Tia Setiawati's Blog, page 815
December 11, 2012
"Pamer memang tidak baik. Namun, daripada pamer kesusahan, lebih baik pamer kebahagiaan."
-
Karena lebih menyenangkan membuat mereka tersenyum, daripada ikut bersedih.
- Tia Setiawati Priatna
December 8, 2012
Kak Tia, biasanya inspirasi Kakak untuk menulis puisi dari mana?
Cek ini ya, sajakhujan :
http://karenapuisiituindah.tumblr.com/post/31269842872/halo-widyawidni08-seingatku-aku-sudah-pernah
:)
"Mereka yang suka melakukan pembenaran terhadap diri sendiri, memang suka bicara berputar-putar. ..."
-
Kalau sudah benar, kan bisa to-the-point sebenarnya.
- Tia Setiawati Priatna
Jatuh cinta itu, ketika mengingat secuil saja kejadian bersama...

Jatuh cinta itu, ketika mengingat secuil saja kejadian bersama dia,
sudah mampu membuatmu banyak menulis tentang apa saja.
No wonder; love is like a miracle.
- Tia Setiawati Priatna
"Setidaknya, kalau kamu bukan tipe romantis yang suka bicara manis, jangan jadi orang yang sukanya..."
- Tia Setiawati Priatna
"Bahkan ketika tidak tahu harus berkata apa, diam tetaplah lebih mulia daripada berbohong."
- Tia Setiawati Priatna
Menemukan Sesuatu yang Sudah Hilang Dulu
Mungkin kita terlalu sering,
mencari-cari yang sudah tak ada,
bersusah payah mencari yang sudah pergi.
Hari ini,
aku seperti ingin menemukan yang sudah hilang dulu.
Masa lalu,
serta sepaket rindu darimu.
Masih adakah di tempatnya bersarang dulu, Tuan?
Sesungguhnya, Nona.
Ketika kau sempat mencari-carinya,
bukankah ia sudah pasti tidak ada?
Tangerang, 9 Desember 2012
- Tia Setiawati Priatna
Itulah gunanya Tumblr, Dear tulisanhanifah.
Kau tidak perlu...

Itulah gunanya Tumblr, Dear tulisanhanifah.
Kau tidak perlu repot-repot menghapus sumbernya kan?
Terima kasih ya. :)
Ada Banyak Puisi di Sini
Ini khusus untuk kamu, yang menyukai puisi-puisi panjangku. Enjoy!
- Tia Setiawati Priatna
Suatu Hari di Kotaku
Suatu hari di kotaku,
aku dikejutkan oleh suara petir yang angkuh.
Kau tahu,
kaulah yang pertama kali kuingat saat itu.
Suatu hari di kotaku,
aku diberikan mimpi yang tidak indah untuk kuceritakan kembali padamu.
Namun aku tetap ingin kau tahu,
aku bermimpi kau pergi,
dan tak pernah kembali padaku.
Suatu hari di kotaku,
aku begitu ingin ada pelukmu.
Menenangkanku seperti biasanya,
tidak perlu banyak kata-kata.
Suatu hari di kotaku,
aku mendengar kau sudah sempat mencintai dia yang baru.
Aku merasa ingin tidur saja, selamanya.
Atau amnesia tiba-tiba.
Terlalu cinta, ternyata tidak baik, ya?
Seperti kataku dulu padamu.
: Saat kau berkata, kau akan seumur usia setia.
Tangerang, 9 Desember 2012
- Tia Setiawati Priatna


