<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<GoodreadsResponse>
	<Request>
		<authentication>false</authentication>
		    <method><![CDATA[]]></method>
	</Request>
	<user id="2248991">
  <name><![CDATA[Pustakawan]]></name>
  <user-name><![CDATA[Pustakawan]]></user-name>
	<link><![CDATA[http://www.goodreads.com/user/show/2248991-pustakawan]]></link>
	<updates-rss-url><![CDATA[http://www.goodreads.com/user/updates_rss/2248991?key=ba339f968085718d7fc17d7f93c6f58643890ab7]]></updates-rss-url>
	<reviews-rss-url><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/list_rss/2248991?key=ba339f968085718d7fc17d7f93c6f58643890ab7&shelf=%23ALL%23]]></reviews-rss-url>
  <friends-count type="integer">13</friends-count>
  <reviews-count type="integer">67</reviews-count>
  <user_shelves type="array">
  <user_shelf>
    <book_count type="integer">66</book_count>
    <description nil="true"></description>
    <exclusive_flag type="boolean">true</exclusive_flag>
    <id type="integer">5668651</id>
    <name>read</name>
  </user_shelf>
  <user_shelf>
    <book_count type="integer">1</book_count>
    <description nil="true"></description>
    <exclusive_flag type="boolean">true</exclusive_flag>
    <id type="integer">4892014</id>
    <name>currently-reading</name>
  </user_shelf>
  <user_shelf>
    <book_count type="integer">0</book_count>
    <description nil="true"></description>
    <exclusive_flag type="boolean">true</exclusive_flag>
    <id type="integer">4892013</id>
    <name>to-read</name>
  </user_shelf>
</user_shelves>

  
    <updates type="array">
        <update type="rating">
      
  
  
  

    <title>
    	<![CDATA[Pustakawan voted on a review]]>
    </title>
    <link>http://www.goodreads.com/</link>
    <description>
    	<![CDATA[
    	<table>
    		<tr><td>
    		<a href="http://www.goodreads.com/user/show/1445709-tyas"><img alt="1445709" src="http://photo.goodreads.com/users/1221801924p2/1445709.jpg" /></a>
</td>
<td valign="top" colspan="2">
  <div class="updateContent">
  	<strong><a href="/user/show/2248991-pustakawan">Pustakawan</a></strong>
  	read and liked
  	<a href="http://www.goodreads.com/review/show/47470727" class="userName">Tyas</a>'s
  	review of <a href="http://www.goodreads.com/book/show/5746582.Laskar_Pemimpi_Andrea_Hirata_Pembacanya_dan_Modernisasi_Indonesia" class="bookTitleRegular">Laskar Pemimpi: Andrea Hirata, Pembacanya dan Modernisasi Indonesia</a>:
  	<br/><br/>

  	
      
    	<span id="reviewTextContainer47470727" style="">&quot;<span id="freeTextContainerreview_rating47470727" class="reviewText">Begitu melihat buku ini, saya tergelitik.  Kritik terhadap karya laris Andrea Hirata, <em>Laskar Pelangi</em> dan kedua sekuelnya?  (Buku keempat saat itu belum diterbitkan.) Wah!  Jujur, meski terkadang membantu saya memutuskan untuk membeli sebuah buku atau<a href="#" onclick="Element.show('freeTextreview_rating47470727'); Element.hide('freeTextContainerreview_rating47470727'); return false;">...more</a></span>
<span id="freeTextreview_rating47470727" style="display:none" class="reviewText">Begitu melihat buku ini, saya tergelitik.  Kritik terhadap karya laris Andrea Hirata, <em>Laskar Pelangi</em> dan kedua sekuelnya?  (Buku keempat saat itu belum diterbitkan.) Wah!  Jujur, meski terkadang membantu saya memutuskan untuk membeli sebuah buku atau tidak, ulasan yang hanya mengungkap keseruan atau pesan moral sebuah buku sering kali tidak memuaskan saya.  Sering kali sebagian dari kita memaafkan cacat-cacat sebuah karya tulis karena pesan moralnya.  Kita alpa melirik aspek-aspek lain sebuah buku.  Oleh karena itu, karya Nurhady Sirimorok ini bisa jadi sebuah tambahan penting dalam dunia perbukuan kita, terutama karena kita kekurangan kritik sastra (atau kritik buku pada umumnya) yang baik.<br/><br/>Karya Nurhady penting karena bukan sekadar membahas kehebatan atau cacat penulisan—dan saya tidak hanya membicarakan tentang EYD atau ketepatan dengan isi KBBI—<em>Laskar Pelangi</em>.  Ia menyelam lebih jauh, berusaha menunjukkan betapa kuatnya pengaruh orientalisme dan pandangan modernitas dalam karya Andrea Hirata ini.<br/><br/>Nurhady, hemat saya, cukup berhasil menyoroti bagaimana ‘ganas’nya Andrea menarik garis tegas antara kota, modernitas, pendidikan ala Barat (bagus) dengan hal-hal tradisional, berbau desa (jelek), bahkan tega memberi label ‘primitif’ pada hal-hal yang hendak ditinggalkan tokoh Ikal.  Untuk melaksanakan tujuannya, Nurhady bahkan menelaah sejarah modernitas Indonesia, baik dalam hal politik maupun sastra.  Nurhady gencar mengkritik pandangan Ikal yang seolah sangat mendewa-dewakan Prancis dan Barat pada umumnya.<br/><br/>Meskipun saya sepakat dengan Nurhady bahwa  sekolah formal—dengan kurikulum yang digariskan pemerintah pusat—bukanlah satu-satunya sumber ilmu-pengetahuan yang berguna, saya berharap sebenarnya Nurhady lebih menajamkan fokus kritiknya.  Apakah ia hanya menyoroti sekolah di Indonesia yang menurutnya sangat dipengaruhi Barat (dan yang, sebagai guru, saya rasakan sendiri, dibebani kurikulum yang terlalu berat dan tidak mengindahkan keberbedaan anak-anak didik), ataukah seluruh sekolah formal?  Bagaimana dengan sekolah-sekolah kejuruan?  Dan sadarkah Nurhady bahwa justru sekolah-sekolah di banyak negara ‘Barat’ kini sangat humanis, menyesuaikan pendidikan yang diambil anak dengan kebutuhannya?  (Ingat, di Amerika Serikat murid bisa memilih mata pelajarannya sendiri, dan bahkan tersedia mata pelajaran yang sangat sehari-hari, seperti mengemudikan mobil, sementara di Indonesia kita tidak bisa.)  Tentunya saya juga tidak berharap bahwa Nurhady ‘mengharamkan’ atau ‘mencap buruk’ semua sekolah formal.  Jika seseorang ingin menjadi dokter atau insinyur, misalnya, tentu tak ada salahnya jika ia mengikuti pendidikan formal.  (Yang, terus terang, memang tampaknya sangat didesain untuk membimbing anak-anak memilih jurusan kuliah yang dianggap ‘keren’ seperti kedokteran dan teknik.  Saya dulu memilih biologi dengan sadar dan sudah kenyang dianggap ‘warga kelas dua’ karena pilihan saya itu.)<br/><br/>Meskipun saya sepakat dengan Nurhady mengenai betapa basi usaha ‘pelestarian’ alam dengan membuat hutan ‘konservasi’ yang melarang masyarakat sekitar masuk dan berinteraksi lagi dengan daerah tersebut, saya perlu mengoreksi Nurhady.  Yang dideskripsikan Nurhady kini dalam ilmu biologi konservasi sebenarnya tidak disebut usaha ‘konservasi’, melainkan ‘preservasi’, yang sangat berbeda artinya dengan ‘konservasi’.  Belajar dari kegagalan usaha ‘preservasi’, kini usaha-usaha konservasi  (yang dirancang oleh para ahli biologi konservasi, yang mendapatkan ilmu dan kebijaksanaan mereka dari ilmu biologi konservasi ‘ala Barat’ dan pengalaman di berbagai penjuru dunia) dirancang dengan sangat menyadari  bahwa manusia adalah bagian tak terpisahkan dari alam.  Oleh karena itu, kini para ahli konservasi menerapkan sistem zonasi di taman nasional atau cagar alam.  <br/><br/>Selain itu, saya agak terganggu dengan cara Nurhady menggambarkan betapa usaha memberi nama Latin pada organisme membuat masyarakat melupakan nama lokal.  Semua jadi diseragamkan.  Terlepas dari apalah tujuan Linnaeus dan rekan-rekan sejawatnya pada zamannya, usaha pemberian nama Latin pada organisme saat ini tujuannya lain sekali.  Tak seperti yang dituduhkan Nurhady (yang mungkin tidak punya pengalaman langsung dalam bidang ini, dan mungkin hanya mengutip orang lain yang, kata anak sekarang, selalu penuh ‘curigation’), penamaan Latin adalah cara saintis demi bisa memahami objek-objek biologis (organisme) dengan lebih baik.  Sehingga meskipun saya menyebutnya ‘jagung’, orang Amerika menyebutnya ‘corn’, orang Inggris menyebutnya ‘maize’, saat bertemu kami semua bisa berbagi ilmu dalam kesepahaman bahwa yang kami bicarakan adalah sama-sama ‘<em>Zea mays</em>’.  Jangan kira para ahli biologi hanya sibuk memberi nama Latin dan melupakan nama lokal.  Bukalah buku semacam Botani karya van Steenis, atau buku panduan lapangan pengamatan burung terbitan LIPI.  Tengoklah, nama Latin tercantum bersama-sama nama lokal di berbagai tempat.  Jadi, bukan salah saintis dan binomial nomenklatur mereka sehingga pohon filicium sibuk disebut-sebut dalam buku Andrea.  Itu kekurangcermatan Andrea sendiri meneliti nama lokal pohon tersebut.<br/><br/>Akhir kata, buku Nurhady bagaimana pun juga adalah tambahan berharga bagi dunia tulis-menulis kita. Saya mengharapkan ada semakin banyak karya kritis seperti buatan Nurhady yang satu ini.  (Ah, tapi sebaiknya saya jangan cuma berharap dan mimpi saja, ya.  Mengapa saya tidak mencoba menulis sendiri buku semacam ini?)<br/><br/>Sebagai catatan akhir, saya pikir buku ini sebenarnya dapat memetik manfaat dari penyuntingan yang lebih baik lagi; ini bukan sekadar masalahadanya kesalahan ketik di sana-sini, tapi juga isi yang terlampau bertele-tele di beberapa tempat.<br/><br/><a href="#" onclick="Element.hide('freeTextreview_rating47470727'); Element.show('freeTextContainerreview_rating47470727'); return false;">(less)</a></span>
&quot;</span>
    

    <div class="updateCommentLink">
  

  <a href="http://www.goodreads.com/review/show/47470727" class="actionLink">6 comments</a> 
</div>

  </div>

    		</td></tr></table>
    		]]>
  	</description>

    

    </update>
        <update type="fanship">
      
  
  
  
    <title><![CDATA[New Fanship update]]></title>
    

    </update>
        <update type="rating">
      
  
  
  

    <title>
    	<![CDATA[Pustakawan voted on a review]]>
    </title>
    <link>http://www.goodreads.com/</link>
    <description>
    	<![CDATA[
    	<table>
    		<tr><td>
    		<a href="http://www.goodreads.com/user/show/813338-anis"><img alt="813338" src="http://photo.goodreads.com/users/1204480141p2/813338.jpg" /></a>
</td>
<td valign="top" colspan="2">
  <div class="updateContent">
  	<strong><a href="/user/show/2248991-pustakawan">Pustakawan</a></strong>
  	read and liked
  	<a href="http://www.goodreads.com/review/show/16082597" class="userName">anis</a>'s
  	review of <a href="http://www.goodreads.com/book/show/1975036.Gagalnya_Historiografi_Indonesiasentris_" class="bookTitleRegular">Gagalnya Historiografi Indonesiasentris?</a>:
  	<br/><br/>

  	
      
    	<span id="reviewTextContainer16082597" style="">&quot;<span id="freeTextContainerreview_rating16082597" class="reviewText">pak bambang begitu menguasai bidang ini. dalam bukunya ia mengulas satu pendekatan baru tentang historiografi indonesia. hal ini dikarenakan bahwa ia menganggap bahwa historiografi indonesia yang berkembang pada saat ini memiliki premis dasar yang ti<a href="#" onclick="Element.show('freeTextreview_rating16082597'); Element.hide('freeTextContainerreview_rating16082597'); return false;">...more</a></span>
<span id="freeTextreview_rating16082597" style="display:none" class="reviewText">pak bambang begitu menguasai bidang ini. dalam bukunya ia mengulas satu pendekatan baru tentang historiografi indonesia. hal ini dikarenakan bahwa ia menganggap bahwa historiografi indonesia yang berkembang pada saat ini memiliki premis dasar yang tidak berbeda secara metodologis dan epistemologis apabila dibandingkan dengan historiografi kolonial. tak heran dalam perkembangannya dalam historiografi indonesia dikenal istilah sejarah tanpa rakyat, rakyat tanpa sejarah, sejarah tanpa wanita, atau wanita tanpa sejarah. historiografi yang dikritik oleh bambang menyatakan bahwa sejarah itu cenderung bersifat elitis dan formal dan lebih diidentikkan dengan sejarah politik.<a href="#" onclick="Element.hide('freeTextreview_rating16082597'); Element.show('freeTextContainerreview_rating16082597'); return false;">(less)</a></span>
&quot;</span>
    

    <div class="updateCommentLink">
  

  <a href="http://www.goodreads.com/review/show/16082597" class="actionLink">add a comment</a> 
</div>

  </div>

    		</td></tr></table>
    		]]>
  	</description>

    

    </update>
        <update type="comment">
      
  
  
  
  
    
    	<title>
    		<![CDATA[new comment from Pustakawan]]>
    	</title>
  	  	<link>http://www.goodreads.com/review/show/35516080</link>
  	<description>
  		<![CDATA[
  			New comment on <a href="http://www.goodreads.com/user/show/178598" class="userReview" style="font-weight: bold">mahatma</a>'s review of 
  		<a href="http://www.goodreads.com/book/show/5102145.Perspektif_Baru_Penulisan_Sejarah_Indonesia" class="bookTitle">Perspektif Baru Penulisan Sejarah Indonesia</a>
  		<br/><span class="by">by</span>
  		<a href="http://www.goodreads.com/author/show/726020.Henk_Schulte_Nordholt" class="authorName">Henk Schulte Nordholt</a>

  		<br/><br/>				
  		Saya paling suka tulisan ke-4, &quot;Pramoedya dan Historiografi Indonesia&quot; yang ditulis oleh Hilmar Farid, keren puool...<br/><br/>Tulisan Harry Poeze ttg Tan Malaka jg bagus, coz banyak info baru yg bisa pembaca peroleh
  		]]>
  	</description>
  	
    

    </update>
        <update type="rating">
      
  
  
  

    <title>
    	<![CDATA[Pustakawan voted on a review]]>
    </title>
    <link>http://www.goodreads.com/</link>
    <description>
    	<![CDATA[
    	<table>
    		<tr><td>
    		<a href="http://www.goodreads.com/user/show/178598-mahatma-anto"><img alt="178598" src="http://photo.goodreads.com/users/1258672679p2/178598.jpg" /></a>
</td>
<td valign="top" colspan="2">
  <div class="updateContent">
  	<strong><a href="/user/show/2248991-pustakawan">Pustakawan</a></strong>
  	read and liked
  	<a href="http://www.goodreads.com/review/show/35516080" class="userName">mahatma anto</a>'s
  	review of <a href="http://www.goodreads.com/book/show/5102145.Perspektif_Baru_Penulisan_Sejarah_Indonesia" class="bookTitleRegular">Perspektif Baru Penulisan Sejarah Indonesia</a>:
  	<br/><br/>

  	
      
    	<span id="reviewTextContainer35516080" style="">&quot;<span id="freeTextContainerreview_rating35516080" class="reviewText">ini keren sodara-sodara,<br/>tulisan heather sutherland &quot;meneliti sejarah penulisan sejarah&quot; itu sendiri sudah memikat saya.<br/>jadi,<br/>sejarah itu BUKAN masa lalu, tapi CATATAN TENTANG masa lalu.<br/>catatan itu sendiri punya riwaya<a href="#" onclick="Element.show('freeTextreview_rating35516080'); Element.hide('freeTextContainerreview_rating35516080'); return false;">...more</a></span>
<span id="freeTextreview_rating35516080" style="display:none" class="reviewText">ini keren sodara-sodara,<br/>tulisan heather sutherland &quot;meneliti sejarah penulisan sejarah&quot; itu sendiri sudah memikat saya.<br/>jadi,<br/>sejarah itu BUKAN masa lalu, tapi CATATAN TENTANG masa lalu.<br/>catatan itu sendiri punya riwayat, punya sejarah, sehingga perlulah bagi kita untuk tahu siapa yang membuat catatan itu, dalam konteks sosio-politis apa, bagaimana penerimaan dan penolakan publik terhadap catatannya.... dst.<br/>ini asyiknya,<br/>dan ini menjelaskan mengapa ada banyak sekali tulisan sejarah untuk peristiwa masa lalu yang sama.<br/><br/>dalam buku ini ada nama-nama besar yang sudah kondang dalam studi sejarah indonesia: harry poeze, john roosa, gerry van klinken, adrian vickers, hilmar farid, degung santikarma, selain bambang purwanto dan ratna saptari sendiri.<a href="#" onclick="Element.hide('freeTextreview_rating35516080'); Element.show('freeTextContainerreview_rating35516080'); return false;">(less)</a></span>
&quot;</span>
    

    <div class="updateCommentLink">
  

  <a href="http://www.goodreads.com/review/show/35516080" class="actionLink">9 comments</a> 
</div>

  </div>

    		</td></tr></table>
    		]]>
  	</description>

    

    </update>
        <update type="review">
      
  
  
  
    
    	<title>
    		<![CDATA[Pustakawan added 'Di Bawah Lentera Merah: Riwayat Sarekat Islam Semarang 1917-1920']]>
    	</title>
  	  	<link>http://www.goodreads.com/review/show/62014428</link>
  	
    	<description>
    		<![CDATA[
    			Pustakawan added:	<a href="http://www.goodreads.com/book/show/5360963.Di_Bawah_Lentera_Merah_Riwayat_Sarekat_Islam_Semarang_1917_1920" class="bookTitle">Di Bawah Lentera Merah: Riwayat Sarekat Islam Semarang 1917-1920   (Softcover)</a>
    			<span class="by">by</span>
    			<a href="http://www.goodreads.com/author/show/659620.Soe_Hok_Gie" class="authorName">Soe Hok Gie</a>
    			<br/>
    			



          
    			  
    			
    		]]>
    	</description>
  	
    

    </update>
        <update type="review">
      
  
  
  
    
    	<title>
    		<![CDATA[Pustakawan added 'Sang Penumpas: Sebuah Novel Sejarah']]>
    	</title>
  	  	<link>http://www.goodreads.com/review/show/62014224</link>
  	
    	<description>
    		<![CDATA[
    			Pustakawan added:	<a href="http://www.goodreads.com/book/show/3337978.Sang_Penumpas_Sebuah_Novel_Sejarah" class="bookTitle">Sang Penumpas: Sebuah Novel Sejarah (Paperback)</a>
    			<span class="by">by</span>
    			<a href="http://www.goodreads.com/author/show/1410694.Dukut_Imam_Widodo" class="authorName">Dukut Imam Widodo</a>
    			<br/>
    			



          
    			  
    			
    		]]>
    	</description>
  	
    

    </update>
        <update type="review">
      
  
  
  
    
    	<title>
    		<![CDATA[Pustakawan added 'Declare! Kamar Kerja Penerbit Jogja']]>
    	</title>
  	  	<link>http://www.goodreads.com/review/show/62013502</link>
  	
    	<description>
    		<![CDATA[
    			Pustakawan added:	<a href="http://www.goodreads.com/book/show/3813803.Declare_Kamar_Kerja_Penerbit_Jogja" class="bookTitle">Declare! Kamar Kerja Penerbit Jogja</a>
    			<span class="by">by</span>
    			<a href="http://www.goodreads.com/author/show/1098157.adhe" class="authorName">adhe</a>
    			<br/>
    			



          
    			  
    			
    		]]>
    	</description>
  	
    

    </update>
        <update type="review">
      
  
  
  
    
    	<title>
    		<![CDATA[Pustakawan added 'Mistisisme Jawa: Ideologi di Indonesia']]>
    	</title>
  	  	<link>http://www.goodreads.com/review/show/62013214</link>
  	
    	<description>
    		<![CDATA[
    			Pustakawan added:	<a href="http://www.goodreads.com/book/show/6440383-mistisisme-jawa" class="bookTitle">Mistisisme Jawa: Ideologi di Indonesia (Softcover)</a>
    			<span class="by">by</span>
    			<a href="http://www.goodreads.com/author/show/378868.Niels_Mulder" class="authorName">Niels Mulder</a>
    			<br/>
    			



          
    			  
    			
    		]]>
    	</description>
  	
    

    </update>
        <update type="review">
      
  
  
  
    
    	<title>
    		<![CDATA[Pustakawan added 'Berpikir dan Berjiwa Besar']]>
    	</title>
  	  	<link>http://www.goodreads.com/review/show/62012756</link>
  	
    	<description>
    		<![CDATA[
    			Pustakawan added:	<a href="http://www.goodreads.com/book/show/1897625.Berpikir_dan_Berjiwa_Besar" class="bookTitle">Berpikir dan Berjiwa Besar (Paperback)</a>
    			<span class="by">by</span>
    			<a href="http://www.goodreads.com/author/show/218433.David_J_Schwartz" class="authorName">David J. Schwartz</a>
    			<br/>
    			



          
    			  
    			
    		]]>
    	</description>
  	
    

    </update>
      </updates>
  </user>

</GoodreadsResponse>