Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Orang-orang Proyek” as Want to Read:
Orang-orang Proyek
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Orang-orang Proyek

3.96  ·  Rating details ·  1,245 ratings  ·  228 reviews
Aku insinyur. Aku tak bisa menguraikan dengan baik hubungan antara kejujuran dan kesungguhan dalam pembangunan proyek ini dengan keberpihakan kepada masyarakat miskin. Apakah yang pertama merupakan manifestasi yang kedua? Apakah kejujuran dan kesungguhan sejatinya adalah perkara biasa bagi masyarakat berbudaya, dan harus dipilih karena keduanya merupakan hal yang niscaya u ...more
Paperback, 224 pages
Published January 2007 by Gramedia Pustaka Utama (first published 2002)
More Details... Edit Details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Orang-orang Proyek, please sign up.

Be the first to ask a question about Orang-orang Proyek

Community Reviews

Showing 1-30
Average rating 3.96  · 
Rating details
 ·  1,245 ratings  ·  228 reviews


More filters
 | 
Sort order
Start your review of Orang-orang Proyek
mei
Jul 10, 2016 rated it it was amazing  ·  review of another edition
Shelves: kesukaan
berlebihan tidak sih kalau saya kasih rate 5? habis saya suka sih XD

nama tokoh yang pas dengan cerita (check)
tema cerita yang unik (check)
alur cerita (check)

hmm..agak kurang sreg dibagian percintaan kabul dan watinya aja sih. kayaknya kurang romantis gitu...tapi bisa saya maafkan kok hehe

sedikit cerita, 2 tahun terakhir ini saya memiliki teman dari dunia maya yang berasal dari latar belakang berbeda. beberapa yang dekat diantaranya adalah mono,dukalara dan donyiswara (sila cari di twitter). sala
...more
Endah
Dec 13, 2008 rated it liked it
Dan ada cerita humor yang sangat populer tentang orang-orang proyek. Suatu saat di akhirat, penghuni neraka dan penghuni surga ingin saling kunjung. Maka penghuni kedua tempt itu sepakat membuat jembatan yang akan menghubungkan wilayah neraka dan wilayah surga. Bagian jembatan di wilayah neraka akan dibangun oleh orang neraka dan sebaliknya. Ternyata penghuni neraka lebih cepat menyelesaikan pekerjaannya darpada para penghuni surga. Dan ketika dicari sebabnya, ditemukan kenyataan di antara para ...more
Darnia
Sepertinya buku ini wajib dibaca oleh seluruh rakyat Indonesia, terutama yg sudah punya jabatan penting di Pemerintahan (view spoiler). Siapa tahu, nuraninya tergerak dan kembali menjalankan tugasnya sesuai jobdesk-nya yg dari rakyat, untuk rakyat, oleh rakyat. Dan juga sebagai pengingat kalo mereka bukan "raja kecil" yg menganggap pajak rakyat adalah upeti bagi mereka.

Buku Ahmad
...more
Aveline Agrippina
Aug 08, 2009 rated it really liked it
Shelves: sastra, novel
Mereka yang sudah lama berkencan di dunia sastra tak akan asing lagi dengan seorang yang bernama Ahmad Tohari. Namanya bisa disejajarkan dengan Y.B. Mangunwijaya ataupun Arswendo Atmowiloto dalam soal menganyam kata. Dia berhasil meneribitkan trilogi Ronggeng Dukuh Paruk yang akhirnya mengangkat dirinya sebagai novelis yang patut diperhitungkan dalam wacana sastra Indonesia. Terkenal dengan permainan majasnya dalam setiap cerita dan kata-kata yang asing didengar oleh orang-orang.

Di dalam novelny
...more
Meta Morfillah
Sep 01, 2015 rated it it was amazing
Judul: Orang-orang proyek
Penulis: Ahmad Tohari
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Dimensi: 224 hlm, 21 cm, januari 2007
ISBN: 909 22 2681 1

Menjadi kepala pelaksana proyek pembangunan jembatan di Sungai Cibawor bagi Kabul--insinyur teknik sipil yang juga mantan aktivis kampus--merupakan pekerjaan yang berat. Ia yang dibesarkan dengan nilai-nilai arif kehidupan oleh Bapa dan Biyung dalam kesederhanaan, harus menghadapi banyaknya "permainan" yang terjadi dalam proyek. Mulai dari banyaknya pungutan liar,
...more
Faizah Aulia R
Aug 03, 2016 rated it really liked it
mau ngasih 5 tapi gak suka sama sidekick cerita romansa Wati sama Kabul, atau lebih tepatnya ga sukaaa sama cara Wati haha

habis baca buku ini jadi ingat : BREXIT.
Kalo jembatan aja banyak yg dikorupsi apalagi tol yang panjaaaangg banget ini, bagian mana yaaa yg dipotong dr anggaran sesungguhnya ? wkwkw

skr kalo lihat proyek2 pasti mikirnya "pasti dikorupsi nih" wkwk

"Kegilaan ini akan berlangsung sampai kapan Mas ?"
"Rayap baru berhenti makan bila kayu yang digerogotinya sudah habis. Atau bila mere
...more
Bambang Rahmantyo
Mar 29, 2013 rated it liked it

Saya sebenarnya bukan pembaca karya sastra indonesia yang bersemangat, cuma pernah baca sedikit sekali novel sastra. Eh, sebenarnya saya engga bisa membedakan mana yang karya sastra mana yang bukan sih, bisa ngomong novel ini karya sastra juga hanya berdasar dari label di barcode novelnya saja. Tapi secara umum bagi saya yang disebut karya sastra adalah karya yang ditulis dengan bahasa yang baku dan serius, membahas permasalahan yang aktual ataupun pemikiran kontemplatif mendalam, becanda pun de
...more
Lala
Mar 15, 2021 rated it really liked it
Mengambil setting & ide cerita di sebuah proyek pembangunan jembatan, Orang-Orang Proyek banyak sekali menyisipkan kritikan & sindiran yang tajam kepada para orang-orang korup, dan juga para penguasa yang menyalahgunakan kekuasaannya. Tokoh-tokohnya namanya unik, contohnya Kabul. Hanya saja aku nggak melihat love story Kabul berperan banyak, walau diceritakan cukup panjang juga. Cuma, karya ini tetap bagus.
Widia Kharis
Dec 07, 2019 rated it really liked it  ·  review of another edition
Ahmad Tohari berhasil mengungkap kembali kebusukan—atau yang sering disebutnya ke-sontoloyo-an—Orde Baru melalui proyek pembangunan. dan lucunya, kita menggelari pemimpin Orba itu dengan sebutan Bapak Pembangunan.

sungguh, degradasi moral bangsa ini tergambar dengan jelas, tak hanya pada para petinggi dan kader partai Golkar—yang di sini digubah menjadi Golongan Lestari Menang alias GLM—tetapi juga orang-orang cilik yang merasa kekorupan di negaranya sudah biasa dan membudaya.

keresahan ini disamp
...more
Putri Amalia Handayani
Cerita yg amat menarik. Jujur, ini pertama kalinya aku sadar, di dalam suatu proyek itu ada berbagai macam orang dengan tujuannya masing-masing, dan itu bagian yang paling aku suka. Mungkin antara Kabul dan Pak Tarya, kalau harus memilih, aku akan pilih Pak Tarya. Pensiunan Departemen Penerangan yang di zaman Orde Baru ngga bisa live up to their own name, tapi beliau dengan karakternya yang diam-diam berdiri di sisi seberang bisa bertahan sampai jadi pensiunan. Bertolak belakang sama Kabul yang ...more
Muhammad Bahrul Abid
Dec 15, 2017 rated it really liked it
18 Desember 2017; 13:01.

Suatu saat di akhirat, penghuni neraka dan penghuni surga ingin saling kunjung. Maka penghuni kedua tempat itu sepakat membuat jembatan yang akan menghubungkan wilayah neraka dan wilayah surga. Bagian jembatan di wilayah neraka akan dibangun oleh orang neraka dan sebaliknya. Ternyata penghuni neraka lebih cepat menyelesaikan pekerjaannya daripada para penghuni surga. Dan ketika dicari sebabnya, ditemukan kenyataan di antara para penghuni neraka banyak mantan orang proy

...more
ukuklele
Ingin rasanya saya merekomendasikan buku ini kepada orang-orang, terutama yang kebanyakan mikir suka baca. Bagi yang sudah bekerja, saya ingin membandingkan antara keadaan di buku ini dan keadaan di tempat kerjanya. Bagi yang belum bekerja, buku ini bisa memberikan gambaran tentang dunia kerja sehingga dapat mulai mempersiapkan mental.

Saya sendiri tertarik membaca buku ini setelah mendengar dari teman yang lebih dulu membacanya. Ia bilang pengalaman dalam buku ini persis seperti yang dialami te
...more
Jingga
Apr 12, 2020 rated it really liked it  ·  review of another edition
Dalam novel ini, Ahmad Tohari menampilkan perilaku manusia dalam menjalankan politik kekuasaan, termasuk praktik korupsi yang sudah membudaya di dalamnya. Sebuah novel yang merepresentasikan Indonesia saat ini.
Gianni Reiza Maulania
Jul 28, 2016 rated it it was amazing
Shelves: buku-indonesia, novel
Selalu menyelipkan kisah cinta, mungkin supaya pembaca ga terlalu dibikin piss off sama masalah yang sebenernya hehehe karena duh, baca buku ini beneran bikin kesellllll
Sukmawati ~
Aug 26, 2019 rated it really liked it
"...orang-orang proyek adalah manusia-manusia yang suka main curang. Korup dengan berbagai cara dan gaya. Tapi, apakah Pak Tarya salah? Jujur, Kabul merasa sindiran halus Pak Tarya lebih banyak benarnya. Atau benar semua bila aku, Kabul, ikut-ikutan suka makan uang proyek. Tapi bagaimana meyakinkan Pak Tarya bahwa aku tidak ingin seperti mereka?" (Hal. 12)

"Orang-orang Proyek" menceritakan tokoh utama bernama Kabul, seorang insinyur muda, yang terjebak dalam kubangan kekuasaan di masa orde baru.
...more
Edi Suharyono
Aug 13, 2019 rated it it was amazing
‘Orang-orang proyek’, sebuah novel karangan Ahmad Tohari yang diterbitkan tahun 2002 benar-benar menggelitik nuraniku kala tulisan ini dibuat. Sekarang aku sedang berprofesi sebagai PNS dan diriku tidak lebih beruntung daripada Kabul sebagai tokoh utamanya sedang terkoyak dalam arogansi, intrik, dan keserakahan Trisula penghancur Negara ini (Pemerintah, Pengusaha, Politikus). Sembari mendengarkan lagu-lagu Efek Rumah Kaca, aku menamatkan Buku ini dengan makna yang lebih mendalam, kebetulan kedua ...more
Fathiyah Azizah
Mar 13, 2020 rated it liked it
Kabul, insinyur penanggung jawab sebuah proyek. Basar, seorang Kades dimana proyek didirikan. Keduanya yang semasa mudanya sebagai aktivis terjebak di lingkaran setan kediktatoran orde baru. Sudah rahasia umum, penyelewengan di birokrasi, yang menolak aturan atas dianggap komunis. "Feodalisme baru, penyeragaman, rekayasa, korupsi, munafi, dan semuanya dibungkus dalam retorika pembangunan." (165)

Akankah Kabul dan Badas ikut menggadaikan idealisme mereka? Yang penasaran yuklah baca..

"Republik belu
...more
Evan Kanigara
Feb 25, 2020 rated it really liked it  ·  review of another edition
“Orang-orang proyek” karya Ahmad Tohari merupakan tulisan yang mengalir dan renyah dibaca. Saya begitu menyukainya. Kisah Kabul si insinyur ini terasa lengkap dan dekat. Mantan aktivis kampus yang kerap mengkritisi pemerintah, kali ini Kabul bekerja ikut proyek yang diselenggarakan pemerintah. Kabul melihat bagaimana ilmunya harus berkompromi dengan persoalan non-teknis yang merongrong integritas keprofesiannya. Saya rasa semua mahasiswa yang akhirnya bekerja pasti di satu titik akan merasakan h ...more
Ipeh Alena
Mar 20, 2019 rated it it was amazing
Shelves: read-in-2019
Ada sebutan yang cukup lucu melekat pada Kabul, yaitu Don Kisot. Maksud panggilan ini merujuk pada orang yang terbuai mimpi menjadi pahlawan besar. Sindiran halus bagi perilaku Kabul yang dianggap menggelikan akan perbuatan konyol menurut orang-orang yang tahu lika-liku dan ikut serta di dalam permainan tersebut.

Sekarang, mari berkenalan dengan Kabul. Seorang mantan aktivis di kampusnya. Yang pernah ditinggal sang pacar karena asik mencari data mengenai korupsi yang ada di kampus tersebut. Yang
...more
Nisa
Sep 19, 2020 rated it really liked it
Cerita tentang kabul seorang mantan aktivis kampus yang bekerja di sebuah proyek. Fakta di lapangan bahwa sebuah proyek pembangunan penuh dengan korupsi tentu saja tidak sesuai dengan naluri kabul. Namun, apa hanya orang-orang proyek saja yang melakukan korupsi? Tentu saja tidak, ternyata orang desa pun tidak se-innocent itu.

Nilai-nilai moral yang kita pelajari selama belasan tahun di bangku sekolah dan kuliah serta idealisme yang selama ini dijunjung rasa-rasanya jadi tidak berguna ketika di h
...more
Missy J
The high ratings didn't lie! A few months ago I was reading Ahmad Tohari's short story collection Mata yang Enak Dipandang and was reminded of what a great writer he is. Then I came across this novel, which translates as "the project people." Wow! I'm blown away. How did I never hear of this book? It describes contemporary Indonesia to a tee. This novel would do great as a movie too - the setting, the characters, the reality.

This novel is set in a small village which is named after the river tha
...more
Fillah
Mar 17, 2021 rated it really liked it
Shelves: 2021
"Bila masyarakat sudah menganggap perilaku edan adalah hal biasa, sehingga tidak usah dirisaukan dan dicegah, kita bakalan ambruk"

Buku ini mengajarkan banyak hal kepada saya, tentang sifat manusia yg egois ketika memiliki jabatan dan kekuasaan. Tokoh utama kabul yang mencerminkan ketidakrelaannya melihat hal palsu seperti ini membuatnya menyadari, proyek tidak lain hanyalah ajang bagi para manusia yg selalu menginginkan uang. Disini saya sangat menyukai karakter Basar, seorang kades yang ingin m
...more
Wahyu Novian
Jul 17, 2019 rated it it was amazing  ·  review of another edition
Lagi, buku Ahmad Tohari ini juga santun sekali. Kisah insinyur pembangunan yang idealis di sebuah desa ini diceritakan dengan sangat menarik dan menyenangkan. Menyentil para pekerja proyek dan "proyek". Meski memang terlalu hitam dan putih, kegalauan Kabul menarik sekali untuk diikuti. Dan cara dia bertingkah-laku menjadi harapan contoh yang ideal. Jadi ingin menyemangati teman-teman saya yang bekerja di proyek. Akan galau sekali di dunia nyata, terutama di Indonesia.

Buku ini menjadi salah satu
...more
Intan Hairani Fitri
Aug 31, 2020 rated it it was amazing  ·  review of another edition
Shelves: favorites
Kisah fiktif yang disampaikan dengan ringan namun sarat kritik pedas akan kondisi sosial-politik negara. Penyampaiannya memikat dan mudah: mengalir, seperti aliran Sungai Cibawor.. Ditulis tahun 2001, 19 tahun kemudian nyatanya topik yang diangkat masih sangat relevan. Membacanya memunculkan keinginan untuk hidup dengan sederhana, tanpa tedeng aling-aling, meninggalkan tuntutan hidup dalam kerakusan dan ketamakan. Sederhana, indah, maknawi. Buku ini membuka jalan bagi saya menuju karya-karya Ahm ...more
Tezar Yulianto
Ir. Kabul, seorang insinyur sipil dan mantan aktivis kampus, mendapatkan tugas untuk mengawasi jalannya pembangunan sebuah jembatan di sungai Cibawor. Dengan latar awal tahun 1990-an, novel ini mengisahkan pertempuran antara idealisme hidup bersih melawan realisme korupsi yang marak di zaman orde baru. Di saat itu, sudah menjadi rahasia umum, bahwa di segala aspek kehidupan, Indonesia digerogoti jahatnya korupsi, kolusi dan nepotisme. Kejahatan ini mencuat dalam berbagai proyek, salah satunya pr ...more
Johanes Jonaz
Jun 24, 2018 rated it really liked it
Novel garapan Ahmad Tohari ini bisa dikategorikan sebagai novel hasil reformasi. Yang saya tahu, novel ini ditulis bulan Mei 2001, cetakan pertama dibuat di tahun 2002, empat tahun setelah runtuhnya feodalisme orde baru. Dibuka dengan obrolan antara Kabul, si tokoh utama, dengan Pak Tarya yang gemar memancing, Ahmad Tohari mengetengahkan cerita penuh intrik dan kebusukan pemerintah kala itu melalui objek sebuah pembangunan. Proyek akal-akalan dicetuskan menjelang pemilu, dengan membangun jembata ...more
Marina
May 13, 2014 rated it really liked it
** Books 108 - 2014 **

Kabul belum beranjak. Matanya masih memandang jembatan baru itu dengan mata dan dengan hatinya. "Kamu tampak bagus dan gagah. Tapi proses pembangunanmu diselimuti ke-sontoloyo-an yang parah. Umurmu tak akan panjang dan anggaran pembangunanmu yg sebagian jadi bancakan akan menjadi beban masyarakat miskin" (Kabul, halaman 213)

"Mereka, orang2 proyek, baik dari pihak pemilik maupun pemborong, sama saja. Mereka tahu dan sadar akan kegilaan mereka. Dan tampaknya mereka tak perdul
...more
Sanya
Nov 24, 2016 rated it really liked it
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here.
Giriani Ayu Sabilla
Satu kata: i-r-o-n-i.
Apa saja?
Ya, apa saja yang bisa diproyekkan. Tidak hanya pembangunan jembatan dan infrastruktur lain, tapi juga pengadaan kotak pemilu, pembagian sembako untuk orang miskin, pengadaan bacaan untuk anak sekolah, program transmigrasi, program penanggulangan bencana alam, atau bahkan yang terdekat dan relevan dengan keseharian, yaitu proyek p e n e l i t i a n. Bisa saja. Bisa jadi.
Dan ada cerita humor yang sangat populer tentang orang-orang proyek.
Suatu saat di akhirat, penghu
...more
Zaldi
Sep 07, 2009 rated it really liked it
Shelves: jendela-dunia
Berseting waktu tahun 90an, buku ini mengajak melihat dari dekat carut marut negeri kita, budaya korup, feodalisme baru, penyeragaman, rekayasa, munafik yang semuanya dibungkus dalam retorika pembangunan.
dengan menyindir partai politik terbesar (mungkin terakus) pada saat rezim orba berkuasa, dikala makna kedaulatan rakyat sudah dijungkirbalikkan.

ketika tokoh utama dalam cerita ini, Kabul, dihadapkan pada "permainan"
kekuasaaan dan politik dalam proyek, sanggupkah ia bertahan pada idealismenya?

Se
...more
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »

Readers also enjoyed

  • Gadis Kretek
  • Laut Bercerita
  • Pulang
  • Orang-Orang Oetimu
  • Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas
  • Malam Terakhir: Kumpulan Cerpen
  • Orang-orang Biasa
  • Jakarta Sebelum Pagi
  • Man Tiger
  • Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam
  • Negeri 5 Menara
  • 9 dari Nadira
  • The Question of Red
  • Entrok
  • Semua Ikan di Langit
  • Corat Coret di Toilet
  • Filosofi Teras
  • 86
See similar books…
374 followers
Ahmad Tohari is Indonesia well-knowned writer who can picture a typical village scenery very well in his writings. He has been everywhere, writings for magazines. He attended Fellowship International Writers Program at Iowa, United State on 1990 and received Southeast Asian Writers Award on 1995.

His famous works are trilogy of Srintil, a traditional dancer (ronggeng) of Paruk Village: "Ronggeng Du
...more

Related Articles

  Here at Goodreads, we've noticed that a funny thing tends to happen when we start talking about audiobooks: The same few titles get...
59 likes · 15 comments
“Karena saat ini banyak perwira yang ora merwirani lagi. Yang saya maksud dengan perwira adalah parawira, yaitu orang-orang yang tidak merasa kehilangan apapun ketika bersikap hormat dan peduli kepada orang lain. Orang-orang yang tidak merasa rendah ketika meninggikan harkat dan martabat orang lain. Mereka adalah orang-orang yang malu ketika merasa dirinya lebih penting daripada orang lain siapapun orang lain itu.” 24 likes
“Di mana pun yang namanya mancing adalah kerja untung-untungan. Jadi saya sering dapat ikan, sering juga tidak sama sekali. Tapi saya tidak pernah bosan. Mungkin karena begini; setelah umpan dilempar, kita jadi punya harapan. Ya, harapan. Bukankah harapan, sekecil apapun adalah kebutuhan hidup?” 0 likes
More quotes…