Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Sastra, Perempuan, Seks” as Want to Read:
Sastra, Perempuan, Seks
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Sastra, Perempuan, Seks

by
3.77  ·  Rating details ·  79 ratings  ·  11 reviews
Dalam dunia sastra Indonesia saat ini "perempuan" dan "seks" merupakan dua isu yang sangat penting "perempuan" terutama dalam arti "pengarang perempuan" dan "seks" sebagai tema karya sastra yang sedang ngetren. Begitu banyak pengarang perempuan baru bermunculan dalam beberapa tahun terakhir ini dan tidak sedikit dari mereka mendapat sambutan yang luar biasa, baik dari segi ...more
Paperback, 166 pages
Published 2006 by Jalasutra
More Details... Edit Details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Sastra, Perempuan, Seks, please sign up.

Be the first to ask a question about Sastra, Perempuan, Seks

Community Reviews

Showing 1-30
3.77  · 
Rating details
 ·  79 ratings  ·  11 reviews


More filters
 | 
Sort order
Oktaria Asmarani
Jul 27, 2019 rated it really liked it
Katrin sangat kritis dalam menanggapi berbagai karya sastra Indonesia. Ya, walaupun nggak semua esai dalam buku ini sama menariknya di mataku. Aku paling suka bagaimana Katrin jeli melihat representasi dukun dan dokter dalam karya-karya sastra Indonesia. Dari sini terlihat bahwa pandangan kita (dan juga sastrawan) terhadap beragam metode pengobatan di negeri ini terbentuk secara kuat oleh kolonialisme: biomedika adalah superior daripada pengobatan tradisional. Apapun yang dari barat sudah pasti ...more
Mikael
May 13, 2010 rated it it was amazing
along with saut situmorangs later politik sastra this is the best collection of essays on indonesian literature for two reasons: katrin writes about themes/issues that other indonesian essayists wouldnt touch with a barge pole/dont know anything about eg internet mailing list, is ayu utami really a great feminist, is djenar maesa ayu really a good writer, and because she writes with academic tightness unparalled recently in indonesia but, unlike eg melani budianta (great academic writer in all o ...more
Farrahnanda
Mar 04, 2016 rated it really liked it
Buku ini saya baca lebih sebagai sebuah pembelajaran, sih. Karena beberapa tulisan dikupas tajam sama Tante Bandel *euh kok berasa salah yah... Tante Katrin aja deh saya panggilnya*
Ada beberapa hal yang bikin saya mikir-mkikir lagi, terutama ketika Tante Katrin mengupas 'tulisan-tulisan perempuan' yang katanya mendobrak dan memberi suatu kebaruan. Sebagian besar poin-poin janggal yang dibeberkan blio saya setuju, sih. Semoga proyek anu saya nantinya nggak cuma tulisan soal perempuan yang ngamban
...more
ana
Jan 13, 2011 rated it really liked it
Shelves: bahasa, non-fiksi, lokal
keren banget!






saya masih harus banyak belajar


huhu...
:nangis:
htanzil
Jul 30, 2009 rated it really liked it
Sebetulnya bisa dikatakan buku ini merupakan kumpulan resensi buku2 ttg sastra, perempuan, dan seks. Kupasan Katrin Bandel dalam terhadap buku2 tsb dalem banget!
Biondy
Jul 24, 2015 rated it liked it
Shelves: non-fiction
Buku ini adalah kumpulan esai tentang sastra yang ditulis oleh Katrin Bandel, seorang pemerhati sastra Indonesia yang berasal dari Jerman. Katrin Bandel menyelesaikan doktor dalam sastra Indonesia di Universitas Hamburg, Jerman, dengan topik "Pengobatan dan Ilmu Gaib dalam Prosa Modern Indonesia".

Walau judul buku ini "Sastra, Perempuan, Seks", tapi buku ini tidak melulu membahas tentang hubungan ketiganya. Di dalam kumpulan esai ini, terdapat beberapa pembahasan lain, seperti "Dukun dan Dokter d
...more
Feti Habsari
Feb 09, 2016 rated it liked it
sepertinya buku ini tidak cukup ringan untuk saya, butuh waktu lama untuk menyelesaikan membaca dan memahami isi buku yang tidak lebih dari dua ratus halaman ini.

saya akui, apa yang disampaikan Katrin Bandel dalam buku ini sungguh menarik untuk dibaca dan dikulik. hanya saja, untuk saya yang belum terbiasa membaca esai-esai dalam sebuah buku, terkadang bosan dan harus diletakkan dulu berganti dengan buku lain.
Tenni Purwanti
Dec 12, 2016 rated it it was amazing
Sungguh, Indonesia butuh lebih banyak kritikus sastra seperti Katrin Bandel. Saya dapat melihat karya penulis-penulis idola saya dengan lebih obyektif setelah membaca buku ini. Juga ada beberapa buku penting lainnya yang selama ini tidak saya kenal dan akhirnya ingin saya baca karena buku ini.
Arif Abdurahman
Oct 05, 2015 rated it liked it
Esai-esai asyik yg mengkritisi sastra Indonesia, utamanya bagian Sastra Koran dan Sastrawangi. Yg paling saya suka tentu saja resensi Cantik Itu Luka dan Lelaki Harimau-nya Eka Kurniawan.
Noval
rated it really liked it
Jan 30, 2014
David Hukom
rated it really liked it
Jul 17, 2016
Taufiq Amal
rated it liked it
Dec 19, 2013
Tika Birowo
rated it it was amazing
Sep 15, 2011
lazycalm
rated it really liked it
Mar 21, 2014
Bramantio Bramantio
rated it liked it
Jul 15, 2016
Vie
rated it liked it
Nov 23, 2008
Phe Kartika
rated it it was ok
Nov 28, 2011
Sastra
rated it liked it
Feb 09, 2008
Irwan Bajang
rated it it was amazing
Jan 23, 2013
kinu triatmojo
rated it it was ok
Jul 02, 2007
Fahd
rated it liked it
Jun 16, 2011
Rory
rated it liked it
Aug 07, 2011
Apis Zrail
rated it it was amazing
Sep 14, 2016
Asri Wuni
rated it liked it
May 29, 2011
R D
rated it liked it
Jun 13, 2014
Hesti Pratiwi
rated it liked it
Dec 27, 2016
Larasati Nuraini
rated it liked it
May 04, 2015
Helvy
rated it liked it
Jan 24, 2008
Riza
rated it really liked it
Aug 27, 2016
Simon
rated it really liked it
Oct 05, 2008
« previous 1 3 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
7 followers
Katrin Bandel lahir 29 Desember 1972 di Wuppertal, Jerman. Menyelesaikan doktor dalam sastra Indonesia pada tahun 2004 di Universitas Hamburg, Jerman, dengan topik “Pengobatan dan Ilmu Gaib dalam Prosa Modern Indonesia”. Puisi, cerpen, dan eseinya dimuat di Cyber Graffiti, Ini...Sirkus Senyum, Graffiti Imaji, Dian Sastro For President!, Batu Merayu Rembulan, Esei-esei Bentara 2004, Sastra Pembebas ...more