group discussion


651 views

topic: Komunitas Goodreads Indonesia > Baca itu Seru! Nulis itu...Perlu!!!





Comments (showing 914-963)    post a comment »

message 963: by Syafiyah (new)

2769826 ooh.. oke terimakasih ^_^


message 962: by miaaa, Moderator 2010 (new)

858390 @fia, seperti kata ugit itu blum bisa emang, mereka yang mau komen juga harus klik 'vote' dulu baru bisa komen. aku sih blum pernah ngeklik itu buat ngebales komen temen2 :D


message 961: by Member Idle Ugit (new)

1324284 fiya.. coba tanya di tret kelas gudrid untuk pemula. tapi yang setahu saya ga bisa.


message 960: by Syafiyah (new)

2769826 @mba mia: apakah di fasilitas writingnya goodreas kita bisa membalas tanggapan goodreads yang lain?


message 959: by Syafiyah (new)

2769826 @speakercoret: buku tulis bekas barack obama boleh, yang isinya strategi politik, atau buku bekas andrea hirata saat merangkai alur laskar pelangi, Paulo Coelho-pun tak mengapa.. Ayo kemarikan mba (benerkan?).. hehehe.. ^_^

@mba mia: aku udah coba, terimakasih infonya..


message 958: by Speakercoret (new)

1362250 @fia: hehehe dendana buku tulis bekas mau? @mia: he eh ni suka seliwer:p


message 957: by Syafiyah (new)

2769826 oh, begitu.. sip-sip.. coba ah..


message 956: by miaaa, Moderator 2010 (new)

858390 kalo fia ke profil goodreadsmu, di atas group dan di bawah quote ada writing nah fia bisa bikin satu folder khusus puisi dan satu puisi per chapter, di sini udah ada berapa tuh hehe. jadi deh semacam buku puisimu versi online :D


message 955: by Syafiyah (new)

2769826 fasilitas writingnya goodreads? apakah itu? ^^


message 954: by Syafiyah (new)

2769826 Nenangs wrote: "muthe...mo sayfifah mo syafifah teuteup juga salah.
Yg bener Syafiyah. yang ada dua "y"-nya bukan "f"-nya.

tomopedia mode on*"


betul tul tul... mas/mba speakercoret salah niihh.. denda satu buku! hehe


message 953: by miaaa, Moderator 2010 (new)

858390 @fia, udah bisa disatukan nih puisi2mu di fasilitas writingnya goodreads :D

@mute, sliwer yah haha sama suka begitu juga :p


message 952: by Speakercoret (new)

1362250 tivarepusoinegnimunamuhsunegiuq wrote: "ah Mute... salah mulu XD

dah diedit, teuteup ajah salah :D"


lo juga gak engeh kan... kalo gw masih salah :p


1618324 ah Mute... salah mulu XD

dah diedit, teuteup ajah salah :D


message 950: by Speakercoret (new)

1362250 hehehehe... baru ngeh :D


message 949: by Nenangs (new)

890685 muthe...mo sayfifah mo syafifah teuteup juga salah.
Yg bener Syafiyah. yang ada dua "y"-nya bukan "f"-nya.

tomopedia mode on*


message 948: by Speakercoret (new)

1362250 ni qui ikut2 aja nih... *nimpuk pake streples gede*


message 947: by tivarepusoinegnimunamuhsunegiuq (last edited 2 days ago, 12:01AM) (new)

1618324 message 944: by Speakercoret (last edited 3 minutes ago)


message 946: by Speakercoret (new)

1362250 aku nulis syafifah kok :p *ngeles mode on*


message 945: by Syafiyah (new)

2769826 Speakercoret wrote: "@ sayfifah: suka banget tuh yg #943... bagus.... :D"

btw, namaku syafiyah hehe.. panggil aja fia. ^_^


message 944: by Speakercoret (last edited 2 days ago, 11:56PM) (new)

1362250 @ syafifah: suka banget tuh yg #943... bagus.... :D


message 943: by Syafiyah (last edited 2 days ago, 10:38PM) (new)

2769826 Lama lara melampirkan kelam di wajah sendu membisuku. Sejumput rasa malu pada-Mu adalah tikaman pisau beracun abu. Meremas paru. Tuhan, tolong berikan aku koma. Sebelum tiba pada titik. Yang belum kutahu, kisah apa yang harus kuguratkan pada setapak jalanku. Dan dengan wajah apa kuharus memandang-Mu saat titik berseru.

*setelah hujan berkilat, di puncak


message 942: by miaaa, Moderator 2010 (new)

858390 Pra wrote: "nulis berita boleh gak?

he..he..he..."


hahahaha pra, blum puas nulis ndek radar toh. monggo wae lah aku yo pengen baca :D


message 941: by Indri (new)

1610985 keajaiban ibu

aku berlari pulang yang kucari hanya ibu

ibu yang menciumku
maka sakitku hilang
ibu yang memelukku
maka lelahku sirna
ibu yang mengajarkan bentuk
hingga ku tahu itu huruf dan angka
ibu yang menatap
tapi ku paham ia marah dan aku bersalah
ibu yang berbinar
padanya kuceritakan segalanya

kini aku seorang ibu
dan tahu apa rasa mencium, memeluk,
mengajari, menatap, berbinar...
memaknai lebih dari itu semua
bahagia dalam bangga
itulah ajaib

untuk ibu, dan calon ibu dimana saja
selamat hari ibu



message 940: by Dahlia (new)

189220 message 928

Wuiiiih...thx u han, lup yu pul dah


message 939: by Pra (new)

895973 nulis berita boleh gak?

he..he..he...


message 938: by Member Idle Ugit (new)

1324284 boleh.. in one condition: nama yg di belakang .bang. nya itu harus nama saya. jadi.. jangan panggil saya bang malih. hehe.. @mastomo: hehe.. sori bisnis konten dadakan. mau brp persen share profitnya mas?


message 937: by Syafiyah (new)

2769826 bang gimana?

jadi pingin nyanyi abang tukang baso mari-mari sini.. (lupa lanjutannya apa) menyedihkan sekali anak-anak zaman sekarang, lagu anak-anaknya gak polos lagi ^^


message 936: by Member Idle Ugit (new)

1324284 @fia: mas boleh.. kang boleh.. pak boleh.. atau ugit sajah.


message 935: by Wirotomo, Moderator 2010 (new)

697401 Kitomobodo hahaha....

vote untuk ulasannya Gieb.


message 934: by Ina (new)

1236174 betul,,,d udara pun kita dapat menulis :)


message 933: by Amang, Moderator 2010 (new)

348055 Ina wrote: "tulis,,,tulis,,,"

jadi teringat bang Saut Sitompul!

Jangan terlalu dipusingkan bagaimana menulis puisi/ Cukup berjongkok di taman/ dengan pena di tangan/ Ada daun jatuh tulis!


message 932: by Ina (new)

1236174 tulis,,,tulis,,,


message 931: by Syafiyah (new)

2769826 tak bisa berkata. Pujian itu hampir mematahkan punggunggku. Hampir.

Ah, tega, orang lain lebih mengetahui karakterku dibanding diriku sendiri.

Segunung terimakasih, mas gieb.

Kapaan bisa secerdas itu...

Mmm.. mba/mas ugit.. (maaf aku sama sekali tidak tauuu apakah mba atau mas...)

Ehem, mba/mas.. aku gak ikutan Kitomobodo. Tapi Ugitobodoyanglagibobodanmasabodosukamaintendo hihi..

Punya mas/mba ugit puisinya aku suka..


message 930: by Member Idle Ugit (new)

1324284 likes mas gieb's comments


message 929: by gieb (last edited 5 days ago, 04:24AM) (new)

633463 Syafiyah wrote: "gundah aku kini. Ada banyak hal yang ingin kucoretkan. menyimpulkan sajak-sajak, bermain guratan, diatas putih dengan hitam. tentang pertemanan, tentang contekan, ibunda guru dan kekuatan. tentang ..."

syafiyah, penyair muda dengan diksi-diksi yang sederhana tapi cemerlang. membangun dugaan peristiwa sehari-hari menjadi sebuah tempat kontemplasi yang ciamik plus mencengangkan. makan hati, makan nasi. sama saja. kebutuhan!. larik yang telak dan melantakkan teori hitam freud. keren.

puisi lahir dari ketajaman sang penyair menangkap jiwa dari kelebatan kata yang jatuh dari kegamangan pikir sang penyair. syafiyah dalam puisinya selalu berhasil memadupadankan itu semua tanpa cela. membuat kejut yang bikin otak berkerenyut kemudian menganggukkan kepada tanda setuju.

larik yang tegas dan pedas. tapi mengena tepat di pikir khalayak. tak mudah membuat kondisi semacam itu. pun oleh para penyair besar itu. keren syafifah. tuang. tuang. tuang. usir kemapanan para penyair dengan syairmu yang gemilang dan pedas itu.


message 928: by gieb (last edited 5 days ago, 04:04AM) (new)

633463 Dahlia wrote: "Muslim

Magrib, 2 Muhararram 1431 H
Asyhadu An-Laa Ilâha Illallâh
wa Asyhadu Anna Muhammadar Rasulullâh
...
...
Loh, aku Mualaf?!
Astagfirullah, apa yang kupikirkan yah?
...
...
Sujud syukur sajal..."


dalam teks ini penyair membuat puisi menjadi sebuah pencapaian bukan sebagai sebuah perayaan. pencapaian pribadi sang penyair yang meletupkan teks-teks yang menggugah tanya bagi yang membaca.

sayangnya, penyair masih terjebak dalam semiotika tanda-tanda. teks syahadat menjadi penanda yang ingin dicapai oleh sang penyair. seperti merefleksikan sekian perjalanan dari keyakinan yang selama ini akrab dalam kehidupan penyair. capaian syahadat belum menyentuh sebuah jawaban rasional tentang sebuah pencapaian spiritualitas. sujud syukur menjadi slogan kaum jabariyah yang meletakkan semua persoalan kepada takdir.

tetapi sang penyair memulai perjalanan baru dengan momen yang pas. tahun baru. embel-embel islam menjelma penanda yang kuat untuk sebuah keinginan ikhtiar tanpa menyerah.

seharusnya, begitulah puisi. yang bergerak mengayun-ayunkan bahasa untuk sebuah pencapaian tinggi dari pola pikir sang penyair. tak hanya sekedar pencapaian identitas tapi juga sebuah laku dari identitas yang bersangkutan. sesuai dengan judul puisi: muslim (yang berserah diri).

berserah diri bukan sebuah kata benda yang mati. tapi sebuah kata sifat yang memiliki banyak parameter. ciri-ciri orang yang berserah diri, salah satunya adalah: hidup mencari nafkah dengan mencari kayu bakar itu lebih baik daripada mencari orang yang minta-minta; orang yang berserah diri itu orang yang tetangganya aman dari lidah dan perbuatannya. itulah muslim sesungguhnya yang akan menemukan surga saat hidup. mencapai surga ini diperlukan sikap hidup yang toleran dan semangat yang keras untuk memuliakan kehidupan.

surga yang ditawarkan kepada 'yang berserah', jelas bukan surga antah berantah. surga yang ditawarkan jelas bukan surga di alam mimpi yang tak ada kenyataannya. jika surga hanya bisa diraih dengan ritual semata, tak diperlukan kehadiran Kanjeng Nabi Muhammad, yang jelas-jelas disuruh oleh Tuhan untuk membangun makarim al akhlaq (budi pekerti yang mulia).

eniwei, puisinya keren. lanjuttt...




message 927: by Member Idle Ugit (new)

1324284 fia sedang gundah? gelisah? jangan biarkan berlarut2 .. dapatkan solusi dari masalah anda cukup dengan ketik REG(SPASI)KITOMOBODO kirim ke 4663


message 926: by Syafiyah (new)

2769826 gundah aku kini. Ada banyak hal yang ingin kucoretkan. menyimpulkan sajak-sajak, bermain guratan, diatas putih dengan hitam. tentang pertemanan, tentang contekan, ibunda guru dan kekuatan. tentang bianglala, tentang masa depan, tentan lantunan nada, realita dan cerita remaja dan kesekian kali.. lagi-lagi tentang cinta.

gundah aku kini. yang mana dulu? hari ini tak lebih dari 24 jam. tidur kurang dari 6 jam. makan ibadah dan cinta, 18 jam. aku ingin bergulingan dari atas langit biru dan jatuh kehamparan hijau rerumputan. tapi tak ada waktu yang rela berhenti barang sedetik.

kini aku gundah. prioritas yang utama entah apa. kuleburkan saja dibawah tumpukan buku. agar masuk bagai cerita, dan menjadi masa lalu yang tak tercipta. lari-lari. roda-roda. enyah, murka, marah. apa saja kuungkapkan. sia-sia. tak ada suara. lebih baik aku makan saja. makan hati, makan nasi. sama saja. kebutuhan!

katanya masalah jangan dihindari, itu untuk mengembangkan jiwa. jadi aku terima. itu saja.

*fia*


message 925: by Syafiyah (last edited 5 days ago, 03:12AM) (new)

2769826 mba indrii suka deh puisinyaaa...

Aku nggak nangkep punya mba dahlia nih.. hehe


message 924: by Leli (new)

581752 itu bukan ijab kabul ya? :p


message 923: by Dahlia (last edited 5 days ago, 02:20AM) (new)

189220 Muslim

Magrib, 2 Muhararram 1431 H
Asyhadu An-Laa Ilâha Illallâh
wa Asyhadu Anna Muhammadar Rasulullâh
...
...
Loh, aku Mualaf?!
Astagfirullah, apa yang kupikirkan yah?
...
...
Sujud syukur sajalah






message 922: by Palsay (new)

567709 waahh...bener Shafiyah..the rising star..:)


message 921: by Syafiyah (new)

2769826 Sekali lagi... merona.

terima kasih kakak2 semua, mas-mas, mba-mba.. atas supportnya hihi..

Maaf tidak sering-sering mampir bercuap.. ;p


message 920: by Member Idle Ugit (new)

1324284 *standing keplok bwt shafiya*


message 919: by Syafiyah (last edited 7 days ago, 03:09AM) (new)

2769826 Pemburu. Memainkan panah pada asa berlarian. Terbahak tawa di tepi jurang peradaban. Dendangkan lagu kebinasahan dengan permai mematikan. Disudut jemari tangan, ukiran kata beruntaian. Seperti penyair bertasbih pada lantunan. Membiuskan. Mematikan. Berhala pujaan, sembunyikan muka pada Tuhan. Selaksa peristiwa peradaban. Setipis jembaran siratalmuntaha, setipis itu pulalah kain pada hawa. Dzikrullah bermalam, menghembus si rumput bergoyang, kini berpulang. Bergantian. Dengan pinggul bergoyangan, musik berdendangan, maksit berjalanan. Kepala-kepala besar manusia. telunjukannya berseru. menciptakan ayat dalam koma kesesatan. Mencabut nyawa dan asa bagai memutar rolet. Limpahan ke-malu-an, bersembunyi dibalik tirai-tirai permainan. Adakah nurani tersembunyi? Disudut labirin, berputar, berkelok, lurus dan belok. Pastilah, disana nurani. Akuilah. Pencarian akan kesempurnaan. Itulah, fitrah, kita.. sang pemain. Sang Pemburu.


message 918: by Member Idle Ugit (new)

1324284 Ini warna yang tak tercipta dari uraian cahaya rona pelangi. Ini BUKAN merah jingga kuning hijau nila biru pula ungu. Cuma ada HITAM PUTIH. Mana terang itu putih. Mana gelap itu hitam. Tak boleh ada yang dianggap buram atau disebut kelabu. Lalu aku bingung Tuhan.. langit-Mu apakah hitam atau putih?


message 917: by Syafiyah (new)

2769826 Merona.


message 916: by Leli (new)

581752 iya.. itu buat mbanya amang: turut bduka, pasti bangga skali mba tyas kpd amang


message 915: by Member Idle Ugit (new)

1324284 @mbak indri: walah.. mesin ketiknya udah ditaro di mesum eh.. museum. @mbak leli: senangnya ada yang senang punya adik


message 914: by Indri (new)

1610985 mencari|melepas si sepi

berdiri di tengah lautan manusia. kesepian itu
dengung tawa marah riuh rendah teriak
kemerisik berbisik desah alun kecipak
diam. atau terus mencari

bagaimana mencari di tengah ramai
apa harus bergerak menyusup berputar
sementara tak tahu apa ia juga berlari mengejar?
yakinkah bahwa ia tak menunggu di luar?
atau duduk diam
menanti yang datang menghampiri
menunggu pembawa kabar berseri
atau sebuah pesan yang tak terjawab pasti?

larut dalam ramai
semua bergegas, dari segala penjuru ke arah berlawanan
di sana, masih berkelebat mencari



« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 19 20
back to top

unread topics | mark unread

Books mentioned in this topic

Suara Apa Itu? (other topics)