Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Sampah Bulan Desember: Kumpulan Cerpen” as Want to Read:
Sampah Bulan Desember: Kumpulan Cerpen
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Sampah Bulan Desember: Kumpulan Cerpen

3.75  ·  Rating details ·  130 Ratings  ·  20 Reviews
Cerpenis ini selain produktif juga mampu menghasilkan kualitas. Dia mampu memberikan sesuatu kepada pembacanya.Cerpen-cerpennya yang menggambarkan kehidupan rakyat kecil tidak terjebak pada keberpihakan cengeng yang menggunakan idiom-idiom umum.Judul cerpennya diantaranya Belahan Pertama, Perbuatan Sadis, Sampah Bulan Desember dan sebagainya.
Paperback, 159 pages
Published December 2000 by Buku Kompas
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Sampah Bulan Desember, please sign up.

Be the first to ask a question about Sampah Bulan Desember

Community Reviews

(showing 1-30)
Rating details
Sort: Default
|
Filter
Dion Yulianto
May 11, 2016 rated it really liked it  ·  review of another edition
Shelves: pinjam
"Orang lupa kepada bahaya karena ia menginginkan sesuatu. Bahaya tidak tampak, bila nafsu untuk memiliki sesuatu telah menguasai seseorang ... Apakah ia bisa mengingat kekurangan-kekurangannya sendiri pada saat nafsu hendak memiliki itu telah menguasai dirinya? Orang lupa pada kesanggupannya. .... Nafsu mengalahkan segalanya." (hlm. 43)

Marina Zala
** Books 92 - 2017 **

Buku ini untuk menyelesaikan Tsundoku Books Challenge 2017

3,3 dari 5 bintang!


Pertama kali saya berkenalan dengan Hamsad Rangkuti ketika melihat judul karya beliau yang berjudul Maukah Kau Menghapus Bekas Bibirnya di Bibirku dengan Bibirmu? haha dan saya belum kesampaian membaca bukunya hingga pada akhirnya saya berakhir dengan karya ini

Semua cerpen didalam ini tidak jauh-jauh dari isu sosial politik saat ini. ada juga cerita ketamakan yang menguasai hati manusia, perseling
...more
Septian Hung
Nov 30, 2016 rated it liked it  ·  review of another edition
Shelves: fiksi
Sebetulnya saya suka dengan kontennya, karena banyak mengangkat isu-isu sosial yang memang nyata saya lihat di sekitar saya. Tapi sayang, tata bahasanya kurang apik, sehingga terkadang kurang enak dibaca dan kurang "smooth". Mungkin karena buku ini buku lama, sehingga EYD dan remeh-temehnya belum terlalu diperhatikan. Alangkah baiknya bila konten yang menarik dikemas dengan tata bahasa yang juga apik.
Wardah
Oct 31, 2016 rated it liked it  ·  review of another edition
Wanita Muda di Sebuah Hotel Mewah adalah kumpulan cerpen karya Hamsad Rangkuti yang berisi 15 karya. Kumcer ini dibagi menjadi dua bagian (atau disebut belahan dalam buku ini). Belahan Pertama berisi 9 karya, sedang Belahan Kedua terdiri dari 6 karya dan 1 esai Seno Gumira Ajidarma.

Yang paling terasa dari cerpen-cerpen Hamsad Rangkuti adalah kemiskinan. Ada berbagai macam kemiskinan yang dituliskan dalam Wanita Muda di Sebuah Hotel Mewah oleh Hamsad Rangkuti. Ada perampok, gelandangan, orang pin
...more
Wicak Hidayat
Jul 31, 2007 rated it liked it
Shelves: onthe
I went to school (junior high) just by Hamsad Rangkuti's house. Hiw wife, if i remember correctly, has a kiosk/warung on the side of the house and sometimes i bought drinks from there. But i didn't know about him, or his works, until i was in High School. After my mother died Hamsad offered to write a story (perhaps a novel?) about her life, but after several discussion my father abandoned this idea due to Hamsad's inclination to write about the family feud. Who can bale the writer for finding t ...more
Sanya
Nov 07, 2017 rated it really liked it  ·  review of another edition
Seorang dosen pernah berkata bahwa bahwa: sastrawan Malaysia dijamin kesejahteraannya oleh pemerintah. Diam-diam aku juga mengharapkan hal yang sama berlaku di sini. Atau setidaknya, dilindungi-lah haknya.

Baru membuka bungkus plastik kumpulan cerpen ini berbulan-bulan selepas membelinya (atau malah setahun ya?). Jarang mendengar namanya membuatku mengabaikannya, juga ketika aku mendengar berita tentang seorang sastrawan Indonesia yang terbaring sakit. Baru kuketahui setelah membaca kumcer ini b
...more
Shanti
Nov 05, 2012 rated it really liked it
kata pengantar yang dibuat oleh sapardi djoko damono membuatku tertarik untuk segera membaca buku ini. dan ternyata aku tak salah... buku ini memang menarik.
cerpen pertamanya yang berjudul perbuatan sadis awalnya masih belum terlalu menarik perhatianku. namun ketika sampai pada paragraf "sesekali kita harus mengejek kemisknan itu!....."(p 6) membuatku terhenyak dan berkata.. orang ini jujur mengungkapkan pikirannya. cerita-cerita lain juga sangat menarik. salah satunya adalah cerpen karjan dan k
...more
Arintya Widodo
Aug 27, 2016 rated it really liked it  ·  review of another edition
Hampir semua cerpen yang ada pada kumcer tersebut pernah diterbitkan di media cetak seperti Kompas, Kartini dan Horison pada masanya. Tidak berlebihan memang jika saya ingin mengucapkan terima kasih untuk Senja yang sudah mempublikasikan kembali karya-karya yang menggambarkan kere dengan apa adanya ini. Paling tidak, saya tidak perlu susah-susah menggali koran Kompas atau Majalah Kartini pada tahun 80-90an. Hore!

Cerpen-cerpen karya Rangkuti mempunyai ciri khas yang terkadang membuat saya geleng
...more
Nabila Budayana
Sep 02, 2012 rated it liked it
Shelves: kumpulan-cerpen
Di awal-awal, sempat merasa cerpen-cerpen ini terlalu 'ganas' untuk saya. Mungkin karena saya yang baru pertama kali membaca karya Hamsad Rangkuti, dan merasa tema dan gaya penceritaannya sangat 'keras' mengkritik masalah sosial (mungkin juga karena saya lebih familiar dan sering kali berekspektasi sama seperti fiksi berbunga Sanie B Kuncoro) :). Namun, saya dikejutkan dengan kisah "Di Atas Kereta Rel Listrik", dan langsung naksir berat dengan kisah yang satu ini. Karena saya pikir hingga akhir, ...more
Heni Indriana
Sep 21, 2016 rated it it was amazing  ·  review of another edition
Pak hamsad ini realis banget ya. Baca buku ini kayak jalanin hari ke hari aja gitu. Padat dan menohok. Kayaknya udah jarang deh penulis-penulis yang bisa dengan detail mengabarkan pada kita apa yang sedang terjadi pada negara hari ini (yang tentu memprihatinkan) lalu dimasukkan kedalam satu karya sastra yang indah.
Duwi Ismayanti
cerpen ini bagus
Josephine Cynthia
Jan 27, 2016 rated it really liked it
ada beberapa cerpen yang gak ngerti artinya, tapi keren banget sih cerpennya! wekekeke
Ismailia
Favoritku:
- Sampah Bulan Desember
- Cerita Awal Tahun
- Malam Tahun Baru di Sebuah Taman
- Suara-Suara
- Di Atas Kereta Rel Listrik
- Sukri Membawa Pisau Belati
Nile Nirvana
Aug 01, 2016 rated it it was amazing
Ini kali pertama saya membaca karya Hamsad Rangkuti. Seorang penulis legend yang saya sendiri mungkin tidak akan pernah mengenalnya jika tidak membeli buku ini
Teguh Affandi
Jul 31, 2013 rated it really liked it
Maestro realis Indonesia, selalu bikin merinding
Selvy
rated it did not like it
Jul 29, 2013
Surya Gemilang
rated it it was amazing
May 20, 2016
Muhammad Rosyihan Hendrawan
rated it it was amazing
Jul 12, 2010
Regina
Apr 14, 2017 rated it liked it  ·  review of another edition
Saya selesaikan membaca buku ini dalam waktu kurang dari 1 jam, sungguh rekor.
"Wanita Muda di Sebuah Hotel Mewah" karya Hamsad Rangkuti, berisikan 15 cerpen yang sarat akan masalah-masalah sosial di Indonesia, kebanyakan menceritakan kemiskinan dan apa yang orang-orang sampai lakukan karena kemiskinan tersebut, sampai-sampai mereka tidak bisa membedakan lagi mana yang baik dan mana yang buruk. Sungguh miris isi cerita2 di buku ini, apalagi beberapa cerpen pertama. Miris, tapi memang begitulah ad
...more
Resla Aknaita
rated it it was ok
Dec 15, 2014
Sarah Aulia
rated it it was amazing
May 29, 2016
Sulikah
rated it really liked it
Nov 28, 2013
Ayu
rated it it was amazing
Jan 05, 2011
Rama_sensey
rated it liked it
Apr 02, 2013
SuEff Idris
rated it it was amazing
Feb 12, 2015
Fan
rated it really liked it
Apr 03, 2008
Ahmad
rated it liked it
Apr 08, 2008
bungabungakecil
rated it it was ok
Apr 03, 2009
« previous 1 3 4 5 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
  • Kuda Terbang Maria Pinto
  • Tegak Lurus Dengan Langit
  • Dunia Sukab: Sejumlah Cerita
  • Cerita dari Blora
  • Laki-laki Lain dalam Secarik Surat
  • Murjangkung: Cinta yang Dungu dan Hantu-hantu
  • Seekor Bebek yang Mati di Pinggir Kali: kumpulan cerpen
  • Bertanya Kerbau pada Pedati: Kumpulan Cerpen
  • Nyanyian Akar Rumput: Kumpulan Lengkap Puisi
  • Dari Penjara Ke Penjara Bagian Dua
  • Kemilau Cahaya dan Perempuan Buta
  • Ikan-ikan Hiu, Ido, Homa
642719
Cerpen-cerpennya dimuat dalam berbagai harian dan majalah dalam dan luar negeri. Beberapa cerita pendeknya diterjemahkan dalam bahas Inggris dan Jerman.

Kumpulan cerpennya yang telah terbit adalah Lukisan Perkawinan (1982), Cemara (1982), Sampah Bulan Desember (2000) dan Bibir dalam Pispot (2003).

Novel pertamanya Ketika Lampu Berwarna Merah merupakan pemenang sayembara penulisan roman Dewan Kesenia
...more
More about Hamsad Rangkuti...