|
May 17
|
|
Aranolein
gave to:
Cikibawawaw: Kumpulan Cerita Nggak Penting (paperback)
by
Adiputra Singgih (Goodreads author)
bookshelves:
currently-reading,
graphic-diary,
illustrated-book,
indonesian,
my-fave,
my-library
|
my rating:
|
| |
read in May, 2009
Aranolein said:
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here.
"Buku ini memang penuh cerita ngga penting, tapi menurutku cerita sederhana yang ngga penting bisa juga menyentil kehidupan kita sehari-hari. Ringan, unik, tapi yang penting: menghibur.
Tengoklah tokoh si Buyung yang menggambarkan nasib ka...more
Buku ini memang penuh cerita ngga penting, tapi menurutku cerita sederhana yang ngga penting bisa juga menyentil kehidupan kita sehari-hari. Ringan, unik, tapi yang penting: menghibur.
Tengoklah tokoh si Buyung yang menggambarkan nasib karyawan dengan tumpukan pekerjaan yang selalu datang, atau si Anwar yang suka menawar barang khas orang Indonesia yang suka beli barang dengan harga semurah mungkin. Putra mengeluarkan kenangan dan kesan-kesannya lewat gambar denhan bentuk karakter yang kocak. Mengingatkan akan Tim Burton, tapi selera Indonesia. Hahhaaa...terutama si Joni Kribo.
Semua karakter di buku Cikibawawaw bisa kita temui di mana-mana. Setidaknya kita pasti ada yang pernah punya pengalaman kayak mereka.
Bagiku sih, cerita ngga penting-nya Putra tetap penting buat dibaca.
(less)
"
|
|
April 30
|
|
Aranolein
gave to:
Cerita si Lala (Paperback)
by
Sheila Rooswitha Putri
bookshelves:
graphic-diary,
illustrated-book,
my-fave,
my-library
|
my rating:
|
| |
read in April, 2009
Aranolein said:
"Aku baru dapat buku ini. Buku yang menyenangkan untuk dibaca karena selain gambarnya yang menarik dan detail, bahan dasarnya adalah pengalaman pribadi dan penuh cinta.
Membaca buku ini sedikit banyak membuatku serasa berkaca juga, mungkin ...more
Aku baru dapat buku ini. Buku yang menyenangkan untuk dibaca karena selain gambarnya yang menarik dan detail, bahan dasarnya adalah pengalaman pribadi dan penuh cinta.
Membaca buku ini sedikit banyak membuatku serasa berkaca juga, mungkin karena banyak persamaan yang bisa kutemui di sini sebagai pasangan muda, yang keduanya punya background seni rupa dan hobi yang kurang lebih sama: koleksi buku, baca komik, dan collectibles.
Lala kocak banget di buku ini. Selain bercerita, sempat pula menyelipkan beberapa pantun konyol yang diakuinya garing tapi menurutku malah menambah hidup buku ini.
Ngga sabar rasanya nunggu kelanjutan bukunya yang lain.
Jangan lupa tambahkan pantun-mu itu ya La!!(less)
"
|
|
November 23, 2008
|
|
Aranolein
gave to:
The Book of Lost Things (Hardcover)
by
John Connolly
bookshelves:
fantasy,
fiction,
magic,
my-fave,
my-library,
novel,
thriller
|
my rating:
|
| |
read in October, 2008
Aranolein said:
"'Everything You Can Imagine is Real'
Gimana kalau dongeng masa kecil yang pernah kita dengar ternyata berbeda 180° dari yang pernah kita bayangkan? Buku ini adalah 'twisted version' dari dongeng ala Brothers Grimm, seperti Rumpelstiltski...more
'Everything You Can Imagine is Real'
Gimana kalau dongeng masa kecil yang pernah kita dengar ternyata berbeda 180° dari yang pernah kita bayangkan? Buku ini adalah 'twisted version' dari dongeng ala Brothers Grimm, seperti Rumpelstiltskin, Snow White, Sleeping Beauty, Rapunzel, Cinderella, Hansel and Gretel.. Dengan setting World War II di Inggris, karakter utama buku ini adalah seorang anak lelaki pemberani bernama David yang baru kehilangan ibunya. Ibu David yang memperkenalkan kecintaan akan buku-buku dengan dongeng dan cerita-cerita menakjubkan. Sang ibu pula yang meyakinkan David bahwa melalui buku, dongeng yang pernah ia dengar bisa dialami dalam dunia nyata.
Aku suka sekali buku ini (Thanks to Shafiq!), karena dibalik ajaibnya jalan cerita, dijalin dengan latar belakang dongeng klasik sebelum tidur, banyak kejadian-kejadian lucu, haru dan menegangkan, dan menurutku sebetulnya buku ini kaya filosofi.
Dalam salah satu interview dengan Chud.com seperti dikutip oleh situs pribadinya, Connoly bilang gini, "Is there a greater, deeper evil at the heart of the universe, from which our own generally inferior version is drawn, like water from a well? I don't know. The books suggest that there may be. If one believes in God, then does one accept the existence of the opposite of God? I don't feel any urge or responsibility to provide answers to those questions. It's enough to raise them, and to consider them in the context of the books." (less)
"
|
|
November 02, 2008
|
|
Aranolein
gave to:
The Wednesday Letters: Surat Cinta di Hari Rabu (paperback)
by
Jason F. Wright
bookshelves:
fiction,
journal,
mellow-jellow,
my-library
|
my rating:
|
| |
read in October, 2008
Aranolein said:
"Aku beli buku ini berdasarkan insting aja, karena mood-ku belakangan ini juga sedang mellow, dan aku jatuh cinta pada desain sampulnya yang seperti amplop surat berwarna merah manyala. Kemasan yang menarik, tidak seperti sampul buku lainnya yang rama...more
Aku beli buku ini berdasarkan insting aja, karena mood-ku belakangan ini juga sedang mellow, dan aku jatuh cinta pada desain sampulnya yang seperti amplop surat berwarna merah manyala. Kemasan yang menarik, tidak seperti sampul buku lainnya yang ramai. Simpel, dan pas aku baca resume-nya cocok buat suasana hatiku. begitu aku beli dan buka, ternyata kualitas kertasnya juga tebal dan setting hurufnya tidak bikin sakit mata.
Buku ini intinya adalah tumpukan surat-surat cinta seorang suami pada sang istri. Tapi meski sepertinya naif, isi surat-surat yang selalu ditulis pada hari Rabu ini isinya begitu dahsyat dan dalam sekali maknanya. Ada saat-saat menyenangkan, ada juga saat-saat dimana keluarga pasangan ini harus mengalami goncangan dan menyimpan rahasia keluarga yang baru terbuka saat sang penulis sudah wafat, mengharuskan anak-anak mereka tegar menerima semua kenyataan dan berjuang untuk saling menguatkan satu sama lain.
Ini buku tentang cerita keluarga. Bitter sweet, as I must say. Aku suka cara penulis menuturkan kejadian, tidak berlebihan, dan penuh selipan celetukan segar dari karakter yang membuatku cepat jatuh hati, si Malcolm.
Buku ini buatku banyak memberi inspirasi, misalnya belajar memaafkan, menerima pasangan kita apa adanya, dan banyak lagi.(less)
"
|
|
August 26, 2008
|
|
Aranolein
gave to:
The Power of Karma: How to Understand Your Past and Shape Your Future (Paperback)
by
Mary T. Browne
bookshelves:
i-dont-have-it,
my-fave,
self-theraphy,
want-to-buy
|
my rating:
|
| |
|
|
July 28, 2008
|
|
Aranolein
gave to:
Can You Keep a Secret? (Jangan Bilang Bilang, Ya...)
by
Sophie Kinsella
bookshelves:
chicklit,
my-library
|
my rating:
|
| |
|
|
July 07, 2008
|
|
Aranolein
added:
Rel Kereta Api Di Padang Rumput (Lucky Luke)
by
Maurice de Bevere
bookshelves:
classic,
comic,
my-library
|
my rating:
|
| |
|
|
Aranolein
added:
Pahlawan Berbaju Putih (Kisah Petualangan Lucky Luke)
by
Maurice de Bevere
bookshelves:
classic,
comic,
my-library
|
my rating:
|
| |
|
|
Aranolein
added:
Lucky Luke Adventure, vol. 1: Billy the Kid (Paperback)
by
Maurice de Bevere
bookshelves:
classic,
comic,
my-library
|
my rating:
|
| |
|
|
Aranolein
added:
Bangsawan dari Schoonburg (Johan & Pirlouit)
by
Peyo
bookshelves:
classic,
my-library
|
my rating:
|
| |
|