,
Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Geni Jora” as Want to Read:
Geni Jora
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Geni Jora

3.43  ·  Rating details ·  67 ratings  ·  13 reviews
Novel Geni Jora ini sarat dengan gugatan seorang perempuan muslim terhadap persoalan gender : pendidikan yang amat diskriminatif bagi perempuan, poligami, lesbianisme, dominasi laki-laki, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) serta seksualitas perempuan. Bentuk perlawanan itu tampil dalam sosok seorang feminis muslim, Kejora yang, sayangnya, terlalu sempurna.
Paperback, 272 pages
Published 2003 by Qanita
More Details... Edit Details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Geni Jora, please sign up.

Be the first to ask a question about Geni Jora

Community Reviews

Showing 1-30
Average rating 3.43  · 
Rating details
 ·  67 ratings  ·  13 reviews


More filters
 | 
Sort order
Start your review of Geni Jora
Endah
Oct 12, 2008 rated it liked it
Matanya belok, seperti boneka cantik dari negeri Antah (Heran, kenapa ya tokoh wanita dalam novel dan film selalu saja dikatakan cantik. Kapan ya yang tidak cantik mendapat peran utama? Paling-paling perannya sebagai antagonis : nenek sihir culas, ibu tiri jahat atau pembantu rumah tangga bagian bodor-bodoran. Kata temanku, kalau tidak cantik nanti ceritanya jadi tidak menarik, akibatnya buku atau film itu jadi tidak laku) Kejora juga cerdas, selalu ranking satu di kelas. Ia pun gadis mandiri de ...more
Ivan
Ini adalah novel pertama dari Abidah yang aku baca. Setelah aq ubek ubek penulisnya, dia adalah juga penulis novel yang telah difilmkan -- Wanita Berkalung Sorban. Memang sedikit kontroversial film tersebut. Ada unsur unsur Islam Liberal didalamnya. Itu kata temenku sih.

Tetapi selain novel wanita berkalung sorban tersebut, ternyata Abidah juga merupakan penulis dari novel ini. Novel yang mendapatkan penghargaan Pemenang Sayembara Novel 2003 DKJ.

Abidah termasuk seseorang yang getol menyisipkan p
...more
Movie Riana
Mar 22, 2010 rated it it was amazing
Nothing. But dissapointed, so if He punched your nose, punch back..
as Zakky slice my heart into pieces, i slice his heart too into pieces..


Ada beberapa kritikus novel yang berpendapat bahwa karya ini adalah salah satu kritikan mengenai emansipasi yang salah arah,bahwa emansipasi tanpa batasan juga akan menghancurkan wanita itu sendiri, bahwa jora adalah gambaran wanita=makhluk emosional yang mengedepankan emosi semata dibanding logika, sehingga pada akhirnya diya berakhir dengan kemarahan yang m
...more
Mumtaza Rizky Iswanda
Nov 07, 2019 rated it really liked it
Shelves: literature
Struktur kalimat maupun cerita sangat bagus, detail latar tempat dan suasana mengajak pembaca masuk kedalam cerita, sayangnya pengembangan karakter dan konflik kurang mendalam
S Y N
Jul 09, 2019 rated it liked it
Shelves: owned
Mana persoalan gender yang dibicarakan itu?
Buku ini, dengan deskripsi yang sedemikian mengesankan, cukup membosankan.
Ali
Jul 11, 2007 rated it really liked it
Shelves: fiksi, indonesia
Marrakesh, 1993. Akhirnya waktu membalik kenyataan. Bahwa mimpi tidak selamanya bersembunyi di belakang tembok angan-angan. Ia hadir disini. Menungguku di bandara Tangier, Boukhalef, dalam perjalanan menuju bumi Muhammad paling barat. Di pesisir Atlantik. Di antara pegunungan Atlas dan Jabal Musa yang perkasa, untuk sebuah pertemuan paling monumental di antara para perempuan dunia.

Itulah cuplikan pembuka kisah Gejora, Geni Jora atau Bintang Kejora, si tokoh utama yang mendapatkan beasiswa di Uni
...more
Deta NF
Dec 08, 2016 rated it it was amazing
"Di kurun mahakacau ini, kata maaf tidak lagi memiliki kekuatan untuk menggerakan revolusi. Ketika nurani menjadi tumpul oleh daki berlapis-lapis, ketika hak kuasa menjadi satu-satunya barang yang ditinju dan impikan, apa yang kita harap dari deret hurup maaf?
Tak ada. Hanya kecewa. Maka, jika ditonjok hidungmu, ganti tonjok hidungnya. Jika dia meninjumu, tinju dia dengan kekuatan yang sama. Sebagaimana Zakky mengiris hatiku, kuiris pula hatinya hingga luka berdarah-darah oleh cemburu." (Pg. 269
...more
Satiti
May 15, 2021 rated it really liked it
Seperti karya Abidah yang lain, cerita ini mengusung emansipasi muslimah. Diwakili oleh Kejora, seorang mahasiswi, aktivis, keturunan Arab kaya raya, dan tentu saja cantik dan cerdas. Tapi rasanya karakter Jora terlalu sempurna bahkan sebagai tokoh fiksi. Pada akhirnya, ia tetap jatuh terpesona pada Zaky Hedouri, tapi gengsi untuk mengakuinya. Jika tokoh cerita bisa bicara, mungkin Jora tidak akan terima dengan apa yang kukatakan.

Ketika seorang perempuan cantik, diam dan duduk-duduk saja membua
...more
Ahmad
Apr 10, 2009 rated it liked it
Abidah menunjukkan sekali lagi keberpihkanny kepad perempuan. Sayangny kali ini tidak setelak "Perempuan Berkalung Sorban". Kisahnya bergumul saja dalam sepasangan kekasih yang kemudian memutuskan bertunangan. Isunya menjadi sangat lokal. Individual.

Ketika Abidah menampilkan suasana konferensi perempuan dunia, kelengkapannya tak sempurna sama sekali. Seolah tempelan semata. Juga tentang perempuan-perempuan Hamas yang ditemuinya menguap begitu saja. Selebihnya, Abidah terasa menghabiskan ceritnya
...more
Rika
Jan 11, 2009 rated it it was ok
Setelah beberapa halaman aku tak bisa menikmatinya, malah merasa sebal karena aku mendapat kesan buku ini mencoba membuat pembacanya terkesan atas sesuatu yang sama sekali tidak mengesankan, dengan resmi aku berhenti membacanya.(apa coba? review yang aneh)
Michiyo 'jia' Fujiwara
Kacau..



________________________________

bukan..!! bukan isi cerita buku ini.. saya yang sedang kacau.. dunia saya nyaris jungkir balik.. karena apa?? karena ulah satu orang lelaki.. bayangkan cuma perkara satu orang lelaki..!!!

yaah sudahlah..

bye..


09/10/2013
Dian Hartati
Jan 27, 2010 rated it really liked it  ·  review of another edition
Shelves: novel
27 Januari 2010 memberi bintang dua.
7 Juli 2016 memberi bintang empat.

Karest
Mar 24, 2008 rated it liked it
berhubung belum baca semua karyanya, tapi sepertinya pengarang kental bgt mengusung feminisnya
Widyastuti Purbani
rated it really liked it
Apr 23, 2013
Hesti Pratiwi
rated it it was ok
Dec 27, 2016
Ine
rated it it was ok
Sep 06, 2007
Reza N Sanusi
rated it really liked it
Apr 01, 2014
Teja Resti
rated it it was amazing
Oct 06, 2014
Danieldakeddi
rated it it was amazing
Sep 09, 2017
Titish A.K.
rated it it was ok
May 10, 2013
sasa
rated it liked it
Mar 15, 2012
Purbajatinur
rated it really liked it
Nov 13, 2014
Dini
rated it it was ok
May 27, 2008
Keket Rahmadani
rated it it was amazing
Oct 09, 2014
Elisa D. Pramesti
rated it liked it
Feb 07, 2013
Indira Iljas
rated it liked it
Nov 06, 2008
Stya Tya
rated it it was amazing
Sep 16, 2013
FF Butre
rated it liked it
Jun 10, 2010
Helvy
rated it liked it
Feb 06, 2008
Siti Lailatul
rated it really liked it
Sep 25, 2016
« previous 1 3 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »

Readers also enjoyed

  • Scaling of Differential Equations (Simula SpringerBriefs on Computing Book 2)
  • Physical (A)Causality: Determinism, Randomness and Uncaused Events (Fundamental Theories of Physics Book 192)
  • Hubbu
  • The Old Man and the Sea
  • Tabula Rasa
  • Tanah Tabu
  • Novel in Nine Letters
  • Lanang
  • Anak Gembala Yang Tertidur Panjang di Akhir Zaman
  • Ular Keempat
  • Jatisaba
  • Psikologi Raos dalam Wayang
  • Napas Mayat
  • Puya ke Puya
  • Curriculum Vitae: Seratus Enam Urusan, Sembilan Puluh Perumpamaan, Sebelas Tokoh, Sepasang Kegembiraan
  • Semusim, dan Semusim Lagi
  • Api Awan Asap
  • Hujan Bulan Juni
See similar books…

News & Interviews

  Author Alexis Hall is a self-described "genrequeer writer of kissing books," and a quick glance at his recent body of work shows he's written...
174 likes · 18 comments
No trivia or quizzes yet. Add some now »
“Siapakah perempuan? Barisan kedua yang menyimpan aroma melati kelas satu. Semesta alam terpesona ingin meraihnya, memiliki dan mencium wanginya. Tetapi kelas dua? Siapakah yang menentukan kelas kelas, sehingga laki-laki adalah kelas pertama?” 4 likes
More quotes…