Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Dari Datuk ke Sakura Emas” as Want to Read:
Dari Datuk ke Sakura Emas
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Dari Datuk ke Sakura Emas

by
3.66  ·  Rating details ·  431 ratings  ·  50 reviews
Tak ada yang lebih membahagiakan Datuk Batungkek Ameh selain mengabdi kepada suku. Namun kepergiannya untuk meminpin upacara adat di Padang membawa misi lain. Haruskah ia terus mempertahankan wibawanya sebagai Datuk? Kisah ini merupakan salah satu cerita pendek dalam buku ini. Cerpen lain berkisah tentang keputusan Amelia untuk, “Aku akan menikah dengan dia. Tapi kamu adal ...more
Paperback, 168 pages
Published April 2011 by Gramedia Pustaka Utama
More Details... Edit Details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Dari Datuk ke Sakura Emas, please sign up.

Be the first to ask a question about Dari Datuk ke Sakura Emas

Community Reviews

Showing 1-30
Average rating 3.66  · 
Rating details
 ·  431 ratings  ·  50 reviews


More filters
 | 
Sort order
Start your review of Dari Datuk ke Sakura Emas
cindy
Dec 07, 2017 rated it really liked it
Jadi ini sebenarnya adalah kumcer keroyokan yg didedikasikan untuk membantu Pusat Dokumentasi Sastra HB Yassin. Isinya 14 cerpen dari 14 pengarang ternama yg dieditori oleh Ekakur. Sangat-sangat layak untuk dinikmati, terutama bila ingin mencicipi cita rasa dari banyak tangan terampil, meski kadang-kadang bukan genre favorit pembaca. Seperti disuguhi senampan kue-kue petit four yang punya aneka rasa gurih-manis-legit-pahit.

Antologi dibuka dengan sangat menghentak oleh A. Fuadi dengan cerpen Datu
...more
Gie
Bahagia itu saat ketemu buku yang udah lama diburu! Ketemunya di bazar pula jadi lebih murah. Kenapa sampe berburu buku ini segala? Cuma karena satu nama \m/... peru waktu agak lama buat baca bukunya karena ada kekhawatiran takutnya jadi nggak se-excited waktu berburu bukunya pas tau ceritanya gimana. Was-was dan cemas, boow! Tapi coba liat cerita apa saja yang saya dapat:

datuk : seorang datuk, tokoh masyarakat yang disegani mesti pergi ke upacara adat demi mendapatkan pinjaman uang untuk biaya
...more
Alisyah Samosir
Apr 24, 2011 rated it it was ok
Saya selalu menikmati tulisan-tulisan yang mengambil latar di daerah-daerah di Indonesia. Apalagi kalau sesedikit menceritakan kehidupan masyarakat di sana. Karena itu juga aku suka buku-buku Andrea Hirata. Pun buku Ahmad Fuadi. Penggambaran Datuk Batungkek Ameh cukup memenuhi raga yang tertarik dengan ragam budaya Indonesia.

Cerita seru lainnya di buku ini adalah tulisan Indra Herlambang. Tulisannya menarik karena ringan dan ceplas-ceplos. Baru tau dia pintar nulis.

Saya juga suka tulisan Happy S
...more
Nike Andaru
Apr 19, 2011 rated it liked it
Dari awal buku ini terbit saya udah pengen beli aja, secara gitu ya nama-nama penulis terkenal ada disana. Sebut aja A. Fuadi, Alberthiene Endah, Dewi 'Dee' Lestari, Icha Rahmanti, Andrei Aksana, Indra Herlambang, Sitta Karina dan nama-nama laennya.

Iya, buku ini emang sebuah kumcer atau kumpulan cerita pendek yang dikemas khusus untuk akhirnya semua royalti dari buku ini akan disumbangkan oleh para penulis di dalamnya kepada Pusat Dokumentasi Sastra H.B. Jassin. Hal ini saja sudah membuat saya m
...more
Nabila Budayana
Apr 30, 2011 rated it really liked it
Shelves: kumpulan-cerpen
Sebelum tau content dari buku ini,saya sudah lebih tertarik dahulu oleh misinya yang bertujuan untuk 'menyelamatkan' PDS HB.Jassin. Segeralah saya beli.
Menariknya, kumpulan cerpen ini ditulis oleh banyak penulis-penulis populer yang tulisan-tulisannya tidak perlu diragukan. Meskipun, beberapa cerpen pernah di-publish sebelumnya. Seperti 'Emak Ingin Naik Haji'-Asma Nadia dan 'Mencari Herman'-Dewi Dee Lestari. Keduanya memang apik, sehingga saya merasa tidak masalah untuk di-publish ulang.:)
Membac
...more
Dhani
Mar 03, 2015 rated it really liked it
Nyaris semua cerpen di buku ini saya suka. Ada saja yang istimewa, dengan caranya masing masing. Ada yang kuat di deskripsi, ada yang idenya unik, atau yang keseluruhannya cakep. Yang jadi unggulan saya adalah Pagi di Taman( Avianti Arman), Mencari Herman( Dewi Lestari), Di Tempatmu Berbaring Sekarang( Aan Mansyur) dan Perempuan Yang Berumah di Rumpun Bambu( Putu Fajar Arcana).Dari buku ini, saya belajar banyak tentang kekuatan sebuah cerita, bagaimana mengeksekusi ide yang nampak biasa jadi cer ...more
Ariefmai Rakhman
Apr 25, 2011 rated it liked it
Indra Herlambang tulisannya lumayan juga ternyata, agak sedikit mistis malah, agak kecewa karena cerpennya Dee dan Asma Nadia bukan cerpen baru , ada tema lesbiannya juga xixixixi (Yapi ketebak). Overall lumayan walaupun cenderung kurang wah tulisan2nya.
Olivia
Feb 24, 2015 rated it really liked it
Hehehehehehe. Sejujurnya saya bukan fans kumcer. Jarang sekali saya membaca cerpen. Tapi kemudian, mungkin saja... buku yang satu ini mengubah semua itu.

Saya membeli buku ini karena tergiur dengan nama-nama besar yang tampak di judulnya. Oh come on, Sitta Karina dan Clara Ng! Dua pengarang favorit saya! Selain itu masih ada pengarang-pengarang besar lain seperti Ahmad Fuadi, Dee, Asma Nadia, Andrei Laksana. Tampak menjanjikan, ya kan? (Walau saya bukan fans mereka, tapi karya mereka sudah diakui
...more
Virna
Jul 14, 2019 rated it liked it
Datuk - A. Fuadi (3 stars)
Sebuah Keputusan - Alberthiene Endah (5 stars)
Ke Seberang Dermaga - Andrei Aksana (2.5 stars)
Emak Ingin Naik Haji - Asma Nadia (3 stars)
Pagi di Taman - Avianti Armand (2.5 stars)
Misalkan Ini Adalah Dongeng - Clara Ng (3.5 stars)
Mencari Herman - Dewi "Dee" Lestari (3.5 stars)
Ingatan - Dewi Ria Utari (2.5 stars)
Kamis Ke-200 - Happy Salma (3 stars)
Sambal Dadak - Icha Rahmanti (3 stars)
Pagar Soka - Indra Herlambang (4 stars)
Di Tempatmu Berbarin
...more
Lila Cyclist
Apr 28, 2020 rated it really liked it
Waaaahhh… begini rasanya membaca kumpulan cerpen dengan rasa nano-nano. Enggg… sebenarnya ngga terlalu nano-nano sih, karena rata-rata ending cerita dari masing-masing cerpen memiliki nuansa yang hampir sama: pahit! Hahahaha… Tapi itu yang saya suka. Apalagi saya hanya mengenal beberapa nama dari sekian penulis dari buku kumpulan cerpen yang kabarnya hasil royaltinya akan diberikan pada Pusat Dokumentasi Sastra HB. Jassin.

Yuk, review dikit, biar saya ngga lupa masing-masing cerita dari buku ini
...more
Bina Izzatu Dini
May 25, 2017 rated it liked it
Kumpulan cerita pendek karya penulis penulis masyhur Indonesia, diterbitkan untuk sebuah misi mulia.

Cerita favorit saya: Sambal Dadak. Sederhana, tapi sebagai anak rantau saya sangat bisa relate dan memahami.

Cerpen Clara Ng juga membekas di hati. Miris dan kelam, tapi cerita tersebut bukan tidak mungkin adalah kenyataan yang terjadi di sekitar kita.

Yang agak mengganggu kenikmatan membaca adalah cerita-cerita yang sudah pernah saya baca di buku lain. Emak Ingin Naik Haji (Asma Nadia), Mencari
...more
Nur
Jul 01, 2020 rated it it was amazing
Kumpulan-kumpulan cerpen yag ditulis oleh bebrapa penulis terkenal. Beberapa judul ungkin sudah dimuat di koran atau buku antalogi lainnya. Judulnya sesuai dengan is cerpen ini. Judul pertma yang dimuat adalah 'Datuk' dan cerita terakhir adalah 'Sakura Emas'. Menurut saya, tidak ada korelasi antar judul (tema). Tetap saja, saya sangat senan membaca buku kompilasi cerpen ini. ...more
Rina Chomawati
Feb 02, 2018 rated it it was amazing
Banyak sudah buku yang saya baca, akan tetapi sastrawan indonesia lah yang mampu merebut hati saya. Saya cinta suka dengan dunia literasi indonesia, semua penulisnya tidak kalah dengan luar. Kumcer ini menjadi bukti bahwa Sastra Indonesia itu sangat indah. Begitu indah.
Aisyah Rahmatusysyifa
Feb 21, 2021 rated it really liked it
Shelves: 2021-rc, e-book, fiction
3,5 stars!

Cerpen favorit-ku di buku kumcer ini:
- Datuk (A. Fuadi)
- Sebuah Keputusan (Alberthiene Endah)
- Misalkan Ini Adalah Dongeng (Clara Ng)
Fertina N M
May 26, 2014 rated it liked it
Buku ini berisikan 14 cerita pendek dari 14 penulis yang berbeda. Yang kemudian seluruh royalti akan disumbangkan untuk Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin di komplek Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat. Karena terdiri dari 14 latar belakang penulis yang berbeda-beda, kisah dan irama di dalamnya pun mempunyai alur dan lantunannya masing-masing. Penulis-penulis yang terlibat juga sudah banyak dikenal dengan genre bukunya masing-masing.

Seperti kisah pembuka buku ini yang berjudul Datuk. Dat
...more
Indri
Sep 29, 2016 rated it really liked it
Shelves: short-stories
Kumpulan cerita pendek yang ditulis oleh penulis-penulis terkenal. Kereenn
Aria Anggana
Mar 13, 2014 rated it liked it
Pada 2011, ketika PDS diguncang masalah ekonomi  dan aksi #KoinSastra bermunculan, meski tak ikut andil secara langsung, saya tahu dan ikut menyebarkan perihal itu. Ikut menyiarkannya dengan harapan semoga banyak yang tergerak membantu.

Lalu, pada entah tahun berapa, mungkin masih di 2011 atau di 2012, saya mendapat tugas sebagai Peri Buku, bertugas mengirimkan beberapa buku kepada Kemudianers ,  yang waktu itu, memenangkan lomba di situs hijau tersebut.

Dari Datuk ke Sakura Emas adalah salah satu
...more
Tia Ayu Sulistyana
Dari Datuk ke Sakura Emas merupakan kumpulan cerita pendek yang ditulis oleh beberapa penulis kawakan Indonesia yaitu A. Fuadi, Alberthiene Endah, Andrei Aksana, Asma Nadia, Avianti Armand, Clara Ng, Dewi "Dee" Lestari, Dewi Ria Utari, Happy Salma, Icha Rahmanti, Indra Herlambang, M. Aan Mansyur, Putu Fajar Arcana dan Sitta Karina. Terbitnya buku ini merupakan upaya penulis-penulis Indonesia yang ingin menyelamatkan keberlangsungan Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin yang pada saat itu terancam t ...more
Ayu Fitri
May 14, 2014 rated it liked it
Aku kasih 3.5 bintang.
Cerpen-cerpen di buku ini tuh daleeem banget deh menurutku.
Bikin mikir soal kehidupan! :))

Jujur, nggak ada 1 cerpen yang aku suka banget. Tapi ada beberapa cerpen yang berhasil nempel di otak berhari-hari.

1. Sebuah Keputusan (Alberthiene Endah)
>> Aku dibikin frustasi nebak-nebak karakter di dalemnya. Awalnya aku nebak A, terus sepanjang cerita dibuat nggak yakin yang ujung-ujungnya ganti aku nebak B. Eh, di ending baru ketahuan kalo tebakan pertamaku yang bener. Mbak Albert
...more
Azia
May 31, 2011 rated it liked it
Ada beberapa cerpen yang memberikan kesan setelah membacanya yaitu sebagai berikut:

1.Datuk
Tema ceritanya lumayan bagus tentang pernikahan satu suku yang secara adat Minangkabau tidak diijinkan. Dan bagaimana sang Datuk mempertaruhkan gengsinya untuk meminta bantuan kepada kemenakan. Karena tidak disebutkan setting ceritanya tahun, saya jadi berasa aneh dengan adanya telegram. Mungkin karena saya membayangkan cerita tersebut dengan konten masa kini,mana ada yang masih pakai telegram.

2.Sebuah Ke
...more
Ulin Nuha
Buku ini berisi kumpulan cerpen dari para penulis terkenal. Royalti buku kumpulan cerpen ini akan disumbangkan untuk Pusat Dokumentasi Sastra HB. Jassin.

Cerpen-cerpen di buku ini tidak semuanya baru. Ada "Emak Ingin Naik Haji" - Asma Nadia yang sudah pernah diterbitkan (dan difilmkan) sebelumnya. Dan karena saya sudah menonton filmnya, saya jadi tidak terlalu surprise thd ceritanya. Ada juga cerpen "Mencari Herman" - Dee Lestari yang sebelumnya dimuat dalam Filosofi Kopi.

Beberapa cerpen yang "(i
...more
Lintang Dwi
May 10, 2011 rated it liked it
Shelves: fiksi
Jujur baru kali ini baca Cerpen seperti ini..

Baru baca setengahnya..
Dan selalu terkesima di setiap akhir cerita.
walaupun ceritanya pendek, tapi para penulis mampu menghadirkan latar yang kuat, makna yang dalam, dan hikmah yang kompleks. Membuat diri ini merenung di setiap ceritanya.. "kok bisa ya?", "terus gimana ya..", "apa jadinya bila..", "ternyata gitu ya..", dsb..

Paling berkesan ceritanya Alberthein, karena mmg gak pernah nyangka kalau ternyata F/F love story, sampai di paragrap terakhir.
...more
rizki
Jan 01, 2012 rated it liked it
Beberapa banyak yang bikin bosan. Serius.

Bahkan, beberapa cerita yang aku harap bakal bagus, malah terkesan biasa saja atau justru membosankan.

Namun, gak semua cerita membosankan. Ada cerita yang bagus juga. Salah satu yang aku suka cerita dari Indra Herlambang.

Faktor yang bikin buku ini jadi keren adalah karena buku ini ada untuk menyelamatkan keberadaan perpustakaan PSD HB Jassin yang sedang dalam kondisi 'koma' keberadaannya. Buku ini mungkin akan menjadi salah satu yang menyelamatkan hidup P
...more
Herlianist
Oct 29, 2013 rated it liked it
14 penulis, 14 kisah, 14 rasa dalam satu buku. Karena penulisnya nano-nano alias banyak maka kesan yang ditinggalkannya pun beragam pula. Ada yang luar biasa, namun ada pula yang biasa saja bahkan mengecewakan.
Yang paling mengejutkan adalah cerpen milik Indra Herlambang. Aroma mistisnya menempel begitu lekat dalam ingatan. Meninggalkan kesan yang tidak bisa diabaikan begitu saja.
Tadinya berharap Dee menyumbang cerpen baru untuk buku ini. Sayang, saya hanya menemukan Mencari Herman yang sudah say
...more
Yusnia Sakti
Apr 24, 2011 rated it it was amazing
Kumpulan cerpen yang membuat aku selalu ingin membacanya lagi dan lagi. Setiap cerpen dalam cerpen ini memiliki ide dan alur cerita yang tidak tertebak, semacam tebak-tebak buah manggis. Mayoritas mengusung isu-isu sosial tentang gender, adat, budaya, mistisme, dll tapi dibungkus dengan sesuatu-unsur intrinsik-yang sangat luar biasa. Ah, tapi aku sedikit kecewa dengan Dee, kenapa dia harus menitipkan si 'Herman' lagi, aku ingin membca yang baru dan lain, bukan tentang Herman lagi.
Aku ingin memi
...more
Jessica
Jun 29, 2011 rated it liked it
Uda selesai dari lamaaaa banget, but, baru skarang sempet online, inipun dari hp.

Pertama kali saat buku ini dicetak, saya pengen banget belinya. Selain ada nama beberapa penulis yang saya tau, cover yang bagus, juga karena sebagian royaltinya disumbangkan k yayasan HB Jassin.

Jujur, saya kurang terkesan sama cerpen. Pendek, kilat pula endingnya. Tapi saya suka sama beberapa cerpen. Andrei Aksana, Dee, salah dua yang saya suka. Karena saya lumayan ngerti jalan ceritanya. Sakura Emas, sori Mbak Sit
...more
Vanda Kemala
Nov 04, 2014 rated it really liked it
Ini kumcer persembahan yang apik!

Walaupun (jujur) nggak terlalu tau siapa itu HB Jassin, nggak nyesel sama sekali karena udah beli buku ini. Beberapa cerpen memang ditulis di bagian akhir kalau pernah dipublikasi di mana, yang bikin kesan ini tulisan daur ulang. Tapi untungnya, nggak semua cerpen kayak gitu.

Cerpen favorit? Sudah pasti cerpen yang ala-ala FF, yang ada twist, hehehe. Sebuah Keputusan punya Alberthiene Endah, sama Pagar Soka punya Indra Herlambang. Dua cerita itu endingnya hakdes b
...more
Dinda Astrida
Oct 12, 2011 rated it really liked it
buku ini adalah kumpulan kisah para penulis hebat Indonesia. saya juga menyukai covernya :D. ada beberapa cerpen yang saya suka.
sebentar saya lagi mengingat-ingat isi masing-masing ceritanya. lupa :P

saya suka beberapa cerpen diantarannya: Mencari Herman (dewi "dee" lestari), pagar soka (indra Herlambang), Di tempatmu Berbaring Sekarang (M. Aan Mansyur), Perempuan yang berumah di Rumpun Bambu (Putu Fajar Arcana)dan Pagi di Taman (Avianti Armand). --> hasil gogel isi buku, malas buka buku fisikny
...more
Tati Haryani
Jul 11, 2011 rated it liked it
Beberapa cerpennya udah pernah baca (emak ingin naik haji - Asma Nadia, Mencari Herman - Dee) jadinya ga gak terlalu surprise. Yang paling keren menurutku adalah Sebuah Keputusan- Alberthiene Endah, ga nyangka banget endingnya kalo mereka adalah pasangan sesama jenis.

Seluruh royalti dari buku ini akan disumbangkan untuk Pusat Dokumentasi HB Jassin, itu usaha yang patut dihargai.

Dan secara keseluruhan aku menyukai buku ini dan memberi bintang 3.
Karlina
Apr 13, 2015 rated it liked it
Isinya sangat variatif karena ditulis oleh banyak penulis dari berbagai latar belakang dan genre. Ada yang 'serius' ada yang bergaya teenlit. Berdasarkan yang tertulis, kumpulan ini dibuat semata untuk menggalang dana bagi Perpustakaan HB Jassin. Jadi memang sepertinya, tidak ada kriteria khusus untuk cerpen yang dimuat.
Cerpen favorit saya "Di Tempatmu Berbaring Sekarang"-nya M Aan Mansyur & "Perempuan yang berumah di rumpun bambu"nya Putu FA :)
...more
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »

Readers also enjoyed

  • Selamat Tinggal
  • your name.
  • The Boy I Knew From Youtube
  • 氷菓 [Hyouka]
  • Diary of a Murderer: And Other Stories
  • Woman at Point Zero
  • Back to You
  • Orang-orang Proyek
  • Malam Terakhir: Kumpulan Cerpen
  • Kukila
  • No Longer Human
  • Gadis Kretek
  • Dari Rue Saint Simon ke Jalan Lembang
  • Bulan Terbelah di Langit Amerika
  • Membunuh Orang Gila: Kumpulan Cerpen
  • Berburu Buaya di Hindia Timur
  • Malaikat Jatuh dan Cerita-Cerita Lainnya
  • Bumi Cinta
See similar books…
1,279 followers
Fuadi lahir di nagari Bayur, sebuah kampung kecil di pinggir Danau Maninjau , tidak jauh dari kampung Buya Hamka. Ibunya guru SD, ayahnya guru madrasah.

Lalu Fuadi merantau ke Jawa, mematuhi permintaan ibunya untuk masuk sekolah agama. Di Pondok Modern Gontor dia bertemu dengan kiai dan ustad yang diberkahi keikhlasan mengajarkan ilmu hidup dan ilmu akhirat.

Gontor pula yang membukakan hatinya kepad
...more

Related Articles

Diverse voices and sparkling debuts dominate today's contemporary short story collections. For this roundup, we took a look at the...
102 likes · 10 comments