Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Manusia Setengah Salmon” as Want to Read:
Manusia Setengah Salmon
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Manusia Setengah Salmon

by
3.7  ·  Rating details ·  4,341 Ratings  ·  327 Reviews
Nyokap memandangi penjuru kamar gue. Dia diam sebentar, tersenyum, lalu bertanya, ‘Kamu takut ya? Makanya belom tidur?’
‘Enggak, kenapa harus takut?’
‘Ya, siapa tahu rumah baru ini ada hantunya, hiiiiii...,’ kata Nyokap, mencoba menakut-nakuti.
‘Enggak takut, Ma,’ jawab gue.
‘Kikkikikiki.’ Nyokap mencoba menirukan suara kuntilanak, yang malah terdengar seperti ABG kebanyakan n
...more
Paperback, 272 pages
Published December 24th 2011 by GagasMedia
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.
This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

(showing 1-30)
filter  |  sort: default (?)  |  Rating Details
Lerisa
Jun 26, 2012 rated it it was ok
Kok rasanya agak garing, ya??
Sori, bukan maksud ngkritik yang jelek jelek sih. Cuman saya ngerasa kalau Raditya Dika ini menulisnya seakan 'dipaksakan'.
Awalnya sih saya ketawa ngakak. Tapi lama kelamaan mulaut saya gak nyengir sama sekali. Cuman baca aja, dan nyatanya saya gak merasa terkesan.

Saya minjem novel ini dari temen saya. Kata temen saya novel Raditya Dika yang ini bagus dan curcol. Setelah menimang nimang membaca novel ini atau tidak. Karena tergoda dengan sampul Gagas yang keren (lag
...more
winda
Mar 01, 2012 rated it liked it
Shelves: book-borrowing
..setiap tahunnya ikan salmon akan bermigrasi, melawan arus, berkilometer jauhnya hanya untuk bertelur....


..Di tengah berenang, banyak yang mati kelelahan. Banyak juga yang menjadi santapan beruang yang nunggu di daerah-daerah danngkal. Namun salmon-salmon ini tetap pergi, tetap pindah, apapun yang terjadi.


..Salmon mengingatkan gue kembali, bahwa esensis kita menjadi makhluk hidup adalah pindah. Dimulai dari kecil, kita pindah dari rahim ibu kita ke dunia nyata. Lalu kita pindah sekolah, lalu
...more
Hairi
Apr 23, 2012 rated it liked it
Ini buku Raditya Dika yang pertama saya baca. Walau dulu pernah begitu tertarik dengan yang namanya Marmut Merah Jambu, tapi sy tak berhasil menemukan buku itu sehingga urung membelinya. Maka... Jadilah Manusia Setengah Salmon adalah buku Raditya Dika yang pertama.

Sempat begitu tertarik dengan buku ini ketika membaca satu resensi di mana di situ dikatakan kalau buku Radit yang satu ini beda dengan buku2nya terdahulu. Katanya di sini si radit jadi lebih dewasa gitu.... Dan ada pemikiran2 bijak ya
...more
Arief Luqman
Dec 28, 2012 rated it really liked it
What a great book!sukses membuat imajinasi kita bermain-main. Langsung saya mulai.
Bagaimana rasanya ditinggalkan oleh orang yang kita cintai? Sedih, marah, atau kecewa? Beragam jawaban yang kita dapat, nampaknya belum cukup untuk menggambarkan isi hati seseorang. Tapi, pernahkah kita berpikir bahwa sebenarnya dibalik semua kekecewaan yang kita dapatkan, ada satu celah yang bila dirasakan secara lebih mendalam, akan menimbulkan sensasi humor yang luar biasa menghibur? Nah, Manusia Setengah Salmo
...more
Ainna Hutami
Apr 17, 2013 rated it it was amazing
Resensi Novel Manusia Setengah Salmon
Judul : Manusia Setengah Salmon
Penulis : Raditya Dika
Penerbit : Gagas Media
Tebal : 264 halaman
Tahun Terbit : 2011

Setiap orang akan mengalami perpindahan didalam hidupnya, baik disadari ataupun tidak disadari. Manusia Setengah Salmon buku ke enam dari penulis komedi nomor satu di negri ini, yaitu Raditya Dika. Dalam buku ini terdapat 18 bab yang menceritakan makna sebuah kata ‘pindah’. Pindah rumah, pindah pekerjaan, pindah status dan pindah hati. Di bab terka
...more
Reza Irfansyah
Jan 27, 2013 rated it liked it
Hari demi hari berbagai perubahan terjadi. Kumis mulai tumbuh, jerawat menyebar, Pindah rumah, melanjutkan sekolah ke tahap yang lebih tinggi, bahkan pindah ke lain hati. Hal-hal tersebut yang coba diceritakan oleh Raditya Dika dalam bukunya Manusia Setengah Salmon.

Esensi hidup menurut Dika adalah pindah. Ya, pindah alias bergerak dari satu tempat ke tempat lain. Bisa pindah ke rumah baru, maupun ke hati yang baru. Seperti tertulis dalam bab berjudul sepotong hati di dalam sekardus cokelat. Kon
...more
Amelia Handoko
Cukup berat hati sih harus bilang kalo ini buku sebenernya ga lucu2 amat. Bukan jayus, tp ga lucu. Ga terlalu bnyk isi yg ngolor ngidul kaya buku sebelomnya, yang notabene bs bikin gua ngakak gila2an sampe diliatin orang. Ato entah sih, emg udah ga gtu into comedy genre sih gua sendiri, dan emg buku Raditya Dika sejak MMJ udah ga terlalu ngocol gimana, lbh dewasa dan ada isinya.

Bisa dibilang sih, gua yg (sebenernya) berharap bs ngakak karena bukunya radith cukup kecewa, habis ga entertaining yg
...more
Ayu Larasati
Jan 23, 2013 rated it really liked it
// HAL-HAL YANG TIDAK SEHARUSNYA DIPIKIRKAN TAPI ENTAH KENAPA KEPIKIRAN//

'Jika saya memasukkan Kalpanax ke dalam sup jamur, apakah sup tersebut akan lenyap?'

'Pasangan yang sempurna adalah yang bisa ditelpon kapan pun, disuruh ke rumah kapan pun, dan mencoba memenuhi keinginan kita. Maka, pasangan yang sempurna adalah mas-mas mekdi'

'Jika kamu mencintai seseorang, maka bebaskanlah dia, kecuali dia sedang di penjara.'

// SERUPA TAPI EMANG BEDA //

'Pacaran: beli baju sama pacarnya. LDR: dikirimi
...more
Chaira
Aug 29, 2012 rated it really liked it
Dan seperti biasa, Raditya Dika selalu bisa membuat saya tertawa. Meskipun kali ini terasa lebih 'sopan' dan lebih banyak pesan moralnya, tapi tetap saja mampu menjadikan saya sejenak lupa pada hal-hal yang bikin lara.

""Ketika gue melangkah keluar dari museum seni di Belgia, gue berpikir ulang tentang konsep mandiri. Seharusnya, semakin tua umur kita, kita TIDAK semakin ingin mandiri dari orangtua kita.
Sebaliknya, semakin bertambah umur kita, semakin kita DEKAT dengan orangtua kita.
Kita nggak m
...more
Mery
Jan 15, 2012 rated it liked it
Sebenernya ga kepengen baca ini. Walaupun entah kenapa aku beli bukunya. Cover bukunya juga "enggak banget" buat dilihatin. =.=

Alasan yang memaksaku baca buku ini adalah : adik bungsuku.
Bukan karena dia berubah jadi marketing pribadi dika dan nyuruh-nyuruh aku baca buku ini. Tapi justru karena dia mau baca, jadi aku baca duluan deh.
Ini biasanya emang aku lakuin kalau dia tiba-tiba kepingin baca buku yang ada di rakku dan belum kubaca. Kayak beberapa komik indonesia yang isinya kadang suka nyele
...more
Fiza M.
Jul 14, 2012 rated it liked it
Okay. Tidak bosan. Menyenangkan. Tapi, tidak boleh lawan Marmut Merah Jambu.
Dita  Hersiyanti
Dec 26, 2011 rated it really liked it
Shelves: comedy, love
Aku baru beli buku ini tadi sore (lah terus kenapa :P)

Dan aku sangat menyukainya!

Dengan gaya khas Bang Dika yang konyol, terkadang suka menjelek-jelekkan diri sendiri dengan gayanya yang nyeleneh tapi asik, buku ini sukses membuatku tersenyum-senyum sendiri, namun ada beberapa bab yang bikin aku terharu, galau, sampe aku berpikir "Ini aku banget, nih...". Bahkan, ada kata-kata "penggalauan" di buku ini yang memang pas dengan apa yang aku alami sekarang ini.

(view spoiler)
...more
B-zee
Dec 01, 2012 rated it liked it
Shelves: non-fiction
Dipinjamkan oleh seorang teman dari jauh. Untuk obat stress katanya.

Ini adalah buku kedua Raditya Dika yang kubaca, setelah Marmut Merah Jambu. Entah karena mind set saya yang sudah berubah, atau memang buku ini lebih sulit dinikmati. Tetap dengan gaya penulis yang apa adanya, dengan celetukan-celetukan lucu, dan di beberapa bagian saya bisa tertawa. Namun, beberapa kali pula saya temukan bagian yang 'terlalu dibuat bijaksana', mungkin karena penulis kurang piawai untuk menjadi bijak (peace!), h
...more
Sg Wahono
Mar 30, 2012 rated it really liked it
Manusia Setengah Salmon adalah buku pertama Raditya Dika yang saya baca. Meski sudah familiar dengan penulis satu ini sejak Kambing Jantan booming beberapa tahun lalu, baru sekaranglah saya membaca karyanya.

Gaya tulisannya yang ringan,sesuai umurnya, lebay nan galau.. Kocak abis.. Karyanya kali ini cocok bagi kami para galau-ers yang lagi mencoba untuk move on. Mungkin, dia juga mengalami galau berkepanjangan setelah beberapa saat lalu sempat gagal menjalin kisah cinta dengan penyanyi muda yang
...more
Biondy
Raditya Dika is back! However, he doesn't come back with a vengeance. Buku "Manusia Setengah Salmon"nya kali ini terasa lebih berat (baca: kurang lucu) dari buku-buku sebelumnya. Entah apakah ini faktor usia Radit yang sudah tidak muda lagi sehingga pemikirannya menjadi lebih serius (baca:galau), ataukah kesibukannya yang membuatnya kurang waktu menulis sehingga hasil tulisannya kurang semenggigit biasanya. Entahlah.

Isi bukunya sendiri cukup naik turun. Ada cerita yang menarik, seperti "Jomblon
...more
Rigo Tahapary
Mar 26, 2013 rated it liked it
Buku pertama dari bang Radit yang gue baca (dan beli). Iya, gue tau itu udah telat sangat. Soalnya ekspektasi gue rendah banget buat buku-bukunya bang Radit semenjak gue nonton (iya, nonton) Kambing Jantan The Movie, yang sama sekali nggak seru (yeah, opini pribadi).
Lantas semenjak gue sadar kalo buku dan film adalah dua entitas yang jelas berbeda, gue kasih kesempatan buat bukunya bang Radit buat gue beli.
Nggak sadar, tiba-tiba koleksi buku Bang Radit (yang non-komik) di lemari gue udah nyaris
...more
Haris Firmansyah
Jul 05, 2015 rated it really liked it
Mulai dewasa, makin sok bijak. Dan entah kenapa, saya kangen dengan komedi tanpa hati-nya Raditya Dika. Lebih puas ketawanya ketika dia sadis dalam berkomedi kayak di Babi Ngesot dan Kambing Jantan.
Rezza Dwi
Nov 25, 2016 rated it really liked it
Re-read. Cerita pembuka yang tentang kebiasaan bokap kentut di pagi hari itu rasanya sesuatu sekali. Paling inget cerita yang itu, tapi baca ulang pun tetep ketawa. Absurd tapi dibikin berfilosofi(?)
Sulis Peri Hutan
Jul 17, 2012 rated it liked it
Shelves: pinjem
read more: http://www.kubikelromance.com/2012/07...

Lumayan lama juga nggak baca tulisannya Raditya Dika baik buku ataupun blognya, kemaren sempet ngintip sebentar blognya dan menemukan tulisan yang cukup memotivasi, bulan puasa buat dia adalah bulan yang produktif buat nulis, dan saya ingin mengikuti jejaknya, hahaha. Kebetulan banyak sekali buku yang belum saya review karena ngebut baca, hampir 30an buku yang belum saya review dan cukup bingung mau memulai yang mana, maka dari itu saya mengikut
...more
Reyhan Ismail
May 07, 2017 rated it really liked it
Shelves: comedy
Buku kedua Raditya Dika yang habis saya baca setelah Kambing Jantan. Perbedaaannya adalah buku Manusia Setengah Salmon ini lebih rapi dan setiap kelucuan-kelucuan didalamnya sudah mulai terstruktur. Ada beberapa bit-bit Raditya Dika yang pernah di bawakannya dalam Stand Up Comedi masuk dalam buku ini, salah satunya tentang pelayan yang terlalu baik hati.

Buku ini dibagi 20 bab (sudah termasuk prakata) dan beberapa bab yang paling lucu menurut saya adalah Bakar Saja Keteknya, Lebih Baik Sakit Hati
...more
Viona
Feb 27, 2015 rated it liked it
Jadi, ya. Aku nggak pernah membaca buku karya Raditya Dika sekalipun sebelumnya. Mungkin ini terdengar aneh, meingat bahwa Dika merupakan penulis Non-Fiksi yang paling terkenal di Indonesia, novelnya pun sudah dijadikan Film berkali-kali.

Dan yah… disaat semua orang sibuk pre-order dan berlomba-lomba mereview Koala Kumal-nya Raditya Dika, aku malah nge-stuck pada Manusia Setengah Salmon ini.

Pada awalnya, aku nggak pernah niat untuk ngebaca buku-buku komedi ya (bukan tidak suka yang bergenre komed
...more
Dheril Sofia
Jan 30, 2012 rated it liked it
Shelves: borrowings
Manusia Setengah Salmon: Book Review
Judul Buku: Manusia Setengah Salmon
Penulis: Raditya Dika
Penerbit: GagasMedia
Halaman: 264 hlm

Pertama, aku gak nyangka kalau akhirnya bisa baca buku ini karena awalnya aku gak pede lihat sampulnya. Sumpah bikin takut! Nah, tapi karena seorang temen yang demen banget sama Raditya, dia sama aku tukeran buku. Pas lihat sampulnya aja, bener kata bang Raditya Dika...bikin mau muntah. Well, akhirnya dua hari selesai baca buku ini dengan kesimpulan bahwa Manusia Seteng
...more
Ochie Fauzie
Satu lagi karya Raditya Dika yang begitu polos, meluncur dengan apa adanya tanpa melepas esensi humor yang dibalut dengan literatur personal sang penulis.

Saya menyadari kali ini buku Raditya Dika sedikit berbeda dengan buku-bukuya yang sebelumnya. Manusia Setengah Salmon bukan hanya novel komedi saja dan penuh dengan candaan humor yang tidak bermakna, tapi buku ini menghadirkan unsur sosial yang dibalut dengan serangkaian kejadian-kejadian lucu. Buku ini mengajarkan begitu banyak hal yang bisa k
...more
Desty
Jan 11, 2012 rated it it was ok
Manusia Setengah Salmon adalah kumpulan tulisan dari Raditya Dika yang ke-enam setelah Kambing Jantan, Cinta Brontosaurus, Radikus Makankakus, Babi Ngesot dan Marmut Merah Jambu. Gaya bercerita komedi berdasarkan pengalaman sehari-hari yang sama juga dilakukan oleh Raditya Dika di buku ini. Kali ini, disamping cerita agak panjang yang ditulisnya, ada juga beberapa artikel kumpulan kicauannya di twitter.

Kali ini tema besar yang diusung dalam buku Manusia Setengah Salmon adalah tentang perpindahan
...more
Wit Wit
Dec 03, 2015 rated it liked it
Ada satu hal yang membuat buku ini nampak berbeda dari buku-buku sebelumnya. Manusia Setengah Salmon bukan hanya sekedar novel komedi belaka. Bukan hanya kumpulan kalimat candaan yang tidak bermakna. Buku ini menonjolkan unsur kehidupan sosial dalam balutan humor. Menceritakan tentang berbagai macam hal menyedihkan yang sebenarnya ada celah dan pelajaran yang bisa kita ambil dari hal-hal tersebut.
Salah satu bagian yang menjadi primadona adalah ketika Raditya Dika mencoba menceritakan tentang keg
...more
Tommy Adhyasa
Feb 27, 2012 rated it liked it
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here.
Dani Noviandi
Jun 19, 2012 rated it really liked it
Apa hubungannya Manusia Setengah Salmon dengan Manusia Setengah Dewa? Mungkinkah Raditya Dika terinspirasi oleh Iwan Fals?

Banyak yang bilang buku ini garing, kurang suka, bahkan tidak suka sama buku ini. Bahkan ada juga yang sama sekali gak ketawa baca buku ini. Eh, tapi gw kok ngakak-ngakak aja ya? Apa gw terlalu mainstream? Hehehe...

Buku kedua dari Radit yang gw baca, sebelumnya pernah baca yang Kambing Jantan sekitar 7-8 tahun yang lalu. Dulu itu terlalu vulgar, dan Radit nulisnya masih agak
...more
Muhammad Irfan
Apr 18, 2013 rated it liked it
Shelves: humor, 2013, memoar
Dua tahun lamanya aku tidak membaca Karya Raditya Dika, sekarang baru menjamahnya kembali, dan ini pun boleh pinjaman dari teman. Buku Raditya Dika disini beda dengan yang waktu itu pernah saya baca yang berjudul Babi Ngesot dan Kambing Jantan; Pertema berbeda dari ruang lingkup dan waktu yang diceritakannya lumayan jauh dari buku pertama, disini ia sudah dewasa. Kedua , meski tetap mempertahankan ketidaksopanan dalam bukunya, tetapi inilah buku tersopan yang ia terbitkan. *IMHO*

Buku yang covern
...more
Dion Yulianto
Aug 31, 2014 rated it liked it
Walaupun sering melihat penulisnya (di TV), saya baru sekali ini membaca buku-buku Raditya Dika. Selain karena masalah perbedaan usia (#uhuk, iya isi bukunya berasa remaja-sma-mahasiswa bangets) sehingga beberapa materinya agak garing, juga karena harganya yang mahal (ya penerbit ini jarang diskonan sih ya #eh). Akhirnya, pecah telor juga dengan membaca buku ini karena nemu di Shopping Center, Jogja seharga 10rb saja *dikeplak rame-rame).

Awalnya, saya menganggap tulisan Dika terlalu galau dan al
...more
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
  • Benabook
  • Kastil Es dan Air Mancur yang Berdansa
  • Morning Light
  • I For You
  • With You (Sehari Bersamamu)
  • Draf 1: Taktik Menulis Fiksi Pertamamu
  • Montase
  • DreamCatcher
  • Fly to the Sky
  • Pintu Harmonika
  • 1000 Musim Mengejar Bintang
  • Honey Money
  • Bangkok: The Journal
  • Kāla Kālī
  • Bule Juga Manusia: Petualangan Turis Gila di Indonesia
  • Reputation
  • Nguping Jakarta
  • Sweet Nothings
600490
Raditya Dika is an Indonesian comedy writer. His first book was a collection of his humorous blog entries, entitled Kambingjantan: Catatan Harian Pelajar Bodoh (Malegoat: Diary of a Stupid Student).

His second book chronicles his unbeliavebly jinxed love life, entitled Cinta Brontosaurus (Brontosaurus Love). Published a year following the success of his previous work. His latest books, bearing the
...more
More about Raditya Dika...

Share This Book

“Hidup penuh dengan ketidakpastian, tetapi perpindahan adalah salah satu hal yang pasti. Kalau pindah diidentikkan dengan kepergian, maka kesedihan menjadi sesuatu yang mengikutinya..... Padahal, untuk melakukan pencapaian lebih, kita tak bisa hanya bertahan di tempat yang sama. Tidak ada kehidupan lebih baik yang bisa didapatkan tanpa melakukan perpindahan.

Gue jadi berpikir, ternyata untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik, gue gak perlu menjadi manusia super. Gue hanya perlu menjadi manusia setengah salmon: berani pindah.”
82 likes
“You can't always get what you want, but, if you try, sometimes you just might find you get what you need .” 62 likes
More quotes…