Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Antologi Rasa” as Want to Read:
Antologi Rasa
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Antologi Rasa

by
3.75  ·  Rating details ·  5,981 ratings  ·  789 reviews
Tiga sahabat. Satu pertanyaan. What if in the person that you love, you find a best friend instead of a lover?

K e a r a

Were both just people who worry about the breaths we take, not how we breathe.
How can we be so different and feel so much alike, Rul?
Dan malam ini, tiga tahun setelah malam yang membuatku jatuh cinta, my dear, dan aku di sini terbaring menatap bintang-bint
...more
Mass Market Paperback, 328 pages
Published August 19th 2011 by Gramedia Pustaka Utama
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Antologi Rasa, please sign up.

Be the first to ask a question about Antologi Rasa

Community Reviews

Showing 1-30
3.75  · 
Rating details
 ·  5,981 ratings  ·  789 reviews


Filter
 | 
Sort order
bakanekonomama
May 31, 2014 rated it did not like it  ·  review of another edition
Shelves: indonesia, yagitudeh
Kenapa saya malas baca teenlit, chicklit, atau metropop karya penulis Indonesia? Jawabannya adalah karena saya merasa tidak bisa menghubungkan apa yang mereka alami dengan apa yang saya alami dalam kehidupan saya. Tokoh-tokoh dalam banyak novel semacam itu biasanya adalah orang-orang super kaya, dengan kehidupan hedonisme tingkat tinggi, yang tidak bisa dibayangkan oleh rakyat jelata seperti saya.

Orang-orang seperti ini hobinya pipis di Singapur, kalau saya bilang. Mereka biasa mengeluarkan uang
...more
Daniel
Ika Natassa
Antologi Rasa
Gramedia Pustaka Utama
344 pages
1.5

Homophobic, pretentious, and pompous, Antologi Rasa renders the worst qualities you've often encountered in Ika Natassa's books.

The whole situation with most of Ika Natassa's books--Antologi Rasa specifically--is like Potemkin village. Its gorgeous cover book is designed to deceive the readers to believe that its content is worth more to read than it really is. But, this is just one part of façade. Antologi Rasa is built upon intricate la
...more
ijul (yuliyono)
Aug 06, 2011 rated it really liked it
Shelves: metropop
Mengapa cinta harus serumit ini, sih??

Denise:
Aku bahagia dengan persahabatan kita, Ruly, Keara, Harris!
Ruly:
Aku akan selalu memimpikanmu untuk menjadi istriku, Denise.
Keara:
Gue musti apa untuk mendapatkan cinta lo, Ruly?
Harris:
Gue akan ngelakuin apa aja buat lo, Keara, asal lo jadi milik gue.

Wahhhh, selain menunggu terbitnya lagi novel fiksi karya Alberthiene Endah, menunggu tulisan paling anyar dari Ika Natassa adalah penantian terpanjangku sebagai penikmat lini metropop. Sejak tergila-gila pad
...more
Syadzwina
Sep 04, 2015 rated it did not like it
Shelves: donkeys
Saya memulai membaca Antologi Rasa dengan dengusan.

Ya gimana enggak, belum juga kelar 100 kata pertama (kayaknya) penulisnya udah merepet soal rekor world tour-nya Guns N Roses, sinopsis singkat film The Time Machine, dan trivia-trivia sejarah lainnya yang namedrop berbagai tokoh penting dunia mulai dari Marco Polo, Napoleon Bonaparte, sampai Forrest Gump (semuanya di satu halaman. Kalo ga percaya, cek halaman 14 Antologi Rasa cetakan baru. FYI ceritanya baru mulai di halaman 13). Sebuah strateg
...more
Tiara D. A. Purnomo
Jan 21, 2017 rated it did not like it
UNTUNG ya, baca buku ini hasil minjem.
UNTUNG juga bagi yang punya buku, karena aku masih cukup waras (setelah semua yang aku baca) dan nggak ngebakar bukunya.

Jadi ya, karakter Keara ini, impossible banget. Nggak paham aku.
Dia masihlah karakter yang sama dari buku-buku lain Ika Natassa. Cantik, HOT nya saingan sama Megan Fox, pinter, berprofesi bankir dengan gaji super gede yang bisa muasin ego wanita manapun untuk berbelanja barang branded (tapi masih aja ngeluh merasa diperbudak! Ya namanya jug
...more
Aqmarina Andira
Nov 03, 2012 rated it did not like it
I love the cover. But not a fan of the content. It's a big city self-centered girl's life. And truth is, I don't care about it.
OceMei Belikova♥
Aug 25, 2011 rated it really liked it
Ketika tahu Antologi Rasa bakal segera diterbitkan, I was super excited. Why? Coz I'm a big fan of Ika Natassa. Suka banget dengan gaya menulisnya yang beda dari para penulis Indonesia lainnya.
Jadi gak salah kan kalau aku begitu merindukan tulisannya? (sebenarnya aku lebih merindukan Beno sih mwahahaha. Beno itu karakter di Divortiare divortiare by Ika Natassa, salah satu buku yang ditulisnya slain Underground dan A Very Yuppy Wedding A Very Yuppy Wedding by Ika Natassa. Who doesn't love Beno,by the way?

*eh ini kok jadi ngomongin Beno yah*

Back to An
...more
sutou_
Apr 13, 2016 rated it did not like it
Shelves: dropped
wasted my money for the wrong stuffs really angers me :( I really should not expect anything when reading a book.

lets start from the basic: writing style

"ditulis dalam 3 sudut pandang"? Where? All I see is one person forcing the 'branch'. Keara, Harris, sama Ruly (sighhhhh) keliatan sama aja di mata saya. Bedanya mungkin Keara lebih liar, Harris fokusnya ke Keara doang, dan Ruly yang mencoba sopan. Tapi tetep aja, dibalik tulisan 3 sudut pandang itu yang saya bisa liat cuma satu orang: authorny
...more
Riawani Elyta
Feb 19, 2013 rated it did not like it
Saya memang ndeso, jadi, joke2 yang bertaburan di novel ini, buat saya nggak hanya terasa rough, tapi juga tak jarang melukai 'halah', dan dari clue2nya, spt.nya saya cukup familiar dgn yg ia sebut sbg the shitting place, kalau dugaan saya ternyata benar, makin lengkaplah rasa terluka saya 'koq mendadak lebay gini ya :-)'
Choo Sarang
Oct 15, 2017 rated it did not like it
Ini buku Ika Natassa pertama saya. Jujur saya punya ekspektasi tinggi mengingat banyaknya review positif berseliweran di luar sana tentang Critical Eleven, yang kata orang "relatable banget ceritanya", "bikin baper", dll, dst. Jadi saya memutuskan untuk membeli buku Ika Natassa pertama yang saya lihat di toko buku, dan Antologi Rasa inilah akhirnya yang jadi 'gerbang' saya menuju dunia ciptaan Ika Natassa.

Dan nggak sampai selesai baca buku ini, saya sudah menyesal.

Ok, I'll tell you why . Berikut
...more
Nilam Suri
Sep 28, 2011 rated it liked it
Shelves: pop, romance
Hookay.... this book is really confusing, and not because it used three POV.
Naturally, i always love Ika's books, and I enjoyed it through-fully, but with this one, i cheated.

I read only the beginning, until page 48, then i stopped, and read it again on page 292. Why? Because reading this book was really like peeping into somebody else's mind. Too many things inside it, crowded with words, memories, rambling things, and thousands of references. I can not focus.

And too many italic words that made
...more
Johan
Oct 23, 2011 rated it did not like it
Ini dibeli atas rekomendasi teman di Gudrids ini.
Gampang dibaca utk malam mingguan, gak usah mikir, gak usah ngomel-ngomel krn salah ketik dll.
Ceritanya: biasa aja, sayangnya mencoba membuat pembaca berpikir seperti laki-laki dari sudut pandang penulis yg adalah perempuan, hasilnya ya: parah, hampir gak ada bedanya laki dan perempuan.
Pria dari Mars dan Wanita dari Venus. Laki di sini artinya nonton F1, main futsal, dengerin John Coltrane, ototnya six pack. Perempuan? Belanja & John Mayer.
...more
Diah Ayu
Jan 05, 2016 rated it it was ok
hampir menyerah di tengah jalan, tapi akhirnya dilanjutkan juga sampai selesai. setidaknya sekarang aku bisa (dan berhak) bilang "aku udah pernah baca bukunya Ika Natassa"

...dan gak suka.

baca buku ini berasa baca chicklit terjemahan, padahal kupikir (ah baiklah, mari salahkan ekspektasiku saja) membaca buku ini akan memperkaya referensiku soal tulisan2 karya penulis Indonesia. ternyata karakter2nya begitu 'luar negeri'-nya dan begitu arogannya sehingga gak satupun menarik simpatiku. makanya aku
...more
Saptorini
Nov 21, 2011 rated it it was ok
Shelves: metropop
Kalau ingin tahu makanan yang harga satu suap setengah juta. Kalau ingin tahu lebih banyak merek baju, tas, sepatu, dan tetek bengeknya yang harganya bisa bikin pejabat korupsi demi membahagiakan istrinya (ups), buku ini bisa jadi panduan pembaca ;)

Dan satu kesimpulan saya didasarkan pada pengertian bahwa sastra adalah cermin masyarakatnya (ingat pertanyaan guru Bahasa Indonesia waktu SMP yang hanya jawaban saya yang paling tepat) maka beginilah "mungkin" sebagian masyarakat Indonesia "modern" i
...more
Nola Andriyani
Jan 31, 2019 rated it really liked it
Aku suka premis yang dibuat penulis. Empat orang bersahabat yang menghadapi lingkaran setan saling mencintai dalam diam. Harris cinta Keara, Keara cinta Ruly, Ruly cinta Denise, Denise udah punya suami. Jujur baca ini aku greget sumpah. Gila yaa... Konflik sederhana tapi kalau udah masalah hati rumitnya bisa bikin keki sampai ubun-ubun. Gaya menulisnya asik, lugas, tapi kadang ada peralihan waktu yang tiba-tiba buat aku bingung (mungkin ini aku aja yang kurang detail bacanya). Yang aku suka masi ...more
Jesica
Aug 21, 2017 rated it did not like it
I’m not sure why I picked up this book. It’s not even in my TBR list and clearly not my cup of tea.. I was being purely impulsive..

Antologi Rasa adalah novel metropop Indo yang sebenarnya bukan tipe bacaan yang kusuka. Mungkin karena terlalu sering dengar pujian tentang buku ini dari teman yang adalah penggemar metropop aku jadi penasaran walau sebenarnya sudah tahu kemungkinan besar aku tidak akan suka. So to be clear, satu bintang dari aku bukan berarti bukunya sejelek itu, ya.. hanya penilai
...more
Nura
Tantangan Baca GRI Februari: Buku yang difilmkan

Udah lama nggak pengen ngelempar buku. Tapi ini emang ngeselin banget sih. Mulai dari Keara yang menurut gw berusaha keras banget jadi bitchy (or is she really a bitch). Harris yang egonya ngalahin megaloman, dan Ruly yang unbelievably dense. And how the story end made me want to throw this book. Not to the point I would burn it, no. But still. Its upsetting how they ended.
Silvia Iskandar
Ekspetasi saya cukup tinggi karena ini pengarang terkenal yang bukunya sampai dicetak ulang, tapi mmhh..maybe not my cup of tea.

-Otak agak capek harus berubah2 switch dari English - Indo , gonta-ganti every other sentence, ini mah novel dwibahasa

-Terlalu bling2 dengan semua merek bertaburan, menu, cafe, lagu, semua tumplek blek dan gak semuanya saya tahu, sehingga jadi gak meresap. Maybe memang ini gaya deskriptif yg baru, yg saya perlu adaptasikan diri. Cocoknya nih novel jadi film pasti banya
...more
Dina Oktaviani
Nov 10, 2012 rated it it was ok
Bagian-bagian awal buku saya merasa buku ini nunclep jleb langsung ke hati. Rasanya saya mau tepuk bahu setiap tokoh dalam buku ini sambil bilang, "I feel you, bro." Ya bagaimana enggak, setiap tokoh utama dalam buku ini suka sama sahabatnya sendiri, yang ternyata suka sama orang lain. Sesuai tagline, "Tiga sahabat. Satu pertanyaan. What if in the person that you love, you find a best friend instead of a lover?"
(BRO CURHAT INI BRO) hahahah

Tapi kemudian paruh terakhir dari buku ini rasanya kurang
...more
Kania Sumardi
Oct 07, 2011 rated it it was ok
Cara nyeritainnya asik bgt.. Keren! Tapi isinya itu loooh, ga ada konflik berarti yg harus diangkat ke novel. Selalu deh novelnya mba ika, isinya ttg org gaul yg berduit dan wara-wiri ke luar negri (bukan tokoh utamanya doang,tp seluruh kenalannya) :D konfliknya selalu "bingung dgn perasaan sendiri, naksirnya ma yg itu, tp si ini yg superperfect naksir gue jg, gue jd bingung nentuin pilihan"

Krn konfliknya ga berarti gt (ga pernah ada masalah dgn keuangan,pekerjaan yg sukses dan mulus,teman2 yg a
...more
Faizah Aulia R
Aug 01, 2014 rated it did not like it
Shelves: punya
friendzoned ? ._.
Mark
Feb 19, 2019 rated it it was ok  ·  review of another edition
Shelves: in-possessions
Ini adalah novel kedua karya Ika Natassa yang kubaca setelah "Critical Eleven", yang dulu pun kubeli dan baca karena penasaran dengan kehebohan PO-nya yang mencetak rekor best seller, sold out dalam hitungan menit. Untuk penulis Indonesia, ini adalah sebuah prestasi luar biasa.

Ternyata "Critical Eleven" benar-benar membuatku kecewa. Tapi itu cerita lain dan sudah pula kuulas alasannya.

Sekian tahun berlalu dan aku pun mulai membaca novel ini yang sebetulnya dibeli barengan "Critical Eleven", kare
...more
Kenna
Jul 04, 2017 rated it did not like it
Telat baca sih gue, tapi yaaa ternyata gue sangat kecewa dengan novel ini.

Tulisan Ika yang gue baca pertama kali itu Critical Eleven baru setelah itu The Architecture of Love. Gue suka-suka aja sama dua novel itu, ya mungkin sukanya karena gue pengen punya cowok anak teknik hehehe.

Okay, jujur gue cukup kecewa dan menyesal udah membeli dan membaca Antologi Rasa. Halaman pertama aja isinya trivia semua! Emang harus gitu ada trivia-trivia banyak banget? Sampai gue bingung ini sebetulnya gue baca
...more
Winna
Aug 29, 2011 rated it liked it
Shelves: chicklits
Weekend read!

I liked Divortiare, so I did look forward to the release of this book. Story wise, despite flawed and sometimes self-centered characters, I find the story to be quite engaging. In fact, that's the author's best trait; she can always engage the readers in even the most mundane topic, and make it feel personal and easy to relate to.

A few things I'd like to comment on: the three main characters (Keara, Harris and Ruly) are distinct enough for readers to be able to differentiate them th
...more
Yunia Damayanti
Baca Antologi Rasa untuk kedua kalinya karena sebentar lagi filmnya mau rilis.
Rating turun dari 4 bintang ke 3 bintang, tapi bukan berarti saya tidak suka. Hanya saja, setelah dibaca kedua kali. Buku ini tidak se page turner atau tidak se istimewa waktu saya membaca pertama kali sekitar 4-5 tahun lalu.

Terlalu banyak detail di buku ini, yang membuat komposisi feels karakternya kurang. Memang, detail tersebut sangat informatif dalam beberapa sisi.
Tema friendzone yang diusung dalam buku ini cukup u
...more
Oline Bastian
Sep 02, 2011 rated it really liked it
*I'm done fucking men, darl! I want to marry this one..*

Salah satu kalimat favorit gue di antologi rasa. Who doesn't want to marry Rully? He's perfect!

Tapi di akhir novel, kita kembali disadarkan bahwa gak semua laki-laki perfect atau laki-laki yang menjadi bulan-bulanan hasrat kita selama bertahun-tahun adalah laki-laki yang paling oke sebagai pasangan hidup kita..

what a good book, modern banget, I love it :)

Ana  Fitriana
Mar 11, 2016 rated it liked it
Pepatah lama yang bilang "kita ketemu orang yg salah dulu, sebelum akhirnya bertemu dengan orang yg tepat" sepertinya benar banget untuk Keara. Walau terkesan diceritakan secara rumit, sebenarnya ini tema cerita sederhana. Jutaan orang di luar sana pernah merasakan jatuh cinta pada sahabat. Dan seru aja ngeliat Harris si PK jatuh bangun ngejar Keara, saya juga bersyukur Keara itu keras kepala jadi nggak mudah masuk ke pelukan Harris.
indah
Nov 01, 2018 rated it did not like it  ·  review of another edition
REAL TORMENT i hate every second of it
Fakhrisina Amalia
What can I say?

This is water.

Membaca buku ini bikin aku kembali mengevaluasi (hadeh bahasanya) segala yang ada dan yang aku lihat di hidupku. Salah satunya urusan perasaan.

Aku pernah menulis satu kalimat ini di twitter, agak-agak ngenes emang, tapi juga kadang jadi bahan buat menertawakan diri sendiri: I'm expert at loving someone who doesn't love me back. Entah ya, Keara jadi terasa sangat relate sama aku karena aku juga sering bertanya-tanya, of all men in this world, kenapa deh aku harus meny
...more
Kitty
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here.
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
  • Love, Curse & Hocus Pocus
  • Alita @ Heart (Alita, #2)
  • Celebrity Wedding
  • Test Pack
  • My Partner
  • Daisyflo
  • Dimsum Terakhir
  • Good Fight
  • L
  • Marriagable: Gue Mau Nikah Asal...
  • Fly to the Sky
  • Pesan dari Bintang (Hanafiah, #2)
1,957 followers
IKA NATASSA is an Indonesian author who is also a banker at the largest bank in Indonesia and the founder of LitBox, the first literary startup of its kind in the country, which combines the concept of mystery box and onine promotions for writers.

She loves writing since since was a little kid and finished writing her first novel in English at the age of 19. She is best known for writing a series
...more
No trivia or quizzes yet. Add some now »
“Karena kecanggungan tidak pernah ada di antara dua orang yang tidak ada apa-apanya. So maybe there is something between us.” 178 likes
“Doesn't it scare you sometimes how time flies and nothing changes?” 144 likes
More quotes…