Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Cinta Tak Pernah Mati” as Want to Read:
Cinta Tak Pernah Mati
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Cinta Tak Pernah Mati

3.71  ·  Rating details ·  66 ratings  ·  18 reviews
Di dalam buku ini Anda dapat membaca 17 cerita memikat karya 17 pengarang terkemuka dari berbagai belahan dunia: Ryunosuke Akutagawa (Jepang), Honoré de Balzac (Prancis), Bjornstjerne Bjornson (Norwegia), Anton Chekhov (Rusia), Fyodor Dostoevsky (Rusia), John Galsworthy (Inggris), O. Henry (Amerika Serikat), James Joyce (Irlandia), Rudyard Kipling (Inggris), W. Somerset Ma ...more
Paperback, 232 pages
Published June 2011 by Serambi Ilmu Semesta
More Details... Edit Details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Cinta Tak Pernah Mati, please sign up.

Be the first to ask a question about Cinta Tak Pernah Mati

This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

Showing 1-30
Average rating 3.71  · 
Rating details
 ·  66 ratings  ·  18 reviews


More filters
 | 
Sort order
Start your review of Cinta Tak Pernah Mati
melmarian
Jul 18, 2011 rated it really liked it
Recommends it for: Fans sastra klasik
Kumcer berisi karya-karya 17 maestro sastra dunia, collectible banget.
Repiu nyusul :)

### Update 23 Sept 2011 ###

Kadang-kadang, pena bisa lebih tajam daripada pisau. Dan kadang-kadang, sebuah cerita pendek bisa bergaung lebih keras daripada novel setebal ratusan halaman.

Selama ini saya tidak terlalu tertarik dengan cerpen, sampai buku ini jatuh ke tangan saya. Saya baru ngeh bahwa sebuah cerpen bisa memiliki daya pikat yang kadangkala bisa melebihi sebuah novel. Dan membuat sebuah cerita yang "ne
...more
Alvina
Aug 10, 2011 rated it really liked it
Shelves: romance, kumcer, punya
Akhirnya karena rasa penasaran sedemikian besarnya, saya memutuskan membaca buku ini. Seperti para reviewer buku sebelumnya yang mengatakan bahwa buku ini kereen, pada kenyataannya menurut saya buku ini benar-benar kereen. Baiklah, mungkin juga karena penulisnya adalah pengarang-pengarang terkemuka dari berbagai belahan dunia, Jepang, Prancis, Norwegia, Rusia, Inggris, Irlandia, India, Amerika Serikat dan Swedia. Lihat? Anda bisa berkeliling dunia hanya dnegan membaca satu buku kaya warna ini. K ...more
Fanda Kutubuku
Oct 08, 2011 rated it liked it
--PInjam dari Melisa--

Pertama kali membaca antologi, dan kurasa aku tak terlalu cocok. Meski buku ini merangkum karya penulis2 klasik besar, namun tetap aku tidak menemukan benang merah yang kokoh untuk tidak merasa "tersesat". Mungkin pemilihan cerpen-nya juga kurang selektif, karena meski ditempeli judul Cinta Tak Pernah Mati, tak semua kisahnya bertutur tentang cinta, dalam bentuk apa pun.

Ada beberapa cerpen yang aku suka, Cinta Tak Pernah Mati (Honore Balzac), Kebahagiaan (Leo Tolstoy) dan S
...more
Aesna
Jul 15, 2014 rated it really liked it
Kumpulan cerpen disini rata-rata bagus, bisa diambil teknik bercerita dan caranya ngasih twist yang oke.

Diantaranya cerpen yang baik (menurut saya) adalah:

* Suatu Hari di Surga - Ryonusuke Akutagawa. Dan ini membuat saya ingin membaca karya lainnya, yang paling utama adalah Rashomonnya itu.

* Tamu Pernikahan - O. Henry. SIALAAAAAAAAAAANZZ, cerpen ini membuat saya seperti orang yang baru belajar menulis dan tidak pernah membaca karya bagus.

* Kucing Hitam - Edgar Allan Poe. Nyeleneh, busuk, dan kok
...more
Fazrin Khairulsaleh
Feb 21, 2016 rated it really liked it
Shelves: novel-terjemahan
Membaca kumpulan cerpen para penulis terkenal (beberapa peraih nobel) dalam buku ini, serasa dibawa ke dunia yang kaya akan imaji. Judul buku ini diambil dari cerpen Balzac yang bercerita tentang romantika prajurit yang tersesat dengan seekor macan/harimau gurun. Selain Balzac kita bisa menikmati tulisan khas Russia ala Dostoevsky dan Tolstoy, satir-satir Perancisnya Mapassant atau cerita-cerita ketimuranya Akutagawa dan Tagore. Latar geografis penulis dan pengalamanya yang beragam, menciptakan ...more
Fitria Mayrani
Nov 06, 2016 rated it really liked it
Shelves: 2016
Aku pernah membaca Cinta Tak Pernah Mati karya Honore de Balzac dengan judul yang berbeda: Gairah di Gurun Pasir, yang juga diterjemahkan oleh Anton Kurnia. Sementara itu, Kucing Hitam karya Edgar Allan Poe pernah aku baca di Kisaha-kisah Tengah Malam yang diterjemahkan oleh Maggie Tiojakin. Hanya dua cerita itu yang aku ingat. Seingatku, aku juga pernah membaca Kebahagiaan-nya Leo Tolstoy di seri fiksi klasik terbitan Serambi. Semua cerita yang disuguhkan di buku ini begitu memukau. Tapi teteup ...more
Sutresna
Jan 30, 2016 rated it liked it
Pemilihan yang baik soal cerpen2 apa saja yg masuk ke buku ini dari banyak karya penulis2 terkemuka yang namanya tercantum di cover. Menyenangkan sudah sempat membaca buku ini.
Setidaknya bila ada yg bertanya, sudah baca karya Henry belum? Atau Poe? Saya bisa jawab, ya! walau cuma satu cerpennya saja. Hehe
Tapi memang ada yg tiba2 saja saya pavoritin penulisnya.
Aprijanti
Jul 29, 2014 rated it really liked it
Kalau Bentang masih jual buku ini waktu pameran, samber aja! Berisi cerpem pilihan terbaik penulis klasik dunia. Sebut saja: Tolstoy, Mark Twain, O Henry, Chekhov, Maupassant dan si bapak detektif, Poe. Serta master-master lain yang baru saya kenal dari buku ini. Terjemahannya pun baik.
Haryadi Yansyah
Dec 12, 2017 rated it liked it
Buku kumpulan cerpen yang ditulis oleh penulis kelas dunia. Sayangnya, gak semua dapat aku nikmati.

Fav cerpennya Leo Tolstoy. Sisanya ada yang menarik, ada juga yang capek banget bacanya.

3/5 deh secara keseluruhan. Tadinya mau kasih 2/5 aja malah.
Ipeh Alena
Cerpen dari Guy De Maupassant yang membuat saya berdebar sekaligus tertawa, twist yang tidak disangka-sangka. Buku yang berisi kumpulan cerpen dari penulis-penulis hebat dibuka dengan cerpen dari Akutagawa.
Tenni Purwanti
Apr 19, 2016 rated it really liked it
Cerpen favorit saya:
1. Tamu Pernikahan karya O. Henry
2. Varka Hanya Ingin Tidur karya Anton Chekhov
3. Cinta Tak Pernah Mati karya Honore de Balzac
4. Kucing Hitam karya Edgar Allan Poe
5. Maling yang Jujur karya Fyodor Dostoevsky
Bina
Dec 20, 2016 added it
i fell want to read a short story
Nur Aini Nilam Sari
Jul 30, 2015 rated it it was ok
can't talk to much. full of surprise.
Teguh Affandi
Jun 21, 2013 rated it it was amazing
Semuanya adalah kisah indah yang tak lekang oleh zaman......
Reno Bulan
Feb 07, 2013 rated it really liked it
Cinta tidak harus selalu romantis. Itulah ide dasar yang membuat antologi ini jauh dari kata membosankan.
cindy
Jul 12, 2014 rated it liked it
ini judule antologi icip2 karya cerpenis dunia. favku 'ayah dan anak' karya bjornstjerne bjornson. br pertama kali baca karya pengarang ini. kl pengarang yg lainnya hampir semua sdh pernah berkenalan, jd gak heran cerpennya bagus2 semua :)
Silvia12
rated it liked it
Feb 11, 2014
Arif Kurniawan
rated it really liked it
Jan 05, 2015
Tezar Yulianto
rated it really liked it
Nov 10, 2013
Bondan Wibisono
rated it really liked it
Dec 10, 2011
Andru
rated it liked it
Feb 24, 2012
Nike Andaru
rated it liked it
Jul 24, 2011
Anna
rated it liked it
Jul 20, 2011
Ria Angelina
rated it did not like it
Mar 27, 2014
Toni
rated it really liked it
Jul 20, 2011
Danny Saputra
rated it really liked it
Aug 25, 2015
Alan Scweik
rated it it was amazing
Feb 01, 2015
Aulia
rated it really liked it
Apr 04, 2020
Frans Bless
rated it it was amazing
Feb 02, 2014
Firda Yanda
rated it really liked it
Jun 19, 2012
« previous 1 3 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »

Readers also enjoyed

  • Hidup Begitu Indah dan Hanya Itu yang Kita Punya
  • Harimau! Harimau!
  • Ordeal by Innocence
  • Lusifer! Lusifer!
  • Seribu Kunang-kunang di Manhattan
See similar books…
1,004 followers
Akutagawa Ryūnosuke (芥川 龍之介) was one of the first prewar Japanese writers to achieve a wide foreign readership, partly because of his technical virtuosity, partly because his work seemed to represent imaginative fiction as opposed to the mundane accounts of the I-novelists of the time, partly because of his brilliant joining of traditional material to a modern sensibility, and partly because of fi ...more

Related Articles

Need another excuse to treat yourself to a new book this week? We've got you covered with the buzziest new releases of the day. To create our...
19 likes · 12 comments