Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Kerudung Merah Kirmizi” as Want to Read:
Kerudung Merah Kirmizi
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Kerudung Merah Kirmizi

3.41  ·  Rating details ·  390 Ratings  ·  40 Reviews
Kamu tahu kirmizi itu adalah merah kotor, tapi kamu dapat menyaksikan mukjizat melalui orang lain yang memberimu cinta, yang besar cinta itu dapat mengubahnya menjadi bersih seputih salju
Paperback, 616 pages
Published 2002 by Kepustakaan Populer Gramedia
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Kerudung Merah Kirmizi, please sign up.

Be the first to ask a question about Kerudung Merah Kirmizi

Community Reviews

(showing 1-30)
Rating details
Sort: Default
|
Filter
nanto
Sep 14, 2007 rated it really liked it
Shelves: novel
merah kirmizi? merah itu noda darah tanda ketidaksucian yah? sudah agak lupa saya sama cerita utuhnya. cuma inget, bahwa ini novel Om 23 761 (re-mi si-la-do) yang dengan pastinya banyak notasi catatan kaki sana sini. senang membaca novel sekalian nambah pengetahuan umum.
selain yang pastinya yang paling saya inget dari novel ini. Om Remi membangun romansa dua tokohnya dengan latar lagu-lagu. serasa kisah cinta dalam tangga lagu Top 40! ah si Om meuni bisa pisan!!!
Della Permatasari
Sep 12, 2007 rated it it was amazing
Buku setebal 616 halaman ini bagus banget, menarik sehingga orang cukup penasaran dengan akhir cerita dan membuat si pembaca addict untuk membaca lagi setiap halamannya, seperti biasa ini buku "khas'nya" Oom remi sylado, bercerita tentang janda muda 2 anak yang bekerja sebagai penyanyi club, yang akhirnya jatuh cinta pada om-om setengah tua, pengusaha asal bali yang akhirnya menimbulkan rentetan konflik khasnya om remy yang berkesan ala koboy dan tersisipi sedikit politik, untuk ending memang te ...more
elel
Feb 03, 2008 rated it did not like it
keranjang sampah material.. maaf
(kok bisa sih average ratingnya tiga koma sekian...? ga ngerti, asli)
Windy hapsari
Jun 23, 2008 rated it did not like it
i get this book from my friend, he gave this as a gift. that is why i have to read this book. i dont like this book, its kind of average for me. it was like more cinderella story in different version. about the woman singer -single parent-, who struggle in the Jakarta with all her limitation. she met someone that finally can convince her about the meaning of love. the way he write the love story is like cheap romance novel. the ending was so predictable. it was like reveal the politic conspirati ...more
Ditto Pappilanda
Jan 15, 2008 rated it really liked it
salah satu kekuatan buku-buku remy syladoadalah sisipan pengetahuan penulis ada tiap karakternya. dibuku ini, tiap karakternya terlihat memiliki kemampuan berbahasa yang jauh lebih baik dari beberapa generasi saat ini.

namun kekuatan ini sekaligus jadi kelemahan. bagi mereka yang tidak mau repot, sulit untuk baca buku ini karena banyak bahasa yang tidak akrab bertaburan ditiap kalimatnya. sulit untuk memahami buku remy yang satu ini tanpa berpikir apa arti kata yang ini atay yang itu. tapi buat
...more
Saiska
Jan 28, 2010 rated it did not like it
hehehe, gw baru aja menyelesaikan buku ini beberapa menit yang lalu..
tanggapan gw: ceritanya bagus, mendebarkan, tapi koq banyak kebetulannya yah, misalnya si Bujel yang adiknya si Dela bisa suka sama Laksmi anak Pak Lu .. Winata juga dengan takdirnya bisa jadi bawahan SSS dan akhirnya ketemu Om Sam. Tapi yah,.. begitulah cerita. Gw sih lebih suka Ca Bau Kan. Lebih seru..
Ken
Aug 15, 2010 rated it it was ok
Khas Remy, lebai, terlalu dramatis. Di novel ini dia terlalu menggampangkan permasalahan dan aduh-aduh banyak banget catatan kakinya, bikin nggak konsen. Emangnya halloooo ada gitu orang yang sedih sempat mengutip puisi? Well, ini fiksi seeeeh.
Lucky
Sep 20, 2013 rated it really liked it
Uhm, bisa dikatakan novel ini fiksi yang menyentil persoalan masa orde baru. Kebusukan-kebusukan oknum tertentu direfleksikan dengan tokoh Oom Sam -biangkerok dari seluruh masalah- yang berkomplot dengan adiknya sendiri yang memiliki kedudukan penting di kepolisian, SSS. Sedangkan Myrna sebagai tokoh utama hampir membuat saya putus asa karena kepolosannya. Meski pandai berbijak diri, Myrna nyatanya tidak kunjung dapat melakukan hal yang berpengaruh sampai akhir kisahnya.

Banyaknya pengetahuan lag
...more
Vitalia Ze
Aug 01, 2016 rated it really liked it
Novel yang cukup tebal ini bagi saya sangat atraktif karena warna merah Kirmizi sampulnya yang cukup menggoda mata. Kisah tentang sisa-sisa ketidak-adilan para penguasa yang mengarah ke tingkat sosial maupun individual dalam kehidupan disajikan dengan lugas melalui peran dan kisah tokoh-tokohnya. Dihiasi nuansa musik-musik yang romantis mengiringi, buku ini juga tak kalah manis dalam penuturannya sebagai romansa. Saya suka buku ini karena begitu kaya diksi dan alurnya sejak menjumpai buku ini pe ...more
Adelina Tampubolon
Aug 21, 2016 rated it really liked it
untuk buku setebal 616 halaman menurut saya ceritanya menarik, alur nya mengalir dengan baik, bahasanya mudah dicerna dan saya menikmati kisah di tiap lembarnya. Jadi saya lumayan cepat ngabisin buku ini.

Saya jadi membayangkan figur tokoh orde baru yang rasanya saat ini pun kita masih bisa melihat model yang seperti ini. Merasa punya harta, jabatan dan pangkat sehingga bisa berlaku dengan semena-mena.

Hanya menurut saya kisah dalam buku ini terlalu banyak faktor kebetulannya, hehehehe..
Nura
May 18, 2015 rated it liked it
Reading Challenge #19: A book with more than 500 pages

kelar jg akhirnya, setelah 4 bulan lamanya. ga gitu suka. terlalu lambat dan berbelit macam sinetron menurut gw. bahasanya--yg memaksa gw buka kbbi--bikin berasa baca buku zaman baheula, waktu gw masih imut-imut.

ada satu kutipan yg gw suka: Berserah tapi tidak menyerah, patuh tapi tidak takluk mirip pesan nyokap dalam kehidupan pernikahan.
Gwegeenee
May 05, 2008 rated it it was ok
Shelves: novel
Kisah cinta mengharukan, diliputi konflik dan ketegangan dengan hadirnya seorang pengusaha kaya raya yang menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan. Inti dari buku ini sebenarnya sebuah penggambaran tentang kekuatan dari cinta itu sendiri, yang bisa merubah kekerasan hati seseorang dan merubah segalanya.
Nonna
May 28, 2016 rated it it was amazing
Selesai. Remy Sylado berhasil membuat emosi saya naik turun ketika membaca buku ini. Emosi dimana enggan rehat untuk tidur di malam hari. Emosi yang terakhir dirasakan ketika membaca Bulanan Fu, Arok Dedes, atau Anak Bajang Menggiring Angin.
Tulisannya sangat bugil. Sinis sekaligus dramatik. Alur maju mundur yang ditulis rapi. Kiranya bagus juga kalau dibuat film.
Just Fatma
Jun 11, 2008 rated it it was ok
Shelves: novel-indonesia
Novel yang penuh kritikan tajam terhadap pemerintah. Kisah seorang janda dengan dua anak, yang mesti bertahan di jakarta. Lagi...awalnya sampai menjelang ending bagus. Tapi ya...pas endingnya jayuz. Mana ada orang nikah, yang pasangannya saling tukeran, padahal undangan udah kesebar. Trus bilangnya ke orang2 sekampung, itu salah satu april mop. Jayuzzz..
rizal ardianto
Oct 26, 2011 rated it liked it
Buku setebal 600 halaman ini sebenarnya cukup berat dibaca, tapi kalo melihat penulisnya Remy Sylado... ada suatu keharusan untuk dibaca.

Bercerita mengenai kehidupan seorang janda yang harus menghidupi anak tunggalnya. Dia dicintai oleh pria kaya raya, yang ternyata mempunyai banyak kolega dan musuh juga.
Hafiza Dharmaputri
baca buku ini pertama kali 1 dekade yang lalu ketika aku masih smp. Kalo saat itu baca, banyak yg bilang "terlalu berat" , termasuk guru ku. Tapi tidak sama sekali, justru Papi Remy menyajikan hal-hal "tabu" zaman itu cukup sopan untuk dicerna anak ABG sepertiku. 3 bulan lalu aku membacanya kembali dan tetap sama rasanya....
Pammy
Oct 23, 2008 rated it it was ok
Punya buku ini & bacanya sudah lama. Seingat gue buku ini nggak terlalu istimewa. Ceritanya sederhana & biasa. Agak cape bacanya untuk orang yang nggak terlalu suka sastra seperti gue. Sisipan pengetahuannya yang membuat buku ini 'something', beda dengan novel biasa
I'am philosophia
Mar 28, 2014 rated it liked it
setelah rehat membaca novel tebal.


“Aku telah berjanji pada nuraniku untuk menjadi batu karang yang teguh di tengah gelombang samudra yang dahsyat”

“ Merah Kirmizi harus berubah jadi putih salju. Itulah Makrifat yang menentukan martabat”
Shan Vrolijk
Jun 15, 2011 rated it really liked it
keren deh. remy sylado emang jagonya memadukan berbagai unsur budaya: agama, sejarah, politik, cinta. bumbu2 pengetahuan tentang sastra dan diksi pilihannya kadang-kadang terkesan mengada-ada, karena tidak baku, tapi lumayan membangkitkan selera kita pada alternatif :D

i love remy sylado :D
Alfian
Jul 25, 2007 rated it it was ok
Buku ini cukup menarik, halaman yang tebal kadang membuat orang enggan untuk membacanya termasuk saya. Tapi dengan jalan cerita yang menarik, buku ini lumayan untuk di baca. Tapi seperti karya remy lainnya, ending cerita kadang tak memuaskan...
Shahabudin
Oct 02, 2007 rated it liked it
i'm quiet astonished by new paraphrases that the author wrote in it, i'm not sure that there is such a word in my national language, and i'm very pleased seeing the poem's reference, the local languages (*t'utama sunda+bali*) and of course the storyline... kudos to RS!
Rani Tarmidi
Nov 17, 2012 rated it it was amazing
Pesan yang saya dapat dari buku ini adalah, "hal yang baik itu harus sederhana".
Saya selalu senang karya-karya Remy Sylado,
walaupun secara keseluruhan ceritanya bernuansa serius, tapi ssaya selalu menemukan momen lucu dari interaksi karakternya.
Ahmad Jumaili
Kerudung merah kirmizi, kisah yang menyentuh. Antara Bali dan Jakarta kutemukan zigzagnya kehidupan manusia. tentang kejujuran, penghianatan dan cinta. Bagus lumayan aku senang membacanya
Yuliana  Permata Sari
May 19, 2013 rated it really liked it
Pernah baca ini jaman SMA, salah satu koleksi perpustakaan yang bagus..

Ceritanya bagus dan sejak itu saya jatuh cinta sama Remy Sylado.. :-D
incredible LaLa
Sep 25, 2007 rated it it was ok
banyak yang bilang siy buku ini bagus...yaaa..emang bagus siy...secara remy silado dapet banyak penghargaan dari buku ini..cuma bukan gw banget...jadi menurut gw so-so..hehehe...
Mardewi
Nov 09, 2007 rated it liked it
lumayan juga!
Cristi
Jan 24, 2010 added it
baru mulai nih,,nanti deh reviewnya,,

tapi pengarangnya jago sekali,,dalam novel itu dia bisa menggambarkan berbagai macam karakter (sampai jadi koin,pohon dan anjing),,
Dei sha ta mar
Belum selse baca dari taun jebot! Haha
Yuher
Dec 24, 2008 rated it liked it
Gile,,
keyen yah om Remy ini,,,

Suke deh buku na!!!
kinu triatmojo
Feb 10, 2008 rated it it was ok
Awal ceritanya menjanjikan, di tengah mulai terengah-engah, endingnya...gitu dowank?
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
  • Rara Mendut: Sebuah Trilogi
  • Anak Bajang Menggiring Angin
  • Dunia Sukab: Sejumlah Cerita
  • Paris Pandora (Astral Astria, #2)
  • Jalan Raya Pos, Jalan Daendels
  • Orang-orang Proyek
  • Merahnya Merah
  • Sebuah Lorong di Kotaku
  • Gajah Mada: Bergelut Dalam Kemelut Takhta dan Angkara (Gajah Mada, #2)
  • Rahasia Meede: Misteri Harta Karun VOC
  • Tarian Bumi
541628
Remy Sylado lahir di Makassar 12 Juli 1945. Dia salah satu sastrawan Indonesia. Nama sebenarnya adalah Yapi Panda Abdiel Tambayong (Jampi Tambajong). Ia menghabiskan masa kecil dan remaja di Solo dan Semarang. Sejak usia 18 tahun dia sudah menulis kritik, puisi, cerpen, novel, drama, kolom, esai, sajak, roman popular, juga buku-buku musikologi, dramaturgi, bahasa, dan teologi. Ia memiliki sejumlah ...more
More about Remy Sylado...