Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Supernova: Petir” as Want to Read:
Supernova: Petir
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Supernova: Petir (Supernova #3)

by
3.85  ·  Rating details ·  7,489 Ratings  ·  628 Reviews
Tak ada cara untuk menggambarkannya dengan tepat. Tapi coba bayangkan ada sepuluh ribu ikan piranha yang menyergapmu langsung. Kau tak mungkin berpikir. Tak mungin mengucapkan kalimat perpisahan apalagi membacakan wasiat. Lupakan untuk berpisah dengan manis dan mesra seperti di film-film. Listrik membunuhmu dengan sensasi. Begitu dashyatnya. engkau hanya mampu terkulai lem ...more
Paperback, 201 pages
Published 2004 by AKOER - Andal Krida Nusantara
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Community Reviews

(showing 1-30)
filter  |  sort: default (?)  |  Rating Details
Wiwid Witjaksono
Nov 17, 2010 rated it it was amazing
Satu hal yang pasti tentang buku ini: INI ADALAH NOVEL TERLUCU YANG PERNAH SAYA BACA SELAMA INI. Saat saya mulai membaca, saya tak bisa berhenti untuk tergelitik dan terkikik dengan rangkaian kata dan alur yang unik dari novel ini. "Lucu" yang saya maksud di sini adalah dari sudut pandang yang berbeda. Lebih bersifat lucu yang sarkastik-sinis, bukan seperti lucu saat kita membaca novel Lupus atau yang sejenis.

Sedikit flashback, saya termasuk golongan pembaca Supernova series secara terbalik, yai
...more
Zaza
Jul 09, 2007 rated it really liked it
Recommends it for: every one!
Shelves: i-own
hmmm...buku ini bisa di bilang beda ama dua buku sebelumnya...
ceritanya lebih bisa dimengerti...tapi tetep aja tiap buku punya kelebihan masing-masing...penggambaran ceritanya bagus banget, khas dee...tapi jujur aja gw tetep paling suka buku pertama nya, ksatria, putri dan bintang jatuh...
Stephanie
Di buku Petir ini memperkenalkan tokoh baru yang bernama Elektra. Ayah Elektra adalah seorang tukang listrik sehingga dia menamakan kedua anaknya dengan nama yang berhubungan dengan listrik yaitu Watti dan Elektra. Sepeninggalan ayahnya, Watti menikah dan pindah ke papua sehingga Elektra harus tinggal sendiri. Karena terbiasa bersantai dan bermalas-malasan sulit buat Elektra untuk hidup mandiri. Dia harus bekerja untuk memenuhi kebutuhannya yang ternyata meskipun sudah sarjana, sulit buat dia un ...more
drg Rifqie Al Haris
Sinopsis
Buku ini terdiri dari tiga Keping yang merupakan kepingan lanjutan dari dua seri sebelumnya. Keping 37 akan menghadirkan kembali tokoh Dimas-Reuben yang keduanya akan berurusan dengan kiriman e-mail Gio yang mengatakan bahwa Gio sedang melakukan pencarian terhadap Diva yang menghilang.

Keping 38 adalah inti cerita keseluruhan dari buku ini. Menceritakan tentang kehidupan Elektra, seorang Cina yang dipaksa bertahan hidup dengan sisa-sisa peninggalan Ayah yang telah meninggal. Elektra hidup
...more
Tirta
Apr 26, 2012 rated it really liked it
Buku ini lucu =))

Di awal sempat diceritakan tentang Dhimas dan Reuben, yang hubungan mereka kini menginjak 12 tahun. Selebihnya sampai akhir, Petir fokus pada kehidupan seorang Elektra Wijaya.

Dari masa kecilnya yang ia lalui dengan Dedi (daddy) & Watti, kakaknya, hingga kemudian saat Dedi meninggal, Watti pindah ke Tembagapura untuk ikut hidup dengan suami, Elektra tinggal seorang diri di Eleanor, nama rumahnya yang serupa bangunan Belanda. Elektra pun mulai mencari kerja. Dari bidang MLM sa
...more
ekarifin
Feb 17, 2014 rated it it was amazing
Wooaaa... Ini adalah seri Supernova favorite saya...

Setelah Ksatria, Putri dan Bintang Jatuh dan kemudian Akar dengan symbol kontroversialnya, datanglah Petir.

Mungkin selera saya bisa dibilang aneh. Karena kebanyakan orang jatuh cinta dengan buku karena plot-nya atau alur ceritanya yang menarik dan menggairahkan. Kalau saya lebih sering jatuh cinta dengan tokoh atau karakternya. Sebagai contoh, Lord of The Ring, ketika semua orang begitu mengagungkan Frodo, saya justru cinta setengah mati denga
...more
Dame
Aug 09, 2007 rated it really liked it
Shelves: indonesianbooks
Really love this one. One of the must-read-books when you have a bad day, PMS or broken-hearted day :D. The main character Elektra is really comical yet very down to earth. You can see piece of her in yourself, your friends', even in bunch of clueless teenagers you meet in shopping malls. This book is amusing, witty, smart and simple.
Teguh Affandi
Feb 05, 2016 rated it liked it
Nyicil baca serial lengkap Supernova, agar tidak kuper saat IEP datang..... ^^
htanzil
Jul 16, 2009 rated it liked it
Tokoh utama pada episode Petir ini adalah seorang gadis bernama Elektra. Elektra lahir dari keluarga sederhana, dia hidup bersama ayah dan kakaknya Watti. Ibunya meninggal ketika Elektra masih kecil sedangkan Ayahnya seorang tukang listrik dan membuka usaha bernama Wijaya Elektrik. Elektra adalah sosok yang unik, ia senang menonton kilatan petir semenjak kecil akibat pernah tersetrum aliran listik.

Kematian ayahnya membawa satu babak baru dalam kehidupan Elektra karena tak lama setelah kematian
...more
Ria Rahmawati
Oct 01, 2007 rated it liked it
Ini novel terakhir trilogi Supernova. Gue pikir semua bakal terjawab dalam buku ini, ada konklusi, ada penjelasan gitu lah... tapi kok nggak jelas juga ya? malah ada karakter baru, si Elektra yang terus buka bisnis warnet. But after that...? udah nggak ada apa-apa, nggak jelas hubungannya sama Bodhi, terus sama (siapa nama si cewek cantik yang kerja jadi PSK?) Lupa...
Bakal ada buku lanjutannya lagi po? nggak jadi trilogi lagi dong....
abdul malik
Aug 22, 2007 rated it it was amazing
gila!!!! ini buku adalah buku yang paling ngawur ama judul tapi buku ini sangat bagus karena sanng author tidak terpaku ama judul,dan dia bisa membangun karakter elektra yang cuek di tengah2 yg berusaha membuktikan dia bisa berbuat sesuatu tanpa merepotkan orang lain,pemilhan kata kata na sangat unik dan enak dibaca,si dee ini memaksa kita untuk menyelami kita dalam pertemuan 5 karakter di 5 buku butz yang baru muncul bary 2 buu,mba selese in donkzzzzzzzzz
tia
Sep 15, 2007 rated it it was amazing
wow, ini buku supernova yang..
ada dramanya seperti buku pertama..
ada keajaiban2nya seperti buku dua..
tapi lucu! banget!

ya ampun, pdhl kyanya nulisnya biasa aja tp aku bs sampe ketawa2 ngakak. nyantai, tp ttp bisa bikin amazed dgn seluruh benang merah supernova-nya.
Odet Rahmawati
Mar 28, 2015 rated it really liked it
Bodor. Menghibur sekali. Saya suka sama etra. :3
Annisa Anggiana
Jan 05, 2012 rated it really liked it

“Maaf, siapa namanya tadi kak?

Elektra.

Elektra-jarang ada yang tahu alasan sebenarnya. Ayahku seorang tukang listrik, atau-eh-ahli elektronik, bernama Wijaya. Tertuliskan besar-besar di plang depan rumah kami dulu : Wijaya Elektronik – Servis dan Reparasi.

Kalau namaku Elektra dan ayahku tukang listrik, bisakah kalian tebak siapa nama kakakku? Watti. Ya, dengan dua t.”

Bwahaha.. Begitulah cara tokoh utama kita bernarasi, Elektra atau akrab dipanggil Etra.. Yang sebenarnya berharap nama kakakkny
...more
Sovy
May 23, 2017 rated it it was amazing  ·  review of another edition
Lebih ringan dan humoris.. Still got 5 stars from me.
Pera
Jul 07, 2007 rated it really liked it
Shelves: motivasi, novel, indonesia
suerrr...
aku suka sekali buku ini....
berkisah tentang pencarian jati diri seorang gadis bernama elektra. Seorang gadis yang selalu merasa kalah dengan kakaknya Watti yang cantik jelita.
Hidupnya berubah, dimulai dengan pertemuan dengan seorang perempuan aneh yang bisa melihat adanya kekuatan supranatural elektra.
Yup..sampai disini, kisahnya sedikit berbau mistis.

tapi bukan kelebihan supranaturalnya yang membuat Elektra berubah.
Yang merubahnya Internet!

Bersamaan dengan berkembangnya kemampuan s
...more
Rachael Seow
Apr 21, 2012 rated it liked it
Dibandingkan dengan KPBJ dan Akar, Petir jauh lebih ringan dan lebih banyak humornya.
Masih banyak pelajaran tentang filsafat, makna hidup, dan spiritual yang dihidangkan Dee di novel ini. Memasang Elektra sebagai tokoh utama (yang jujur saja, mengingatkan saya pada seorang teman) yang madesu walaupun sarjana, dan akhirnya membuka usaha one-stop entertainment murah meriah (warnet & rental PS) bersama Mpret (yang juga mirip teman saya) dan beberapa orang temannya.

Saya tertawa saat membaca kisa
...more
Linna - Adlina Haezah -
Jan 25, 2017 rated it really liked it
Shelves: others
Jujur ini aku baca udah lama banget tapi lupa mulu mau diganti bookshelves.

Dan aku juga udah lupaaa aaaa :(

Yah intinya sih kalo disini, walaupun fine, agak lama, tapi seruuu banget. Karakter utamanya ceria tapi pemalas banget, tapi uniknya juga unik banget deh.

Kalo di lihat dia cuma cewek yang punya rasa takut seperti manusia biasanya. Aku sih gambarinnya gadis ini tuh mungil tapi bajunya yang lawas banget gitu. Hahaha.

Trus aku sempet sedih nggak ada kelanjutan kisah cintanya, padahal bisa lho k
...more
Annisa MoeL
Aug 07, 2012 rated it really liked it  ·  review of another edition
Lebih mudah dicerna daripada Akar. Lebih cepat selesai bacanya daripada KPBJ, kurang lebih dalam waktu 1 hari saja *standing applause* :'D Memang lebih susah untuk berhenti baca karena buat penasaran.

Tentang seorang anak perempuan sebatang kara bernama Elektra dengan 'kelebihan'nya. Sekali lagi jalan ceritanya ga biasa, unik, ga bisa ditebak. Suka!
Bunga Petualang
Feb 10, 2009 rated it it was amazing
Shelves: bacaan-senggang
Ini dia ih buku yang bodooooorrrrrrrrrrrrrr banget! Petir nemenin aku pas lagi heboh-hebohnya morning sickness. Cekikikan deh aku bacanya, apalagi kalo pas si Etra lagi nimbrung sama Mpret dkk...ada-ada aja tuh orang-orang warnet itu....

Sayangnya ga punya fisiknya, cuma dapet minjem dari Uie....
Prinska Sastri
Jan 20, 2015 rated it really liked it
Awalnya saya ngerasa salah baca buku ini. Kenapa? Kok aneh. Sama sekali gak ada di pikiran saya kalo ceritanya seperti itu. Tapi lama-lama saya bisa menikmati setiap kisah tokohnya (Elektra). Krisis identitas yang didapat akhirnya berbanding dengan apa yang diraihnya. Dan yang gak kalah penting, ceritanya kocak dan ada meaningnya. Ah, harus baca terusannya ini mah.
Mizuki Arjuneko
Kocak XD Mulai dari STIGAN, Klinik Elektrik Wijayik (yang sering dikira orang sebagai "wajik"). (view spoiler)
Fairynee
Jun 30, 2012 rated it it was ok
Shelves: novel
Cerita tentang membangun bisnisnya membuatku tertawa. Sungguh. aku benarbenar tertawa. ya, berhasil kan cuma ada dalam cerita, contohnya dalam novel ini. kenyataan punya garisnya sendiri. minimalnya, etra tidak mendapat cap kapitalis gratisan, haha...
Chendani Budhi
Jan 04, 2016 rated it really liked it
I liked it more than its precedent. Lebih ringan dan lebih jenaka. Proven that Dee can write in so much emotions
Meisiska Vemilia
Jul 27, 2007 rated it it was amazing
terbaik dari ketiga supernova... lebih kocak, lebih "nyata", lebih...
Pradnia
Jun 17, 2017 rated it really liked it  ·  review of another edition
Orang sunda barangkali bilangnya buku ini bodor. Orang Jakarta barangkali bilangnya buku ini kocak. Kalo orang Surabaya bilangnya buku ini: koplak!

Adalah buku ketiga dari seri Supernova yang menceritakan tentang kehidupan Elektra dan prosesnya menemukan bakat terpendamnya yang ternyata berhubungan dengan listrik. Ada 3 bab--yang biasa disebut keping--di mana keping pertama dalam buku ini diisi dengan sekilas cerita Dhimas dan Reuben. Nggak usah diceritain lah ya Dhimas sama Reuben ngapain, biar
...more
Racmat Ridho
Mar 17, 2017 rated it really liked it
Supernova: Petir
---------------------------------------------------------------------
Saya kembali dibuat penasaran dengan menghilangnya Diva. Bagian awal buku ini yang memperlihatkan Dhimas yang mendapatkan email dari Gio membuat saya geregetan. Bagaimana bisa email Dhimas ada di emergency contact list yang ditinggalkan Diva?
.
Lalu, cerita beralih kepada Elektra, seorang gadis berdarah Sunda-Tionghoa yang tinggal di Bandung. Saya dibuat tertawa sesekali melihat tingkah Elektra dan Kakaknya, Watt
...more
Elia Margareta
Mar 15, 2017 rated it it was amazing  ·  review of another edition
Shelves: favorites
Petir. Elektra. Listrik.

Pernah tersetrum dan selalu berusaha keluar saat petir menyambar merupakan hal aneh yang Elektra miliki. Keanehan tersebut mengindikasikan satu hal. Elektra adalah manusia 'berlebih'. Ia kelebihan listrik dalam tubuhnya.

Kematian ayahnya membuat Elektra sebatang kara di Bandung dan berjuang untuk hidup. Dunianya berubah ketika ia mulai membuka diri pada perubahan. Mengenal internet. Mengenal Bu Sati. Mengenal apa yang sebenarnya ada dalam dirinya. Mengenal Mpret alias To
...more
Atikaa
Jun 01, 2017 rated it it was amazing
Extraordinarily entertaining! I had a great time reading this one. Out of 3 books from Supernova series that i had read, Petir was the most enjoyable, light but still have its message delivered clearly to the readers.

Saya beneran banyak tertawa terbahak kala membaca Petir, terlebih di bagian dimana Elektra dan komplotannya berunding untuk memberikan nama yang tepat untuk usaha baru Elektra. Seriously hilarious and refreshing! Can't wait to read the next book!
Neti Triwinanti
Mar 19, 2017 rated it liked it  ·  review of another edition
Shelves: owned
Lebih asik dibanding Akar.
Bahasanya lebih ringan dan mudah dimengerti. Mungkin karena kejadian-kejadiannya cukup relate dengan kehidupan sehari-hari ya.
Dalam bayangan saya, Mpret itu sama kayak Tappei di serial hai Miiko. <3
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
  • Larung
  • Travelers' Tale, Belok Kanan: Barcelona!
  • BiRU
  • Ronggeng Dukuh Paruk
  • Edensor (Tetralogi Laskar Pelangi, #3)
  • Bukan Pasar Malam
  • Pulang
  • Ca Bau Kan: Hanya Sebuah Dosa
  • Entrok
  • Burung-Burung Manyar
  • Rahasia Meede: Misteri Harta Karun VOC
  • Tanah Tabu
  • Gajah Mada: Hamukti Palapa (Gajah Mada, #3)
164478
Dee Lestari, is one of the bestselling and critically acclaimed writers in Indonesia.
Born in January 20, 1976, she began her debut with a serial novel: Supernova in 2001. Supernova’s first episode, Kesatria, Putri, dan Bintang Jatuh (The Knight, The Princess, and The Falling Star), was sold phenomenally, achieving a cult status among Indonesian young readers. She has published four other episodes:
...more
More about Dee Lestari...

Other Books in the Series

Supernova (6 books)
  • Supernova: Ksatria, Puteri, dan Bintang Jatuh
  • Supernova: Akar
  • Partikel
  • Gelombang
  • Inteligensi Embun Pagi (Supernova, #6)

Share This Book

“yang menjadi persoalan bukan apa yang kita tanyaka tapi bagaimana kita bisa mendengar jawaban.
.78.”
18 likes
“Tak ada cara untuk menggambarkannya dengan tepat. Tapi coba bayangkan ada sepuluh ribu ikan piranha yang menyergapmu langsung. Kau tak mungkin berpikir. Tak mungin mengucapkan kalimat perpisahan apalagi membacakan wasiat. Lupakan untuk berpisah dengan manis dan mesra seperti di film-film. Listrik membunuhmu dengan sensasi. Begitu dashyatnya. engkau hanya mampu terkulai lemas. Engkau mati tergoda” 9 likes
More quotes…