Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Catatan Mahasiswa Gila” as Want to Read:
Catatan Mahasiswa Gila
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Catatan Mahasiswa Gila

by
3.56  ·  Rating details ·  349 ratings  ·  57 reviews
Bagi—hampir—semua orang, masa-masa kuliah adalah fase yang penuh warna. Buat Adhitya Mulya, lebih dari itu, tak terlupakan. Bagaimana tidak? Jadi mahasiswa itu bukan hanya penuh tawa… tapi juga tak kurang dengan derita; penuh hal-hal bodoh, bau domba, sampai sekapal dengan axe murderer…. Gila!

Setelah lama absen merilis buku, dalam buku “catatan”-nya ini, Adhitya Mulya ingi
...more
Paperback, 181 pages
Published April 2011 by Mahaka Publishing
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Catatan Mahasiswa Gila, please sign up.

Be the first to ask a question about Catatan Mahasiswa Gila

This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

Showing 1-30
3.56  · 
Rating details
 ·  349 ratings  ·  57 reviews


Filter
 | 
Sort order
mei
Dec 10, 2016 rated it really liked it
buku pertama yg saya dapat dari event blind date with a book di IRF tadi xD

saya punya rencana nuker banyak buku hari ini+langsung baca semua. jadi pas hari minggu bisa di tukar lagi gitu. tapi kayaknya buku ini mau saya koleksi deh. bagus!

jadi nyesel td salah jawab kuis. padahal lumayan dapet 1 buku mas Adhit gratis :'(

***

buku ini berisi catatan2 mas adhit selama kuliah yangs sebagian besar sudah di publikasikan di blognya. menarik. walaupun ada beberapa yg gak saya ngerti di bagian ttg cerita j
...more
Wijayanto
Jun 08, 2011 rated it it was amazing
Ini adalah buku Adhitya Mulya (hampir salah nulis jadi Adhitya Dika, secara Adhitya Mulya dan Raditya Dika punya sedikit kemiripan nama, profesi, dan kalo ada binomial nomenclature di bawah species, maka keduanya bisa digolongkan dalam klasifikasi Homo Sapiens Humoris) yang pertama gue baca. Beberapa bab agak déjà vu karena langsung diambil kopi pasta dari blog-nya yang mana sudah tersubscribe dalam Google Reader gue. Misalnya di bab pertama yang bercerita tentang motor dan cewek-cewek Sipil teb ...more
Rose Gold Unicorn
Mar 19, 2012 rated it liked it
Shelves: punya, indonesia, nonfiksi
Hari di mana gw membeli buku ini adalah hari di mana gw menghabiskan buku ini. Nggak lain dan nggak bukan adalah karena gw penasaran tentang bagaimana sih kehidupan Mas Adhit (jika boleh dipanggil begitu) di kampus. Well, gw yang sudah doyan baca buku doi dari jaman sekolah pun masih nggak tahu kalau doi ternyata lulusan Teknik Sipil ITB. Nah, cerita yang disajikan di buku ini tentu saja tentang lika-liku hidupnya di dunia perkuliahan.

Banyak hal-hal yang dituangkan dalam buku ini. Yang paling gw
...more
Anggi Hafiz Al Hakam
Nov 27, 2011 rated it really liked it
Recommended to Anggi by: Anggi and The Alhakam
Membaca catatan mahasiswa seganteng Adhitya Mulya rasanya Seperti membaca kembali buku Kejar Jakarta (2005) dan Travelers Tale (2007). Nuansa komedi dramatis mulai terasa dari cover buku yang cukup konyol. Sepertinya mudah saja untuk menebak isi buku ini. Namun, jangan salah. Don't judge a book by its cover sangat berlaku untuk Catatan bapaknya Aldebaran dan Arzachel ini.

Diambil dari catatan blog dalam rentang waktu 2002-2005 yang sebagian masih bisa dibaca kembali di situs aslinya, www.suamigil
...more
Vera Maharani
Nemu buku ini geletakan di "mini-library" BPM Unpad dan tertarik untuk minjem sebentar. Maklum, satu dari sedikit buku yang nggak berbau politik atau geologi peninggalan senior tauk zaman kapan. Buku ini mulai dibaca lepas maghrib dan sekarang sudah selesai. Coba skripsi kek yang diselesaiin cepet kayak gitu. HAHAHA *ketawa getir.

Ada satu yang kepikiran pada saat baca judulnya (dan semua buku semicurhat nasib mahasiswa lainnya yang juga menggunakan judul yang senada) : kenapa sih harus 'catatan
...more
Desti Utami
May 04, 2011 rated it really liked it
Yang asik itu penempatan ceritanya. Setelah tersentil karena Manda & Cepi langsung sakit perut ngetawain tokoh Dimsen yang lemot saat ketemu DS. Takjub dengan kenekatan Adythia (SENGAJA :p) dkk jualan domba, trus termotivasi dengan cerita tentang Hendar, ujungnya melongo dengan rambut shampoonya (lagi-lagi) Dimsen. Beneran ada nih tokoh Dimsen-nya?

Kata-kata yang paling saya suka di buku ini; "Orang baik gak sepantesnya punya cerita yang buruk. Orang baik layak mendapat ending cerita yang bai
...more
Akbar
May 16, 2011 rated it really liked it
Shelves: fiction
Membaca tulisan Adit seperti naik ke mesin waktu, membawa saya kembali ke masa-masa kuliah dulu. Masa kuliah yang penuh warna. Masa pedih saat dapat nilai 'rata kanan', saat duit dari ortu gak datang2, padahal life still has to be continued...
Saat2 senang saat ketemu mantan pacar dan sekarang jadi ibunya anak2...
Saat2 bete karena ada temen yang kayaknya gak belajar, tapi bisa dapat nilai A, sementara saya yang udah sungsang-sumbel tetap dapat nilai E... (Koq jadi curcol begini ya... ? ;p)
Pokokny
...more
Muhammad Imaduddin
Oct 02, 2013 rated it it was ok
garing!!!!
Sumpeh, garing abis.... lawakannya absurd dan terlalu di paksain.. yah, aloupun ada satu-dua yang bisa membuat saya tersenyum.
tapi, yang paling plus di buku ini ituh adalah nilai-nilai kemanusiaannya... oleh sebab itu dan sebab sayang udah susah minjem, makanya saya terus baca ampe abis buku ini.
okey, saya tidak merekomendasikan buku ini buat yang pengin ketawa, tapi saya rekomendasikan buat orang yang kepo.
Fradita
Sep 03, 2015 rated it it was amazing
Buku non fiksi yang didasarkan dari blog penulis sendiri. Bercerita mengenai lika liku kuliahnya. Sebagai sesama anak teknik, ya aku bisa relate banget dan itu menyenangkan. Ngomongin praktikum, asdos, KP, TA, walau dia Teknik Sipil dan aku Teknik Kimia tapi masih nyambung lah. Susahnya dapatin nilai trus petuah petuah dia mengenai hidup. Issss aku cinta banget lah sama tulisan tulisan Adhitya Mulya ini!! Love love.
Dwi Tupani
May 09, 2011 rated it really liked it
buku ini sepertinya lebih mirip jurnal milik adhitya mulya untuk bisa bertahan dan akhirnya lulus dari teknis sipil IPB..

buku ini bisa memberikan motivasi bagi mereka yang masih kuliah, ataupun yang sudah melewati fase itu..

soal cara bertutur yang kocak, adit bisa membuat pembaca tertawa tanpa harus melabelinya "terlalu berlebihan.."

erchedepe
Jul 22, 2011 rated it it was amazing
Although most parts of this book, I already read thru Adhit's blog, but it always been fun to read and read it again. It never bores you. Adhit in his "golden" ways successfully put that smile upon your face. Yep, the smile and the feeling of being human :D :D

Don't miss the Seri Jurnal Penelitian Ilmiah ;))
Chen An
Jul 30, 2011 rated it really liked it
Shelves: non-fiksi, favorites
Sebuah catatan yg ringkas + bijak,, tidak hanya membuat kita tertawa ngikik2 diawal [ampe merah muka + merah mata + perut keram, heheh], namun jg membuat tersentuh dan terenyuh diakhirnya,,
banyak pengalaman hidupnya yang dapat dipetik,,
overall, kesan yg ku dpt, selalu bersyukur dgn apa yg telah kita miliki..

Puput
Apr 19, 2012 rated it liked it
This is definitely s book that I can relate to. Kasih gambaran kehidupan kampus ITB jaman angkatan 90an. Dan ternyata gk jauh beda ama angkatan 2000an, walau memang banyak kultur baru yg muncul.

Layaknya seorang Adhitya Mulya, buku ini kocak sekocak2nya. Saya sendiri suka banget dengan format penulisan beberapa ceritanya yang memakai format penulisan paper ilmiah... lucu dan cerdas.
Lyta
Apr 24, 2014 rated it really liked it
Lucu, segar dan pas buat yang gak mau pusing-pusing. Beberapa cerita kurang lebih sama n pernah dialami rata-rata mahasiswa pada zaman itu (misal; harus belajar dari fotokopian catatan sendiri karena original nya sudah beredar di pinjam muter dan akhirnya hilang).
Annisa Pratyasto
Feb 20, 2012 rated it it was ok
sangat berbau keteknikan (red : mahasiswa teknik). lugas, ringan, and no hard feeling dalam membacanya. dalam beberapa chapter suggest terasa sangat verbal, jadi mungkin mengurangi sedkit kelucuan alamiah yang ditampilkan disini. :)
Nike Andaru
Saya kangen membaca tulisan Adhitya Mulya.
Setelah Jomblo saya rasa blom ada lagi novel 2 Adhit yang bisa bikin senyum2 membacanya.
Yang ini pun bukan novel, hanya sedikit tulisan atas cerita atau catatan kuliahnya Adhit.
Lumayan lah mengobati kerinduan saya pada tulisan Adhit.
Cut Isyana Fadhila Fadli
Oct 09, 2014 rated it really liked it
selalu suka sama karyanya Adhitya Mulya. Kadang garing sih ngebanyolnya, tapi masih bisa ngebuat ketawa, dan cerdas!
Aden Wina
Oct 01, 2015 rated it really liked it
Emang pantas dibilang gila .. Lucu abis bukunya,, dan banyak nilai positif yang patut ditiru selain kegilaannya :)
Galih Satria
May 14, 2015 rated it it was ok
Shelves: fiction
Mirip gaya menulisnya Raditya Dika, tapi yang ini lebih jujur dan apa adanya. Karena bacanya setelah buku Sabtu Bersama Bapak, buku ini jelas bukan yang terbaiknya Adhitya Mulya.
Dani Safii
Dec 07, 2014 rated it it was amazing
inspirasi kocak yang menyenangkan
Agung Setiawan
Dec 08, 2016 rated it it was ok
Sebenernya tidak ada yang salah dengan cerita di dalamnya, lucu & menghibur. Masalahnya adalah, saya sudah menjadi pembaca setia blog penulis, & tidak tahu bahwa buku ini adalah catatan-catatan di blog yang dibukukan. Ketika ada info kang Adhit menerbitkan buku CMG waktu itu tanpa pikir panjang langsung beli. Akhirnya kecewa ya karena mungkin 90% lebih tulisan di dalam buku ini sudah pernah saya baca, dari blog penulis.
Nadira Aliya
Jul 04, 2016 rated it really liked it
Sebetulnya udah rada telat buat baca ini karena sudah bukan mahasiswa lagi, tapi nggak papa juga baru baca sekarang karena bisa mengingat dan merasakan lagi masa-masa bahagia di kampus gajah yang sudah saya tinggalkan beberapa bulan.

Di setiap bab nya selalu ada yang bisa bikin ketawa ngakak atau paling nggak senyum, dan bahkan tersentuh di beberapa bagiannya. Mas Adhitya Mulya -sudah benar lho ngetik namanya ini- membawakan cerita-ceritanya ala mahasiswa teknik, dengan bahasa teknik, bahkan ada
...more
Neni Puji Artanti
Jun 07, 2015 rated it really liked it
3,5 sih sebenernya. terlalu bagus untuk 3 (yang mana rate 3 adalah rate saya untuk buku estede alias standar) dan kebagusan kalo 4 (karna palingan beberapa bulan saya akan lupa sama ceritanya).

buku yang baru saya beli hari gini ini menawarkan kisah lengkap dari yang lucu bianget, garing, memotivasi, sampe mengharukan.

baca buku ini membuat saya kembali bertanya-tanya, memori dan pengalaman menyenangkan macam apa yang akan saya dapet kalo saya kuliah di kampus normal, bukan di kampus plat merah y
...more
Mashudi Huri
Jan 01, 2013 rated it really liked it
Shelves: keyen
jadi gini, pas jalan2 digramed nyari buku pjp .. eh ngliat buku ini uda ngga ada segelnya lagi .. atas dasar mental gratisan langsung aje nih gue baca, ngga perlu waktu lama untuk suka ama buku ini, pas mau bungkus rupanya stok abis .. pfft, karena uda kebelet, ya udah.. buku yang uda ga bersegel itu gue bawa pulang (untung ga ketangkep satpam) :) , mungkin dengan sekelumit cerita itu elu bisa ngebayangin gimana menariknya buku ini.. muehehehe..
Zharina
Nov 29, 2012 rated it liked it
Tulisan Adhitya Mulya entah bagaimana pun absurdnya selalu berhasil membuat pembaca tertawa. Apalagi jika pembacanya adalah seorang anak teknik, yang notabene, yah mungkin, akan lebih mengerti tulisannya yang banyak dihiasi analogi ketekniksipilan. Bagi yang mengikuti blog-nya secara rutin mungkin akan bosan, karena buku ini adalah buku kumpulan tulisan di blog dalam rentang tahun tertentu. Namun rasanya tetap tidak rugi untuk memilikinya.
Nura
Nov 30, 2016 rated it liked it
First book on December. Satu lagi buku tipis yang dijadiin tambahan buat menuhin target baca. Lumayan bikin tersenyum sih, walopun ga sampai ngakak terpingkal-pingkal apalagi gegulingan di ubin. Cerita nyari majalah Popular ngingetin sama sesepuh di sini yang nggak nyari tapi malah ditawarin EA di pasar buku bekas.
Deni Oktora
Jun 22, 2011 rated it it was amazing
Ini adalah buku adhitya mulya yang pertama gue baca, humornya (walau masih kalah 3 level di bawah Raditya dika) namun masih bisa bikin kita tersenyum2 sendiri. Ada rencana membeli buku2 Adhitya mulya yang lain :)
Nunu Gie
Apr 15, 2012 rated it really liked it
Selalu suka dengan buku-bukunya Kang Adhit. Segar, kocak, bahasanya mengalir, dan nggak pernah membosankan.Adhitya Mulya
Valencia
Aug 15, 2011 rated it it was ok
Satu-satunya buku Adhitya Mulya yang saya bacanya 'begitu-begitu-saja'. Apa mungkin karena diangkat dari blog dan saya sudah pernah membacanya? Hmm?
Elfi
Sep 27, 2011 rated it liked it
Internet is a scary thing. You can actually track someone life in a very remote way! (p.26)
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
  • The Naked Traveler 2
  • Kening
  • Test Pack
  • Cado Cado 3 - Susahnya Jadi Dokter Muda
  • Kedai 1001 Mimpi: Kisah Nyata Seorang Penulis yang Menjadi TKI
  • Life Traveler
  • Padang Ilalang di Belakang Rumah
  • The Journeys 2: Cerita dari Tanah Air Beta
  • Rp2,5 Juta Keliling Jepang
  • Jurnal Jo
  • Kicau Kacau: Curahan Hati Penulis Galau
  • Nguping Jakarta
  • Marmut Merah Jambu
  • 100 Kata: Kumpulan Cerita 100 Kata
  • Sewindu
  • Taste Buds
661 followers
Adhitya Mulya (Adit) aspires to be a story-teller.

At early age, Adit learned and enjoyed story telling thru visual mediums like movies and drawings. This, inspired little Adit to take up drawing as a child, and later photography in his teen years.

As a young adult, Adit tries to expand his storytelling medium thru novels. Jomblo (2003) is his first novel (romantic comedies) and was national best-se
...more