Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Memori” as Want to Read:
Memori
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Memori

by
3.93  ·  Rating details ·  1,650 Ratings  ·  202 Reviews
Cinta itu egois, sayangku. Dia tak akan mau berbagi.

Dan seringnya, cinta bisa berubah jadi sesuatu yang jahat. Menyuruhmu berdusta, berkhianat, melepas hal terbaik dalam hidupmu. Kau tidak tahu sebesar apa taruhan yang sedang kau pasang atas nama cinta. Kau tidak tahu kebahagiaan siapa saja yang sedang berada di ujung tanduk saat ini.

Kau buta dan tuli karena cinta. Kau pik
...more
Paperback, 312 pages
Published May 2012 by Gagas Media
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Memori, please sign up.

Be the first to ask a question about Memori

Community Reviews

(showing 1-30)
Rating details
Sort: Default
|
Filter
Winna
May 08, 2012 rated it really liked it
Saya adalah penggemar Windry sejak sama-sama menulis di komunitas Kemudian. Bagi saya, tulisan Windry lugas dan no-nonsense, tanpa basa-basi dan apa adanya. Hampir tidak ada bagian yang bertele-tele, penjelasan berlebihan, dan dialog yang tidak masuk akal. Saya mengagumi itu dari Windry.

Setelah sekian lama vakum, Memori terbit. Saya sempat membaca sedikit petikan babnya di blog Windry, namun belum benar-benar menyukai dan mengenal Mahoni, sang karakter utama. Kemudian saya pun mulai membaca dari
...more
Sulis Peri Hutan
May 09, 2012 rated it it was amazing
Saya ingat sekali, pertama kali kenal dengan karya Windry Ramadhina ketika saya sedang liburan di Jogja dan seperti biasa, saya suka mengunjungi toko buku di sana, salah satunya Toga Mas, siapa tahu mendapatkan buku yang tidak ada di kota Solo yang seringnya tidak lengkap. Saya lupa tepatnya tahun berapa, yang jelas waktu itu saya iseng mencomot buku Orange, di mana mungkin sedikit buku terbitan Gagas yang masih bersisa di toko buku yang selalu diskon itu. Kadang saya memilih buku untuk dibawa p ...more
Biondy
Nov 27, 2015 rated it it was ok
Ternyata sampai akhir saya tidak bisa peduli pada tokoh-tokohnya.

"Memori" bercerita tentang Mahoni, seorang wanita yang bekerja sebagai arsitek di Virginia. Kematian ayahnya membuat Mahoni harus kembali pulang ke Indonesia. Awalnya dia hanya akan pergi selama beberapa hari, tapi suatu hal membuatnya harus tinggal lebih lama dari itu.

Saat sedang berusaha untuk menyesuaikan diri dengan ritme hidupnya yang baru, Mahoni bertemu kembali dengan Simon, teman masa kuliah yang memiliki tempat khusus di h
...more
Ifa Inziati
Dec 01, 2013 rated it really liked it
Saya tidak salah. Selama ini saya membaca karya penulis yang, meskipun memang amat rapi juga mengandung diksi yang cantik, ada saja sesuatu yang masih saya cari.

Dan, di buku ini, saya menemukannya.

Ada sesuatu yang mengalir, mentah, dan mengundang di Memori ini. Itu yang membuat saya betah membacanya. Selain kemasannya--desain sampul, judul, tagline dan blurb--jadi yang paling saya suka dari buku beliau yang lain, ia juga mematahkan asumsi saya, bahwa penulis senang melibatkan hal yang populer da
...more
Prisca
May 22, 2012 rated it really liked it
Shelves: favorites
CAN'T PUT IT DOWN! *_* This novel is written by a very talented author to the core :'D. First line-nya saja sudah berhasil menghipnotis saya, dan setiap kali ada jeda, saya selalu menyempatkan untuk membacanya (saat perjalanan pulang, di ruang tunggu dokter, sebelum film dimulai di bioskop, sebelum tidur, dsb). Saya menyelesaikan novel ini dalam waktu kira-kira seminggu, berusaha fokus pada setiap kata dan kalimatnya, karena sayang sekali bila ada satu saja yang terlewat.

Ok...mulai dari manakah?
...more
Bernard Batubara
Aug 10, 2012 rated it really liked it
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here.
Indri Juwono
Jun 16, 2012 rated it really liked it
Shelves: lovelit-local
Harus kuakui, ekspektasiku cukup tinggi ketika tahu bahwa tokoh utamanya adalah seorang arsitek, profesi yang kugeluti selama 10 tahun ini. Dan pengen tahu aja, apakah Windry menggambarkan arsitek sebagai seseorang yang hidupnya menyenangkan, hanya menggambar-gambar, berkhayal, dapat duit, seperti yang sering dideskripsikan selintas lalu dalam novel-novel lain (atau sempat main piano sambil Arisan!), atau arsitek yang menderita bahagia sepertiku (haha.. pengakuan suffer in happiness) yang sering ...more
ijul (yuliyono)
Aug 18, 2015 rated it it was amazing
Shelves: e-book
Sebenarnya saya sudah punya buku fisik dari novel Memori karya Windry ini, tapi yaaa... you know me lah, ya, saya pan penimbun buku sejati. Beli iya, baca entah kapan, hehehe. Berhubung saya biasanya suka cepet dan sempet baca di perjalanan maka pas banget waktu Gagas Media ngerayain ultahnya Juli kemarin, Gagas berbagi kebahagiaan dengan membagi-gratis e-book novel ini di Playstore, dan saya pun tak menyia-nyiakan kesempatan. Saya unduh e-book-nya dan berhasil saya rampungkan-baca selama musim ...more
Ahmad Turkhamun
"Damar adalah kayu kesukaan Papa; bukan jati, nyatoh, atau sungkai; bukan pula Mahoni."
Suka banget sama konfliknya.
Pertama, ngerasain banget gimana perasaannya Mahoni waktu disuruh ngejaga Sigi ("Damar") karena Papanya meninggal. Ngerasain juga gimana bencinya Mahoni sama Papanya, sama Grace. Dan, gimana nggak sukanya Mahoni sama Sigi.
Waktu Sigi pingsan, aku mulai suka sama karakter Sigi. Suka banget. Gimana berdukanya dia waktu orangtuanya meninggal, dan tinggal sama Mahoni. Selalu terharu sama
...more
Almira Nuringtyas
Jun 18, 2012 rated it really liked it
4.5 dari 5 bintang :) sangat sangat menikmati buku ini, suka bangeeett sama hubungan sepinya simon sama mahoni. ga banyak mungkin adegan romantis disini, tapi beberapa justru malah kerasa sweet&heartwarming bgt.
kerasa disini kalo kak windry ga mau sembarangan nyiptain adegan2, terutama yg romantisnya, dan adegan romantisnya itu akhirnya jadi kerasa "orisinil". oke, ciuman mungkin biasa, tapi sesuatu lain yg dilakuin simon pas nyium mahoni itu ga biasa(gakmau spoiler ah hihi).

Makasih buat cer
...more
Tirta
Jun 28, 2012 rated it really liked it
"Kompromi tidak akan membunuhmu, Mahoni.
Kau tidak akan kehilangan jati dirimu hanya gara-gara mendesain kolam dengan pancuran air bertingkat."
"Ya, aku tahu."
"Sebaliknya, kau bisa mewujudkan impian seseorang dengan kompromi. Itu sesuatu yang kita lakukan setiap saat tanpa sadar. Di rumah. Dengan keluarga kita."
....... "Aku tidak punya keluarga, ingat?"



Sosok Mahoni dalam buku ini bukanlah sosok yang mudah disukai. Sikap dingin dan berjaraknya terhadap Sigi, anak remaja berusia 16 tahun, adiknya da
...more
Stefanie
"Tidak ada perasaan yang bertahan selamanya. Aku belajar itu dari Papa. Cepat atau lambat, sesuatu yang kita miliki akan hilang dan yang tertinggal kemudian cuma rasa benci."


--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

"Seringkali aku tidak bisa memahami segala sesuatu yang terjadi dalam hidupku. Kepingan-kepingan peristiwa yang membentuk aku dan memengaruhi keputusan-keutusan yang telah aku buat.

Perpisahan
...more
Hendra Lavith
Nov 02, 2012 rated it it was amazing
Entahlah apa yang harus saya katakan tentang novel karya mbak Windry ini. Ini benar-benar luar biasa. Menemani hari-hari dalam puasa tahun ini, membuat saya lupa waktu berbuka puasa hampir tiba. Konflik yang simple tapi dikemas dengan sangat menarik. Karakter tokoh yang real dan dalam berpengaruh dengan jalan cerita yang menyentuh. Apalagi hubungan persaudaraan antara Mahoni-Sigi seperti merefleksikan hubungan saya dengan kakak saya yang tidak begitu dekat, bedanya Mahoni-Sigi adalah saudara tir ...more
Rizky
Sep 09, 2012 rated it really liked it
Shelves: koleksiku
Setelah membaca novel ini. saya bisa bilang Windry Ramadhina akan menjadi salah satu novelis favoritku. Karena sejak pertama kali membaca Orange, Metropolis dan terakhir Memori, saya suka dengan gayanya bercerita.

Konflik para tokoh, alur, detail kecil yang diperhatikan semua membuat saya cukup terkesan. Novel ini seperti berpetualang ke masa lalu, kita diajak untuk bersama Mahoni mengenang masa lalunya bersama keluarganya, terutama ayahnya dan proses memaafkan semua yang terjadi di masa lalu. Pe
...more
Aveline Agrippina
May 24, 2012 rated it liked it
Catatan Pembaca

1. Kebetulan saya tidak menunggu kedatangan Windry kembali karena baik Orange ataupun Metropolis belum ada yang pernah saya sentuh. Maka, penilaian saya kali ini berdasarkan apa yang saya baca pada karya Windry untuk kali ini.

2. Saya sempat membaca tulisan-tulisan Windry saat saya masih (agak) aktif di Kemudian.com -berikutnya saya lenyap hingga kini karena saya lupa kata sandinya, hahaha...- Tapi memang seperti itulah gaya penulisan Windry yang ada di dalam Memori tidak jauh berb
...more
Amaya
Feb 17, 2013 rated it liked it
Ini bukan jenis karya yang bisa merebut gelar "luar biasa" dari lidahku.
Tapi anehnya, saya menangisi adegan Mahoni menatap foto wisudanya bersama papanya. Bersedih untuk Mahoni yang bertanya-tanya tentang makna pertemuannya kembali dengan Simon. Takjub dengan interaksi Mahoni-Sigi.

Memori, ditulis dengan kelincahan menawan dalam deskripsi latar, detil emosi, dan karakterisasinya. Disajikan dengan sudut pandang pertama tunggal, menjadikan cerita ini memiliki tantangannya sendiri. Windry Ramadhina
...more
Kireina Enno
Nov 03, 2012 rated it it was amazing
Ini salah satu novel yang bisa bikin saya membacanya berulang-ulang. Entah kenapa, saya suka kisahnya. Sebenarnya temanya sederhana, tetapi Windry mengemasnya dengan emosi yang pas untuk setiap tokohnya.
Saya suka emosi Mahoni dan ibunya, Mae. Windry menaruh emosi pahit itu dengan sangat 'hidup.' Saya merinding kagum.

Kok bisa ya, Windry membuat plot yang begitu rapi dengan emosi yang tertata apik dan konsisten dari awal hingga akhir cerita? Saya sudah tanya tips-nya ke Windry. Minta dia berbagi p
...more
Anissa
Jul 09, 2012 rated it liked it
Shelves: fiction, novel
Pada awalnya, saya tidak bisa menikmati tulisan Windry Ramadhina karena banyaknya detail tentang arsitektur dan deskripsi yang harus saya cerna. Dalam beberapa bagian awal saya pun merasa selalu tertinggal, sehingga misalnya ketika saya baca paragraf dua saya belum bisa menangkap apa yang sebenarnya terjadi dan kembali ke paragraf pertama. Tetapi lama-kelamaan saya tidak harus struggle lagi ketika membaca Memori, saya mulai larut dalam kisahnya. Saya sangat menyukai ide Windry Ramadhina yang men ...more
Orinthia Lee
Saya jatuh cinta sama tulisan Kak Windry setelah baca Orange. Dan membaca Memori membuat saya kayaknya makin dalem, nih xD

Puas, baca buku ini bikin saya merasa puas. Semuanya berakhir dengan baik... memuaskan xD
Saya suka semua tokoh yang ada di buku ini... keliatan banget Windry mengenali semua karakternya sampai yang kecil-kecil kayak Neri sekalipun. Jadi kalau ditanya siapa karakter favorit saya... saya bingung jawabnya.... Sampai Mae yang kayak gitu aja saya suka....

Tapi karakter yang paling
...more
Gita Romadhona
Dec 12, 2012 rated it really liked it
Shelves: bukueditan
membaca naskah windry, selalu membuat saya iri. cara bertuturnya tak pernah berlebihan, pas dan tepat. deskripsinya selalu detail, saya seakan-akan melihat apa pun yang sedang dideskripsikannya.

dalam Memori, saya suka Sigi. menunggu-nunggu saat alur kembali menyinggung dia. :)

Windry,dengan segala riset di balik proses menulisnya, mampu menghadirkan cerita yang "takcumacuma".

teruslah menulis Windry, aku menjadi salah satu orang yang akan selalu menunggu hasil karyamu :)
Diego Christian
Aug 14, 2012 rated it it was amazing
Shelves: romance
Ada banyak kata baku yang bisa saya simpan di bank ide saya setelah membaca buku ini. Mungkin bisa dijadikan bahan dalam mata kuliah leksikografi dalam tema bangunan rumah dan arsitek. Sungguh membuka mata saya dan wawasan setelah membaca buku ini. Temanya juga sangat baik, plotnya rapi, dan gaya tulisan Windry yang sedikit gelap dan sendu menambah daya tarik saya selama membaca buku ini.
Annisa Purnomo
Buset. Keren. Banget. Keren. *bengong* (efek habis baca, gak sanggup nulis riview hahaha)
Christian
May 09, 2012 rated it liked it
Dark tapi ah-dorable. Nice comeback, Dear!
Yovano N.
Nov 05, 2014 rated it really liked it
Review on my blog: http://www.kandangbaca.com/2015/03/me...

Mahoni adalah seorang arsitek muda yang tengah giat meniti karir di Virginia, Amerika Serikat. Ada alasan khusus yang membuatnya meniti karir di luar negeri alih-alih di tanah kelahirannya sendiri. Sebuah luka masa lalu yang disebabkan oleh sang ayah yang lebih memilih meninggalkan dirinya dan sang ibu demi seorang perempuan bernama Grace, membuat Mahoni menjadi pribadi yang keras. Sebagai seorang arsitek, Mahoni memiliki pendirian yang
...more
Desty
May 18, 2012 rated it it was amazing
Pertama kali mengenal karya Windry lewat Orange dan Metropolis (thanks to Sulis @peri_hutan), saya langsung suka dengan gaya menulis Windry. Dua novel tersebut punya nuansa yang berbeda. Yang satu dengan fotografi, dan yang kedua dengan nuansa mafia. Kali ini Windry menyajikan nuansa arsitektur dalam novel terbarunya. Buat yang tidak mengerti tentang dunia arsitek tidak perlu kuatir, karena Windry menceritakan dengan sangat ahli. Wajar saja, mengingat Windry sendiri adalah seorang arsitek.

Mahoni
...more
Fhily
May 04, 2012 rated it really liked it
Ah, Mae, dunia tidak sekelam yang kau perlihatkan kepadaku


Bercerita tentang seorang gadis bernama Mahoni, sekilas mendengar namanya kita pasti diingatkan pada Kayu. Dia seorang arsitek yang bekerja di Virginia dengan partner kerjanya bernama Ron, yang ada bule nan perayu suka memanggilnya dengan nama Honey bukan Honi ataupun Mahoni. Romantic Home yang ditawarkan pada sepasang suami isteri ditolak mentah-mentah dan menginginkan desain yang biasa-biasa saja. Padahal Romantic Home adalah ide yang
...more
Priska
Feb 19, 2017 rated it it was amazing
Shelves: indonesian, favorites
Bingung mau bikin review apa karena sejauh ini nggak ada karya Windry Ramadhina yang mengecewakan. Bahasanya formal namun benar-benar mengalir. Plotnya sederhana namun nggak membosankan. Karakter Mahoni walau sering nyebelin karena idealismenya yang terlalu tinggi tapi jatuhnya tetap likeable. Karakter Simon cool tapi nggak sok cool. Kisah cintanya nggak cheesy. Galaunya juga nggak terlalu berlebih. Entah mengapa semuanya serba pas. Salut!
Hanifah Mahdiyanti
Feb 25, 2017 rated it it was amazing
Suka banget! Pertama kali baca karya Kak Windry rasanya so-so aja karena bahasanya terkesan agak dipaksakan biar quoteable. Tapi yang ini beda. Suka dengan konfliknya yang kompleks tapi nggak biasa. Suka dengan karakter sampingannya yang humanis tapi tetap manis. Suka dengan bahasanya yang mengalir indah tanpa terkesan 'quotable paksa'. Suka dengan risetnya yang mendalam tentang arsitektur. Suka dengan emosi tersirat di balik dialognya. Suka dengan kesan akhirnya yang bikin haru tanpa harus keba ...more
OceMei Belikova♥
Jun 11, 2012 rated it really liked it
Mahoni, namamu begitu tak asing bagiku. Sepertinya aku pernah mempelajarimu sewaktu masih di bangku sekolah dasar. Oleh karena keingintahuanku, dengan isengnya aku mengoogle namamu, mencari tahu apa arti dari namamu. Kau adalah tanaman pelindung. Pohon besar yang tumbuh tinggi dan tumbuh liar di hutan jati dan tempat lainnya yang berdekatan dengan pantai.

Kau tahu apa kehebatanmu? Kau mampu bertahan dengan sangat baik terhadap kuatnya sinar matahari, menandakan bahwa kau tidak mudah terintimidasi
...more
Uthie
Jul 03, 2012 rated it really liked it
"Untuk mereka yang merindukan rumah-tempat berbagi cinta, kenangan, dan tawa yang tidak pernah pudar."


Hhhmmm.... Kalimat pembuka yang langsung (meminjam istilah seorang teman) menusuk jantung tembus ke hati saya. Adalah salah besar ketika saya membaca buku ini dalam bulan puasa dan berharap bisa berkumpul bersama keluarga untuk setidaknya sekali saja berbuka puasa dan sahur bersama. Buku ini kembali membuat saya terpaksa gigit jari karena keinginan itu hanya akan menjadi harapan yang tak terwuj
...more
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 next »
  • Fly to the Sky
  • Kastil Es dan Air Mancur yang Berdansa
  • Bangkok: The Journal
  • With You (Sehari Bersamamu)
  • Sweet Nothings
  • Here, After
  • Unforgettable
  • Camar Biru: Cinta Tak Selalu Tepat Waktu
  • Notasi
  • L
  • Our Story
  • Mahogany Hills
  • Ti Amo, Tia Amoria
  • Marriagable: Gue Mau Nikah Asal...
  • Hanami
729 followers
young woman with lots of interests, ambitions and dreams, which shattered into pieces, each surfaced as different face and waiting for itself to become whole once more time. her world came to architecture, illustration, photography, literature, business, and japan. used to known as miss worm in cyber world. shattering her pieces at kemudian.com and deviantart.com

Romance Deals

  • Party Girl
    $4.49 $1.99
  • The Confounding Case Of The Carisbrook Emeralds (The Casebook of Barnaby Adair 6)
    $6.99 $1.99
  • Paris (International Guy #1)
    $2.99 $0.99
  • Shame on Him (Fool Me Once, #3)
    $4.99 $0.99
  • Out of Breath (Breathing, #3)
    $5.49 $1.99
  • Off Base (Out of Uniform, #1)
    $4.99 $1.99
  • Barely Breathing (Breathing, #2)
    $5.49 $1.99
  • Reason to Breathe (Breathing, #1)
    $4.99 $1.99
  • Second Chance Summer (Cedar Ridge, #1)
    $5.99 $2.99
  • Married By Morning (The Hathaways, #4)
    $7.99 $2.99
  • Playing It Safe
    $3.99 $0.99
  • Beneath Copper Falls (Rock Harbor #6)
    $8.99 $1.99
  • Tight
    $4.99 $2.49
  • A Year of Weddings: Twelve Love Stories (A Year of Weddings Novella)
    $12.99 $3.99
  • The Curse Keepers (The Curse Keepers #1)
    $4.99 $1.99
  • Feral Sins (The Phoenix Pack, #1)
    $4.99 $1.99
  • How to Tame a Beast in Seven Days (The Embraced #1)
    $7.99 $2.99
  • Shame on You (Fool Me Once, #1)
    $4.99 $0.99
  • Shame on Me (Fool Me Once, #2)
    $4.99 $0.99
  • The Curse Breakers (The Curse Keepers #2)
    $4.99 $1.99
  • Dirty Exes (Liars, Inc., #1)
    $3.99 $1.99
  • Shadow's Edge (Night Prowler, #1)
    $4.99 $1.99
  • First Drop of Crimson (Night Huntress World, #1)
    $4.99 $1.99
  • A Taste of Magic (Magic, # 1)
    $3.99 $0.99
  • Where the Road Takes Me
    $3.99 $1.99
  • New York (International Guy #2)
    $2.99 $0.99
  • Sin With Me (Bad Habit, #3)
    $4.99 $0.99
  • The Memory of You
    $8.99 $1.99
  • One Foot in the Grave (Night Huntress, #2)
    $4.99 $1.99
  • Wicked Cravings (The Phoenix Pack, #2)
    $4.99 $1.99
  • Good Guys Love Dogs
    $5.99 $1.99
  • Camino Beach
    $3.99 $1.99
  • Embrace the Night (Vampire Romance #1)
    $3.99 $0.99
  • The Shell Seekers
    $9.99 $2.99
  • Wicked White (Wicked White Series Book 1)
    $3.99 $0.99
  • All the Little Lights
    $4.99 $1.99
  • Carnal Secrets (The Phoenix Pack, #3)
    $4.99 $1.99
  • Scream For Me: A Novel of the Night Hunter (For Me, #3)
    $3.99 $1.99
  • When Life Happened
    $3.99 $1.49
  • Cheater (Curious Liaisons, #1)
    $4.99 $1.99
  • Cheater's Regret (Curious Liaisons, #2)
    $4.99 $1.99
  • The Hunting Grounds (Hidden Sins, #2)
    $3.99 $1.99
  • The Consequence of Revenge (Consequence, #2)
    $4.99 $1.99
  • The Consequence of Seduction (Consequence #3)
    $3.99 $1.99
  • The Story of Us
    $3.99 $1.99
  • The Consequence of Loving Colton (Consequence, #1)
    $4.99 $1.99
  • No More Masquerade (Secrets of Stone Series Book 2)
    $6.99 $1.99
  • Dunaway's Crossing
    $3.99 $1.99
  • Twisted Truths (Blood Brothers, #3)
    $5.99 $2.99
  • The Curse Defiers (The Curse Keepers, #3)
    $4.99 $1.99
  • The Roommate 'dis'Agreement
    $2.99 $1.49
  • The Rules of Regret
    $3.99 $0.99
  • Cry Baby
    $3.99 $1.49
  • Matchmaking for Beginners
    $5.99 $2.99
  • Hollywood Dirt (Hollywood Dirt, #1)
    $4.99 $2.49
  • Threat of Danger (Mission Recovery, #2)
    $4.99 $1.99
  • Copenhagen (International Guy #3)
    $2.99 $0.99
  • Don't Hex with Texas (Enchanted, Inc., #4)
    $4.99 $1.99
  • Windfallen
    $10.74 $1.99
  • Wild Hunger (The Phoenix Pack, #7)
    $4.99 $1.99
  • Archer's Voice
    $4.99 $1.99
  • Wicked Intentions (Maiden Lane, #1)
    $5.99 $1.99
  • The Billionaire's Touch (The Sinclairs, #3)
    $4.99 $0.99
  • No Ordinary Billionaire (The Sinclairs, #1)
    $3.99 $0.99
  • You and Me, Always
    $14.99 $2.99
  • Rescuing Sadie (Delta Force Heroes #7.5; Masters & Mercenaries Crossover Collection)
    $2.99 $0.99
  • The Forbidden Billionaire (The Sinclairs, #2)
    $4.99 $0.99
  • No Turning Back (Kathleen Turner #1)
    $3.99 $1.99
  • The Surviving Girls (Hidden Sins, #3)
    $4.99 $1.99
  • The Dirt on Ninth Grave (Charley Davidson, #9)
    $7.99 $2.99
  • Dark Instincts (The Phoenix Pack, #4)
    $4.99 $1.99
  • Every Little Kiss (Sequoia Lake, #2)
    $4.99 $0.99
  • The Girls of Mischief Bay (Mischief Bay, #1)
    $7.99 $2.99
  • Devil's Cut (The Bourbon Kings, #3)
    $7.99 $1.99
No trivia or quizzes yet. Add some now »
“Nostalgia akan membuat siapa pun menjadi lemah dan tanpa sadar memaafkan kesalahan yang paling besar sekali pun.” 70 likes
“Aku tidak ingin hubungan kami berakhir meninggalkan rasa benci. Aku ingin percaya bahwa kami memang pernah memiliki sesuatu, bahwa perasaannya kepadaku sungguh-sungguh. Dengan begitu, yang akan tersisa nanti untukku adalah kenangan manis.” 62 likes
More quotes…