Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Zona @ Last (Trilogi Zona, #3)” as Want to Read:
Zona @ Last (Trilogi Zona, #3)
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Zona @ Last

(Trilogi Zona #3)

by
3.42  ·  Rating details ·  382 ratings  ·  45 reviews
"Hidup tetap berjalan biarpun perasaanmu pernah dirontokkan perempuan, Zona. Tapi nikmati saja rasa sakit hatimu, kalau memang maumu begitu…."

"Konyol! Ini nasihat paling janggal yang pernah kuterima."

"Masalahnya, aku sudah tahu seperti apa rasanya kehilangan perempuan yang benar-benar kita inginkan. Satu-satunya yang bisa kita lakukan hanya menunggu waktu bekerja."

"Lalu, b
...more
Paperback, 349 pages
Published September 2006 by PT Gramedia Pustaka Utama
More Details... Edit Details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Zona @ Last, please sign up.

Be the first to ask a question about Zona @ Last

Community Reviews

Showing 1-30
Average rating 3.42  · 
Rating details
 ·  382 ratings  ·  45 reviews


More filters
 | 
Sort order
Start your review of Zona @ Last (Trilogi Zona, #3)
Speakercoret
Jul 28, 2011 rated it it was ok
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here.
Christina Winata
Aug 05, 2008 rated it did not like it
Gara-gara penasaran dengan Metropop, akhirnya buku ini gw baca juga. Dan bener2 butuh perjuangan buat ngabisin buku ini, halaman pertama, kedua, bab satu..masih bisa dibilang menarik, trus baca lagi sampai bab tiga..dan akhirnya cuma dibaca cepet, trus loncat sampai bab terakhir.

Wah..bener2 no idea ini buku ngomongin apa,mungkin bakal lebih better kalau gw udah baca first,second part dari trilogi nya sebelum baca yg ini (baru ngeh setelah lihat coment2 di goodreads)

Meutia disebut2 dari awal na
...more
rierie
Nov 13, 2007 rated it really liked it

segala sesuatu dalam hidup ini telah ditakdirkan oleh-Nya. begitu juga dengan cinta. ketika cinta pergi, seseorang yang kita sayangi setengah mati memilih orang lain, bukan berarti kisah cinta kita ikut berakhir. seperti kisah zona, setelah mutia( gadis yang mencintai zona dan juga zona cintai setengah mati ) menikah dengan orang lain (dr, sakti ). zona akhirnya menemukan nora.
cinta memang aneh, dua orang yang saling mencintai belum tentu akan bersama ( baca zona@tsunami, biar lebih jelas ),
...more
Ersaura
Sep 17, 2012 rated it it was ok
Akhir trilogi ini terlalu berbelit-belit, penuh dengan keraguan dan ketikpercayaan Zona akan kepedulian orang terdekatnya. Jadi terasa membosankan mendengarkan perdebatan yang itu-itu saja. Ditambah dengan ending yang masih sedikit menggantung, seperti ciri khasnya Dewie Sekar. Dari ketiga novel ini, gue paling suka sama Perang Bintang, terasa lebih hidup.
Queenitha
Apr 30, 2012 rated it it was amazing
what happy ending!
Atika Mayangsari
Nov 27, 2019 rated it it was ok
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here.
Jesica Susana Maritza
Jun 15, 2020 rated it it was amazing
Kisah seorang cowok cacat dengan cewek yang mencintainya sepenuh hati.
Alya N
Jan 01, 2015 rated it really liked it
Omg, ternyata ini bagian dari akhir dari sebuah trilogi. Dan gue belum baca yang pertama dan kedua.

Zona yang begitu tampan dan memesona, kehilangan tangan kanannya karena bencana tsunami di Aceh 2004 silam. Hal itu seketika meruntuhkan kepercayaan dirinya. Ia merasa, tanpa tangan kanannya, dirinya kini cuma seonggok manusia tanpa kharisma yang nggak berguna. Tidak bisa kerja, tidak bisa apa-apa. Terbukti dengan Mutia, cewek yang dicintai Zona habis-habisan, pergi meninggalkannya menikah dengan l
...more
Rizky
Sep 23, 2012 rated it really liked it
Shelves: koleksiku
Ini novel terakhir dari Trilogi Zona. Novel ini menceritakan kehidupan Zona pasca tragedi tsunami dan pasca menikahnya Mutia, wanita yang sangat dia cintai dengan Dokter Sakti. Disinilah Zona mulai menata hidupnya kembali, terutama menata hatinya. Pertemuannya dengan Nora di Paris, akhirnya membawa dia kembali ke Jakarta. Kebersamaan mereka memunculkan harapan baru untuk Nora, perlahan-lahan Nora mulai menikmati kebersamaannya bersama Zona dan tanpa sadar mulai tertarik bahkan mencintai Zona.

Zon
...more
Fetri
Aug 08, 2014 rated it it was ok
Shelves: romance
Zona, masih trauma dengan kehilangan tangan kanannya, menganggap dirinya cacat dan tidak dapat menerima keadaan. Walaupun ia pergi ke Paris untuk kuliah lagi, namun ia merasa dirinya tak mampu, terlebih dengan adanya kendala bahasa. Akhirnya Zona memutuskan untuk kembali ke Jakarta mengikuti Wina dan Nora, teman baru yang ia temui di Paris. Ternyata tidak hanya itu, Nora yang cantik dan blak-blakan ternyata menyimpan perasaan lebih terhadap Zona. Sedangkan Zona masih memikirkan mengenai cinta la ...more
Zulfy Rahendra
Feb 11, 2012 rated it did not like it
Well, dari semua Trilogi Zona buku ini di luar ekspektasi saya.
Saya baca Zona @ Tsunami sekitar 3 taun lalu (kalo ga salah) dan langsung suka sama sudut pandang yg diambil Dewie Sekar di buku ini. Tiap bab bercerita dari sudut pandang 4 orang yg berbeda, Mutia, Zona, Sakti, dan Ari, namun tetap tak berhubungan pd 1 cerita. Entah kenapa, ceritanya bukan jd membingungkan malah jd menyenangkan krn di saat yg sama bisa merasakan perasaan dr 4 karakter sekaligus. Cerita yg agak gak biasa (ttg cwe yg
...more
Uthie
Dec 31, 2015 rated it did not like it
unyuk membuat Zona dewasa.

Hal lain yang menyebalkan dari buku ini adalah Mutia. Dia kan udah nikah dengan Sakti, masa sempat-sempatnya dia heboh mencari keberadaan Zona dengan alasan dia merasa bersalah karena meninggalkan Zona dan menikahi Sakti. Hubungan Mutia dengan Zona dulunya kan hanya sebatas gebetan, lantas kenapa bisa-bisanya dia merasa bersalah dan merasa orang lain memandang dirinya rendah karena meninggalkan Zona dan menikahi Sakti.

Menurut saya wajar saja kalau sewaktu Mutia sibuk m
...more
Yessyka Widy
Jun 07, 2014 rated it it was amazing
Shelves: favorites
First of all, banyak kutipan yang saya ambil dari novel ini, untuk pembelajaran hidup, apalagi?! :D

Sebenarnya saya berharap ada epilog seperti saat Zona bertemu Nora, mungkin saja diawali hanya dengan bertukar sapa, bahkan saya tidak keberatan kalau ada adegan melamar pula. Well, saya memang pembaca yang serakah. Mau bagaimana lagi?! :P

Dan sejak awal saya geram dengan sikap Zona yang masih dengan bodohnya, dengan menyebalkannya, tidak bisa melupakan Mutia, gadis cantik yang teramat dicintainya s
...more
Clarissa Candrian
Dec 14, 2012 rated it did not like it
Hal pertama yang harus kubilang setelah baca buku ini: I HAD NO IDEA WHAT YOU'RE WRITING, MBAK DEWIE!!!
Kalau kamu pikir ini buku bagus, well. SALAH BESAR.
I put high expectation setelah baca Zona@Tsunami (aku memang ga baca Perang Bintang karena pas aku udah beli Zona@Tsunami, baru keluar boxsetnya. Kan ga mungkin aku beli. Dan ga ada yang jual Perang Bintang satuan. Cuma nemu ini.)
Bener-bener deh, mengecewakan bukunya.
Pas pertama kali aku liat buku ini ada di Gramedia dan murah (karena memang ce
...more
Dewi Wulandari
Nov 04, 2014 rated it liked it
Zona @Last -- 3/5

Berhasil baca buku ini gara-gara minum coffee latte dalam botol yang berakhir dengan nggak tidur semalaman. Shit, saya menyesal.

Alurnya terlalu cepat, dan iya, karakter si mutia ini seakan-akan dia wanita yang tersisa di muka bumi, minimal buat si kembar ari dan zona.

Di novel ini aku paling suka bagian interaksi zona dan ari. Kembar yang punya kemampuan telepati. Karakter Zona yang selengekan, jadi lebih kompleks dan benar, dia layak mengunjungi psikiater, :p... setelah musibah
...more
Catur Ariadi
Jun 28, 2016 rated it it was amazing
Akhirnya selesai membaca Trilogi Zona ini, awalnya skeptis bahwa sosok mutia bakal masuk lagi dalam cerita kali ini. Zona yang sudah mulai menata hidupnya pasca tsunami harus kembali menghadapi gejolak perasaan kembali ke Banda Aceh dan melihat Mutia kembali.

Emosi Zona yang naik-turun ketika merasa orang-orang di sekitarnya lebih memandang kasihan daripada menyemangati kadang buat emosi pembaca juga ikutan naik, "apa susahnya bertemu Mutia!!!".

Sosok Nora yang hadir perlahan-lahan mengambil hati
...more
Kurnia
Nov 16, 2012 rated it really liked it
Well, ini pertama kalinya saya memberikan penilaian di goodreads..wkwk~ (kemarin-kemarin males ngetik soalnya..#plak).
Nah, setelah kemarin menaamatkan zona@last, kesan saya, wah mbak Dewie Sekar selalu bikin ending yang ceritanya sebenernya butuh sequel. padahal Zona dan Nora belum ketemu setelah mereka berpisah berbulan-bulan yang lalu. jadi pengen banget ada sequelnya..wkwkw~
Tapi yang sangat saya sukai, endingnya manis, zona jadi bisa move on dari mutia dan jatuh cinta sama Nora. dan Nora yang
...more
Qiserra
Mar 10, 2015 rated it really liked it
yes bisa selesai juga bikin review let's go

^^---> pertama aku suka cerita yang di ambil dari buku trilogi ini , suka tulisan yang di kemas ciamik , nggak berlebihan dan lucu
^^----> kedua aku suka semua karakter yang di cerita ini , apalagi saat si tokoh lelaki kembar punya kemampuan telepati hmm bagus banget n seru dengan kemampuan seperti itu
^^---> ketiga aku suka konfliknya , karena cara menghadapi setiap konfliknya si lelaki keren banget .

itu tadi bagusnya nih buku, sekarang jeleknya

:( pert
...more
Nike Andaru
Aug 03, 2010 rated it liked it
Buku terakhir ternyata tidak semenarik buku pertama, Zona @ Tsunami. Buku kali ini sama kayak buku kedua, Perang Bintang yang boring di awal dan di tengah-tengah sampe akhir lumayan seru, walau endingnya sudah bisa ditebak.

Dari buku kedua, saya sudah bisa mengira buku ketiga ini akan mengulas tentang hubungan Nora dan Zona. Keunikan Nora akhirnya bisa menggetarkan hati Zona, walau ribet cinta mereka, tapi ujung2nya bersama jua *halah*

Dewie Sekar masih menulis dalam berbagai tokoh yang mengalir e
...more
Edisty Friskanesya
Cheesy. Emm apa ya, mungkin bahasanya pengarang bikin geli-geli gimana gitu waktu baca. Mungkin karena bahasa taun 2006 kali ya, pertama kali metropop ini terbit. Terus..ko Zona cengeng ya buat saya. I mean, iya sih mungkin frustasi. Tapi jenis frustasinya yang laki gitu jangan cengeng begini, hehe.
Well saya baca buku ketiganya ini aja sih. Mungkin kalo baca dari pertama saya bisa lebih menghayati cerita ^^
Muhammad Irfan
Sep 21, 2012 rated it did not like it
Shelves: metropop, romance, owned, 2013
Sangat Mainstream. baca cuma sampai halaman 130 dan sudah ngerasa bosan sama ceritanya. Terutama dari penggambaran sifat tokohnya si Zona yang katanya cowok ini ga pantes disebut cowok, memang bisa disebut sedikit cowok tapi itu lebih kaya sifat orang Homo.

Sebenarnya gue agak jijik saat dia ngobrol gitu sama abangnya sendiri lewat telepati. agak lebay bay bay.

Ah. Mending akhiri sampai halam 130. terlalu membosankan.
Seffi Soffi
Sep 28, 2016 rated it really liked it
3,5 bintang.

Saya keseellll banget sama Zona!! Terlalu lama terpuruk.. Iyah sih trauma nya maha dahsyat. Mana minder juga dengan ketidaksempurnaan nya..

Ariii, kamu emang kakak yang baik! Meskipun sang Adek suka kesel sendiri.


Jalan cerita nya masih tetep asik, ngalir dan detail. Penggambaran tentang Zona yg kehilangan tangan nya pun, emang bikin nyesek!
Natasha
Dec 07, 2008 rated it really liked it
ini diaaaa!
udah lama ku tunggu utk membaca trilogi terakhir serial zona.
ceritanyaaa.. masih sedih, kocak, ngocol.. semua deh!
tp aku penasaran bgtpas baca alamat e-mail tokoh2nya:
Zona: zona_dwipe@yippie.com
Ari: ari_ekape@yippie.com
Mutia: little_pearl@yippie.com
Fairuz: fairy_fai@yippie.com

tau apa yg kocak?
yupz, @yippie!hahaha plesetan dari yahoo yach?
DitaPratiwi
Apr 16, 2016 rated it it was ok
biasanya selalu suka sama karyanya dewie sekar, tl kayaknya enggak buat novel yg 1 ini. gak tau kenapa gak nyaman aja sm tokoh2 didalamnya. gak suka sama cara Zona mdemandang hidup, terlalu berlarut-larut terpuruk. gak mau dikasihani tp gak mau bangkit jg. dan yg paling aku gak suka itu ya endingnya, kenapa dibuat menggantung begitu. ah... pokoknya gak sesuai sama espektasiku lah
Fitriane
Dec 05, 2012 rated it it was ok
Buku Zona @Last ini menurut saya agak sedikit membosankan. kurang menggigit dan capek membaca segala keputusasaan Zona. Masih lebih bagus buku yang ke dua Perang Bintang. Entahlah mungkin karena saya tidak pernah berada pada posisi Zona, tapi saya kira memang terlalu cengeng. jadi saya putuskan hanya memberi dua bintang saja.
Pauline Destinugrainy
Well, ga suka sama Zona yang terlalu pesimis dan ga percaya diri karena kehilangan tangan kanannya. Yang parahnya dia jadi berburuk sangka pada semua orang, termasuk saudara kembarnya sendiri. Trauma sih trauma, tapi agak berlebihan.
Akhirnya jd ga bisa menikmati ceritanya deh.
Annisa Purnomo
Wah Zona pengecut nih. Bikin saya bete juga gara-gara dia ketemu sama Nora cuma di awal. Kehilangan tangan mungkin bukan hal yang gampang. Dan butuh usaha keras untuk membangun diri dan memulai hidup lagi.
lia
Mar 05, 2014 rated it really liked it
Penceritaan dari sudut pandang Zona kerasa banget real-nya. Jadi ikut-ikutan ngerasa pahit dan sakit hati sedalam-dalamnya gara-gara ditinggal Mutia kawin. Sinisnya Zona juaraaa. Menurut gue, Dewie Sekar itu salah satu penulis yang sukses membawakan sudut pandang orang pertama karakter laki-laki.
Indri
Jul 27, 2007 rated it liked it
Shelves: metropop
mmm... kaya'nya buku ini di buat untuk "menghibur" pembaca2 zona@tsunami yang "sebel" ma endingnya zona@tsunami.. dan gw termasuk salah satu diantara mereka... :)

well, at least.. seengga'nya zona bisa dapetin cewe yang sama "canggih"nya deh ma mutia...
Adri Christy
Jun 07, 2011 rated it really liked it
Shelves: metro-pop
I love this book then the 1st one!!!
Gw lebih interest dengan Nora yang selalu melihat segala sesuatunya tanpa yg namanya "munafik".
She's MORE better then Mutia..!!!
Setia pula si Nora!!! (bacanya sampe mengharu buru+ketawa geli)

Great one!!!
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »

Readers also enjoyed

  • Beauty Is a Wound
  • Scandal
  • The Vanished Man (Lincoln Rhyme, #5)
  • Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas
  • Naked in Death (In Death #1)
  • The Client
  • Twenty Thousand Leagues Under the Sea (Extraordinary Voyages, #6)
  • Bumi Manusia
  • They Wear WHAT Under Their Kilts? (Emily, #2)
  • The Mysterious Mr. Quin (Harley Quin, #1)
  • Towards Zero (Superintendent Battle, #5)
  • Murder Is Easy  (Superintendent Battle, #4)
  • Surat Buat Themis
  • The Clocks (Hercule Poirot, #37)
  • Claudine at St Clare's
  • Always the Bridesmaid
  • A Pocket Full of Rye (Miss Marple, #7)
  • The Secret Adversary (Tommy and Tuppence #1)
See similar books…

Other books in the series

Trilogi Zona (3 books)
  • Zona @ Tsunami (Trilogi Zona, #1)
  • Perang Bintang (Trilogi Zona, #2)

Related Articles

Dedicated fans of authors Heather Cocks and Jessica Morgan might know the duo better by the affectionate moniker “The Fug Girls,” after their l...
11 likes · 2 comments