Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “'A9ama' Saya Adalah Jurnalisme” as Want to Read:
'A9ama' Saya Adalah Jurnalisme
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

'A9ama' Saya Adalah Jurnalisme

3.98  ·  Rating details ·  140 ratings  ·  25 reviews
"Jurnalisme masa kini sudah berubah dari jurnalisme masa lampau. Buku ini mengindikasikan perubahan lebih jauh pada masa depan."
- Atmakusumah Astraadmadja, Lembaga Pers Dr. Soetomo, Jakarta, peneriman Ramon Magsaysay Award for Journalism, Literature, and Creative Communication Arts.

"Andreas... dorang bahas dan personalkan barang-barang yang disembunyikan."
- Benny Giay, Se
...more
Paperback, 268 pages
Published 2010 by Penerbit Kanisius
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.
This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

Showing 1-30
3.98  · 
Rating details
 ·  140 ratings  ·  25 reviews


More filters
 | 
Sort order
Muhammad Syarafuddin
Jul 27, 2011 rated it really liked it
SAYA KIRA, hanya wartawan sinting dengan sederet prestasi jurnalistik gemilang—pernah kerja di The Jakarta Post, The Nation (Bangkok), The Star (Kuala Lumpur) dan Pantau (Jakarta), penerima Nieman Fellowship on Journalism Harvard University —seperti Andreas Harsono yang bisa bilang, “Agama saya adalah jurnalisme.” Pengakuan ini dalam artian sebenarnya, bukan sekedar kepentingan promosi buku atau pernyataan kelepasan tidak sengaja.

“Makin bermutu jurnalisme di dalam masyarakat, makin bermutu pula
...more
Kardo
Dec 28, 2014 rated it it was amazing
Saya sepertinya menemukan sosok patron yang ideal setelah beberapa kali membaca tulisan Andrea Harsono. Dari buku ini saya belajar banyak hal. Saking banyaknya sampai saya merasa butuh waktu untuk mengendapkan apa yang saya dapat selepas baca buku ini.

Harsono adalah jurnalis senior yang telah mengecap pengalaman bekerja di berbagai media baik dalam negeri maupun internasional. Selain itu ia adalah peneliti untuk Human Rights Watch. Tercatat juga sebagai penerima beasiswa jurnalistik idaman 'Niem
...more
Sausan Atika
Mar 02, 2018 rated it it was amazing
Saya rasa jika ditarik sebuah garis penghubung, semua kumpulan tulisan Andreas Harsono di buku ini merupakan evaluasi untuk pers di Indonesia agar mulai menganut sembilan elemen jurnalisme dengan sebenar-benarnya. Sembilan elemen jurnalisme itu sendiri merupakan prinsip-prinsip dasar jurnalisme yang ditulis oleh Bill Kovac, jurnalis Amerika Serikat dengan reputasi tingkat tinggi.

Andreas Harsono pernah bekerja untuk beberapa media di luar negeri sekaligus memperoleh beasiswa Nieman Fellowship se
...more
Devina Heriyanto
Nov 12, 2017 rated it it was amazing
Karena saya tidak pernah belajar jurnalisme secara formal, tapi bekerja di bidang jurnalistik, bacaan ini sangat mencerahkan. Ada isu-isu standard yang tidak pernah saya ketahui sebelumnya, seperti fakta bahwa di Indonesia masih jarang media yang menggunakan byline. Ada beberapa artikel yang cukup menonjol karena membahas ras, apalagi karena saya juga Tionghoa seperti Andreas.

Buku ini sangat menarik, meskipun akan lebih baik bila Andreas mengikutsertakan pertanyaan orang yang jawabannya kemudia
...more
Jurnalis  Palsu
Oct 27, 2018 rated it really liked it
Buku Wajib setelah 9 Elemen Jurnalisme Bill Kovach. Ya Andreas Harsono merangkum berbagai teori, peristiwa dan analisis lewat bungarampai yang indah, ringkas dan bermutu.
Laras
Jul 01, 2016 rated it really liked it
Akibatnya, banyak cerita di belakang layar yang tak ditulis di negeri ini. Kau maklum saja. Mereka tak punya keberanian macam Pram dan Thukul. Mereka lebih takut ditegur redakturnya. Mereka ketakutan macam anjing sembunyi ekor di balik pantat. –hlm. 81

Sebagai mahasiswa jurnalistik dan seorang calon jurnalis, buku ini menjadi bacaan wajib. Andreas Harsono menguraikan secara lengkap (menurut saya) perihal berbagai macam hal terkait dasar hingga pengetahuan umum maupun detail mengenai jurnalisme. H
...more
Cintantya Sotya Ratri
Oct 12, 2012 rated it it was amazing
Shelves: non-fiction
Ketika selesai membaca buku ini, saya merasa jurnalisme di Indonesia salah kaprah. Selain isu bahwa media sangat tendensius, hal-hal sepele macam byline yang tidak dicantumkan dan ternyata karena pihak media yang masih belum mau mempertanggungjawabkan para wartawan mereka (karena dianggap kurang berkualitas), juga dipaparkan di sini. Andreas Harsono menjelaskan dengan cara yang mudah dipahami, cenderung santai bahkan terkadang lucu, apa adanya, dan mengalir. Mungkin karena buku ini merupakan kum ...more
Sandra (Page by Page)
Ini kumpulan tulisan seorang jurnalis yang bisa kita temukan lebih lengkap di blog pribadinya. Sangat bagus, karena nyata dan berdasarkan fakta. Bisa dibilang ini adalah kitab suci baru bagi para jurnalis yang serius ingin memajukan kesejahteraan masyarakat dengan menyampaikan berita yang penting dan benar. INI LEBIH BAGUS DARIPADA NGEBACA BUKU KODE ETIK JURNALISTIK!

Buku ini sudah diresensi dengan sangat baik oleh teman saya, Wan Ulfa Nur Zuhra di www.suarausu-online.com
here's the link =)
http://
...more
Eri Cahyono
benar-benar mencerahkan. Saya yang memang di disiplin ilmu yang juga mempelajari jurnalisme merasa mendapat banyak dari buku ini. Sangat baik buat anda semua, sekalipun anda buta jurnalisme. Karena di sini anda akan diajak bagaimana berpikir "putih". Anda akan dipinjami kaca mata canggih untuk melihat suatu hal dengan sudut pandang aneh dan unik, lebih canggih dari kacamata 3D! Yang jelas, Andreas Harsono cerdas mau menghadirkan ilmu yang dia punya tentang jurnalisme pada orang yang mau membaca ...more
Ananta Politan
Jul 02, 2011 rated it really liked it
Shelves: bawah-kolong
Andreas Harsono seems to convert his blog articles into a hard printing book. To be honest, the long-written articles deserve being published in a book. Harsono explains his reason: regarding with his hobby to answer question in mailing lists, he eyes blog a convenience medium to widely publishing them.

"A9ama saya adalah jurnalisme" (or journalism is my faith) offers the readers a deep and real experience on how to comprehend nine elements of journalism founded by bill kovach and Tom Rosenstiel.
...more
Muhammad Ardi
Jun 26, 2014 rated it really liked it
Buku yang mencatat perkembangan jurnalisme di Indonesia periode reformasi hingga pasca reformasi. Buku ini memberi sejumlah panduan dalam praktik jurnalisme media cetak, televisi, dan digital. Nyaman dibaca karena tidak berformat textbook ala buku kuliah jurnalisme. Salah satu panduan terpenting dalam buku ini adalah bagaimana mengelola pendidikan jurnalisme di Indonesia, sebab pendidikan jurnalisme adalah salah satu kunci meningkatkan mutu jurnalisme di Indonesia.
upiqkeripiq
Feb 26, 2012 rated it liked it
Shelves: punya
Ini buku bagus. Banyak ilmu yang bisa kita ambil setelah membaca buku ini. Tentang bagaimana "sulit"nya jadi wartawan. Tentang berbagai macam kejadian masa lalu di berbagai wilayah Indonesia dan dunia. Tentang Bill Kovach yang hebat itu. Tentang berbagai kejadian dalam pemberitaan dan sedikit sejarah berbagai media Indonesia. Kalau anda ingin jadi wartawan sepertinya buku ini harus anda baca ^_^
Yuu Sasih
Nov 23, 2013 rated it really liked it
A very nice essay anthology. Dapat banyak perlajaran berharga tentang dunia jurnalistik dari sini. Wajar kalau mantan pimred media kampus dulu sangat merekomendasikan buku ini. Maaf kak, baru sempat dibaca beberapa tahun kemudian. :'D
Ferdi Anggriawan
Mar 01, 2013 rated it really liked it
Bagus sekali. Namun sayang sosok Bill Kovach terlalu dipuja-puji disini.
Bania Cahya
Aug 06, 2011 rated it really liked it
Karena buku ini merupakan kumpulan pengalaman dan tidak mendikte pembacanya, membaca buku ini pun menjadi asik dan tidak membosankan. :)
Pandasurya
akhirnya dapet juga buku keren nan langka inih..Yay!
Kimi
Jan 29, 2011 rated it really liked it
Untuk yang tidak akrab dengan jurnalisme, buku ini seolah mencerahkan! :D

Review lengkap saya tulis di blog saya. :)
Pra
Dec 24, 2010 rated it really liked it
Shelves: jurnalistik
ya dibaca.... dibaca.... dibaca.....
Putri
Feb 15, 2011 marked it as to-read
Shelves: wishlist
antara pengen beli ato engga. habisnya udah baca sebagian isinya di blog sih ohohohoho :p
Steven S
Dec 27, 2015 rated it really liked it
Buku yang memperkaya pemahaman saya soal jurnalistik.

Satu hal yang pasti, menjadi jurnalis bukanlah perkara mudah.
Gina
Jan 04, 2016 rated it really liked it
Setelah "Seandainya Saya wartawan Tempo" nya Gunawan Muhammad, saya rasa semua jurnalis wajib baca buku ini
Luthfian Haekal
Penting untuk pemahaman isme di jurnalistik
Ade  Tegar Irsandy
rated it it was amazing
Mar 19, 2019
Yogi Prayoga
rated it it was amazing
Jan 17, 2016
Anton
rated it liked it
Sep 19, 2011
Alvin Fajri
rated it it was amazing
May 22, 2016
Adia Puja
rated it really liked it
Oct 26, 2018
Masykur
rated it did not like it
Nov 01, 2018
Viriya Paramita
rated it it was amazing
Jul 19, 2015
Jason
rated it did not like it
Sep 22, 2018
« previous 1 3 4 5 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »

Readers also enjoyed

  • The Elements of Journalism: What Newspeople Should Know and The Public Should Expect
  • Nietzsche
  • Sjahrir: Peran Besar Bung Kecil
  • Catatan Pinggir 3
  • Berjuang dan Dibuang (Untuk Negeriku, #2)
  • Ketika Jurnalisme Dibungkam Sastra Harus Bicara
  • Pintu-pintu Menuju Tuhan
  • Selimut Debu
  • Mangan Ora Mangan Kumpul
  • Back "Europe" Pack: Keliling Eropa 6 Bulan Hanya 1.000 Dolar
  • Perawan Dalam Cengkeraman Militer
  • Pergolakan Pemikiran Islam: Catatan Harian Ahmad Wahib
  • Seandainya Saya Wartawan Tempo
  • Setangkai Melati di Sayap Jibril
  • Istriku Seribu
  • Syekh Siti Jenar: Pergumulan Islam-Jawa
See similar books…