Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Penembak Misterius: Kumpulan Cerita Pendek” as Want to Read:
Penembak Misterius: Kumpulan Cerita Pendek
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Penembak Misterius: Kumpulan Cerita Pendek

3.85  ·  Rating details ·  641 ratings  ·  60 reviews
Bunga rampai cerita pendek ini disekat menjadi tiga ruang cerita: (1) Penembak Misterius: Trilogi; (2) Cerita untuk Alina; (3) Bayi Siapa Menangis di Semak-Semak?. Ada lima belas cerita maktub dalamnya. Semuanya adalah karya Seno yang ditulis antara tahun 1985 sampai 1990, dan mulanya diterbitkan lewat ruang-ruang di suratkabar dan majalah. Di bagian akhir buku, terselip s ...more
Paperback, 194 pages
Published 1999 by Galang Press (first published 1993)
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Penembak Misterius, please sign up.

Be the first to ask a question about Penembak Misterius

Community Reviews

Showing 1-30
3.85  · 
Rating details
 ·  641 ratings  ·  60 reviews


Filter
 | 
Sort order
Nadia Fadhillah
May 24, 2012 rated it really liked it  ·  review of another edition
Shelves: owned
Aku sebenarnya jarang menikmati cerpen. Suka membuatnya namun tidak terlalu suka membaca cerpen orang lain. Karena berbagai rekomendasi tentang kehebatan Seno Gumira Ajidarma dari teman-teman; Mas Panda dan Mas Pra, maka aku membeli dan membaca kumpulan cerpen ini.

Karena aku jarang membaca kumcer lain, aku tidak punya kemampuan membandingkan buku ini dengan buku lain yang sejenis. Dan juga karena ini buku SGA yang pertama aku baca, aku pun tidak bisa membandingkannya dengan buku-buku SGA lainnya
...more
Akah
Oct 16, 2018 rated it it was amazing  ·  review of another edition
Sebenarnya saya sudah membaca beberapa cerpen dalam buku ini saat kuliah, namun baru sekarang saya menyelesaikannya, membaca dari awal hingga akhir.

Kumcer ini merefleksikan adagium Seno sendiri, "Ketika jurnalisme dibungkam, sastra harus bicara." Tiga cerpen di awal buku ini yang berada dalam payung Penembak Misterius: Trilogi menjadi gugatan Seno terhadap kasus penembak(an) misterius pada rezim Soeharto. Lewat trilogi tersebut, Seno berhasil keluar dari cengkraman aturan main Orde Baru, yakni m
...more
Nike Andaru
Sep 09, 2018 rated it really liked it  ·  review of another edition
Shelves: kumcer, pinjeman, sastra
Kumpulan cerita yang menarik. Bagian Penemebak Misteri yang punya 3 cerita memang paling bagus, tapi bagian lainnya pun menarik. Banyak menyindir isu kemiskinan kota besar dan isu lainnya.
Eva Inzu
May 28, 2015 rated it really liked it
Buku pertama SGA yang saya baca dan menarik sekali, beuu.. njemplang abis kalau di versus cerpennya Djenar.
Ini buku yang layak dibaca sebagai pengalaman pertama untuk cerpen sejenis ini. Tiap cerpen memiliki napas berbeda, kenyelenehan yang full of imaji, kacau balau but good.. very..

Katanya.. kayaknya.. dalam cerpen2 ini terkandung pesan, terkadang pesan beserta latar belakang sejarahnya nyampe ke saya (krn ada masa2 yg saya jalani contoh: semangkin..hihihi..) namun ada juga yang kurang paham s
...more
Indri
Jan 12, 2015 rated it really liked it  ·  review of another edition
yaaah...seperti biasa, buku sastra selalu berat isinya (buat aku pribadi). Setiap baca, harus mikir lama maksud dari cerita ini apa. Karna setiap cerita merupakan kiasan dari kisah yang sesungguhnya.
Walaupun berat, tapi aku suka cerita-cerita di buku ini. Mengisahkan penembak(an) misterius atau "petrus" yang pernah terjadi pada tahun 1983 sampai 1985. Selanjutnya silakan dibaca sendiri yaa, aku mau mengistirahatkan otakku dulu...
irs
Jul 14, 2007 rated it really liked it
BUKU SENO PERTAMA YANG SAYA BACA...
pertama baca bukunya seno,, saya langsung baca buku ini.nyuri2 dari rak bukunya kaka saya waktu itu... emang sedikit berat sih,, banyak kritik2 sosialnya gitu, yang terus terang waktu pertama kali baca aga2 ngga ngerti. tapi cara menceritakan seno bikin saya penasaran dan buat say mencari buku2nya yang lain.... and now he becomes my favourite!
Kamalia Ramlan
saya pembaca dari malaysia. ini buku kedua seno yang saya baca selepas "atas nama malam". jujurnya, buku-buku beliau tidak dijual di mana-mana kedai buku popular di malaysia. saya membelinya di salah sebuah acara seni independent di sini. amat menggemari gaya bahasa beliau dan idea yang dibawanya. tahniah!
Haryadi Yansyah
Jul 19, 2017 rated it it was ok
Ada sekitar 560 orang yang sudah kasih penilaian terhadap kumcer ini. Aku iseng scroll down, dan (rasanya) gak ada yang kasih skor di bawah 3 bintang.

Well, (bisa jadi) aku satu-satunya orang yang kasih 2 bintang. Jadi, mudah sekali menyimpulkan bahwa aku tidak cukup pintar untuk menikmati cerpen sastrawan besar ini. Nggak apa-apa, aku ambil risiko itu.

Kenapa? karena pada kenyataannya aku memang tidak menikmati secara keseluruhan cerpen-cerpen yang ada. Banyak yang bilang tulisan Remy Sylado "b
...more
Jaladri HF
Apr 10, 2019 rated it it was amazing
Kegilaan yang menyenangkan. Seperti biasa.
Rafika Adriani
Oct 20, 2017 rated it it was amazing
gue jatuh cinta baca buku ini, ini tentang kehidupan kita sehari-hari tapi menusuk mendalam dalam jiwa gue. keren sik
cindy
Belum lama mengenal karya-karya SGA, namun tiap kali selalu menemukan hal-hal baru dalam kritik sosial-nya

Trilogi Penembak Misterius
Penembak Misterius (aka Petrus) adalah sebuah aksi (militer?) pemberantasan pelaku kriminal di era awal 1980-an. Dor! Tanpa pengadilan, tanpa pembelaan, tanpa dakwaan, tanpa hakim. Dan sekian dor berikutnya, turunlah dengan drastis angka kejahatan masa itu. 3 cerpen ini mengulas sisi-sisi lain fenomena Petrus.
Dalam Keroncong Pembunuhan dipertanyakan adalakah nurani
...more
Dina
Dec 12, 2012 rated it liked it
This is the second time I read Seno Gumira Adjidarma's collection of short stories (the first one being Sepotong Senja untuk Pacarku -'A Slice of Sunset for My Girlfriend'). The thing about Seno's writing is that it can be very surreal. Take "Grhhh!" for example, where he wrote about zombies (yes, that very kind of zombies people keep talking about these days. Seno wrote about it in 1987 before it wasn't even 'cool'. Cool, huh?). Or in "Manusia Gundu" ('Marble Man') where he made it plausible fo ...more
Avira Paramastuti
Masih sama dengan dua buku SGA yang kubaca sebelumnya, ia akan selalu hadir dengan kritik sosialnya. Ini yang menarik, makna tersirat melalui karya tersurat. Memainkan imajinasi untuk membentuk komunikasi antara penulis dan pembacanya.

Penembak Misterius (Petrus), adalah salah satu dari bibit atau awal mula salah satu budaya yang mendarah daging di masyarakat Indonesia, itulah kekerasan. Kusebut ini salah satu, karena memang tidak sepaham dengan (yang ia sebut) pemikiran militer yang tidak multid
...more
Sanya
Oct 28, 2015 rated it really liked it
Jadi, sebelum membaca buku kumpulan cerpen ini, saya tidak tahu bahwa pada masa pemerintahan orba, penembakan misterius terhadap orang 'yang dianggap jahat' marak terjadi. Sehingga membaca novel ini seperti menambah pengetahuan sejarah masa pemerintahan orba bagi saya. Dua cerpen yang menurut saya paling menarik dalam buku kumpulan cerpen ini adalah 'Melati' dan 'Tragedi Asih'. Yang pertama, Melati, berkisah mengenai bunga melati di dalam pot yang menyimpan berbagai macam hal yang tidak sempat t ...more
Lucky
Sep 20, 2012 rated it really liked it
Shelves: kumcer
Trilogi penembak misterius membawa saya ke "dunia lain" yang tidak saya sadari sebenarnya merupakan kisah nyata dari pengamatan Seno Gumira Ajidarma di Indonesia pada masa terjangkit isu-isu petrus. Beliau menggabungkan imaji dengan kenyataan yang membuat cerpen-cerpenya serasa film yang setingnya lebih nyata di luar negeri ketimbang di Indonesia, menarik sekali ketika zombie menyerbu di "Grhhh!". Akhir dari tiap cerpen kebanyakan menggantung, membiarkan pembaca bertanya-tanya apa yang akan terj ...more
Sandra Sopian
Aug 30, 2015 rated it really liked it
3 Antologi Cerpen Seno Gumira (SGA) ini, merupakan gugatan atas kisruh Petrus (Penembak Misterius) pada rezim Orde Baru. karena dirasa jurnalisme telah dibungkam, maka sastra harus berbicara. inilah yang nantinya akan menjadi kredo dasar dan pandangan SGA atas realitas. karena bila jurnalisme berbicara fakta, maka sastra berbicara tentang kebenaran.

Seno, dengan gayanya yang khas dalam membawakan sebuah cerita, memadukan antara absurditas fiksi (dengan imajinasinya) dengan kebenaran fakta (lewat
...more
Indri Juwono
Sep 11, 2009 rated it really liked it
Shelves: sastra-indonesia
Lalu siapa kamu?

Mau jadi apa kamu?

Penembak Misterius
Kekalahan dari orang-orang yang menghantui ibukota. Kepada siapa kita berpihak? Si Penembak Misterius kah? Atau pada si korban bertato?

Cerita untuk Alina
Kekalahan Sarman, Becak, Rambo, Anak Kecil, Asih, Wanita di Halte, dan Calon Lurah atas dunia yang mengaku tetap bergulir seperti biasanya dan normal! Pilihan hanya untuk mengikuti kenormalan atau menderita dalam anomali.. Tragis.

Bayi Siapa menangis di semak-semak?
Kekalahan menunggu atas pili
...more
Aesna
Jan 08, 2015 rated it really liked it
Shelves: kumcer, sastra
Begitu melihat buku Penembak Misterius ini dijual seharga 10.000 saya tidak segan-segan untuk membelinya. Itung-itung debut baca karya SGA.

Dan...

speechless

Saya gak tahu harus ngomong apa, fragmen Petrus dan Juru Cerita Untuk Alina membuat saya tak habis pikir bagaimana cerita-cerita sederhana begitu memesona. Awalnya, saya kira SGA adalah penulis yang suka 'berat-berat', yaa meskipun saya gak tahu pasti gimana karyanya yang lain.

Tapi, dengan harga 10.000. Buku ini asik pol.
Arista Vee
Mar 02, 2016 rated it really liked it
OH MY GOD! Saya butuh waktu 3 tahun buat menyelesaikan buku ini, bukan karena jelek tapi karena mau saya hemat bacanya biar awet, it'so amazing, saya suka gaya basanya Seno yang kadang bikin saya ngubek2 KBBI buat cari artinya, Mungkin bagi orang awam yang nggak suka sastra cerita ini enggak banget karena di luar nalar orang awam, tapi bagi pecinta sastra cerita ini luar biasa, kritik terselubungnya keren Om Seno. Kapan saya bisa bertemu anda? Huahhh saya ketagihanlah bacanya. Suka sama Sukab da ...more
Angelia Fransisca Rusli
Oct 23, 2009 rated it really liked it
Shelves: indo, anthology
Buku pertama dari Seno Gumira Ajidarma yang saya baca.

Mungkin topik yang diangkat sendiri agak berat, secara saya tergolong baru dalam membca buku genre ini, tapi cara Seno menceritakan ceritanya sangat mengalir dan enak dibaca. Dari semua cerpen di buku ini, favorit saya adalah "Melati dalam Pot".

Begitu selesai membalik seluruh halaman di buku ini, jadi kepingin baca bukunya Seno yang lain :D
Feti Faza
Jan 04, 2015 rated it it was amazing
Buku yang memuat kritik sosial meski dalam bentuk cerpen. Namun, saking menariknya sang penulis, saya bahkan kekurangan saat berada di halaman terakhir buku ini. Buku yang cukup tipis namun tebal akan isi. Bagaimana tidak berkesan dengan 'Kruget-kruget' dan 'Semangkin' yang memenuhi kepala saya meski dalam sekali tebas membaca buku ini. Tetap saja bak membaca novel yang runut dari awal sampai akhir, buku ini pun demikian.
Wikupedia
Jul 22, 2007 rated it it was amazing
hihihi...ini kumpulan cerpen unik banget...soalnya tokohnya, waktu kumpulan cerpen ini keluar kagak ngerasa kalo dia itu di ceritain dengan begitu kampretnya di buku ini...

yang lebih keren lagi..buku ini terbagi dalam beberapa babak (khusus untuk cerita penembak misteriusnya)

ah udah deh kalo seno mah...mau gimana juga tetap keren!!!
Darnia
Mungkin waktu gw baca buku2 SGA sebelumnya, timingnya gak pas (susah emang kalo baca pas moodnya ble'e), tapi gw cinta kumcer ini!!

Ada yg bikin ngakak, miris, berkaca, mengingat-ingat, pokoknya emosinya komplit. A must read for those who love Indonesiana short stories!
hujanlia
Aug 08, 2007 rated it really liked it
I can only say that the stories in this book are deliciously interesting.
It is so enjoyable to read them.
The strories are so likely to happen in the reality (at least some of them at the time where this book was written) - cukup sarat kritik sosial pada zamannya.
upiqkeripiq
May 16, 2012 rated it really liked it  ·  review of another edition
Shelves: punya
Jadi jadi jadi. Apa yang anda lakukan saat tau matahari tidak bakal terbit hari ini?

Seno memang ada-ada saja. Tapi bukan sekedar ada-ada saja yang mengada-ada.

nb : cerita terakhir agak sadis. saya sampe gimana gitu ... hiiiii
heri
Mar 11, 2013 rated it it was amazing  ·  review of another edition
Shelves: punya-baru
luar biasa, tidak ada satu ceritapun yang sia-sia. semua ada 'isi' yang tentu saja keren.
dan yang paling gila adalah 'semangkin (d/h semakin)'. keren. bintang lima kedua setelah buku ' sepotong senja untuk pacarku'.
Agung
Dec 25, 2008 rated it it was amazing
Salah satu motivator utama

Terlepas dari itu, kumcer ini kumcer SGA favorit saya karena masih "murni" dan tidak bermain-main dengan metafora politis.

Coba baca "Melati Dalam Pot". Ceritanya selalu menginspirasi setiap kali dibaca!
eti
May 18, 2012 rated it really liked it  ·  review of another edition
ada beberapa cerpen dalam buku ini ditulis seputar jaman orba, jadi ingatan saya seakan ikut terlempar ke masa itu, tentang petrus dimana-mana, pembunuhan terhadap orang yang dianggap sampah masyarakat, juga penghapusan becak di Jakarta. sedih.
Sutresna
Aug 11, 2014 rated it really liked it  ·  review of another edition
Buku seno yang ini mengusung tema kemanusiaan tingkat tinggi menurut saya. Hehe. Jadi kalo mau cari hiburan bukan di sini tempatnya. :D

Tapi tetap menyenangkan membacanya. Masih berasa tulisan dewa. :p
Sakinah Mariz
Dec 26, 2014 rated it it was amazing
Tema politik dari rezim Orde Baru sangat kental dalam kumpulan cerpen ini. Indonesia tentu masih ingat, suasana mencekam tentang banyaknya pemberontakan-pemberontakan yang terjadi di masyarakat. Penembak Misterius saya pikir adalah cuplikan dari potret Indonesia saat itu.
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
  • Kuda Terbang Maria Pinto
  • Orang-Orang Bloomington
  • Malam Terakhir: Kumpulan Cerpen
  • Seribu Kunang-kunang di Manhattan
  • Rumah Kopi Singa Tertawa
  • Bidadari yang Mengembara
  • Ayahmu Bulan, Engkau Matahari
  • Kereta Tidur
  • Korupsi
  • Larutan Senja
  • Rumah Bambu: Kumpulan Cerpen Pertama dan Terakhir
  • Kau Memanggilku Malaikat
  • Sepotong Bibir Paling Indah di Dunia
  • Senyum Karyamin
  • Kumpulan Budak Setan
  • Perempuan: Kumpulan Cerita Pendek
  • Seekor Bebek yang Mati di Pinggir Kali: kumpulan cerpen
  • Setangkai Melati di Sayap Jibril
Seno Gumira Ajidarma is a writer, photographer, and also a film critic. He writes short stories, novel, even comic book.

He has won numerous national and regional awards as a short-story writer. Also a journalist, he serves as editor of the popular weekly illustrated magazine Jakarta-Jakarta. His piece in this issue is an excerpt from his novel "Jazz, Parfum dan Insiden", published by Yayasan Benta
...more
“Hidup menjadi rentetan upacara dan kewajiban tanpa makna” 1 likes
More quotes…