Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Utukki: Sayap Para Dewa” as Want to Read:
Utukki: Sayap Para Dewa
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Utukki: Sayap Para Dewa

3.19  ·  Rating details ·  523 Ratings  ·  75 Reviews
Cerita ini dimulai tujuh ribu tahun yang lalu. Ketika manusia mendongak ke langit dan menatap bintang gemintang. Terpesona. Lalu bertanya, "Apakah hidup? Apakah cinta?"

Tujuh ribu tahun yang lalu, di lembah subur Mesopotamia, manusia mencapai peradabannya yang pertama. Mereka membangun kota, menciptakan kepercayaan dan agama, menemukan tulisan, membangun irigasi, menggunaka
...more
Paperback, 401 pages
Published August 2006 by PT Gramedia Pustaka Utama
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Utukki, please sign up.

Be the first to ask a question about Utukki

Community Reviews

(showing 1-30)
Rating details
Sort: Default
|
Filter
Indira Iljas
Apr 25, 2010 rated it it was ok
Shelves: indonesia
Hasil WBD 2010

Untuk penyuka novel2 karangan Clara NG, maaf ya saya cuma bisa memberikan 2 bintang.

Awal dapet novel ini jelas ekspektasinya lumayan tinggi, mengingat beberapa teman disini bilang kalau novel karya Clara NG lumayan ok untuk dikoleksi.

O.. iya, 2 bintang yang saya berikan hanya untuk cover yang lumayan ok serta kisah cinta2an antara celia dan thomas.

Untuk jalan critanya ? hmmm... kayaknya saya gak ngasih bintang. Sampai halaman 200 an pun saya masih lumayan bingung + jalan critany
...more
Biondy
Sep 28, 2012 rated it did not like it  ·  review of another edition
Utukki bercerita tentang kisah cinta terlarang antara Enka, seorang pendeta di daerah Mesopotamia beberapa ribu tahun sebelum Masehi, dengan Nannia, anak pasangan Dewa Anu dan Dewi Antu. Kisah cinta mereka harus menjalani ujian waktu dan berlanjut di kehidupan selanjutnya.

Thomas dan Celia adalah reinkarnasi Nannia dan Enka. Cinta di antara mereka kemudian memperoleh ujian dengan keberadaan Dewi Ishtar yang menginginkan cinta Enka. Sanggupkah mereka bertahan dari ujian sang dewi?

Review

Yah, ini di
...more
Puji Widiastuti
Feb 26, 2012 rated it really liked it
Ini buku karya kak Clara Ng yang pertama saya baca. Awalnya saya ragu untuk meneruskan membacanya. Karena di awal cerita bagi saya cukup membuat saya menguap beberapa kali. Juga karena yang saya ditemukan di awal cerita berbeda dengan perkiraan saya yang langsung berjubel dengan makhluk-makhluk bersayap.
Tapi saat masuk ke bagian Thomas dan Celia, mulai membuat saya tertarik. Saat Isthar bangkit dan menculik Celia ke dunia atas. Mulai dari situ saya mulai tertarik ke dalam buku ini. Terlebih saat
...more
Calvin
Jan 23, 2012 rated it it was ok
Shelves: fikfan, sastra, mythology
novel ini sebenarnya cukup enjoyable untuk kategori urban fantasi yang berdasarkan mitologi mesopotamia. dialog2nya santai ringan... dan terkadang salah tempat, terutama pada saat dewa-dewa sumeria berbicara. agak aneh rasanya membaca dewa2 tersebut berbicara dengan dialek modern, slank, dan terkadang menyelipkan bahasa inggris di beberapa kalimat. jujur saja, ini sangat mengganggu dan membuat novel ini terkesan seperti sebuah parodi ketimbang novel romansa berbasis mitologi.

untuk alur ceritanya
...more
Ratna
Mar 24, 2010 rated it liked it
Well ini novel Clara Ng pertama yang aku baca. Pada awal membaca saya agak kesulitan memahami maksud dari novel ini, tapi semakin saya tidak mengerti membuat saya semakin ingin membacanya terus. Walhasil saya bisa menemukan alur ceritanya, dan sungguh sangat menarik.

Novel ini berhasil membawa saya seolah-olah berada di tempat seperti yang ada dalam novel ini. Seru, penasaran, dan agak sedikit romantis.

Clara Ng banyak sekali menggambarkan tentang kondisi dalam novel ini, menurut saya lumayan det
...more
Indri
Jul 18, 2016 rated it it was ok  ·  review of another edition
Shelves: romance, fiction
Tidak disangka kalau buku ini menceritakan mengenai dewa-dewi, monster dan reinkarnasi. Judulnya memang sudah jelas "Sayap Para Dewa", cuma ternyata dewa yang dimaksud benar-benar dewa.
Kisah ini dimulai dari pertemuan Thomas & Enka, hingga mereka dipisahkan oleh dua dunia, menjalani berbagai rintangan agar bisa bersatu kembali dan menjalani sejarah yang sudah ditetapkan untuk mereka berdua. Ada sedikit komedinya juga disini, sebagaimana dewa yang dalam anggapan umum adalah bijaksana, berwiba
...more
rebelsofie
Feb 09, 2010 rated it it was amazing
Aku suka buku ini cerita para dewa yang begitu 'nyeleneh' diluar kewajaran. Daaann satu lagi yang selalu khas dalam setiap tulisan Clara Ng adalah setting dan plot cerita yang tidak beraturan, tetapi tetap bisa dinikmati.

Tokoh favorit dalam buku ini: Marduk... heheheee masa dia sempet bengong pada saat mendirect Celia melawan Utukki, karena matanya sibuk memperhatikan monster cewek seksi yang lewat di depannya hwahahahahaha (ketawa guling guling), dewa gitu looohhh...

Nice story to read when I w
...more
Ira Utami
Jan 07, 2012 rated it it was ok
absurd -_-
Erta Lin
Jan 01, 2012 rated it it was amazing  ·  review of another edition
Shelves: romance, gpu, mitologi
Mengawali bacaan awal tahun, saya menyelesaikan sebuah novel berbau mitologi Yunani berjudul Utukki. Lagi- lagi Mbak Clara berhasil menelurkan karya- karyanya yang ‘wah’ menurut saya. Kisah yang terlihat bakalan membosankan ini ternyata bukan berisikan sejarah melulu. Kisah ini kisah percintaan antara Makhluk-Dunia- Atas dengan manusia biasa. Dan seperti karya yang lain, kisah ini juga mudah untuk diikuti. Tidak ribet. Kebetulan novel Utukki ini saya dapatkan waktu ikutan klinik penulisan fiksi ...more
Noni Marini
Jul 25, 2017 rated it really liked it
Banyak yg ga suka sama cerita di novel ini, tapi penilaian setiap orang berbeda kan? Faktanya ini novel favorit!
Langit Amaravati
Oct 20, 2013 rated it it was ok
Shelves: novel
Mitologi selalu menarik perhatian dan rasa ingin tahu. Sebagian karena sejarahnya, sebagian karena rasa penasaran. Manusia pada dasarnya selalu tertarik untuk mengetahu asal-usulnya, serumit apapun itu. Maka Clara menyediakan sebuah kisah untuk membasuk rasa penasaran itu.

Perjuangan, cinta, pengorbanan, dan perjalanan memahami cinta itu sendiri menjadi tema besar dalam buku ini. Sebuah kisah yang melibatkan dewa dewi mitos Mesopotamia 5ribu SM sampai 2000 tahun setelah Masehi.

Bagaimana karma mem
...more
OceMei Belikova♥
Tujuh ribu tahun yang lalu, mereka saling mencintai. Setelah melewati berulang kali reinkarnasi, mereka tetap saling mencintai.

Dahulu kala Dewi Antu melahirkan 8 bayi yang ia sayangi. Meskipun Dewi Antu berparas rupawan, sayangnya anak-anaknya tidaklah demikian. Ke-7 bayinya adalah monster-monster yang wajahnya sangat jelek dan menakutkan. Namun, bayi bungsu Dewi Antu sangatlah cantik jelita. Maka ia dinamakan Nannia. Mereka ber-8 adalah para monster Utukki.

Karena parasnya yang cantik, Nannia m
...more
Ferina
Jul 12, 2007 rated it really liked it
Shelves: metropop
Alkisah, Dewa Anu dan Dewi Antu mempunyai anak-anak yang disebut Utukki. 7 Utukki berjenis kelamin laki-laki dan berwajah sangat menyeramkan sehingga disebut monster. Tapi, Utukki ke 8, berjenis kelamin perempuan dan sangat cantik, dan diberi nama Nannia.

Nannia bersahabat dengan seorang anak laki-laki, bernama Enka. Lama-lama, mereka saling jatuh cinta. Tapi, hubungan mereka tentu saja tidak diperbolehkan oleh para Dewa-Dewi di Dunia Atas-Langit.

Konflik tidak berhenti sampai di situ saja. Ternya
...more
Maharani Hariga
Dec 19, 2012 rated it it was ok
General plot: ok, cukup kreatif dengan adanya sisipan sidestory Adam dan Naeva yang berfungsi membuka, menutup dan menjelaskan elemen2 peradaban Mesopotamia kuno kepada pembaca awam.

Dialog: dialognya sendiri sebenarnya kreatif, hanya saja terlalu banyak bahasa slang untuk ukuran dewa-dewi jaman peradaban kuno.

Point of view: tidak konsisten, penyebab utama kepala pusing baca Utukki. Dalam satu scene yang dimulai Thomas, bisa2 berganti ke point of view Celia, lalu Thomas lagi dst.

Flow: perkemba
...more
Crescentia Shima
Feb 23, 2014 rated it really liked it
Shelves: clara-ng
"Cinta... adalah kekuatan, kekuatan untuk berani merelakannya pergi, walau itu menyakitkan. Cinta... adalah ketabahan, ketabahan untuk menerima hal-hal yang sangat sulit diterima. Cinta... adalah keabadian, karena cinta itu adalah jantung, pemberi kehidupan." - Dewa Ea

"Thomas adalah sayap... Dan saya adalah sayap satunya lagi... Memisahkan kami berdua, berarti seperti menghancurkan kemerdekaan seekor rajawali." - Celia

Cerita ini keren banget. Mungkin awalnya sedikit membosankan dan membingungkan
...more
Stefanie
*short review: Novel ini adalah buku Clara Ng yang pertama kali aku baca.. jadi istilah-nya tester dulu sebelum membaca karya Clara Ng yang lain, karena Clara Ng cukup terkenal jadi aku penasaran. :) Kesanku pada novel ini awalnya agak bingung dan pusing karena karakternya banyak dan berada di 3 setting yang berbeda: si Naeva & Adam, Thomas & Celia, dan dewa-dewa di langit. Namun seiring berjalannya waktu, aku cukup mulai mengerti ceritanya karena diungkapkan dengan perlahan-lahan. Seben ...more
Christina Winata
Dec 10, 2007 rated it did not like it
Shelves: done
Gw penggemar berat clara ng. Buku2 nya bagus dan unik2 ceritanya. Cuma...berat banget nih buat kasih review yg ini.
Gw cuma sanggup baca beberapa lembar pertama sebelum akhirnya ketiduran..hehehe.

Mungkin kalo baca review bukunya, emang buku yg ini lebih unik dari yang lain. Boleh dibilang agak sedikit berfantasi di tengah kehidupan nyata. Tapi gw ga tahan sama penempatan kata2 dan vocab yg dipake. Rasanya kurang pas gitu buat di taruh di cerita legenda. Berat? ga juga..Ringan? Ga juga..jadi tenga
...more
Puput
Jul 20, 2012 rated it liked it
Shelves: 3-stars, indonesia
I always love myths. That's why I was so excited to read this book.

Sayangnya, cover-nya agak sedikit... aneh? Ilustrasinya ga sebagus novel-novel lainnya. Akhirnya waktu itu bosen dan ga punya bacaan, mulai nyoba baca buku ini. Ternyata bener loh, never judge a book by its cover! Ceritanya baguuuus. Cara menceritakannya yang pindah-pindah scene mulai dari Naeva-Adam, Celia-Thomas, Enka-Ellia, Dewa Anu-Antu, Nannia-Enka, Ishtar, dan tujuh monster Utukki bikin jadi penasaran! Info-info yang sepot
...more
Ayu Yudha
Oct 25, 2009 rated it really liked it
pada dasarnya saya memang menyukai karya-karya clara ng. novel ini pun semakin saya suka karna bercerita tentang kisah dewa2 bersayap perak..

cinta thomas dan celia yang sudah jatuh cinta sejak ribuan tahun yg lalu, dewi cinta yg lesbian, juga dewa2 yg lucu membuat saya sangat menikmati novel ini..

novel ini mengajak pembaca untuk mempercayai bahwa reinkarnasi itu benar adanya.

apapun yg telah ditulis langit, dapat ditulis ulang..

meski dapat ditulis ulang, namun tetap saja tidak dapat mengubah mas
...more
Dian Putu
Aug 30, 2015 rated it did not like it  ·  review of another edition
Utukki, novel roman yang dipadukan dengan fantasi. Mengangkat tentang mitologi Babylonia, terasa seperti ide yang sangat segar.
Novel dibuka oleh Adam dan Naeva. Dilanjutkan cerita kebangkitan Dewi Ishtar yang dilakukan oleh Dewi Antu. Lalu, pertemuan Thomas dan Celia di sekolah.
Kita akan menemukan info sejarah mitologi Babylonia dari Adam dan Naeva yang kuliah di The Michigan State University. Meskipun Naeva merasa jenuh setiap kali Adam berceloteh tentang mitologi yang sedang dipelajarinya, per
...more
Josephine Winda
Jan 03, 2010 rated it liked it
Buku ini baru saja selesai saya baca. Dibanding dengan (UN)REALITY SHOW dan DIMSUM terakhir, bagi saya agak terlalu datar.

Tapi cara Clara menyampaikan kisah Dewa-Dewi dari Mesopotamia walau mungkin agak terlalu jauh jika dicompare dengan kecanggihan kisah LORDS of THE RINGS sangatlah hebat dan berani.

Dalam khasanah penulis asli Indonesia yang tidak melakukan saduran ataupun terjemahan gaya Clara bercerita tentang dunia atas langit, bawah langit kemagicalan Dewa-Dewi cukup mempesona dan menyent
...more
Rein
Jan 23, 2008 added it
buku ini sangat inspiratif buat saya. alur cerita yang maju mundur membuat novel ini memaku saya di meja belajar untuk terus menghabisinya. kisah cinta Celia dan Thomas sungguh didramatisir dengan baik sehingga saya dibuat takjub pada bagian pertengahan. namun yang kurang menarik bagi saya ialah endingnya yang sedikit mengaburkan wujud Celia dan Thomas ketika pengadilan langit mengizinkan mereka untuk kembali ke bumi. tapi secara keseluruhan, novel ini sangat menyentuh saya dan sungguh inspirati ...more
Risuma Refalok
Jul 30, 2012 rated it liked it
mungkin ekspektasinya ingin menyamai serial twilight namun olahannya sangat datar tidak seseru yang saya bayangkan saat membaca awal ceritanya...saya tidak selesai baca...but two thumbs up untuk gaya bahasanya

buku ini juga menggambarkan kalau penulis tidak terlalu tahu tentang mitologi di mesopo secara detail...mungkin isi novel ini hanyalah hasil browsing semalam tentang mitologi tersebut...dan penulis langsung percaya saja dengan literatur yang penulis dapat dari hasil browsing....

3 bintang cu
...more
melmarian
Jul 28, 2010 rated it it was ok
Shelves: indonesian, fantasy
Saya sebetulnya penggemar Clara Ng, tapi karyanya yang satu ini tak cukup memuaskan saya. Dalam buku ini Clara berusaha menggabungkan antara kisah mitologi kuno Mesopotamia dengan bahasa dan kebiasaan masa kini.
Sebetulnya kisah ini berpotensi menjadi kisah yang menarik, tapi entah kenapa pemaparannya nggak "klik" di saya. Waktu tiba di tengah-tengah buku rasanya ingin ceritanya cepat-cepat berakhir. Dan baik jalan cerita maupun dialognya kelihatan "maksain" di banyak tempat.
Hmmm.... Clara, you c
...more
Yolanda
Dec 15, 2009 rated it did not like it
Shelves: indonesian-novel
Rasanya capek banget baca buku ini. Duluuuu, jaman masih muda pernah ambil kuliah Mitologi Yunani dan ngebayangin dewa-dewa itu agung, mempesona dan seterusnya. Meskipun dewa-dewa di novel ini bukan dari Yunani, tetap aja bayangan tentang sosok dewa dewi hancur lebur. Dewa-dewanya nyeleneh banget. Belum lagi alurnya yang melompat-lompat. Pussssiiiing. Maaf yang mbak Clara, satu bintang untuk novel yang ini.
Vera Mensana
Dec 27, 2007 rated it did not like it
Ini novel Clara Ng yang membuat kening berkerut karena jalan cerita, penokohan dan nama-nama yang tidak biasa. Sehingga saya merasa perlu membacanya sekali lagi supaya bisa menikmati & menyelami jalan cerita serta mengingatnya lebih baik. Saya tidak dapat membayangkan bagaimana Clara Ng bisa memunculkan imajinasi atas tokoh sosok-sosok bukan manusia saat menulis buku ini, karena mereka sulit dibayangkan fisik, sifat, dan jalan pikirannya.
Kezia
Feb 06, 2015 rated it it was ok  ·  review of another edition
Shelves: indonesian-books
Suka banget sih sama endingnya, tapi jujur aja ceritanya kurang seru sampai bikin aku bosen. Terlalu drama banget kisah cintanya dan menurutku pribadi agak bertele-tele. Eksekusinya kurang greget but still big applause buat Kak Clara Ng atas idenya yang sangat kreatif. Mungkin bakal baca buku-buku lain karya penulis ini soalnya kata temenku sih konfliknya unik dan pokoknya beda dari yang lain hehe.
Uphiet Kamilah
Jun 14, 2010 rated it liked it
Shelves: gratisan
Akhirnya dapat buku ini melalui kuis Gramedia. Hehehe...
Selalu terkesan dengan gaya bertutur Clara Ng. Imajinasinya tinggi, tidak lupa sedikit humor yang menjadi ciri khas penulis.
Tak ketinggalan juga seekor kucing yang seringkali hadir di novel-novelnya.
Keren, tapi agak sedikit membosankan. HArus dipaksakan membaca sampai halaman terakhir karena jenuh dengan konflik berkepanjangan.
Yaaa, begitulah...
Angelia Fransisca Rusli
Jul 13, 2008 rated it it was ok
Shelves: indo
Utukki bukanlah karya Clara Ng yang paling saya sukai.

Bagaimana ya? Menurut saya ceritanya agak belibet sih. Lalu kebanyakan karakter dan mau bikin fantasi tapi kurang bumbu. Buku ini adalah buku romance yang mengambil setting fantasi. tapi untuk fantasinya sendiri jadi "maksa".

Saya membaca buku ini sampai habis sih, tapi jujur baru kurang lebih seperempat buku saya sudah bosan membacanya
Karlina
Apr 20, 2015 rated it it was ok  ·  review of another edition
Sebuah cerita yang mencoba memadukan fantasi, dongeng mitologi dan teen romance masa kini. Penuturannya bernuansa pop khas bahasa anak muda masakini dan dibalut humor-humor kecil. Meski inti ceritanya terasa biasa saja, tapi karena dituturkan sedemikian rupa menjadi cukup berbeda dengan cerita kebanyakan. Hanya saja fantasi seperti ini bukan selera saya, jadi ya jujur saya kurang bisa menikmatinya :(
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
  • Hanami
  • Kāla Kālī
  • Menunggu
  • Daisyflo
  • The Not-So-Amazing Life of @aMrazing
  • Good Fight
  • Metropolis
  • Three Weddings and Jane Austen
  • Camar Biru: Cinta Tak Selalu Tepat Waktu
  • Gajah Mada: Hamukti Palapa (Gajah Mada, #3)
  • Boulevard de Clichy (Agonia Cinta Monyet)
  • Maharani
  • Lampuki
  • Touché: Alchemist (Touché, #2)
  • Sincerely Yours
  • Blakanis
  • Silang Hati
  • Vandaria Saga: Takdir Elir  (Trilogi Elir, #1)
696212
Clara Ng adalah pengarang sejumlah novel dewasa dan juga buku anak-anak. Ibu muda berbintang Leo ini lahir di Jakarta tahun 1973. Lulusan di Ohio State University jurusan Interpersonal Comunication ini tidak pernah bercita-cita jadi penulis, namun kini karya-karyanya mengalir tanpa henti.
Novel-novel dewasa yang sudah diterbitkan adalah Indiana Chronicle: Blues, Indiana Chronicle: Lipstick, Indiana
...more
More about Clara Ng...