Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Oeroeg” as Want to Read:
Oeroeg
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Oeroeg

3.3  ·  Rating details ·  3,149 Ratings  ·  194 Reviews
Oeroeg is de historie van een Indonesische jongen, die met het zoontje van een Nederlandse administrateur opgroeit in het Nederlands-Indië van voor de tweede wereldoorlog. Samen brengen ze hun kinder- en jeugdjaren door, howel de Nederlandse vader het zeer betreurt dat zijn zoon zo 'Indisch' opgroeit. In de jaren dat beiden het voorgezet onderwijs volgen, elk op een andere ...more
Mass Market Paperback, Salamander; 29th edition, 122 pages
Published 1991 by Querido (first published 1948)
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Oeroeg, please sign up.

Be the first to ask a question about Oeroeg

Community Reviews

(showing 1-30)
Rating details
Sort: Default
|
Filter
e.c.h.a
Apakah sudah terlambat? Apakah aku selamanya akan jadi orang asing di tanah kelahiranku, di bumi yang tak ingin aku tinggalkan?

Apa arti dari tanah kelahiran? Itu yang jadi pertanyaan di benak saya setelah membaca kisah ini. Sama kah tanah kelahiran dengan status kewarganegaraan?

Dimana tokoh "Aku" merasa Hindia adalah tanah kelahiran, tanah yang Ia cintai, tanah yang membentuk dirinya, tanah yang mengajarkan banyak hal, tanah yang menciptakan suka & duka, tanah yang memberikannya kehidupan.
...more
Mery
Oct 20, 2009 rated it really liked it  ·  review of another edition
Oeroeg kawanku. Bila kukenang kembali masa kecil dan tahun-tahun remajaku, sosok Oeroeg langsung muncul dalam benakku.

Kalimat pertama ini begitu menusukku... Karena setelah sehari aku membaca beberapa halaman dari buku ini, salah satu sahabat kecilku meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan tragis...



Kini aku tak pernah bisa menghirup bau vanilla tanpa teringat gambaran itu...

Lagi-lagi kalimat itu mencekatku... kembali aku teringat sahabat kecilku, yang bahkan tak pernah kujumpai lagi semenjak Sek
...more
Leli
ALUR
mengalir...
romantis, cara bercerita haasse seputar persahabatan masa kanak2 di pedalaman pegunungan priangan... malah seperti dongeng di buku anak2, polos :D.

TEMA
disampaikan dengan lugas oleh gerard, si penjelajah sekaligus tutor si tokoh "aku":
"macan kumbang berbeda dari monyet,
tapi apakah yang satu lebih rendah dari yang lain?
bagimu ini pertanyaan bodoh, dan kau benar.
pertanyaan ini tetap sama bodohnya bila menyangkut manusia."


tema perbedaan sosial sangat familiar untuk haasse yang mem
...more
Ernest Junius
The story is not the strong point of the book: the characters are of nothing special; the plot is mundane at best and the ending is typical classic. However what I able to get from the book is the author's impressive eye for details and insight. The strongest point of the book is also the author's ability to conjure vivid images about the environment, which in this case is Sukabumi, the place where my mother lived in her childhood and also where she grew and where we go whenever there are family ...more
Nick Boshuijer
Nick Boshuijer, V5a
Boek: Oeroeg
Schrijver: Hella S. Haasse
Perspectief: Ik-persoon

Tweet:
Twitter goes jaren 40! Leven in een plantersfamilie in Nederlands Indië is geen aanrader voor jullie toekomstigen...

Tweet:
Eindelijk actie! Vanavond bezoek aan Telaga Hideung (zwarte meer), kan niet wachten.

Tweet:
Bijna verdronken in het meer. Helaas is Depoh niet meer onder ons. Heeft zich opgeofferd, wat een verdriet.

Tweet:
In al het drama een nieuwe vriend ontmoet: Oeroeg. Zoon van Depoh. Gaat mee naar de Inlan
...more
Aveline Agrippina
May 21, 2010 rated it really liked it  ·  review of another edition
Shelves: sastra, novel
Oeroeg adalah karya sastra yang menceritakan tentang Indonesia, tetapi diasingkan sendiri di mana seharusnya dia lebih berjaya. Penulisnya sendiri pun bukanlah orang Indonesia tetapi lahir di Indonesia. Hella S. Haasse membangun karakter Oeroeg sebagai jiwa yang kuat atas rasa cinta tanah air.

60 tahun setelah buku ini terbit di Belanda -asal Hella S. Haasse- barulah buku ini berhasil keluar di Indonesia. Sambutannya tidaklah meriah. Mungkin orang Indonesia masa kini sudah malas membaca sejarah s
...more
Nathalie
Jan 02, 2013 rated it really liked it  ·  review of another edition
Shelves: classics, 2013
This was Hella Haasse’s debut and nowadays she is regarded as the Grand Old Lady of Dutch Literature. And rightly so.

Oeroeg – an undisputed classic of Dutch language literature – tells the story of a, perhaps naive, Dutch narrator who looks back on his friendship with a boy called Oeroeg. Both boys were born and raised in the Dutch East Indies. While the narrator is the son of a Dutch chief of a tea plantation, Oeroeg is the son of the local maid of the narrator’s household and his father works
...more
Annet
Dec 29, 2008 rated it really liked it  ·  review of another edition
Beautiful book. I read it years ago for my Dutch literature class and now this is my first try on an audio book. I remember the book, small and blue, well read and worn, maybe my sister still owns it. But the audio version is special too. Beautiful, including music, instruments, wilderness sounds, various voices... A short story. Especially the beautiful language and obversations of the surroundings by Hella Haasse are magical. I changed three stars to four stars (it's also different when you do ...more
Ayu Palar
Jan 01, 2010 rated it liked it  ·  review of another edition
Recommends it for: Sherien
Persahabatan dengan perbedaan ras, agama dan ideologi berbeda adalah suatu tema yang selalu saya gemari. Oleh sebab itu, saya tertarik dengan novel Oeroeg ini. Apalagi sebelumnya saya sudah menonton film-nya dan seingat saya, film itu cukup memuaskan.

Membaca Oeroeg seperti mendengarkan seorang kakek tua yang sedang bercerita mengenai masa mudanya, ditemani oleh secangkir teh. Kakek itu bercerita dengan sangat tenang. Terlalu tenang malah, sehingga mungkin terkadang kita sebagai pendengar mengua
...more
Persephone Abbott
Apr 26, 2012 rated it really liked it  ·  review of another edition
I was surprised to find it really comforting to open a book in Dutch and read very good storytelling. By this statement I want to say that I rarely read books in Dutch. I should read more literature in Dutch. After all I've lived in Holland twenty years now and I just discovered Hasse's writing is excellent and there are certainly more Dutch writers I should take the effort to discover. The problem I feel is I get turned off by journalism through the Dutch newspapers that I often read compulsive ...more
Pandasurya
deskripsinya kuat..terutama pemandangan alam di Priangan
jadi berasa melihat dan merasakan langsung suasana alam itu
penggambaran sosok karakter tokoh2nya juga kuat..
penggambaran suasana hati, pikiran, gerak-gerik tokohnya bagus

ceritanya kereen..
bikin termenung..termenung..

speechless..

jadi pengen nonton lagi pelemnyah..
Justpassingby
A classic on the compulsory reading list of many Dutch and Belgian schools, Oeroeg shares its Dutch-Indian colonial theme with that other classic from 68 years earlier, Max Havelaar. The latter was published briefly after the Dutch government had started to force local farmers to move from rice to coffee production. This novel, on the other hand, appeared in 1948 against the background of an Indonesia that had declared its independence 3 years before while it would take the colonizer another yea ...more
Teguh Affandi
Seharusnya saya baca ini dahulu baru ke Sang Juragan Teh. Tapi Hella S Haasse memang sedang mengurai kenangan akan Hindia Belanda.
Novel tipis ini sejatinya semacam memoar kenangan akan persahabatan dengan Oeroeg. Dan karena dua status yang berbeda inilah, aku dan Oeroeg semacam saling mengisi hingga di titik tertentu keduanya saling ingin menjadi kawannya. Oeroeg terutama yang sedang kita soroti ingin menjadi seperti anak Belanda. Kalau saya jadi Oeroeg pun akan seperti itu, karena pasti ingin b
...more
Ine
Oct 04, 2017 rated it liked it  ·  review of another edition
Hele mooie tegenstellingen in verband met het 'ik' en 'het vreemde' die langzaam maar zeker worden duidelijk gemaakt en opgebouwd.

Nika
Oct 25, 2016 rated it really liked it  ·  review of another edition
Shelves: read-2016
„Der schwarze See“ von Hella S. Haasse (Lilienfeld Verlag) ist die Geschichte einer Freundschaft in den Zwanziger und Dreißiger Jahren, die von Rassentrennung und einer kolonialen Herrschaft auf Java durch die Niederländer geprägt ist. Urug und der Ich-Erzähler wachsen gemeinsam auf einer Plantage auf, der eine ist Sohn eines Arbeiters, der andere ist der Sohn des Plantagenverwalters. Trotz der gemeinsamen Jahre driften sie nach und nach auseinander, bis der Kontakt durch die inneren und äußeren ...more
Bookguide
Knap hoe gehecht je kunt worden aan een paar fictieve personae in zo'n kort boek als dit. Op de oppervlakte gaat het over een jongensvriendschap tussen de zoon van de administrateur van een theeplantage en de zoon van een van de inheemse families die daar werken. Door omstandigheden haast als broers samen opgroeiend, samen lerend, samen ontdekkend, de Europese ik-figuur realiseert zich niet dat de samenleving het onmogelijk maakt om zo door te gaan. Achteraf gezien beseft hij dat zijn Indische v ...more
Adisti
Nov 27, 2009 rated it liked it  ·  review of another edition
Buku ini menceritakan tentang seorang anak Belanda yang lahir di Sukabumi. Dia berteman akrab dengan Oeroeg, anak seorang jongos di rumahnya. Pertemanan mereka dianggap aneh oleh orang pada masa itu. Karena anak Belanda tidak biasanya berteman akrab dengan anak pribumi pada masa kolonial saat itu. Semakin mereka dewasa, mereka pun semakin sadar akan perbedaan di antara mereka.

Dari bedah buku yang gw ikuti, gw jadi tahu kalau buku terbitan tahun 1948 ini masih dibaca hingga kini oleh orang Beland
...more
Truly
Oct 05, 2009 rated it really liked it  ·  review of another edition
Dua anak lelaki berdiri bersebelahan di gerimisnya hujan. Keduanya sama-sama berusaha menurupi tubuhnya dari rintik air hujan. Yang satu memakai cara moderen, payung. Sedang yang satu memaka cara tradisional, daun pisang. Keduanya sama-sama memakai celana pendek setengah lutut, yang satu menggenakan kemeja, yang satu bertelanjang dada. Walau keduanya sama-sama anak lelaki, namun berbedaannya cukup jelas, yang satu berambut pirang, seorang sinyo. Satunya berambut hitam alias anak pribumi, inlande ...more
Marilou
Oct 24, 2017 rated it really liked it  ·  review of another edition
My book club assignment was to read a book with a color on the title. Am I glad I chose Le Lac Noir.
What a jewel of a book! Power-packed 122 pages. It's one of my best reads this year. I very highly recommend it.
Ellen
Jul 05, 2010 rated it did not like it  ·  review of another edition
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here.
Perdani Budiarti
Jan 09, 2010 rated it really liked it  ·  review of another edition
Shelves: mine, reviewed
OEROEG
Judul ini tanpa sengaja terbaca di status currently reading seorang teman. Langsung saja ingatanku melayang ke beberapa tahun lalu, entah tahun berapa aku sudah lupa, dimana saat itu ada sebuah film berjudul sama, sebuah film yang menceritakan tentang seorang anak Belanda yang berteman dengan seorang anak pribumi di masa penjajahan bangsa kolonial tersebut.

Ku teringat pula bahwa film itu dibuat berdasarkan karya sastra dari zaman lampau, entah siapa aku lupa juga. Segera saja buku ini masu
...more
Aaron (Typographical Era)
Originally published in the midst of a bloody battle for independence that was occurring between the people of Indonesia and their Dutch colonizers in the late 1940s, Hella S. Haasse’s debut novel, which somehow went over sixty years without ever being translated into the English language, immediately stirred up controversy in the Netherlands with those readers who envisioned their country as being a colonial powerhouse at the time. The story follows the unique and unexpected bond that develops ...more
Indah Threez Lestari
37 - 2014

#Program BUBU

Pertama kali dibeli dan dibaca pada bulan Oktober 2009.

======================================================

Baca buku ini sambil nungguin motor diservis di bengkel.

Pas menjelang tamat, waktu si "aku" (di film sih namanya Johan) ketemu Oeroeg yang sudah jadi pejuang kemerdekaan dan menyuruhnya "pergi, kalau tidak kutembak", montirnya negur, "Bu, ada spare-part yang harus diganti." Aku menengok dengan air mata tergenang. Kalau memang dia lihat, mungkin waktu itu mas montir
...more
Michiyo 'jia' Fujiwara
“..Perbedaan itu biasa. Setiap orang berbeda. Aku juga berbeda darimu. Tetapi lebih tinggi atau lebih rendah karena warna kulit wajahmu atau karena siapa ayahmu- itu omong kosong. Oeroeg kawanmu, kan? Kalau memang ia kawanmu- bagaimana bisa ia lebih rendah dibanding kau atau orang lain?”

Oeroeg (baca; urug) kata yang berasosiasi memakamkan, menimbun lubang atau liang yang dalam. Oeroeg adalah sebuah kenangan sang penulis buku ini pada tanah kelahirannya..sebuah kata yang tertangkap dalam alam baw
...more
Sylvia
Oct 29, 2009 rated it it was ok  ·  review of another edition
Recommended to Sylvia by: Roos
Shelves: fiction
Dua setengah bintang deh :)

Persahabatan dua anak kecil (tokoh 'aku' dan Oeroeg) yang berasal dari dua suku yang berbeda. Bukan hanya suku yang beda, tapi juga dari dua negara berbeda: yang satu penjajah, yang satu lagi pribumi yg dijajah. Awalnya semua berjalan wajar saja, namanya juga kan anak-anak ya? Anak-anak adalah makhluk paling terbuka yang bisa menerima perbedaan tanpa banyak tanya. Beda kulit, cuek. Beda bahasa, cuek. Beda warna rambut, cuek. Yang penting bisa main bareng.

Tapi begitu be
...more
Dini
Oct 26, 2009 rated it it was ok  ·  review of another edition
Recommended to Dini by: Airinprihandani
Saya lebih suka bagian awal buku ini daripada akhirnya. Kisah si aku dan Oeroeg saat masih kanak-kanak terasa lebih hidup berkat deskripsi alam dan lingkungan sekitar perkebunan teh di Pegunungan Priangan. Saat kedua tokoh mulai beranjak remaja dan dewasa sang pengarang seakan-akan menekan tombol fast forward sehingga cerita berlalu begitu cepat. Selain itu karena sudut pandang terletak pada tokoh aku, motivasi tindakan-tindakan Oeroeg menjadi kurang jelas dan pembaca dibiarkan menduga-duga. Men ...more
Liliyah
Oct 30, 2009 rated it really liked it  ·  review of another edition
Shelves: novel
Haasse membawaku jauuuh ke puncak dataran tinggi tanah Priangan di awal 1900-an. Di antara hijaunya hamparan kebun teh, di naungi langit biru dan awan putih berarak, dua anak manusia menjalin persahabatan.

'Aku' anak administrateur perkebunan dan teman pribuminya Oeroeg, bersahabat sejak dalam buaian hingga masa remaja. Masa kecil yang indah, mereka menikmatinya diantara pilar-pilar serambi rumah 'Aku', gubuk bambu 'Oeroeg', berenang di sungai, menangkap capung dan kepiting merah muda. Makan ruj
...more
Dhana P
May 24, 2010 rated it it was amazing  ·  review of another edition
Recommends it for: "belles-lettres" lovers
Si "aku", seorang pemuda Belanda, mengenang kembali tanah tempatnya lahir dan dibesarkan serta persahabatannya dengan seorang pemuda Sunda... Sebuah cerita (metafora?) tentang keresahan identitas diri dan nasionalisme.

Bukunya tipis aja. Tapi benar-benar karya sastra yang mengagumkan. Rangkaian peristiwa dijalin padat dalam bahasa yang kaya namun ringkas. Alam Priangan serta Batavia tahun 1920-an *tahunnya nebak* dideskripsikan dengan cantik... indah... sampai-sampai saya kebayang 'embun di pucuk
...more
Amber Linde
I read the Stille Kracht and Oeroeg around the same time and I must say: they really complement each other. Oeroeg is a short story about the gradual deterioration of a friendship between a boy of Dutch descent and a native boy called Oeroeg. In a way it symbolises the relation between Holland and her colony as well. While reading it, it comes across as a really personal story. That and the fact that it was only 105 pages long, it took me only a few hours to finish the story. I'm not really a bi ...more
Harun Harahap
Kisah yang panjang namun diceritakan dengan sangat pendek dan terpotong-potong ini menceritakan kisah antara 'Aku', seorang anak asli Belanda, dengan Oeroeg seorang Inlander.

Kisah itu harus berakhir saat Oeroeg telah melihat dengan jelas apa yang harus ia perjuangkan sedangkan 'Aku' masih saja bertumpu dengan keindahan masa lalu dan keluguannya yang terasa 'basi'.Kasihan sekali tokoh 'Aku', sepertinya tidak hidup, selalu mengais kehidupan dari orang lain.

pesan untuk 'Aku': tatap dunia lebih bai
...more
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 next »
topics  posts  views  last activity   
A Hella Haasse Analysis 1 3 Jun 09, 2016 11:52PM  
  • Van oude menschen, de dingen, die voorbij gaan...
  • Max Havelaar: Or the Coffee Auctions of the Dutch Trading Company
  • Kees de jongen
  • Karakter - Een hoorspel
  • De grote zaal
  • Het bittere kruid
  • Camera Obscura
  • Palmwijn
  • De Uitvreter, Titaantjes, Dichtertje, Mene Tekel
  • Nooit meer slapen
  • Terug naar Oegstgeest
  • De zwarte met het witte hart
  • Weerborstels
  • Eric in the Land of the Insects
  • Publieke Werken
  • Serenade
  • De heilige Antonio
70940
Hella S. Haasse (1918 - 2011) was born in Batavia, modern-day Jakarta. She moved to the Netherlands after secondary school. In 1945 she debuted with a collection of poems, entitled Stroomversnelling (Momentum). She made her name three years later with the novella given out to mark the Dutch Book Week, Oeroeg (The Black Lake, 1948). As with much of her work, this tale of the friendship between a Du ...more
More about Hella S. Haasse...

No trivia or quizzes yet. Add some now »

“Is Oeroeg minder dan wij' stootte ik uit. 'Is hij anders?'

'Ben je belazerd,' zei Gerard kalm, zonder de pijp uit zijn mond te nemen. 'Wie zegt dat?' Ik bracht, niet zonder moeite, mijn gewaarwoordingen van die middag onder woorden.

'Een panter is anders dan een aap,' zei Gerard, na een pauze, 'maar is een van de twee minder dan de ander? Dan vind je een idiote vraag, en je hebt gelijk. Blijf dat nou net zo idioot vinden, als het mensen betreft. Anders zijn - dat is gewoon. Iedereen is anders dan een ander. Ik ben ook anders dan jij. Maar minder of meer zijn door de kleur van je gezicht of door wat je vader is- dat is nonsens. Oeroeg is immers je vriend? Als hij zo is dat hij je vriend kan zijn- hoe kan hij dan ooit minder zijn dan jij, of een ander?”
2 likes
“Ben ik voorgoed een vreemde in het land van mijn geboorte, op de grond vanwaar ik niet verplant wil zijn?” 1 likes
More quotes…