Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Hujan Bulan Juni” as Want to Read:
Hujan Bulan Juni
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Hujan Bulan Juni

4.22  ·  Rating details ·  3,274 ratings  ·  324 reviews
Hujan Bulan Juni pertama kali diterbitkan oleh Grasindo tahun 1994 dan telah dicetak ulang beberapa kali. Tidak ada perubahan penting dalam buku terbitan editum ini, kecuali penambahan dan penghapusan beberapa sajak berdasarkan pertimbangan praktis. Sajak-sajak dalam buku ini dipilih dari beberapa buku puisi yang pernah terbit sebelumnya, yakni duka-Mu abadi (1969), Mata P ...more
Paperback, 120 pages
Published September 2003 by Grasindo (first published October 1994)
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Community Reviews

Showing 1-30
4.22  · 
Rating details
 ·  3,274 ratings  ·  324 reviews


Filter
 | 
Sort order
Pera
Jul 09, 2007 rated it really liked it  ·  review of another edition
aku ingin mencintaimu dengan sederhana;
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu
aku ingin mencintaimu dengan sederhana;
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada

...so sweet
Liana
Jan 07, 2008 rated it it was amazing
duh speechless ma ni buku..

gadis kecil

ada gadis kecil diseberangkan gerimis
di tangan kanannya bergoyang payung
tangan kirinya mengibaskan tangis-
di pinggir padang ada pohon dan seekor burung

hujan bulan juni

tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan juni
dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu

tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu

tak ada yang lebih arif
dari hujan bulan juni
dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar poh
...more
Dee
Jul 26, 2007 rated it it was amazing
Recommends it for: poetry lover/lyricist/romantic fools
Shelves: poetry
An influencer. A soul-quencher. A measuring bar.
This book has been a classic answer whenever I got the classic question: "if you can only keep one book in a stranded island until God knows when, what will it be?"
First, poems don't easily bore you for they can have limitless interpretations. Second, Hujan Bulan Juni will definitely shower you with magnificient, well-crafted, yet simple and striking metaphors. "Hujan Bulan Juni" and "Aku Ingin" remain as my eternal favorites.
This book had influ
...more
Endah
Oct 06, 2008 rated it really liked it
Jika ada yang bertanya pada saya, siapakah penyair Indonesia yang begitu tergila-gila pada hujan dalam sajak-sajaknya? Saya akan menjawab : Sapardi Djoko Damono. Entah sudah berapa banyak puisi dan syair tentang hujan yang ia goreskan. Di buku kumpulan puisi ini saja (Hujan Bulan Juni), ada delapan buah dari jumlah keseluruhan sembilan puluh enam, yang memakai kata "hujan" dalam judulnya (Hujan Turun Sepanjang Jalan, Hujan dalam Komposisi 1, Hujan dalam Komposisi 2, Hujan dalam Komposisi 3, Di B ...more
Arief Bakhtiar D.
SAJAK-SAJAK SEPI

PADA tahun 1975, di majalah Horison, H.B. Jassin menulis komentarnya tentang sajak-sajak sepi: sajak-sajak yang dianggit dari menara gading, dalam kesendirian renungan pengarangnya, tentang segala sepi dan cinta.

Satu sajak yang disebut H.B. Jassin sajak sepi adalah Senja di Pelabuhan Kecil karya Chairil Anwar.

Sajak-sajak itu juga sajak Sementara Kita Saling Berbisik karangan Sapardi Djoko Damono tahun 1966:

sementara kita saling berbisik
untuk lebih lama tinggal
pada debu, cinta yan
...more
Sweetdhee
Jun 30, 2010 rated it really liked it
Baca Bareng bulan Juni bareng GRI

Entah mengapa, puisi tentang hujan sepertinya menetes terlalu keras pada batunya hatiku
Dan tiap bulirnya mengetuk pelan-pelan bahkan hatiku sudah tak sanggup menjerit perih
Ada apa dengan hujan?


HUJAN DALAM KOMPOSISI 1 (Hal. 28)

"Apakah yang kautangkap dari swara hujan, dari daun-daun bugenvil basah yang teratur mengetuk jendela? Apakah yang kautangkap dari bau tanah, dari ricik air yang turun di selokan?"
Ia membayangkan hubungan gaib antara tanah dan hujan,
membanya
...more
Luc Abdullah
May 24, 2012 added it
Shelves: puisi, malay
Puisi alit yang paling aku gemari di dalam ini adalah,

Tajuk: TUAN
Tuan Tuhan, bukan? Tunggu sebentar,
saya sedang keluar.

John Ferry Sihotang
Review: Hujan Bulan Juni yang Bikin Menggigil

Puisi itu hal remeh temeh. Sesuatu yang tak penting, tapi justru karena tak pentingnya itu makanya penyair membelanya agar menjadi penting. Ya, puisi itu hal kecil dan sepele dalam kata. Meski demikian, seperti pernah ditulis Sapardi, puisi bisa dimanfaatkan untuk membayangkan, memahami, dan menghayati dunia yang lebih besar dan lebih dalam: Kehidupan itu sendiri.

Puisi pertama yang pernah kudengar, kalau tak salah ingat, adalah puisi paling terkenal d
...more
Irwan
Aug 01, 2007 rated it it was amazing
Shelves: finished, 2010, 2009, 2011, 2012, 2013, 2017
2013: membaca lagi sambil menangisi juni yang diguyuri hujan

---

2012: Tetap dahsyat. Senantiasa menyajikan imaji yang terlewat pada pembacaan sebelumnya....

-------------


Dahsyatt...!!


Thanks to Gieb :-)


----------------------------

sedang kubaca Hujan Bulan Juni
kupungut kata dan frasa indah di sana sini
di luar hujan
di bulan juni

"dalam setiap telur semoga ada burung dalam setiap burung semoga ada engkau dalam setiap engkau semoga ada yang senantiasa terbang menembus silau matahari memecah udara dingin
...more
Faisal Zawi
Sep 16, 2012 rated it it was amazing
Kata A Teeuw, Sapardi telah menciptakan genre baru dalam kesusasteraan Indonesia.

Goenawan Mohammad sendiri menulis puisi Sapardi adalah selayaknya dicemburui dan langsung buat kita bertanya, mengapa saya tidak menulis seperti itu!

Dan kepada kebanyakan orang, puisi Sapardi sering membangkitkan emosi kuat yang berbagai. Seperti setiap kali membaca puisi Sapardi, larik-larik itu akan menujah-nujah dan menyeret memori keluar dari kepala dan hati.

Ada yang pernah memberitahu, membaca puisi Sapardi m
...more
Wildan
Saya tidak yakin ada review yang mampu menangkap kesempurnaan untaian kata demi kata hasil kontemplasi Sapardi Djoko Damono dalam buku sepilihan sajak ini. Dari puisi pertama, Tangan Waktu, hingga puisi terakhir, Terbangnya Burung, saya seakan terseret dalam aliran emosi dan imaji penulisnya. Dengan suasana puisi yang cenderung murung, sedih dan penuh dengan kegelisahan, membuat pembaca justru semakin mensyukuri anugerah Tuhan terindah yaitu hidup. Hujan Bulan Juni mungkin memang telah mengabadi ...more
M. Azhaari Shah Sulaiman
Hampir dua bulan baru selesai. Ada sebahagiannya agak sukar untuk ku tangkap. Pak Sapardi memang hebat dalam menggunakan unsur alam dalam karyanya.
Abdullah Hussaini
Oct 19, 2017 rated it really liked it
Sapardi ada stail yang tersendiri. Aku faham kenapa Sihir Hujan boleh kalahkan Permpuan dan Bayang-bayang (Baha Zain). Aku suka separuh sajak dalam buku ni. Yang lain2, sederhana tapi tetap mengesankan.
gieb
Nov 21, 2007 rated it it was amazing
dari sekian buku sapardi djoko damono, saya paling 'jatuh cinta' dengan buku ini. entah kenapa, kata hujan menjadi begitu puitis di tangan profesor tua ini. bagi pecinta puisi, buku ini seperti kitab suci. wajib punya. wajib koleksi. seingat saya, saya pernah membeli beberapa kali buku ini.

menurut saya, buku ini tentang sebuah cinta yang mencoba menerjemahkan hujan dalam pusaran pemikiran otak. ilmuwan menemukan bahwa ramuan zat kimia dalam otak yang memicu asmara, benar-benar berbeda dari camp
...more
Rhea
Mar 31, 2011 rated it really liked it
Dibaca dalam rangka Bareng GRI Buku Puisi.

DALAM DOA: II (Hal. 16)


kupandang ke sana: Isyarat-isyarat dalam cahaya
kupandang semesta
ketika Engkau seketika memijar dalam Kata
terbantun menjelma gema. Malam sibuk di luar suara

kemudian daun bertahan pada tangkainya
ketika hujan tiba. Kudengar bumi sediakala
tiada apa pun di antara Kita: dingin
semakin membara sewaktu berhembus angin


SONET:X (Hal.25)


siapa menggores di langit biru
siapa meretas di awan lalu
siapa mengkristal di kabut itu
siapa meng
...more
Nindya Chitra
Jun 18, 2018 rated it really liked it
Aku percaya ini puisi-puisi bagus, sayang aku gak begitu paham puisi. Agak sulit dinikmati orang awam.
Iman Danial Hakim
Nov 27, 2018 rated it really liked it
Sajak sajak Sapardi ni jadi best dan mengancam mula pada era 80an.
helmymuhammad
Mar 29, 2014 rated it really liked it
Saya rasa,Sapardi (mungkin saja) tidak sepuitis Aan Masyur dalam merungkai persoalan cinta..Namun,Sapardi saya rasa memberi gambaran yang lebih tepat berbanding Aan Masyur..Saya tidak terbuai dengan basa basi Sapardi,tapi saya terpukau dengan kebijaksaan Sapardi dalam memberi gambaran jelas tentang keadaan pada waktu itu..

'Aku dan matahari tidak bertengkar tentang siapa diantara kami yang telah menciptakan bayang-bayang..
Aku dan bayang - bayang tidak bertengkar tentang siapa di antara kami yang
...more
Fahrul Khakim
Nov 21, 2015 rated it really liked it
buku ini mengajari kita mengenal puisi yang sederhana namun tetap penuh makna dan selalu diminati.
Aina Nabila
Jun 08, 2012 rated it it was amazing  ·  review of another edition
Larut dengan kata-kata yang melemparkan aku ke sebuah dunia puisi yang menyamankan jiwa.
Nike Andaru
Pasti banyak yang suka yang judulnya 'Aku Ingin'
Sampe banyak yang hafal kayaknya ya.
Tapi banyak juga yang bagus lainnya, seperti Terbangnya Burung

Terbangnya burung
Hanya bisa dijelaskan dengan bahasa batu
Bahkan cericitnya
Yang rajin memanggil fajar
Yang suka menyapa hujan
Yang melukis sayap kupu-kupu
Yang menaruh embun di daun
Yang menggoda kelopak bunga
Yang paham gelagat cuaca
Hanya bisa disadur
Ke dalam bahasa batu
Yang tak berkosa kata
Dan tak bernahu
Lebih luas dari fajar
Lebih dalam dari langit
Lebih pa
...more
Ikhsan Saputra
Mar 05, 2018 rated it liked it
Banyak dari puisinya yang tidak dapat saya mengerti. Dan bagi saya, hal itu adalah sesuatu yang wajar. Inilah karya sastra.
Tapi, saya lebih menikmati puisi-puisi yang saya sendiri bisa mengerti maksudnya (meski hanya dari pemahaman pribadi).
Jadi saya rasa, saya lebih menyukai kumpulan puisi Aan Mansyur. Apakah karena perbedaan generasi yang jadi faktornya? Saya tidak tahu. Namun yang pasti, ada juga beberapa puisi di buku ini yang jadi favorit saya. Selain "Hujan Bulan Juni" itu sendiri, beberap
...more
Emma Zahr
Mar 17, 2018 rated it it was amazing  ·  review of another edition
Setiap kata per kata dilukiskan dengan indahnya, dan puisi yang sederhana maknanya benar-benar menusuk hati. i couldn't give any review more, i just love this book.
Jiwa Rasa
Untaian puisi yang segar dan berbeza dari biasa walaupun ada yang tidak dapat diterka maknanya. Membuatkan pembaca berfikir panjang. Akan mencari lagi karya beliau.
Biondy
Dec 18, 2012 rated it it was amazing
Judul: Hujan Bulan Juni
Penulis: Sapardi Djoko Damono
Penerbit: PT Grasindo
Halaman: 120 halaman
Terbitan: September 2003

Kumpulan puisi dari Sapardi Djoko Damono. Puisi-puisi yang ada di sini adalah hasil tulisannya antara tahun 1964-1994. Sesuai judulnya, yang juga menjadi judul salah satu puisi di buku ini, tema besar buku ini memang hujan.

Review
Hasil baca bareng klub buku GRI. Really love it. Sampai baca berulang-ulang. Bukunya keren banget. Ketimbang review, saya tulis beberapa puisi yang saya s
...more
Aya Prita
aku ingin mencintaimu dengan sederhana:
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu [...]


Dasar sinopsis buku bagian belakang.
Boleh cerita sedikit dulu ya (a little aya story) : daridulu emang udah pengin banget baca buku Sapardi. Saya ampun sama cerita-cerita barat yang notabene begitu-begitu aja. Saya lagi dilema waktu itu mau beli buku kontemporer barat yang ga jelas dan menye-menye atau ini eh.. gara-gara sinopsis, yaudah deh fix beli. Lagipula, saya masih penas
...more
nov
Aug 08, 2008 rated it it was amazing
buku ini saya beli tahun 2007 lalu di bandung. begitu beli langsung saya baca sepanjang perjalanan kembali ke kampus dari toko buku tersebut. sampai kampus buku pun selesai dibaca dan langsung dipinjam oleh teman saya. sedihnya, sampai sekarang buku ini tidak kembali ke saya. lebih malangnya lagi, sampai sekarang saya gak nemu lagi tuh buku di toko buku :((

saya mengenal sapardi awalnya dari lagu. lagu yang merupakan musikalisasi puisi-puisi sapardi dan dinyanyikan oleh dua ibu.awalnya saya tidak
...more
Phelphel
Jul 08, 2008 rated it it was amazing
hmm...hujan bulan juni.
sekarang ini sudah semakin sering hujan turun di bulan juni. sudah tidak lagi rintik tetapi mengguyur. meski iklim terkontaminasi global warming, tapi pesona puisi hujan bulan juni tak hilang digerus kerusakan iklim manapun....

Sapardi Djoko Damono membuktikan diri sebagai begawan yang sastrawan atau sastrawan yang begawan.

hanya dengan satu,dua, tiga larik, ke-diri-an kita akan dipacu menuju lorong panjang "pencarian". atau sebaliknya, sebutir kata dilahirkan dengan jernih
...more
Yoseph Samuel
Jan 24, 2017 rated it it was amazing  ·  review of another edition
Buku-buku kumpulan puisi memang selalu menarik dibaca, karena sifatnya yang lentur terhadap tafsiran dan imajinasi, sehingga berulang kali kita baca pun akan selalu membawa warna, tafsiran dan imajinasi baru sesuai dengan keadaan hati dan pikiran saat kita membacanya.

Nilai tambah buku ini daripada buku kumpulan-kumpulan puisi lainnya adalah kesederhanaannya yang tertuang dalam kata demi kata yang mayoritas umum dipahami, kalimat demi kalimat yang mayoritas juga mudah di maknai dan secara pribadi
...more
Gloria Tetelepta
May 10, 2015 rated it really liked it  ·  review of another edition
Ambience dari buku ini cukup gelap, sendu, tapi indah.

Setelah saya baca semua puisi di buku ini, saya mengambil kesimpulan bahwa gaya Sapardi Djoko Damono adalah melihat sesuatu yang sederhana dan menggambarkannya jadi lebih indah dari biasanya. Beliau melihat sesuatu yang kita anggap biasa dari sisi yang tidak biasa.

Buku ini luar biasa, aneh, membosankan, dan luar biasa.

Seorang teman bertanya mengapa saya bilang membosankan.
Jawaban saya: Tema alamnya repetitif. Saya tidak bilang hal itu jelek,
...more
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
  • Celana Pacarkecilku di Bawah Kibaran Sarung
  • Aku Ini Binatang Jalang
  • Aku Ingin Jadi Peluru (Kumpulan Puisi)
  • Perempuan Yang Dihapus Namanya
  • Olenka
  • Asmaradana: Pilihan Sajak, 1961-1991
  • Para Priyayi: Sebuah Novel
  • Kuda Terbang Maria Pinto
  • Sebuah Pertanyaan untuk Cinta
  • Harimau! Harimau!
  • Anak Bajang Menggiring Angin
  • Merahnya Merah
  • Sadjak-Sadjak Sepatu Tua
  • Burung-Burung Manyar
  • Pengakuan Pariyem
  • Ronggeng Dukuh Paruk
  • O Amuk Kapak
1,238 followers
Riwayat hidup
Masa mudanya dihabiskan di Surakarta. Pada masa ini ia sudah menulis sejumlah karya yang dikirimkan ke majalah-majalah. Kesukaannya menulis ini berkembang saat ia menempuh kuliah di bidang bahasa Inggris di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Sejak tahun 1974 ia mengajar di Fakultas Sastra (sekarang Fakultas Ilmu Budaya) Universitas Indonesia, namun kini telah pensiun. Ia pernah menj
...more
“Aku mencintaimu.
Itu sebabnya aku takkan pernah selesai mendoakan
keselamatanmu”
559 likes
“tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan Juni
dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu

tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan Juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu

tak ada yang lebih arif
dari hujan bulan Juni
dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar pohon bunga itu”
324 likes
More quotes…