Petualangan Violet
by monic
genre:
Children's Books
description:
Violet menyukai semua buku cerita. Tapi buku kosong yang baru saja dia temukan di meja kakek lebih menarik. Kenapa? Karena Violet bisa bertualang di dalam buku itu. Hmm...
chapters
chapter 1:
Buku Kosong Kakek
Buku Kosong Kakek
chapter 1
—
updated 01/01/08
—
2315 characters
—
1 person liked it
—
1 review
Violet suka sekali buku. Di dalam kamarnya, ada 2 buah lemari besar dan tinggi hingga ke langit-langit rumah. Isi lemari itu buku koleksi Violet. Ada buku cerita, buku dongeng, buku legenda, buku komik..wah banyak deh!
Di setiap cover depan buku diberikan nomor urut sesuai pembelian buku itu. Semua buku sudah disampul plastik.
Teman-temannya boleh ikut membaca koleksi di kamar Violet, tapi tidak boleh dipinjam dan dibawa pulang. Sebab Violet takut koleksi akan hilang dan berkurang. Violet bercita-cita memiliki pespustakaan sendiri yang akan dibuka untuk umum kelak saat ia sudah dewasa.
Pagi ini Violet libur sekolah maka Ibu mengajaknya main ke rumah Kakek dan Nenek. Mereka berangkat naik angkot selama 15 menit, dan turun tepat di depan gang rumah Kakek dan Nenek.
"Selamat Pagi, Nek....Kakek mana?" sapa Violet sambil mencium tangan Nenek.
"Kakek sedang ke bengkel, ban sepedanya bocor kemarin," jawab Nenek, "Kamu tidak sekolah hari ini, Vi?"
"Tidak Nek, libur, kakak-kakak kelas 6 sedang ujian akhir."
"Wah senang sekali...kamu menginap saja di sini."
Violet hanya memamerkan giginya. Dia takut tidak bisa nonton TV sampai malam kalau menginap di rumah Kakek Nenek karena mereka pasti sudah tidur jam 8 malam. Hihi..bandel ya Violet ini.
Kemudian Nenek dan Ibu mengobrol sambil memasak.
Violet mulai menjelajah rumah Nenek. Ia masuk ke ruang keluarga, duduk di bangku rotan Kakek, bangun lagi, jalan menuju ruang kerja Kakek, dan melihat-lihat buku-buku di meja Kakek. Di meja Kakek, paling banyak buku perjuangan sejarah jaman Jepang dulu dan buku-buku puisi orang-orang terkenal.
"Eh kok buku ini aneh?" kata Violet dalam hati sambil memegang sebuah buku di pojok meja, "Bukunya kosong, tidak ada garis-garis untuk menulis dan tidak ada tulisan apa pun. Seperti buku gambar saja, tapi kertasnya tipis sekali. Buku apa ini ya?"
Violet mencoba menulis namanya dengan pensil Kakek
..
NAMAKU VIOLET.
..
Kemudian dia berpikir sejenak..
..
UMURKU 9 TAHUN.
..
Tak berapa lama kemudian, timbul tulisan dari lembar kosong tersebut
..
HALO VIOLET, SALAM KENAL AKU SI BUKU. KAMU SUKA BERPETUALANG?
..
Violet terhenyak, kaget sekali sampai hampir jatuh dari kursi tinggi Kakek.
Dia terdiam..ketakutan..dan bingung..kemudian berlari ke arah dapur mendekati Nenek dan Ibu...
back to top
Di setiap cover depan buku diberikan nomor urut sesuai pembelian buku itu. Semua buku sudah disampul plastik.
Teman-temannya boleh ikut membaca koleksi di kamar Violet, tapi tidak boleh dipinjam dan dibawa pulang. Sebab Violet takut koleksi akan hilang dan berkurang. Violet bercita-cita memiliki pespustakaan sendiri yang akan dibuka untuk umum kelak saat ia sudah dewasa.
Pagi ini Violet libur sekolah maka Ibu mengajaknya main ke rumah Kakek dan Nenek. Mereka berangkat naik angkot selama 15 menit, dan turun tepat di depan gang rumah Kakek dan Nenek.
"Selamat Pagi, Nek....Kakek mana?" sapa Violet sambil mencium tangan Nenek.
"Kakek sedang ke bengkel, ban sepedanya bocor kemarin," jawab Nenek, "Kamu tidak sekolah hari ini, Vi?"
"Tidak Nek, libur, kakak-kakak kelas 6 sedang ujian akhir."
"Wah senang sekali...kamu menginap saja di sini."
Violet hanya memamerkan giginya. Dia takut tidak bisa nonton TV sampai malam kalau menginap di rumah Kakek Nenek karena mereka pasti sudah tidur jam 8 malam. Hihi..bandel ya Violet ini.
Kemudian Nenek dan Ibu mengobrol sambil memasak.
Violet mulai menjelajah rumah Nenek. Ia masuk ke ruang keluarga, duduk di bangku rotan Kakek, bangun lagi, jalan menuju ruang kerja Kakek, dan melihat-lihat buku-buku di meja Kakek. Di meja Kakek, paling banyak buku perjuangan sejarah jaman Jepang dulu dan buku-buku puisi orang-orang terkenal.
"Eh kok buku ini aneh?" kata Violet dalam hati sambil memegang sebuah buku di pojok meja, "Bukunya kosong, tidak ada garis-garis untuk menulis dan tidak ada tulisan apa pun. Seperti buku gambar saja, tapi kertasnya tipis sekali. Buku apa ini ya?"
Violet mencoba menulis namanya dengan pensil Kakek
..
NAMAKU VIOLET.
..
Kemudian dia berpikir sejenak..
..
UMURKU 9 TAHUN.
..
Tak berapa lama kemudian, timbul tulisan dari lembar kosong tersebut
..
HALO VIOLET, SALAM KENAL AKU SI BUKU. KAMU SUKA BERPETUALANG?
..
Violet terhenyak, kaget sekali sampai hampir jatuh dari kursi tinggi Kakek.
Dia terdiam..ketakutan..dan bingung..kemudian berlari ke arah dapur mendekati Nenek dan Ibu...
Did you like this?
vote
(1 person liked it)
