Mira W.





Mira W.


Born
in Jakarta, Indonesia
September 13, 1951

Genre

Influences


Terlahir sebagai Mira Widjaja, seorang dokter lulusan FK Usakti (1979) dan penulis novel yang begitu aktif. Karyanya begitu banyak. Yang terlaris Di Sini Cinta Pertama Kali Bersemi mencapai oplah 10.000, dan mengalami lima kali cetak ulang.

Sejumlah karyanya sudah difilmkan: Kemilau Kemuning Senja, Di Sini Cinta Pertama Kali Bersemi, Ketika Cinta Harus Memilih, Permainan Bulan Desember, Tak Kupersembahkan Keranda Bagimu, dll. Pemfilman karyanya mungkin karena faktor ayahnya, Othiel Widjaja, yang dulunya produser Cendrawasih Film.

Mira mengakui karyanya tidak mendalam. Karya-karyanya dipengaruhi oleh karya- karya Nh Dini, Marga T., Y.B. Mangunwijaya, Agatha Christie, Pearl S. Buck, dan Harold Robbins. Karena berasal dari lingkungan yang sama
...more

Average rating: 3.43 · 7,203 ratings · 531 reviews · 86 distinct worksSimilar authors
Dari Jendela SMP

3.51 avg rating — 536 ratings — published 1983 — 4 editions
Rate this book
Clear rating
Merpati Tak Pernah Ingkar J...

3.50 avg rating — 511 ratings — published 1984 — 4 editions
Rate this book
Clear rating
Jangan Pergi, Lara

3.90 avg rating — 296 ratings — published 1998
Rate this book
Clear rating
Sampai Maut Memisahkan Kita

3.46 avg rating — 339 ratings — published 1992 — 3 editions
Rate this book
Clear rating
Masih Ada Kereta Yang Akan ...

3.56 avg rating — 260 ratings — published 1982 — 3 editions
Rate this book
Clear rating
Deviasi

3.48 avg rating — 214 ratings — published 1996
Rate this book
Clear rating
Ketika Cinta Harus Memilih

3.55 avg rating — 208 ratings
Rate this book
Clear rating
Sepolos Cinta Dini

3.31 avg rating — 205 ratings — published 1978 — 2 editions
Rate this book
Clear rating
Cinta Berkalang Noda

3.21 avg rating — 205 ratings — published 2000
Rate this book
Clear rating
Biarkan Kereta Itu Lewat, A...

3.34 avg rating — 193 ratings — published 2002
Rate this book
Clear rating
More books by Mira W.…

Upcoming Events

No scheduled events. Add an event.

“Tuhanku, jika aku berdosa kepada-Mu, mengapa hukumannya Kaulimpahkan kepada anak-anakku?”
Mira W., Jangan Pergi, Lara

“Tidak perlu," sahut Febrian tegas. "Karena aku tidak takut mati bersamamu. Kita akan selalu bersama. Bahkan maut tidak bisa memisahkan kita.”
Mira W., Sampai Maut Memisahkan Kita

“Air matamu akan runtuh sebanyak tetes-tetes cintamu!”
Mira W.



Is this you? Let us know. If not, help out and invite Mira to Goodreads.