Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Liaison Officer Forever” as Want to Read:
Liaison Officer Forever
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Liaison Officer Forever

3.37  ·  Rating details ·  65 Ratings  ·  18 Reviews
Dulu, nulis buku OUCH! gue sangka bisa ngebuka mata orang buat ngeliat bahwa kerjaan ini tidak seindah yang dibayangkan. Bukan melulu cuma hura-hura, ketemu artis, dan bahwa gak semua artis yang diidolakan orang itu selalu baik dan ganteng dan bla bla bla seperti yang mereka gambarin.

Dulu, nulis buku OUCH! gue sangka bisa menjadi tempat curhat gue ke orang-orang, terus nan
...more
Paperback, 133 pages
Published January 2011 by Kaifa
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Liaison Officer Forever, please sign up.

Be the first to ask a question about Liaison Officer Forever

This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

(showing 1-10)
Rating details
Sort: Default
|
Filter
Lisa Tanoetirta
Sep 06, 2011 rated it did not like it
Buku ini (kalau ga salah) lanjutan dari Ouch, menceritakan tentang suka duka jadi Liaison Officer untuk ngurusin kebutuhan musisi selama manggung di Indonesia. Menarik sebenarnya mengingat orang kalau udah terkenal sukanya jadi aneh-aneh. Ini curhatnya Mel.

Why I did not like the book?
My bad.
Tergoda karena review pendek dari akun2 twitter yang di RT penulisnya.
Well, ga ada masalah sama Melanie'nya si, it just is.
Gue kecewa sama kualitas bukunya, kertas, tulisan.
*sorry to say* mungkin ini masala
...more
Yovano N.
May 08, 2012 rated it liked it
Shelves: nonfiction
Liaison Officer Forever adalah sequel dari buku pertama Melanie Subono berjudul OUCH! Tak jauh berbeda dengan buku pertama, buku kedua ini masih berkisah tentang suka-duka (alias curhat) penulis tentang pekerjaannya sebagai Liaison Officer atau biasa disingkat LO, serta (masih) ditulis dengan gaya yang mengundang tawa.

Sekadar info bagi yang belum tahu atau yang belum membaca OUCH!: di setiap event (khusus dalam buku ini, konser musik artis mancanegara), LO-lah yang bertanggung jawab terhadap seg
...more
Peni Astiti
Karena saya "puas" baca penderitaan Melanie Subono di buku pertama (OUCH!), saya jadi nunggu buku berikutnya, pengen baca penderitaan penulis berikutnya di buku keduanya. Pengen tahu juga, artis *baru mana lagi* yang tingkat ngeselinnya lebih tinggi dari artis lain di buku pertamanya.

Jujur aja, saya agak kecewa dengan buku ini kalo harus dibandingkan dengan buku pertamanya.

Kecewa dengan:
- typo yang bertabur di mana-mana. Apakah nggak ada editor atau proofreader, mungkin?
- layout isi buku ini. Sa
...more
Rahmadiyanti
Sep 28, 2011 rated it liked it
Shelves: non-fiction
3,5 stars.

Sebenarnya saya sudah mengira-ngira "keajaiban" para selebriti dunia, terutama para penyanyi dan musisi (yang menjadi subjek dalam buku ini). Tapi nggak nyangka, ternyata mereka lebih ajaib lagi.

Wahahahaha! Melanie Subono, vokalis sebuah band yang juga sangat dikenal sebagai liaison officer untuk para penyanyi dan musisi yang tampil di Indonesia, menuturkan pengalaman-pengalamannya yang bikin takjub selama "mengasuh" para selebriti tersebut. Mulai dari yang harus disediain cokelat M &
...more
Hana Feberia
May 06, 2013 rated it really liked it
sebenernya buku ini udah lama, tapi gw baru nemu buku ini tahun 2012 dan pastinya langsung beli. karena buku ini ga dijual bebas di gramedia, dan hanya dijual online di website melanie. agak kaget aja pas nemu buku ini di eureka!
ini buku lanjutan 'OUCH!' masih seputar ttg artis international dan kegilaan nya yg kita semua ga tau.
cara melanie nulis buku ini tetep kocak dan menghibur.
buku nya juga bagus, colourfull, sayang harga nya mahal.
but it's woth it :)
really entertaining.
Andy Wisely
Sep 21, 2012 rated it it was ok
Shelves: memoirs
Suka:
- Temanya unik, belum pernah ada sebelumnya buku yang menceritakan suka duka profesi LI ini.
- Bahasanya ringan, enak dicerna.

Tidak suka:
- Harganya mahal untuk buku setipis ini (tidak sampai 150 halaman).
- Foto-fotonya kebanyakan foto si penulis sendiri. I don't want to see her face. I want to see her workplace, her clients, every damned things she wrote about in this book.
Dyah
May 09, 2012 rated it it was ok
Only 3 letters fit to describe this book: F.U.N

You can read it in one go without having to think about anything. Just enjoy what is written in there and perhaps you can feel better somehow. I definitely understand what Melanie tries to convey here; every job has it advantages and disadvantages, but you will love it once you put your heart into it.
Lydia Utami
Apr 01, 2012 rated it really liked it
4 Stars. tertarik baca dari ringkasan di sampul bukunya . Walaupun kurang diedit , tapi ceritanya menarik dan emosinya bisa ditangkep banget. Seneng juga bisa ketawa-ketawa baca buku ini . Saya belum baca buku "Ouch" sih, but looking forward to ;)
Danang Junaedi
Jun 30, 2012 rated it it was amazing
Seperti kata melanie, sebagai pembaca cuman bisa ngakak n geleng2 ma kelakuan yang pernah "ditangani" ma melanie. KAlo lagi jenuh n bete ma kelakuan2 di sekitarku baca buku ini langsung bisa bikin bersyukur, sekalipun teuteup sirik ma duitnya xixixi
Yuska Vonita
Apr 17, 2011 rated it liked it
Lanjutan "Ouch" tentang kejutan dari berbagai musisi dunia. Masih membuat saya tergelak, walaupun agak terganggu dengan typo di sana sini dan penggunaan tanda baca yang kurang pas. Overall, buku ini cukup menghibur dan bikin penasaran. Saya pasti menunggu buku lanjutannya :)
« previous 1 3 4 5 6 7 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
Penikmat musik rock Indonesia bisa cukup berbangga, bahwa akhirnya kembali ada seorang wanita yang menjadi ikon rock Indonesia, setelah posisi itu lama kosong di dunia musik rock Indonesia. Setelah mengantongi gelar “Best Solo Female / Male Rock Singer“ dari AMI award 2008 ini, dimana kategori Pria dan Wanita digabung menjadi satu, Melanie kembali di nominasikan di IKON ASEAN award 2008 yang mempe ...more
More about Melanie Subono...