bukan karena cinta. Midah, perempuan itu, harus berjuang menghidupi dirinya dan calon anaknya dengan modal suara dan l
...more
Irwan Sukma
Aug 11, 2010 rated it it was amazing
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here.
Safara
Jun 11, 2020 rated it it was amazing
Saya membaca buku ini dalam versi Bahasa Indonesia.

Di bab pertama, saya sudah tercabik-cabik sama latar belakang keluarga Midah. Midah lahir di keluarga haji ternama. Pokoknya apapun yang dilakukan di rumah itu, hiburan pun harus yang Arab gitu. Hubungan orang tua dan anak jadi renggang cuma karena masalah MUSIK. It goes down from there. Cuma gara-gara piringan hitam keroncong..

Bapaknya ga peduli, ibunya ga melindungi, dijodohkan sama suami yang poligami. Dari yang awalnya anak orang kaya malah
...more
Nike Andaru
Jan 01, 2020 rated it liked it
Shelves: fiksi, perempuan, sastra
1 - 2020

Buku pertama yang saya baca di tahun 2020.
Hasil tukar poin Telkomsel tahun lalu :D

Seperti biasa, Pram banyak bercerita tentang perempuan, setelah membaca Larasati saya putuskan untuk mengawali tahun dengan membaca novela ini.
Midah seorang anak dari keluarga berkecukupan, sebelum dia akhirnya punya adik-adik dan lari dari rumah, lalu dijodohkan dengan laki-laki beristri banyak. Cerita yang biasa memang, sudah banyak mungkin yang pernah baca cerita seperti ini. Cerita perjalanan Midah dan
...more
tianiita
Jun 21, 2018 rated it really liked it
Shelves: classics
Tragis & realistis.

Memilih lari dari masalah memang salah satu tabiat manusia dan itu tidak dapat dipungkiri. Penokohan Midah di novel tipis ini memang menggambarkan betapa seseorang memiliki batas kesabaran dan mengikuti kata hati untuk pergi dari rumahnya menuju kehidupan luar yang dia bahkan sendiri belum pernah merasakannya. (view spoiler)
...more
Marina
** Books 116 - 2014 **

Midah seorang gadis yang dilahirkan dan dibesarkan oleh keluarga yg kuat agamanya. pada awalnya midah hanya anak semata wayang di keluarganya dan ayah ibunya sangat memanjakannya.. namun semua itu berubah ketika ibunya melahirkan adik seterusnya.. perhatian orang tuanya terbagi..ia merasa mereka tidak menyayanginya lagi..

Beranjak remaja, Midah memiliki kegemaran menikmati musik keroncong berbeda dengan orangtuanya yg menyukai musik ummu kalsum.. keroncong adalah hal yg memb
...more
Mia Prasetya
Mar 09, 2010 rated it really liked it
Shelves: negeri-tercinta
Midah, simanis yang pintar nyanyi, melarikan diri dari suaminya ketika tau dirinya dimadu.

Hidup memang berat, walaupun pada akhirnya Midah sampai berpisah dengan anaknya dan pergi mengelana bersama kandungan anak kedua yang tidak diakui oleh kekasihnya, ia tetap tegar.

Hidup memang berat, jadi hadapailah dengan senyuman. Pantang menyerah, jangan mengeluh, sama seperti Midah yang kuat demi hidup layak dan kebebasan untuk anak yang dikandungnya.

Lari, jika kau ingin lari.
Berhentilah, jika engkau l
...more
Vanda Kemala
Sep 02, 2015 rated it it was amazing
Tanpa sadar menghela napas panjang begitu sampai di titik terakhir. Pram dengan gamblang mengajarkan bahwa perempuan harus punya pendirian, berani ambil sikap dan bertanggung jawab atas hidupnya sendiri.

Di sisi lain, digambarkan juga betapa kasih orang tua amat sangat sepanjang masa. Terlepas dari yang sudah dilakukan Midah, Haji Abdul dan istrinya tetap menerima anaknya pulang, walaupun harus melewati pergolakan batin yang mereka ciptakan sendiri. Pun menekan ego sedemikian rupa, hanya demi ana
...more
Adismara Putri
Jan 19, 2015 rated it liked it
Shelves: novels
Novel Pram saya yg pertama, dan menyuguhkan sebuah kepahitan hidup di balik kerangka muda bernama Midah.
Penggambaran kekejaman hidup yang ditulis secara blak-blakkan mampu mengiris hati pembaca yang hanya bisa mengikuti kisah dari satu halaman ke halaman yang lain.
Akhiran yang muncul rupanya tidak seperti yang diimpikan para pembela humanis, namun semakin membentuk rasa cerita yang pahit namun gurih mengenai pilihan hidup seorang wanita yang mampu bersalaman dengan kelamnya dunia.
Celina Faramitha
Apr 04, 2017 rated it liked it
Shelves: indonesia
Keluarga, dalam lingkup sempit; orang tua, memegang peranan yang sangat penting bagi masa depan anaknya. Terutama cara mengajari anak waktu masih kecil, itu yang akan menancap terus di kepala anak.

Midah, anak dari seorang yang alim, Haji Abdul. Dididik dengan teramat keras dan taat beragama. Membuat Midah takut orang tua sedari kecil. Takut bukan dalam artian hormat, namun takut secara harfiah. Takut beneran. Semakin anak takut, semakin pula ia akan tumbuh bertolak belakang dengan apa yang dihar
...more
Arsa Ilmi
Mar 17, 2017 rated it really liked it
Menceritakan tentang Midah, seorang gadis kecil yang selama 9 tahun hidupnya selalu dimanja dan disayang oleh kedua orangtuanya, terlebih sang Ayah. Tidak beberapa lama, lahirlah sang adik yang dianggap Midah mencuri seluruh perhatian Ayahnya hingga tak bersisa.
Ditinggalkan oleh perhatian semua orang, Midah kemudian berteman musik keroncong hingga mengkoleksi piringan-piringan hitam yang membuatnya lupa akan rasa sedih terhadap keluarganya. Sayangnya, Ayah Midah menganggap musik keroncong itu m
...more
Adriana
Feb 15, 2012 rated it really liked it
Midah, Simanis Bergigi Emas karya penulis lagenda Indonesia, Pramoedya Ananta Toer ini pertama kali diterbitkan pada 1954 di Indonesia. Ceritanya berputar disekitar Djakarta pada tanggal 50an mengisahkan perihal hidup seorang gadis manis yang bernama Midah. Midah datang dari sebuah keluarga yang berada dan kuat pegangan agamanya. Sedari kecil dia ditatang bagai minyak yang penuh oleh kedua orang tuanya, namun semua perhatian itu mulai pudar setelah kelahiran adik-adiknya. Dipendekkan cerita dia ...more
Raka Nouvel
Aug 23, 2011 rated it liked it
Khas Pramoedya Ananta Toer!!

Novel tentang sosial ini sangat dekat dengan kehidupan nyata kita. Bagaimana seorang yang alim namun ternyata kealimannya diliputi oleh kesombongan dan keserakahan mengakibatkan anaknya yang cantik dan manis memberontak pada kehidupan keluarganya.

Tidak tanggung-tanggung Midah langsung terjun di dunia jalanan, menjajakan suara emasnya demi rupiah tak seberapa. Namun dijalanan Midah belajar banyak. Belajar tentang kekuatan, tentang keadilan, tentang kebohongan, tentang
...more
Neti Triwinanti
Mar 15, 2015 rated it really liked it
ini merupakan buku pertama Pramoedya Ananta Toer yang saya baca. Dan saya pikir,saya tidak kecewa.
Novel ini mnenyuguhkan kenyataan dan kepahitan hidup yang harus dihadapi oleh Midah, anak saudagar kaya yang relijius. Karena ketidakadilan yang dirasakannya, ia kabur dari keluarganya dan juga dari suaminya. Ia kabur ke jalanan jakarta ketika tengah mengandung anak dari penikahan paksa kehendak orang tuanya itu.
Dari novel ini saya belajar banyak tentang keteguhan hati dari tokoh Midah. bertahan pad
...more
Ernest Junius
The book is composed of 90% tragedy. It even reminded me of some Indonesian soap opera that I watched when I was a kid. I'm not sure if it's an Indonesian kind of thing. The book is written in the 50s, maybe things were so awfully hard back then.

The interesting things about this story is the moral picture of Indonesia in the past. Where everything is about ethic, code and honour. I was quite surprised at some scenes, thinking, how ancient these people are... and pretty much that's what I really
...more
Ancilla Irwan
Jan 01, 2009 rated it liked it
Shelves: in-bahasa
Pramoedya Ananta Toer puts the humanity and socio-economic issues.

Midah is the only daughter of a religious family. Haj Abdul is a public figure in the community where they live, and also a success businessman. Money is not a problem. However, He still has time for his family, his daughter especially. He always spend time together with Midah after he went home.

This situation was changed...
Haj Abdul wants to have son(s). He prayed diligently, but nothing. He, once said that he will give everyth
...more
Teguh
Jan 26, 2014 rated it really liked it
Memang sangat berbeda apabila dibandingkan dengan roman2 Pramoedya yang lain, terutama Tetralogi Pulau Buru-nya. Novel ini berkisah nasib perempuan Midah dengan keelokan, tetapi memiliki nasib kurang beruntung.
Pertama, dikekang hobinya yaitu menyanyi oleh ayah kandungnya snediri.
Kedua, dijodohkan dengan orang yang tidak disukai dan sudah beristri. Lantas lari dan ikut rombongan pengamen keroncong. Nasbnya terlunta-lunta, hingga bertemu dengan Pak Polisi Ahmad yang diam2 mengincar kemolekan tubu
...more
Dini Rosita Sari
Mar 28, 2012 rated it really liked it
Midah melarikan diri dari sang suami. Bersama bayi dalam kandungan, Midah menafkahi dirinya sendiri dengan menjadi seorang penyanyi. Berjalan dari satu warung ke warung lain. Ketika bayinya sudah lahir ke bumi, Midah jatuh cinta kepada Ahmad. Seorang pemuda dari keluarga terpandang yang berprofesi sebagai polisi. Cinta membawa mereka berdua pada perbuatan amoral. Buah dari hubungan tersebut adalah seorang bayi lain di perut Midah. Akhirnya, demi menyelamatkan kehormatan keluarga, Midah memilih m ...more
Wilma Monica
Jul 11, 2016 rated it it was amazing
Shelves: 2016
Another inspiring author from Indonesia...

Oh Im so proud!
Tama Pamungkas
Jan 04, 2019 rated it liked it
"Tiap orangtua akan mengampuni kejahatan anaknya, asal saja dia pandai menyatakan alasan yang sebenarnya. Tiap orangtua akan mencuci anaknya hingga bersih setelah anak itu terjatuh dalam selokan lumpur." (Hal.115)
.
Midah adalah seorang gadis Jakarta yang berasal dari keluarga terpandang dan religius. Kehidupan masa kecilnya penuh dengan canda tawa dan hal-hal menyenangkan lainnya. Menjadi anak pertama dan lama tidak memiliki adik menjadikan kasih sayang orangtua surplus untuknya. Namun semuanya b
...more
Elok Khasanah
May 30, 2017 rated it it was amazing
Mempunyai pendirian sendiri adalah berhadapan dengan pendapat umum. Bertambah kuat pendirian seseorang, bertambah banyak ia memanggil penentang. ~ Pramoedya Ananta Toer - Simanis Bergigi Emas (halaman 121)

Midah, tokoh utama dalam novel ini, adalah seorang perempuan yang perasa namun sangat teguh dalam menjalani kehidupannya yang keras. Dia mendambakan kebebasan dan tidak menyukai aturan-aturan yang mengikatnya, baik aturan kesusilaan yang berlaku di masyarakat maupun aturan agama. Meskipun, Mida
...more
Deta NF
Jun 29, 2017 rated it liked it
Sejarah Midah-Simanis Bergigi Emas-mulailah dari sini sebagai penyanyi.
Sejarah Midah-Simanis Bergigi Emas-telah lenyap, sebagai wanita.[]
.
Midah begitu menggemari keroncong sementara ayahnya, Hadji Abdul yang begitu taat akan Tuhan menganggap bahwa keroncong adalah sesuatu yang haram. Ia dinikahkan dengan pria terpandang bernama Hadji Trebus yang kemudian memadunya. Kaburlah ia yang pada saat itu tengah mengandung. Ia terhempas di jalanan Jakarta yang ganas sebagai pengamen keliling dari satu res
...more
Gede Suprayoga
May 28, 2017 rated it really liked it
Shelves: library
Novel membawa persoalan ketegangan antara norma sosial dan nilai kemanusiaan dalam satu alur cerita. Seorang anak perempuan bernama Midah, yang dilahirkan dari keluarga mapan, harus berjuang mandiri dalam kehidupan jalanan di Jakarta setelah meninggalkan suaminya yang terpandang, taat beragama, kaya raya dan memiliki banyak istri. Dalam upaya mempertahankan kehidupannya beserta anak dalam kandungnya, Midah bertemu ragam manusia yang memberikan banyak pengalaman, baik dan buruk, dalam perjalanan ...more
Aya Prita
Aug 19, 2018 rated it it was amazing
Shelves: sastra
Sejujurnya, saya beli ini karena covernya. Saya pernah melihat wanita di cover dengan sisir itu di kartu pos dari teman saya di Eropa yang kebetulan pakdenya suka koleksi kartu pos. Lalu, saya beli lah, bersamaan dengan Larasati.

Ternyata, buku ini lebih bagus dari "Larasati", hehe. Alur cerita, pemilihan diksi, dialog tanpa tanda petik, kata-katanya yang "magical" benar-benar menggambarkan cinta Ibu sepanjang masa dan sebesar jagad raya pada anaknya. Buku ini juga merupakan satir, menurut saya,
...more
Nur Rokhmani
Sep 25, 2020 rated it liked it
Cerita tentang pergulatan perempuan yang mencari kebebasan. Meninggalkan keluarganya yang beragama dan berdiri sendiri di jalanan. Ia hanya berpegang pada keyakinannya untuk mencapai makna bebas dan berdiri di atas kaki sendiri, namun sayang pada akhirnya semua nilai kesusilaan yang ia bawa dari rumahnya itu rontok. Ia lahir sebagai seorang penyanyi, tetapi mati sebagai seorang wanita.

Konflik yang dihadirkan pada buku setebal 132 halaman ini cenderung datar, singkat, dan ringkas. Aku secara prib
...more
Muhammad Nawawy Arasy Padil
Dec 20, 2017 rated it really liked it
"Sekarang ia berpikir, adakah dirinya kini miskin atau kaya. Tiba-tiba ia tergelimang senyum pada bibirnya yang menggairahkan lelaki itu. Sesungguhnya pengertian miskin itu telah hilang lenyap setelah ia meninggalkan suaminya. Kemiskinan baru ada setelah ada perbandingan dengan keliling, kemiskinan hanya ditentukan oleh kebutuhan. Dan anakku ini, dia tidak akan miskin, karena ia tidak lari kepada kebutuhan, tetapi kebutuhan yang lari kepadanya. Dia tidak akan kaya, karena kekayaan dilahirkan ole ...more
Wiwien Chan
May 14, 2018 rated it really liked it
Di bagian Kata Pengantar ditulis bahwa novel ini adalah novel ringan. Tapi tentunya tidak untuk standard Pram. Cerita wanita muda bernama Midah yang berhati keras ini benar-benar menyayat hati. Tapi sayang sekali ada spoiler di akhir kata Pengantar tsb. Damn! Saran kalau mau baca, skip aja bagian kata Pengantar nya.

Kenapa Midah begitu keras hati pergi dari suaminya si Haji kaya raya dan meninggalkan Bapaknya yg juga kaya raya? Saya rasa Midah hanya gemar mendapatkan kebebasan, karena semua dalam
...more
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »

Readers also enjoyed

  • Pulang
  • Beauty Is a Wound
  • Laut Bercerita
  • Corat Coret di Toilet
  • Ayah
  • Cinta yang Marah
  • Laskar Pelangi
  • Man Tiger
  • Cinta Tak Ada Mati
  • Edensor
  • Resign!
  • Semua Untuk Hindia
  • Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas
  • Aroma Karsa
  • 5 cm
  • Maryamah Karpov: Mimpi-mimpi Lintang
  • Hujan Bulan Juni
  • Perjamuan Khong Guan
See similar books…
2,549 followers
Pramoedya Ananta Toer was an Indonesian author of novels, short stories, essays, polemics, and histories of his homeland and its people. A well-regarded writer in the West, Pramoedya's outspoken and often politically charged writings faced censorship in his native land during the pre-reformation era. For opposing the policies of both founding president Sukarno, as well as those of its successor, t ...more

News & Interviews

  Melissa Albert burst onto the YA scene (and catapulted into readers' hearts) with her 2018 debut The Hazel Wood. This darkly fantastical...
71 likes · 2 comments