Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Tebaran Mega” as Want to Read:
Tebaran Mega
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Tebaran Mega

3.7  ·  Rating details ·  30 Ratings  ·  1 Review
Kumpulan sajak ini ditulis Sutan Takdir Alisjahbana dalam masa dua tahun: 1935-1936. Bisa dikatakan pada kurun itu, ia berada dalam suasana berkabung, karena wafatnya istri tercinta. Namun sikap optimisnya, nalarnya yang luas, mampu menghapus pilu, menghalau duka yang melandanya.
Paperback, 46 pages
Published 1996 by Dian Rakyat (first published 1935)
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Tebaran Mega, please sign up.

Be the first to ask a question about Tebaran Mega

Community Reviews

(showing 1-10)
Rating details
Sort: Default
|
Filter
Wirotomo Nofamilyname
Oke. Ini kumpulan puisi yg ditulis STA terutama saat istri (pertama) nya meninggal tahun 1935. Jadi separuhnya berisi ratapan STA atas meninggalnya sang istri. Cukup menyentuh, terutama saat Beliau juga menulis puisi "Kepada Anakku". Walaupun akhirnya Beliau menikah lagi 6 tahun kemudian, tapi paling tidak Beliau tidak pernah meninggalkan istrinya. Ketiganya meninggal, dan bukan dicerai. :-)

Walaupun penuh ratapan, namun dalam puisi itu jelas terlihat keyakinan STA terhadap Tuhan, dan ketetapan B
...more
Helvy
rated it it was ok
Jan 30, 2008
Amalia Fajri
rated it it was amazing
Nov 04, 2016
John Ferry Sihotang
rated it liked it
Feb 07, 2011
Dian Rakyat Publisher
rated it really liked it
Sep 24, 2012
Dian Hartati
rated it it was ok
Jan 22, 2010
Raka Andi Wijaya
rated it it was amazing
Jan 20, 2016
Agus Mashackers
rated it it was amazing
Dec 12, 2014
Afandy Ricky
rated it did not like it
Jan 15, 2014
Jef Gultom
rated it it was ok
Mar 12, 2014
« previous 1 3 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
714628
Sutan Takdir Alisjahbana (STA) menamatkan HKS di Bandung (1928), meraih Mr. dari Sekolah Tinggi di Jakarta (1942), dan menerima Dr. Honoris Causa dari UI (1979) dan Universiti Sains, Penang, Malaysia (1987). Diberi nama Takdir karena jari tangannya hanya ada 4.

Pernah menjadi redaktur Panji Pustaka dan Balai Pustaka (1930-1933), kemudian mendirikan dan memimpin majalah Pujangga Baru (1933-1942 dan
...more
More about Sutan Takdir Alisjahbana...

No trivia or quizzes yet. Add some now »