Goodreads Indonesia discussion

2037 views
Tanya-Jawab & Info Goodreads > Cara memasukkan buku di Goodreads

Comments (showing 1-50 of 443) (443 new)    post a comment »

Ordinary Dahlia (OrdinaryDahlia) | 775 comments G ada buku dobel. Trilogy LORT ma judul satu-annya gara2 compare ma temen2 yg laen. kumaha eta? mo g delete...malez liat rak2nya lagih. Aduuuuuuuuuh...


Ordinary Dahlia (OrdinaryDahlia) | 775 comments dua2nya kayaknya...g bingung pas ada org yg ngerating LORT 2 kok pnampakannya g jg ngasih. Padahal g ngasih rate utk yg trilogy langsung 3 buku. Brarti g dua kali ngentrykan?
G juga bingung tuh ma yg kayak narnia...bukunya banyak, jadi g rating yg sebundel ajah biar ga repot. ternyata keluar yg satu judul satu judul.


Ordinary Dahlia (OrdinaryDahlia) | 775 comments intinya hrs balik liat rak2 g ya...hiks'
G baca LOTR, narnia, musashi buku terpisah2 mank, tapi utk kepraktisan (tadinyah) g ambil yg dah sebundel hahahaha...udin deh. Thengkyu buerat'


message 4: by Nenangs (last edited Jun 06, 2008 01:57AM) (new)

Nenangs | 2318 comments Amank,

Melihat aturan-aturan entry diatas, saya jadi banyak PR nih. Hahaha.
dugh...jadi malu. :)

Sedikit tambahan, kadang-kadang buku yang super laris (AAC, misalnya, sering-sering sih buku-buku berbahasa asing), bisa jadi terbit pada tahun yang sama, penerbit yang sama, sampul yang sama, tapi memiliki ISBN yang berbeda.
Pendapat saya sih, selama ISBNnya berbeda, berarti edisi yang berbeda, berarti entry yang berbeda juga.



message 5: by [deleted user] (last edited Jun 06, 2008 04:01AM) (new)

mo nambahin aja,
akhir-akhir ini (yg di rak n hardisk gue sih, akhir 90-an ke atas) cukup sering gue ngeliat buku berbahasa Inggris yg sekali terbit langsung dapat 2, bahkan 3 ISBN: hardbound copy ISBN sendiri, paperback ISBN sendiri, e-book pun ISBN sendiri. Padahal grafik sampul, penomoran halaman sama dan terbitnya barengan. Yang sering nyantumin tiga ISBN barengan dalam hlm pancir yg sama tu AFAIK Cambridge UP. Kalo penerbit di AS dan UK-nya beda, walau judul sama dan terbit barengan dengan sampul sama pula (kadang juga beda sii), ISBN-nya malah bisa lebih dari 3.
Yg kayak gini malah gue sering nemuin di buku2 yg pastinya ga laris-laris amat, khususnya buku2 akademis macam tafsiran, monograf, disertasi yg diterbitkan dll. seputar teks-teks Kekristenan. Kalo mau contoh gue punya beberapa neeh :D

<>

Mesti tanya ke forum Goodreads librarian kali ya yg kayak gini kebijakannya apa? Atau jgn2 ud diatur?


Nenangs | 2318 comments Tentang penulisan nama penterjemah di kolom author 2 atau 3, dibahas lagi di:
http://www.goodreads.com/topic/show_g...

Hmmm...berharap deh secepatnya disediain box khusus untuk penterjemah.


message 7: by Femmy, Pendiri GRI (new)

Femmy | 500 comments Mod
Setahuku, kebijakan GR adalah kalau ISBN-nya berbeda, setiap ISBN ini harus memiliki entri masing-masing. Nggak cuma hc, pb, atau e-book dan penerbit, banyak lagi edisi lain yang dibedakan ISBN-nya. Paperback aja ada trade pb dan mass market. Selain itu ada large-print, ada bookclub, ada audiobook, dan entah apa lagi.

@james, setahuku di luar negeri biasanya edisi HC dulu yang lebih dulu terbit, setelah itu baru edisi PB. Kalau lihat katalog penerbit sana, bahkan ada tanda khusus kalau suatu novel langsung terbit dalam bentuk PB (straight-to-PB) dan nggak lewat tahap HC. Sepertinya merupakan suatu kebanggaan bagi pengarang di sana, kalau bisa diterbitkan dalam HC, kayak misalnya yang diceritakan di sini.

Terbalik sama di sini. Hampir semua buku terbit softcover. Kalau laris, baru dibikin hardcovernya.


message 8: by [deleted user] (new)

@ femmy
Memang setahu saya buku2 populer biasanya HC dulu, baru PB.
Sebagian buku2 akademis Kristen juga HC dulu, baru PB.
tapi akhir-akhir ini saya lihat sendiri ada yang langsung dua-duanya keluar barengan: HC, PB; bahkan tiga bareng edisi E-book. Tak jarang ISBN-nya urutan pula

Contoh e:
Ian Richard Netton, Islam, Christianity and Tradition: A Comparative Exploration, Edinburgh University Press: 2006
isbn-10 0 7486 2391 4 (hardback)
isbn-13 978 0 7486 2391 4 (hardback)
isbn-10 0 7486 2392 2 (paperback)
isbn-13 978 0 7486 2392 1 (paperback)
(belum sempet baca, ISBN bukunya urutan, 2391-2392)

Contoh lain seri Cambridge Companions to Religion
http://www.cambridge.org/us/series/sS...
cuma sempet baca beberapa, contoh di bawah g ga punya bukunya).
Sebagian HC-nya terbit duluan (selisih 1-3 bulanan), sebagian barengan. Contoh:
- The Cambridge Companion to Classical Islamic Theology, ed. Tim Winter, HC terbit 1 bulan lebih awal dari PB-nya
HC: http://www.cambridge.org/us/catalogue...
PB: http://www.cambridge.org/us/catalogue...
- The Cambridge Companion of Evangelical Theology, ed. Timothy Larsen & Daniel Treier, HC & PB-nya terbit bareng
HC: http://www.cambridge.org/us/catalogue...
PB: http://www.cambridge.org/us/catalogue...

james ;)



message 9: by Femmy, Pendiri GRI (new)

Femmy | 500 comments Mod
I stand corrected :-) Kayaknya hanya terjadi untuk buku nonfiksi yah.


Coqueline | 604 comments Ngomong2 gue liat masih banyak nih buku2 Indonesia yg judulnya ditulis pake HURUF GEDE SEMUA. Gak enak banget dibacanya, kemaren gue bersihin satu2 untuk serial Rumah Kecil di Padang Rumput, tapi ternyata banyak banget, dan ga ada di rak buku gue sendiri gue biarkan aja deh.


Nenangs | 2318 comments Ada baiknya beliau yg menambahkan buku dalam huruf besar semua di undang kesini.
Tapi gw nggak yakin mau ngikutin. Soalnya ada kemungkinan memang kesengsem ama hurup besar.
Liat aja quotations-nya. Hehehe...

Atau cuma nggak ngerti nettiquette.


Coqueline | 604 comments Ironisnya, beliau malahan Librarian #1 dari Indo...

Gimana entar kalo ada yg masukin judul buku kAyAk BeGiNi ya? Hehehe...


Coqueline | 604 comments Mang, elu apain si Lydia? Hari ini gue liat buku2 yg dia masukin dia hapusin (yg artinya katalog buku Indonesia berkurang banyak deh), dan rak bukunya sendiri dikosongin (talking about burning libraries... hehe). Kok ngambekan begini ya?


message 14: by [deleted user] (new)

wah wah kok jadi gini ya? gawat kalo dah hapus2in buku


ratna | 61 comments Sebenarnya yg diprotes ini cara memasukkan buku (yang tidak sesuai pedoman), bukan orangnya kan?

Biasanya di forum2 publik selalu ada kesempatan utk memberi private message ke moderator, kalo ada anggota yg merasa anggota lain 'melakukan kesalahan'. Kenapa itu ngga bisa dilakukan di goodreads ini? Toh memang anggota goodreads bermacam2 kan.

Maaf sebelumnya kalo OOT dan turut campur. Soalnya saya lihat sampai ada 2 topik di discussion group yg berbeda yg sama2 membahas perbedaan selera (plus orangnya) dalam meng-entry buku :P


Coqueline | 604 comments Iya nih, jujur gue jadi mangkel pisan soalnya beneran banyak buku yg ilang. Emang sih beliau berjasa yg masukin buku2 tersebut ke katalog, tapi kalo emang niatnya jadi Librarian (yg artinya untuk kepentingan bersama), jangan semau keadaan hati begini dong.

Di group Librarians ada ga sih cara ngelaporin/mengajukan complain ke admin soal conduct sesama librarians?


Endah (perca) | 658 comments Moderator, apakah aku sudah benar memasukkan buku baru? Maaf ya kalau ternyata masih keliru. Yang aku blm paham cara memasang gbr covernya. Mohon pencerahan :)


message 18: by [deleted user] (new)

Sudah benar, Mbak. Tapi saya lengkapi dengan jumlah halaman, format (softcover), dan sinopsis ya.

Misalnya Raden Banyak Sumba:
http://www.goodreads.com/book/show/52...

cara memasukkan cover. Klik edit book, di sebelah kanan ada upload cover image


Biruhati Syaheed | 71 comments Tanya nich, kalau memasukkan buku yang isinya kumpulan tulisan bagaimana ya? Utamanya buku-buku kumpulan puisi atau esai/artikel/opini. Yang ada di halaman deskripsi buku cuma ada editor saja.


message 20: by [deleted user] (new)

Peran editor sangat penting dalam sebuah antologi dan biasanya dihargai sama setara penulis. Tentunya editor di sini adalah editor beneran yg mengumpulkan naskah, memberi kerangka pikirnya, menulis pendahuluannya, bukan cuma 'editor' yang mengedit bahasa. Tapi apapun itu biasanya saya masukkan nama si editor dg keterangan (ed.)


message 21: by Femmy, Pendiri GRI (new)

Femmy | 500 comments Mod
Ronny, karena sekarang peran editor bisa disebutkan dalam data buku, saya kira sebaiknya nama si editor jangan diberi embel-embel (ed.) lagi. Setuju, kan?


message 22: by [deleted user] (new)

Oh iya, tentu setuju Femmy


message 23: by [deleted user] (new)

Satu pertanyaan bodoh dari saya, kamerad, apakah ini berarti untuk buku2 bunga rampai atau festschriften semua penulis artikel kita perlu cantumkan juga? Atau cukup di info saja?
Makasih sebelumnya.


message 24: by [deleted user] (new)

oke :D mungkin lebih baik begitu dulu kali ya, Amang? Cape juga kalo bikin entry sekian puluh kali gitu hahaha. Ada yang punya pendapat lain?


Agung Dwi Cahyadi (AgungDC) | 62 comments Sepakat!


message 26: by Femmy, Pendiri GRI (new)

Femmy | 500 comments Mod
Saya malah cenderung ingin mencantumkan semua nama penulis dalam buku itu. Biar tambah lengkap, begitu.


Wirotomo Nofamilyname | 2298 comments Kasus yang agak berbeda sedikit.

Beberapa hari yang lalu saya memasukkan kumpulan cerpen "Kurma" yang berisi 11 cerpen tentang puasa dan lebaran ke daftar buku Goodreads. Nah di tempat "author" saya cuma menulis nama editornya. Sedang 11 judul cerpen dan nama pengarangnya saya tulis di book description.
Kalau seperti itu sudah oke belum?
Mohon pencerahannya.


message 28: by [deleted user] (new)

Itulah, Wirotomo. Yang selama ini gue lakukan (kalo lagi rajin, tapinya) emang begitu.

lanjut


message 29: by [deleted user] (new)

Tepat, tepat


Adiprasatya | 23 comments hmm, nanya soal buku ini nih: Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma.

Balai Pustaka kan menerbitkan ulang buku ini, berbarengan dengan beberapa judul sastra klasik lainnya. Nah, apakah harus dibuatkan entri baru? Soalnya, ISBN-nya kayanya sama, terus isi dan tebal buku juga sama. Mungkin yang berbeda adalah sampulnya. Tahun penerbitan yang dicantumkan di halaman paling depan juga berubah, jadi 2008.

mohon pencerahannya...


message 31: by [deleted user] (new)

Nah di sini kacaunya. Tiap kali ada edisi baru (yg biasanya ditandai dg ganti sampul) *note: edisi baru berbeda dg cetakan baru* seharusnya ISBNnya beda juga dan semestinya dibikinkan lema baru. Kalau udah gini terpaksa bbrp edisi jadi tidak berISBN di database GR


Adiprasatya | 23 comments hmm, untuk kasus "Ave Maria" itu, gw sih curiganya ini cuma cetakan baru. Di halaman yang memuat nomor ISBN, ada juga tercantum: "Cetakan kedua puluh empat - 2008". Tetapi memang sampulnya diganti, dan di sampul belakang ditambahkan sedikit komentar dari Seno Gumira Ajidarma, yang dugaan gw pasti ga ada di cetakan-cetakan sebelumnya.

Apa kasus ganti sampul begini harus dibuatkan lema baru ya?


message 33: by [deleted user] (new)

Biasanya buku yg ganti sampul ganti layout juga, soalnya rugi kalo cuma ganti sampul doang. Perubahan kayak gini AFAIK sama dengan edisi baru, dan mestinya dapet ISBN baru. Hasil gugling sebentar, link berikut ini mungkin bisa memperjelas.


message 34: by Femmy, Pendiri GRI (last edited Nov 14, 2008 05:59PM) (new)

Femmy | 500 comments Mod
Menurutku sih, kalau cuma ganti sampul dan layout, edisinya masih terhitung sama, ngga perlu dibuatkan entri baru. Toh isi bukunya sama. Informasi buku yang diisikan ke GR untuk kedua versi tersebut juga sama.


message 35: by [deleted user] (new)

hmm.. menurutku tidak Fem. Biasanya ganti sampul itu menandakan ganti edisi, sementara utk 1 edisi bisa dicetak bbrp kali. Nah utk beda cetakan tapi 1 edisi ini yg ga perlu dibuatkan entri baru


message 36: by Femmy, Pendiri GRI (last edited Nov 16, 2008 01:28AM) (new)

Femmy | 500 comments Mod
Ronny, apakah sudah baca link yang diberikan James (#45) tentang perbedaan edisi dan cetak ulang? Kalau kita mau mengikuti definisi di sana, "Changes in cover art, or the colour of the cover do not constitute a major change and the publication is regarded as a new impression of the same edition."

Secara khusus, saya tahu bahwa di Mizan (sewaktu saya bekerja di sana), banyak juga buku yang berganti sampul tanpa berganti isi sama sekali. Di luar Mizan, kita ambil contoh misalnya buku-buku Enid Blyton. Kita tahu sampul buku-bukunya beberapa kali berganti. Tapi, apakah isinya berubah? Kayaknya nggak deh.


message 37: by [deleted user] (last edited Nov 16, 2008 02:00AM) (new)

Berikut cover Love in the Time of Cholera dari penerbit yang sama (Penguin) sbg satu contoh saja bagaimana cover2 yg berubah berarti ganti edisi dan mendapat ISBN baru, sekalipun isinya sama sekali tidak ada perubahan (karena demi standar rujukan, buku asing memang jarang sekali ganti layout)

ISBN 014012389X | ISBN 0141032421 | ISBN 0141189207
Image Hosted by ImageShack.us | Image Hosted by ImageShack.us | Image Hosted by ImageShack.us

Mungkin ada yg bisa bantu menjelaskan ini? CMIIW.


message 38: by Femmy, Pendiri GRI (new)

Femmy | 500 comments Mod
Kalau contoh di atas, menurutku sih jelas harus diberi entri masing-masing di GR, karena ISBN-nya beda. Bukankah yang masalah kita sekarang ini adalah kalau ada buku yang ISBN-nya sama tetapi sampulnya berbeda?


message 39: by Femmy, Pendiri GRI (new)

Femmy | 500 comments Mod
Menurut saya sih, secara umum kita ikuti penerbitnya saja.

Kalau penerbitnya menganggap perubahan sampul suatu buku merupakan perubahan kecil, dan karenanya tidak menganggapnya edisi baru dan mempertahankan ISBN, kita ikuti saja dan beri satu entri di GR.

Kalau penerbitnya menganggap perubahan sampul berarti perubahan edisi dan memberi buku itu ISBN baru, ktia beri setiap ISBN entrinya masing-masing di GR.


message 40: by Femmy, Pendiri GRI (new)

Femmy | 500 comments Mod
Oh iya, soal ketiga buku itu, saya lihat sekilas di Internet, buku pertama adalah terbitan Penguin India, yang kedua Penguin entah yang mana, yang ketiga Penguin UK. Silakan dicek lagi lebih jauh.


message 41: by [deleted user] (new)

msg#51
Oke Fem, ini solusi bagus kurasa

msg#52
Yg pertama bukan India tapi UK juga (aku pegang yg edisi gambar pertama itu). Tahun terbitan yg prtama 1989, kedua 2007, dan ketiga juga 2007


message 42: by Femmy, Pendiri GRI (new)

Femmy | 500 comments Mod
Oke, thanks infonya.


message 43: by [deleted user] (new)

Aku kira "changes in cover art" di link di atas merujuk pada sampul lama yang diutak-utik/ditambahi, bukan ganti dengan sampul baru? CMIIW. :)
Sepakat dengan di atas, ikuti ISBN :) Toh selama ini walau edisi hardcover dan paperback sampulnya sama, tetap dibikinken entri berbeda.


Adiprasatya | 23 comments terima kasih untuk segala infonya ^_^
hmm tampaknya gw bakal ikut aturan "1 ISBN = 1 lema" deh. Meski agak risih karena melihat sampul buku di goodreads dan di rumah berbeda, tapi kayanya cara ini yang paling tidak menambah "keribetan" :P


message 45: by Femmy, Pendiri GRI (last edited Nov 17, 2008 09:21PM) (new)

Femmy | 500 comments Mod
Rin, sebenernya buku itu sudah ada data edisi Indonesianya di GR. Jadi Rini ngga perlu masukin lagi datanya.

Untuk switch edisi, klik "view all #" di kotak "other editions" di kolom kanan, terus dari daftar yang muncul berikutnya, klik "switch to this edition" di edisi yang kita baca.

Untuk "Does My Head Look Big in This?", aku udah rapiin datanya, jadi Rini ngga perlu switch lagi.


message 46: by Speakercoret (last edited Dec 29, 2008 11:06PM) (new)

Speakercoret | 2543 comments buat librarians mo minta tolong, tlg liatin hasil manual add saya, buku lucky 1,2,3 sama istri2 hollywood ( semuanya jackie collins ) ud benar belum? kalo belum tlg kasih tau dimana salahnya , buat saya belajar.. and tolong combine juga y.. n tlg liatin juga isbnnya y, soalnya ada yg gak lengkap ad juga yg kosong


message 47: by [deleted user] (new)

@speakercoret
krn saya belum pernah baca Jackie Collins, jadi mo nanya: itu Istri-istri Hollywood emang jilid 2? kalau benar berarti hanya edisi Indonesianya aja yg dipisah jadi dua, dan dengan begitu sebaiknya tidak dicombine dg edisi Inggrisnya yg cuma 1 jilid


Speakercoret | 2543 comments @ronny, iy, istri2 hollywood emang di pisah jadi 2 buku, begitu juga lucky (ada 3) eh iy nanya juga kalo buku2 yang kayak gitu nulisnya lucky 1 apa lucky (buku 1)


Speakercoret | 2543 comments @amang & ronny, bukannya mending dicombine aja, kan bisa di pilih tiga2nya juga bukan?


Uci  | 119 comments Aku sudah keburu combine sang negosiator (frederick forsyth), sang mahabintang & suami-suami hollywood (jackie collins)yang masing-masing ada 2 jilid jadi cuma satu buku. Boleh kah?


« previous 1 3 4 5 6 7 8 9
back to top